AFP

AFP

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalNetanyahu Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina di Tepi Barat

Netanyahu Kecam Serangan Pemukim Israel terhadap Warga Palestina di Tepi Barat

Internasional | Rabu, 2 September 2026

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam serangan yang dilakukan sejumlah pemukim Israel terhadap warga Palestina di Desa Qusra, Tepi Barat, pada Sabtu (29/8).

Serangan tersebut terjadi setelah ketegangan di wilayah itu berlangsung selama hampir tiga pekan.

Ketegangan bermula pada awal Agustus ketika kelompok pemukim Israel dilaporkan memblokir akses pasokan menuju rumah-rumah warga Palestina di pinggiran Qusra, dekat Nablus. Aksi tersebut menyebabkan sejumlah warga Palestina terjebak di dalam rumah dan mendapat kritik dari Duta Besar Amerika Serikat.

Pada Sabtu (29/8), warga Qusra melaporkan puluhan pemukim menyerang desa mereka. Para pemukim disebut melempari warga Palestina dengan batu dan membarikade diri di dalam sebuah rumah saat warga Palestina masih berada di dalamnya.

Seorang warga Qusra, Yussef Abdul Kareem Hassan, mengatakan sejumlah penduduk sedang melakukan pekerjaan rumah ketika sekelompok pemukim mendatangi mereka.

Menurut Hassan, para pemukim kemudian meminta bantuan dan kembali bersama puluhan orang lainnya. Mereka mengepung rumah tersebut sebelum melempari warga Palestina dengan batu.

Serangan serupa juga dilaporkan terjadi di Desa Jalud yang berada tidak jauh dari Qusra. Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, pemukim Israel menyerang sebuah keluarga Palestina serta kru media asing yang tengah mendampingi keluarga tersebut.

Netanyahu kemudian mengecam keras aksi kekerasan tersebut.

“Saya mengutuk keras tindakan kekerasan kriminal yang dilakukan di desa Qusra dan Jalud oleh segelintir perusuh yang melanggar hukum, menyebabkan ketidakadilan besar bagi komunitas Yahudi yang taat hukum, mengganggu IDF dalam menjalankan misinya, dan merusak reputasi Israel di dunia,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Militer Israel Turun Tangan

Militer Israel mengatakan pasukan tentara dan polisi perbatasan dikerahkan ke Qusra setelah menerima laporan mengenai kerusuhan.

Setibanya di lokasi, pasukan Israel mengidentifikasi puluhan pemukim yang disebut membarikade diri di dalam sebuah rumah warga Palestina ketika penghuni rumah masih berada di dalam.

Militer Israel juga mengaku mengetahui adanya laporan mengenai warga Palestina yang terluka dalam insiden tersebut.

Pasukan keamanan kemudian berupaya mengeluarkan para pemukim dari rumah. Mereka juga memisahkan warga Palestina dan pemukim serta menyita sejumlah kendaraan yang diduga digunakan untuk menuju lokasi kejadian.

Polisi Israel membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Kendaraan yang disita disebut akan digunakan sebagai barang bukti.

“Pasukan keamanan mengutuk keras segala bentuk kekerasan,” kata militer Israel.

Kekerasan Pemukim Terus Berlangsung

Kekerasan yang melibatkan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dalam beberapa bulan terakhir, serangkaian serangan dilaporkan mengalami peningkatan.

Lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di permukiman di Tepi Barat, yang menurut hukum internasional dianggap ilegal. Di sisi lain, sekitar tiga juta warga Palestina bermukim di wilayah tersebut.

Israel menduduki Tepi Barat sejak 1967.

Menurut perhitungan AFP berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina, pasukan Israel atau pemukim telah menewaskan 1.103 warga Palestina di Tepi Barat sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023. Angka tersebut mencakup warga sipil maupun anggota kelompok bersenjata.

Sementara itu, data Israel mencatat 48 warga Israel, termasuk warga sipil dan personel keamanan, tewas akibat serangan Palestina atau dalam operasi militer Israel selama periode yang sama.

Rekomendasi

Foto:  Netflix Siap Tayang Film Indonesia A Normal Woman Dibintangi Marissa Anita | Pifa Net

Netflix Siap Tayang Film Indonesia A Normal Woman Dibintangi Marissa Anita

Pifabiz
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani dalam Kasus Pemerasan Bos Skincare Reza Gladys | Pifa Net

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani dalam Kasus Pemerasan Bos Skincare Reza Gladys

Pifabiz
| Selasa, 8 Juli 2025
Foto:  Sambas Catat Rekor Baru, 12.500 Pengunjung Ramaikan Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2025 | Pifa Net

Sambas Catat Rekor Baru, 12.500 Pengunjung Ramaikan Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2025

Otomotif
| Rabu, 23 Juli 2025
Foto: Setelah Jakarta dan Bandung, Dealer Premium Shop Yamaha Kini Hadir di Semarang | Pifa Net

Setelah Jakarta dan Bandung, Dealer Premium Shop Yamaha Kini Hadir di Semarang

Semarang
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Jokowi Akui Memiliki Hubungan yang Hangat dengan Puan Maharani | Pifa Net

Jokowi Akui Memiliki Hubungan yang Hangat dengan Puan Maharani

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Buah Langsat Punggur Melimpah, Petani Panen Capai Puluhan Ton  | Pifa Net

Buah Langsat Punggur Melimpah, Petani Panen Capai Puluhan Ton

Kubu Raya
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Bakal Pulang ke Korea, Shin Tae-yong Akui Tetap Cinta Indonesia | Pifa Net

Bakal Pulang ke Korea, Shin Tae-yong Akui Tetap Cinta Indonesia

Indonesia
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Ide Kue Lebaran, Resep Choco Crunch Tanpa Oven dan Mixer | Pifa Net

Ide Kue Lebaran, Resep Choco Crunch Tanpa Oven dan Mixer

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Polisi Gagalkan Penyelundupan 7 Bal Sepatu Bekas Ilegal di Pontianak | Pifa Net

Polisi Gagalkan Penyelundupan 7 Bal Sepatu Bekas Ilegal di Pontianak

Pontianak
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Norwegia Hancurkan Moldova 11-1, Haaland Cetak Lima Gol | Pifa Net

Norwegia Hancurkan Moldova 11-1, Haaland Cetak Lima Gol

Sports
| Rabu, 10 September 2025

Berita Terkait

Politik

Foto: Usai Paman Gibran Diberhentikan karena Skandal Kode Etik, MK akan Pilih Ketua Baru | Pifa Net

Usai Paman Gibran Diberhentikan karena Skandal Kode Etik, MK akan Pilih Ketua Baru

PIFA, Politik - Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia bersiap melangsungkan pemilihan ketua baru untuk menggantikan Anwar Usman pada Kamis (8/11/2023). Rencana ini diumumkan oleh Sekjen MK, Heru Setiawan, dalam sebuah konferensi pers di Gedung MK, Jakarta Pusat.  Menurut Heru, pemilihan ketua MK akan dilakukan sesuai dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 6 Tahun 2023, yang mengatur bahwa pemilihan ketua MK diselenggarakan dalam bentuk rapat pleno yang dihadiri minimal tujuh hakim konstitusi. Para hakim konstitusi tersebut memiliki hak untuk memilih dan dipilih sebagai ketua atau wakil ketua MK. Namun, jika tidak tercapai kesepakatan dalam musyawarah tersebut, pemungutan suara akan dilakukan. Pemilihan ketua MK ini merupakan hasil dari sidang putusan MKMK yang menetapkan Anwar Usman tidak berhak mencalonkan diri atau dicalonkan kembali sebagai ketua MK dalam musyawarah tersebut.  Sebelumnya, Ketua MKMK, Jimly Asshiddiqie, telah memerintahkan Wakil Ketua MK, Saldi Isra, untuk mengorganisir pemilihan ketua MK baru dalam waktu 2x24 jam setelah sidang putusan MKMK selesai diucapkan. Putusan ini menandai akhir masa jabatan Anwar Usman sebagai Ketua MK. Heru Setiawan menjelaskan bahwa proses pemilihan ketua MK akan dimulai dengan upaya untuk mencapai kesepakatan melalui musyawarah mufakat. Jika kesepakatan tidak tercapai, pemungutan suara akan dilaksanakan. Seluruh proses ini diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menegaskan pentingnya menjalankan proses demokratis dan transparan dalam memilih pimpinan lembaga tinggi negara seperti MK. Dengan proses pemilihan yang transparan dan demokratis, MK berkomitmen untuk melanjutkan tugas-tugasnya dalam menegakkan keadilan dan hukum di Indonesia. Pemilihan ketua baru diharapkan dapat membawa semangat baru dan kesinambungan dalam menjaga integritas lembaga ini di masa mendatang. (hs)

Indonesia
| Rabu, 8 November 2023

Sports

Foto: Emiliano Martinez Jadi Benteng Argentina di Final Piala Dunia 2026, Gagalkan Rentetan Peluang Spanyol | Pifa Net

Emiliano Martinez Jadi Benteng Argentina di Final Piala Dunia 2026, Gagalkan Rentetan Peluang Spanyol

Meski Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia usai kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, penampilan penjaga gawang Emiliano Martinez menjadi salah satu sorotan utama. Berkat serangkaian penyelamatan krusial, Argentina terhindar dari kekalahan dengan selisih gol yang lebih besar. Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil dominan dan terus menekan pertahanan Albiceleste, terutama pada babak kedua hingga perpanjangan waktu. La Furia Roja mencatatkan 17 tembakan, dengan 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Dari 12 tembakan tepat sasaran tersebut, Martinez hanya sekali gagal melakukan penyelamatan, yakni saat tendangan keras Ferran Torres bersarang ke gawang Argentina pada menit ke-106. Di luar gol tersebut, kiper Aston Villa itu tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas milik para pemain Spanyol. Berkali-kali Selamatkan Argentina Martinez melakukan penyelamatan penting atas sundulan Nico Williams pada babak perpanjangan waktu. Sebelumnya, ia juga berhasil membendung tembakan pemain sayap Spanyol tersebut di waktu normal. Tak hanya Nico Williams, sejumlah peluang dari Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, Alex Baena, hingga bek Pau Cubarsi juga mampu dimentahkan oleh Martinez. Salah satu aksi terbaiknya terjadi saat menepis tendangan bebas Lamine Yamal pada penghujung waktu normal. Bola yang mengarah ke gawang berhasil ditepis dengan refleks cepat. Ferran Torres pun sempat dibuat frustrasi sebelum akhirnya mencetak gol kemenangan. Sebelumnya, sundulan Torres berhasil diamankan dengan baik oleh Martinez. Cegah Kekalahan Telak Dominasi Spanyol sepanjang laga membuat lini pertahanan Argentina berada di bawah tekanan terus-menerus. Penampilan impresif Martinez menjadi faktor utama yang menjaga skor tetap kompetitif hingga laga memasuki babak tambahan. Tanpa sederet penyelamatan yang dilakukan kiper berusia 33 tahun itu, Argentina berpotensi menelan kekalahan dengan skor jauh lebih besar sejak waktu normal. Meski gagal membawa Argentina kembali menjadi juara dunia, performa Emiliano Martinez di partai final dinilai sebagai salah satu yang paling menonjol di kubu Albiceleste.

Sports
| Senin, 20 Juli 2026

Sports

Foto: Ronaldo Dukung Messi dan Argentina Juara Piala Dunia 2022: Mereka Layak! | Pifa Net

Ronaldo Dukung Messi dan Argentina Juara Piala Dunia 2022: Mereka Layak!

Berita Sports, PIFA - Legenda sepak bola Brasil, Ronaldo mengakui bahwa ia kini mendukung Lionel Messi dan negara rivalnya, Argentina untuk menjadi juara Piala Dunia 2022. Hal itu disampaikannya karena menurut Ronaldo, Messi dkk layak mendapatkannya. Secara jujur Ronaldo mengakui bahwa ia tak bisa begitu saja mendukung La Albiceleste juara. Namun, karena ada Lionel Messi di skuad tersebut, ia menilai Argentina layak mendapatkan trofi Piala Dunia edisi Qatar ini. “Saya akan jujur, saya tidak bisa mengatakan saya ingin Argentina menang, itu bohong. Saya tidak akan bahagia sebagai orang Brasil," katanya, mengutip The Sun, Selasa (13/12). "Mereka semua pantas mendapatkannya. Sepak bola adalah tentang bermain dan menang, tidak ada yang akan memberi Anda apa pun. Mereka semua punya peluang, tentu saja," tambahnya. Bagi Ronaldo, Messi yang selalu bisa menjadi pembeda ketika Tim Tango mengalami kebuntuan. "Argentina tidak memainkan sepak bola yang hebat tetapi mereka memiliki keinginan yang luar biasa. Mereka semua banyak berlari bersama, mereka semua memiliki agresivitas... dan kemudian mereka memiliki Messi, yang ketika masuk ke dalam kotak sangat menentukan. Secara pribadi, Ronaldo juga mengakui bahwa dirinya akan senang jika Lionel Messi berhasil memenangkan trofi tahun ini. "Secara pribadi, saya akan senang untuknya jika dia memenangkannya," imbuhnya. (yd)

Qatar
| Selasa, 13 Desember 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5