Pabersi Klarifikasi Polemik Atlet Gagal Berangkat ke Kejuaraan Dunia Powerlifting

Pabersi Klarifikasi Polemik Atlet Gagal Berangkat ke Kejuaraan Dunia Powerlifting

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsPabersi Klarifikasi Polemik Atlet Gagal Berangkat ke Kejuaraan Dunia Powerlifting

Pabersi Klarifikasi Polemik Atlet Gagal Berangkat ke Kejuaraan Dunia Powerlifting

Sports | Sabtu, 11 April 2026

PIFA, Sports — Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) memberikan klarifikasi terkait polemik atlet yang gagal berangkat ke ajang World Classic Open Powerlifting Championship di Lithuania pada Juni 2026.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa atlet angkat berat asal Bali, I Gede Wahyu Surya Wiguna, batal mengikuti kejuaraan tersebut karena kendala perizinan dan biaya yang mencapai ratusan juta rupiah.

Pengurus PB Pabersi bidang organisasi dan hukum, Rico Goncalwes Sirait, menegaskan bahwa Wahyu belum terdaftar sebagai atlet resmi di Pabersi.

“Saya bilang bahwa anak ini kalau dibilang terdaftar di Pabersi, ya, belum,” ujar Rico, Sabtu (11/4).

Ia menjelaskan bahwa atlet yang mewakili Indonesia harus melalui tahapan pembinaan berjenjang, mulai dari seleksi daerah (selekda), kejuaraan daerah (kejurda), hingga kejuaraan nasional (kejurnas). Namun, Wahyu disebut belum pernah mengikuti tahapan tersebut.

“Dia tidak pernah mengikuti kejurda dan selekda untuk mengharumkan nama Bali. Jadi apa yang harus kami tanggapi?” katanya.

Menurut Pabersi, polemik ini bermula ketika Wahyu mengunduh sendiri undangan mengikuti kejuaraan dari situs International Powerlifting Federation (IPF), tanpa melalui mekanisme organisasi resmi.

Pengurus Provinsi Pabersi Bali menambahkan bahwa proses pengajuan atlet ke ajang internasional harus melalui jalur administratif berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Saat ini, proses administrasi terkait Wahyu masih dalam tahap pembahasan dan belum rampung, termasuk surat rekomendasi resmi.

Dari sisi pembiayaan, Pabersi Bali mengakui adanya keterbatasan anggaran, terlebih pengajuan dilakukan secara mendadak. Oleh karena itu, apabila Wahyu tetap ingin berangkat, biaya harus ditanggung secara mandiri.

Selain itu, status Wahyu yang bukan atlet binaan juga menjadi perhatian, terutama terkait pengawasan asupan dan risiko pelanggaran doping. Pabersi menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi internasional, termasuk kewajiban tes doping sesuai standar IPF.

Pihak Pabersi Bali juga menilai adanya kesalahpahaman terkait biaya doping yang dianggap sebagai permintaan uang kepada atlet, padahal hal tersebut merupakan prosedur standar dalam kompetisi internasional.

Untuk meluruskan informasi, Ketua Umum Pabersi Bali, I Komang Suantara, menyatakan pihaknya telah mengundang Wahyu untuk menghadiri pertemuan klarifikasi di sekretariat Pabersi Bali di Denpasar.

Langkah ini diambil guna mencegah kesimpangsiuran informasi di publik. Pabersi Bali juga memberikan waktu tanggapan selama 2x24 jam sebagai bagian dari upaya penyelesaian secara profesional dan proporsional.

Rekomendasi

Foto: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ancam Copot Pejabat yang Sembunyikan Data APBD Rp4,1 Triliun | Pifa Net

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ancam Copot Pejabat yang Sembunyikan Data APBD Rp4,1 Triliun

Politik
| Kamis, 23 Oktober 2025
Foto:   Marselino Ferdinan dan Justin Hubner Masuk Nominasi Bintang Masa Depan Favorit AFC | Pifa Net

Marselino Ferdinan dan Justin Hubner Masuk Nominasi Bintang Masa Depan Favorit AFC

Sports
| Jumat, 11 Juli 2025
Foto: Rodri Sindir Real Madrid Lagi Soal Ballon d'Or dan Perlakuan Klub | Pifa Net

Rodri Sindir Real Madrid Lagi Soal Ballon d'Or dan Perlakuan Klub

Spanyol
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: 6 Terdakwa Kasus Penyeludupan Sabu 20kg di Pontianak Dituntut Hukuman Mati | Pifa Net

6 Terdakwa Kasus Penyeludupan Sabu 20kg di Pontianak Dituntut Hukuman Mati

Pontianak
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi Pemain dan Klub di Berbagai Kompetisi | Pifa Net

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi Pemain dan Klub di Berbagai Kompetisi

Indonesia
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: Catat Jarak Lebih Dari 5.500 Kilometer, NMAX Tour Boemi Nusantara Buktikan Ketangguhan NMAX “TURBO” dan NMAX NEO | Pifa Net

Catat Jarak Lebih Dari 5.500 Kilometer, NMAX Tour Boemi Nusantara Buktikan Ketangguhan NMAX “TURBO” dan NMAX NEO

Indonesia
| Rabu, 22 Januari 2025
Foto: Beda Nasib: MU Tumbang, Antony Makin Gemilang di Liga Spanyol | Pifa Net

Beda Nasib: MU Tumbang, Antony Makin Gemilang di Liga Spanyol

Spanyol
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Deddy Corbuzier Kembali Geregetan soal Makan Bergizi Gratis hingga Dituding jadi Buzzer Pemerintah | Pifa Net

Deddy Corbuzier Kembali Geregetan soal Makan Bergizi Gratis hingga Dituding jadi Buzzer Pemerintah

Pifabiz
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Taylor Swift Umumkan Album Baru “The Life of a Showgirl” | Pifa Net

Taylor Swift Umumkan Album Baru “The Life of a Showgirl”

Pifabiz
| Selasa, 12 Agustus 2025
Foto:  Pesta Gay Berkedok Family Gathering di Puncak Bogor Terbongkar, 30 Orang Reaktif HIV dan Sifilis | Pifa Net

Pesta Gay Berkedok Family Gathering di Puncak Bogor Terbongkar, 30 Orang Reaktif HIV dan Sifilis

Pontianak
| Rabu, 25 Juni 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Pemkab Landak Serahkan 131 Unit Alat Mesin Pertanian | Pifa Net

Pemkab Landak Serahkan 131 Unit Alat Mesin Pertanian

Berita Landak, PIFA - Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan menyerahkan 131 unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) bagi kelompok tani.  Adapun jumlah alat yang diserahkan antara lain Alsintan Pra-Panen berupa Hand Traktor Roda 2 sebanyak 90 Unit, Cultivator sebanyak 25 Unit dan Alsintan Pasca Panen berupa Corn Sheller sebanyak 16 unit. Saat membuka acara tersebut, Sekda Landak Vinsensius mengatakan bahwa Alsintan ini mutlak sangat dibutuhkan dalam pembangunan pertanian.  Ia menilai, peningkatan teknologi tepat guna melalui alsintan ini sangat dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pertanian di Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Landak. "Kita sangat berterima kasih kepada Bupati Landak yang memberikan perhatian khusus pada bidang pertanian hingga kita semua yang hari ini hadir dapat menerima bantuan alat mesin pertanian, dengan adanya Alsintan ini beliau ingin pertanian kita semakin maju dan modern," katanya. Menurut Vinsensius, peran Alsintan tidak hanya mendukung proses pra panen maupun pasca-panen, tetapi juga beragam pengembangan proses hasil panen menjadi produk pangan tambahan.  "Tentu saja, transformasi teknologi bagi para petani ini berjalan lebih efektif, hemat waktu, serta lebih ramah lingkungan," ujarnya. Dikatakannya saat ini pertanian di Kabupaten Landak sudah memasuki pertanian modern karena sudah melakukan kegiatan prapanen dan pascapanen dengan alat dan mesin pertanian.  Menurut Vinsensius, manfaat bantuan alsintan ini sangat dirasakan oleh petani di Kabupaten Landak dalam meningkatkan jumlah produksi hasil pertanian. "Sebagai contoh pada kegiatan pembajakan sawah, jika biasanya dengan pola tradisional membajak lahan sawah butuh waktu 4-5 hari dengan tenaga kerja yang banyak, maka dengan alsintan hanya dibutuhkan beberapa jam saja dengan tenaga kerja yang sedikit. Tentu ini membantu meringankan petani," katanya. Vinsensius juga menambahkan bahwa dengan adanya alat ini dapat meningkatkan Indeks Penanaman bagi para petani. "Selain itu, dengan alsintan Indeks Penanaman (IP) juga meningkat. Dari yang sebelumnya sekali setahun, menjadi dua kali dalam setahun. Begitu juga dari yang dua kali setahun, bisa menjadi tiga kali dalam setahun," ucap Vinsensius.

Landak
| Kamis, 28 Oktober 2021

Nasional

Foto: Menkominfo Budi Arie Ungkap Usulan Pajak untuk Industri Judi Online | Pifa Net

Menkominfo Budi Arie Ungkap Usulan Pajak untuk Industri Judi Online

PIFA, Nasional - Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, telah mengungkapkan adanya usulan untuk menerapkan pajak bagi industri judi online dalam sebuah Rapat Kerja dengan Anggota Komisi I DPR RI di Jakarta pada Senin, 4 September 2023. Pernyataan ini muncul saat Anggota Komisi I DPR RI, Christina Ariyani, meminta komitmen dari Menteri Budi untuk memasukkan aturan larangan terhadap perjudian online ke dalam Rancangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Christina Ariyani, dengan tegas, bertanya kepada Menteri Budi, "Bisa saya minta komitmen bapak untuk memuat aturan larangan perjudian itu kita adopsi di dalam RUU ITE?" Namun, dalam jawabannya, Menteri Budi Arie Setiadi menekankan perlunya diskusi yang mendalam sebelum mengambil tindakan apa pun terkait larangan perjudian online. Dia menyatakan, "Begini Bu Christina, tadi kan saya bilang ini musti diskusinya agak dingin. Karena bukan apa-apa, negara mau larang mau apa bukan soal larangan bukan soal teknologinya." Menteri Budi juga menjelaskan bahwa masalah perjudian online memiliki dimensi transnasional, di mana pelaku judi online dapat beroperasi dari luar negeri, seperti Kamboja dan Thailand, di mana perjudian online diizinkan. "Kita tangkap mereka di Kamboja, di sana judi legal, di Thailand juga sama," tambahnya. Selanjutnya, Menteri Budi mengungkapkan bahwa dalam diskusi dengan berbagai pihak, ada pendapat untuk memungut pajak dari industri judi online sebagai salah satu solusi. Namun, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai pembahasan tersebut dan menegaskan bahwa dia tidak berada dalam posisi untuk mengambil keputusan terkait usulan tersebut. Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, merespons pernyataan Menteri Budi dengan menjelaskan bahwa usulan memajaki judi online yang disampaikan oleh Menteri Budi hanya salah satu alternatif yang dibahas dalam upaya mengatasi perjudian online. Almasyhari juga menegaskan bahwa secara undang-undang, perjudian online tetap dilarang di Indonesia. "Enggak, itu hanya alternatif-alternatif tapi enggak ada yang setuju kok. Beliau sendiri juga menyampaikan, di Indonesia secara undang-undang itu dilarang," kata Almasyhari seperti dikutip dari CNNIndonesiacom, Selasa (5/9).

Indonesia
| Minggu, 10 September 2023

Sports

Foto: Real Madrid Teruskan Dominasi, Menang Tipis 2-1 atas Braga dalam Duel Ketat di Liga Champions | Pifa Net

Real Madrid Teruskan Dominasi, Menang Tipis 2-1 atas Braga dalam Duel Ketat di Liga Champions

PIFA, Sports - Estadio Municipal de Braga menjadi saksi pertempuran sengit antara Braga dan Real Madrid dalam laga matchday ketiga Grup C Liga Champions pada Rabu (25/10). Real Madrid berhasil mempertahankan dominasinya dengan kemenangan tipis 2-1. Real Madrid memimpin sejak babak pertama melalui gol spektakuler Rodrygo di menit ke-16. Vinicius Junior membawa bola dari sisi kiri lapangan dan memberikan umpan matang yang diselesaikan dengan gemilang oleh Rodrygo. Madrid tetap dominan di babak kedua. Pada menit ke-61, Vinicius kembali menjadi pemberi assist dengan mengirimkan umpan ke Jude Bellingham yang berhasil menggandakan keunggulan Madrid dengan tembakan mendatar yang tak bisa dijangkau oleh kiper Braga, Matheus. Meski tertinggal dua gol, Braga tak menyerah begitu saja. Mereka berhasil mencetak gol penyemangat pada menit ke-63 melalui tembakan keras Alvaro Djalo yang berawal dari umpan cantik Simon Banza. Braga berusaha keras menyamakan kedudukan dan mencetak gol penyeimbang. Namun, usaha mereka dipatahkan oleh penampilan gemilang Kepa Arrizabalaga, kiper Madrid, yang berhasil menepis peluang berbahaya dari Ricardo Horta. Real Madrid sebenarnya hampir mencetak gol ketiga melalui Vinicius di menit ke-81, namun gol tersebut dianulir karena pemain tersebut berada dalam posisi offside. Hingga peluit akhir dibunyikan, Braga terus menekan untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun, pertahanan rapat Madrid membuat upaya Braga selalu sia-sia. Real Madrid tetap kokoh di puncak klasemen Grup C dengan sembilan poin, sementara Braga berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Kemenangan ini menegaskan dominasi Madrid di Liga Champions dan mempertahankan asa mereka untuk melaju jauh dalam turnamen prestisius ini. (hs)

Spanyol
| Rabu, 25 Oktober 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5