Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalPakar Sebut Stok Rudal AS Bisa Jadi Kendala Jika Perang dengan Iran Berlarut-larut

Pakar Sebut Stok Rudal AS Bisa Jadi Kendala Jika Perang dengan Iran Berlarut-larut

Internasional | Selasa, 21 Juli 2026

Washington – Sejumlah analis pertahanan menilai Amerika Serikat berpotensi menghadapi tantangan besar apabila konflik dengan Iran berlangsung dalam jangka panjang. Kekhawatiran itu muncul terkait menipisnya persediaan rudal jarak jauh dan amunisi sistem pertahanan udara.

Peneliti senior bidang studi pertahanan dan kebijakan luar negeri di Cato Institute, Katherine Thompson, mengatakan faktor waktu menjadi penentu utama kemampuan militer AS mempertahankan operasi berkepanjangan.

"Waktu adalah faktor utama di sini. Jika ini berlanjut selama berminggu-minggu dan kemudian kita mencapai gencatan senjata, semuanya baik-baik saja," kata Thompson, dikutip New York Post.

Namun, ia memperingatkan kondisi akan berbeda jika perang berlangsung hingga bertahun-tahun.

"Tapi saya rasa persediaan amunisi kita tak akan dalam kondisi baik jika ini berlanjut satu atau dua tahun lagi," ujarnya.

Perlindungan Pasukan Jadi Tantangan

Thompson menyoroti serangan balasan Iran yang belakangan menewaskan dua personel militer Amerika Serikat. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan besarnya tantangan logistik yang dihadapi Washington dalam melindungi sekitar 50.000 personel militernya yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah.

Ia juga menilai keberadaan pasukan AS dalam jumlah besar justru meningkatkan kebutuhan penggunaan sistem pertahanan udara dan rudal pencegat.

"Ini menunjukkan dampaknya ke persediaan kita yang digunakan untuk melindungi kehadiran tersebut, karena serangan balasan masih terus terjadi dengan kecepatan yang mengkhawatirkan," katanya.

Selain itu, Thompson menyebut sebagian besar rudal yang digunakan AS selama hari-hari awal operasi militer telah dikonsumsi dalam jumlah besar, sementara Iran masih mampu melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone.

"Ternyata, Iran masih punya akses ke rudal dan drone. Serangan balasan Iran tidak akan besar di hari-hari awal perang, tetapi mereka menunjukkan kemampuan untuk terus menyerang," ujarnya.

Ribuan Rudal Telah Digunakan

Kekhawatiran terhadap stok amunisi AS sebenarnya telah disampaikan sejumlah pakar sejak beberapa bulan terakhir.

Lembaga kajian Center for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat Amerika Serikat telah menggunakan lebih dari 3.000 rudal jenis Tomahawk, Patriot, dan JASSM dalam berbagai operasi terhadap Iran sebelum konflik saat ini.

Selain itu, AS juga dilaporkan telah menghabiskan ratusan sistem persenjataan canggih lainnya, termasuk rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD). Sejumlah laporan menyebut pemulihan stok ke tingkat sebelum perang diperkirakan baru dapat tercapai menjelang akhir dekade ini.

Pentagon Pastikan Persediaan Masih Aman

Meski muncul berbagai kekhawatiran, pemerintah Amerika Serikat menegaskan kemampuan militernya tetap memadai untuk menghadapi konflik berkepanjangan.

Juru Bicara Departemen Pertahanan AS Sean Parnell mengatakan operasi militer tetap berjalan tanpa mengorbankan kesiapan persenjataan nasional.

"Kami sudah melaksanakan berbagai operasi yang sukses di seluruh komando tempur sambil memastikan militer AS memiliki persenjataan yang lengkap untuk melindungi rakyat dan kepentingan kami," kata Parnell.

Rekomendasi

Foto: Emil Audero Bersinar, Cremonese Tahan Imbang Hellas Verona, Como Ditahan Genoa | Pifa Net

Emil Audero Bersinar, Cremonese Tahan Imbang Hellas Verona, Como Ditahan Genoa

Sports
| Selasa, 16 September 2025
Foto: Feast Dukung Sukatani: Kami Kecam Pembungkaman Ekspresi Kesenian | Pifa Net

Feast Dukung Sukatani: Kami Kecam Pembungkaman Ekspresi Kesenian

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025
Foto: Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL | Pifa Net

Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL

Italia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Joan Laporta Pastikan Barcelona Segera Perpanjang Kontrak Frenkie de Jong | Pifa Net

Joan Laporta Pastikan Barcelona Segera Perpanjang Kontrak Frenkie de Jong

Sports
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa | Pifa Net

Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa

Nasional
| Kamis, 2 Oktober 2025
Foto: AS Usul Kebijakan Imigran Wajib Serahkan Profil Medsos | Pifa Net

AS Usul Kebijakan Imigran Wajib Serahkan Profil Medsos

Amerika Serikat
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: Liverpool Resmi Pensiunkan Nomor Punggung 20 Milik Diogo Jota di Semua Level Tim | Pifa Net

Liverpool Resmi Pensiunkan Nomor Punggung 20 Milik Diogo Jota di Semua Level Tim

Sports
| Sabtu, 12 Juli 2025
Foto: J-Hope BTS Gelar Tur Solo, Termasuk di Jakarta pada Mei 2025 | Pifa Net

J-Hope BTS Gelar Tur Solo, Termasuk di Jakarta pada Mei 2025

Jakarta
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Pestapora 2025 Hadirkan Video Penampilan Gustiwiw Sebagai Bentuk Penghormatan | Pifa Net

Pestapora 2025 Hadirkan Video Penampilan Gustiwiw Sebagai Bentuk Penghormatan

Pifabiz
| Senin, 21 Juli 2025
Foto: Amorim Prediksi Perjalanan Manchester United Musim Ini Bakal Seperti Roller Coaster | Pifa Net

Amorim Prediksi Perjalanan Manchester United Musim Ini Bakal Seperti Roller Coaster

Inggris
| Sabtu, 18 Januari 2025

Berita Terkait

Internasional

Foto: Israel Kembali Bombardir Lebanon Meski Gencatan Senjata Sudah Berlaku | Pifa Net

Israel Kembali Bombardir Lebanon Meski Gencatan Senjata Sudah Berlaku

Militer Israel kembali melancarkan serangan ke wilayah selatan Lebanon pada Sabtu (20/6), meski gencatan senjata baru antara Israel dan Lebanon resmi diberlakukan sehari sebelumnya. Kesepakatan gencatan senjata diumumkan secara terpisah oleh pejabat Amerika Serikat dan sejumlah negara Teluk pada Jumat (19/6). Perjanjian tersebut mulai berlaku pukul 16.00 waktu setempat dan bertujuan meredakan ketegangan yang terus meningkat di perbatasan kedua negara. Namun, tidak lama setelah gencatan senjata berlaku, wilayah Lebanon selatan dilaporkan masih menjadi sasaran sedikitnya 12 serangan udara dan tembakan artileri Israel. Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) juga melaporkan serangan pesawat nirawak Israel yang menewaskan dua orang pengendara sepeda motor di Lebanon selatan setelah kesepakatan gencatan senjata mulai diterapkan. Seorang diplomat negara Teluk menyebut Israel dan Hizbullah sebenarnya telah menyepakati penghentian serangan. Gencatan senjata itu diharapkan dapat mencegah eskalasi konflik yang berpotensi mengganggu upaya lebih luas untuk mengubah kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran menjadi perdamaian regional yang lebih permanen. Di sisi lain, seorang pejabat Hizbullah menegaskan kelompoknya hanya akan mematuhi gencatan senjata jika Israel juga melakukan hal yang sama. Pernyataan serupa disampaikan Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter. Ia mengatakan Israel tetap berkomitmen terhadap gencatan senjata selama Hizbullah menghentikan aksi permusuhan. "Israel tetap berkomitmen teguh pada gencatan senjata segera. Jika Hizbullah menghormati perjanjian dan menghentikan permusuhan, mereka akan disambut dengan tenang," ujar Leiter. Meski demikian, serangan yang terus berlanjut memunculkan keraguan di kalangan warga Lebanon mengenai efektivitas kesepakatan tersebut. Jurnalis Al Jazeera, Heidi Pett, melaporkan banyak warga di Lebanon selatan mempertanyakan makna gencatan senjata ketika aktivitas militer masih terus berlangsung. "Rasanya tidak seperti gencatan senjata. Sebaliknya ada perasaan deja vu. Setiap kali gencatan senjata diumumkan, kita melihat peningkatan aktivitas militer di lapangan," katanya. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri AS mengumumkan bahwa putaran negosiasi berikutnya antara Lebanon dan Israel dijadwalkan berlangsung di Washington pada 23 hingga 25 Juni. Pengumuman tersebut disampaikan setelah Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Lebanon, Joseph Aoun. Dalam percakapan itu, Aoun menegaskan bahwa gencatan senjata yang menyeluruh harus menjadi fondasi utama bagi setiap proses negosiasi langsung antara Lebanon dan Israel di masa mendatang.

Internasional
| Sabtu, 20 Juni 2026

Lokal

Foto: 4 Kelurahan se-Pontianak Utara Dicanangkan sebagai Wilayah Bersinar | Pifa Net

4 Kelurahan se-Pontianak Utara Dicanangkan sebagai Wilayah Bersinar

Berita Pontianak, PIFA – Sebanyak empat kelurahan di Kecamatan Pontianak Utara dicanangkan sebagai Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar). Pencanangan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama di Taman Parit Nanas, Minggu (30/1/2022). Keempat kelurahan tersebut diantaranya Kelurahan Siantan Hulu, Siantan Hilir, Siantan Tengah dan Batu Layang. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak AKBP Ngatiya menerangkan bahwa kegiatan pencanangan empat kelurahan itu merupakan titik awal dalam upaya menciptakan kondisi masyarakat dan lingkungan yang bersih dari narkoba. Untuk itu, lanjutnya, dibutuhkan komitmen dan sinergitas dari tiap-tiap individu, keluarga dan lingkungan termasuk aparat. “Mustahil ini bisa kita wujudkan tanpa adanya komitmen kita bersama,” tegas Ngatiya. Dia menambahkan, program ini merupakan program yang dicanangkan dari tingkat pusat hingga ke daerah-daerah dengan tujuan menciptakan wilayah-wilayah yang bersih dari narkoba. Menurut Kepala BNN Kota Pontianak, kelurahan merupakan ujung tombak dari seluruh kegiatan, baik itu kegiatan ekonomi, keamanan dan sebagainya. “Langkah ini lebih efektif jika dimulai dari tingkat kelurahan,” ungkapnya. Kemudian, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen mewujudkan wilayah Pontianak yang bersih dari narkoba mengingat seluruh kelurahan atau desa di Indonesia ditargetkan bersih dari narkoba.  “Kami berharap dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan target tersebut agar wilayah kita tidak lagi tercemar oleh peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” imbuh AKBP Ngatiya. Hadir dalam penandatanganan, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendukung dicanangkannya seluruh kelurahan dalam Gerakan Pontianak Bersinar. Menurutnya, upaya tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberantas narkoba sekaligus mengantisipasi agar warga tidak terjerumus dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba. “Setidaknya kita bersama-sama untuk menghindari dari penyalahgunaan narkoba,” tungkasnya. (pontianak informasi/yd)

Pontianak
| Minggu, 30 Januari 2022

Lokal

Foto: SPBU Simpang Sosok-Tanjung Dirampok, Operator SPBU Dibacok dengan Sajam | Pifa Net

SPBU Simpang Sosok-Tanjung Dirampok, Operator SPBU Dibacok dengan Sajam

Berita Sanggau, PIFA - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di simpang Sosok – Tanjung, Kecamatan Sosok, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, dirampok oleh sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam (sajam). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 05.24 WIB, Kamis (3/2/2022). Dilansir dari Suara Pemred Kalbar (3/2), pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang. Mereka berhasil melarikan sejumlah uang yang belum dihitung jumlahnya dan satu unit telepon genggam. Operator SPBU, Fransiskus Misi, dikabarkan mengalami luka bacok di bagian pergelangan tangan kiri. Kini korban dirawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sosok dan akan segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Moses Thadeus Djaman Sanggau. Pemilik SPBU Sosok-Tanjung, Zalen mengatakan telah membuat laporan ke Polisi Resort Sanggau. Dia pun berharap pelakunya segera terungkap. "Mudah-mudahan Polisi segera mengungkap pelakunya,” katanya mengutip Suara Pemred Kalbar, Kamis (3/2). Closed Circuit Television (CCTV) di SPBU berfungsi kurang maksimal. Hasil rekaman CCTV, hanya tampak ketika seorang pelaku membawa parang berukuran panjang. Namun, saat akan melakukan aksinya, hasil rekamannya sudah tidak terlihat lagi. "Sumber di Kepolisian Resort Sanggau yang tidak bersedia disebutkan namanya, mengatakan, tengah melakukan pengusutan." Dikutip dari Suara Pemred Kalbar. (yd)

Sanggau
| Kamis, 3 Februari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5