Pakistan Mediasi Konflik Iran–AS, Menlu Iran Terima Kunjungan Pejabat Islamabad di Teheran. REUTERS

Pakistan Mediasi Konflik Iran–AS, Menlu Iran Terima Kunjungan Pejabat Islamabad di Teheran. REUTERS

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalPakistan Mediasi Konflik Iran–AS, Menlu Iran Terima Kunjungan Pejabat Islamabad di Teheran

Pakistan Mediasi Konflik Iran–AS, Menlu Iran Terima Kunjungan Pejabat Islamabad di Teheran

Internasional | Minggu, 7 Juni 2026

Pemerintah Pakistan kembali mengambil peran diplomatik dalam upaya meredakan konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang masih berlanjut di kawasan Timur Tengah.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Teheran pada Minggu (7/6). Pertemuan ini menjadi bagian dari misi mediasi intensif yang diupayakan Islamabad untuk meredakan ketegangan bersenjata antara kedua negara.

Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa pembahasan difokuskan pada perkembangan terbaru negosiasi Iran–AS serta meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Teluk. Kunjungan Naqvi ke Teheran juga telah dimulai sejak Sabtu (6/6), dengan agenda pertemuan bersama sejumlah pejabat tinggi Iran.

Sumber internal Pakistan menyebutkan bahwa Naqvi membawa sejumlah proposal baru yang dirancang untuk mengatasi kebuntuan dalam proses negosiasi antara Teheran dan Washington. Proposal tersebut disebut juga mencakup upaya pembentukan kesepakatan damai sementara guna menahan eskalasi konflik.

Pakistan selama ini diposisikan sebagai salah satu pihak yang berupaya memainkan peran netral dalam konflik Iran–AS, terutama sejak ketegangan terbuka meningkat pada 28 Februari lalu. Meski sempat tercapai gencatan senjata pada 8 April, proses negosiasi lanjutan kembali mengalami kebuntuan akibat perbedaan pandangan dalam implementasi kesepakatan.

Situasi di kawasan Teluk juga disebut semakin tidak stabil akibat meningkatnya insiden militer dalam beberapa waktu terakhir, yang turut memperumit upaya diplomasi untuk meredakan konflik.

Rekomendasi

Foto: Akhir Tahun 2024 Yamaha Rilis WR155R dengan Sentuhan Grafis Terbaru | Pifa Net

Akhir Tahun 2024 Yamaha Rilis WR155R dengan Sentuhan Grafis Terbaru

Indonesia
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto:   Sri Mulyani: Kemenkeu Pelajari Putusan MK Soal Pendidikan Gratis | Pifa Net

Sri Mulyani: Kemenkeu Pelajari Putusan MK Soal Pendidikan Gratis

Nasional
| Selasa, 3 Juni 2025
Foto: Jalani Test di Portimao, El' Dablek Aldi Satya Mahendra Makin Kenal Karakter Yamaha R9 | Pifa Net

Jalani Test di Portimao, El' Dablek Aldi Satya Mahendra Makin Kenal Karakter Yamaha R9

Indonesia
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: Resmikan Kopi Asiang Kubu Raya, Sujiwo: Dunia Usaha adalah Asetnya Pemerintah yang Harus Dijaga | Pifa Net

Resmikan Kopi Asiang Kubu Raya, Sujiwo: Dunia Usaha adalah Asetnya Pemerintah yang Harus Dijaga

Kubu Raya
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Chelsea Kalahkan Fulham 2-0, Pimpin Klasemen Liga Inggris | Pifa Net

Chelsea Kalahkan Fulham 2-0, Pimpin Klasemen Liga Inggris

Sports
| Sabtu, 30 Agustus 2025
Foto: Formula 1 GP Kanada 2025 Siap Digelar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal | Pifa Net

Formula 1 GP Kanada 2025 Siap Digelar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal

Sports
| Kamis, 12 Juni 2025
Foto: Banjir di Kalbar: Ribuan Warga Terdampak, 2 Anak Meninggal | Pifa Net

Banjir di Kalbar: Ribuan Warga Terdampak, 2 Anak Meninggal

Kalbar
| Sabtu, 1 Februari 2025
Foto: Ajak Pikir Out of the Box! DPR Usulkan Legalisasi Kasino untuk Tambah Penerimaan Negara | Pifa Net

Ajak Pikir Out of the Box! DPR Usulkan Legalisasi Kasino untuk Tambah Penerimaan Negara

Indonesia
| Rabu, 14 Mei 2025
Foto: Prabowo: Saya Nggak Suka Ada yang Jelek-Jelekin Bu Mega | Pifa Net

Prabowo: Saya Nggak Suka Ada yang Jelek-Jelekin Bu Mega

Indonesia
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Skuad Garuda Latihan Perdana, Patrick Kluivert Ungkap Optimismenya Lawan Australia  | Pifa Net

Skuad Garuda Latihan Perdana, Patrick Kluivert Ungkap Optimismenya Lawan Australia

Australia
| Selasa, 18 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Bupati Kapuas Hulu Ajak Warga Jadi Garam dan Terang Dunia | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Ajak Warga Jadi Garam dan Terang Dunia

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Kristen Kabupaten Kapuas Hulu yang diadakan di gedung Voli Indor Putussibau pada Senin malam, 13 Mei 2024. Acara tersebut mengusung tema "Kelepasan dan Kesembuhan." Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan mengapresiasi peran Gereja, khususnya melalui KKR, sebagai upaya memberikan pelayanan dan penginjilan kepada masyarakat. “Kegiatan ini juga mendorong kesembuhan jiwa, raga dan batin serta terbebas dari belenggu penyakit perbuatan dosa dan dapat memberikan kontribusi yang baik untuk meningkatkan menjadi iman, pengharapan dan kasih,” ucap Bupati Fransiskus Diaan Bupati yang akrab disapa Bang Sis ini juga yakin bahwa masyarakat Kapuas Hulu hidup harmonis dalam kerukunan, dan belenggu penderitaan akan dihapuskan serta disembuhkan. “Dan akhirnya bangun, bangkit menjadi garam dan terang bagi dunia,” tutur Bang Sis menambahkan. Di akhir sambutannya, Bang Sis mengucapkan terima kasih kepada Gereja-gereja yang terus mendukung program pemerintah secara aktif, terutama dalam percepatan dan penanganan masalah sosial melalui pelayanan rohani. (yd)  

Kapuas Hulu
| Rabu, 15 Mei 2024

Nasional

Foto: Larang Penjualan Rokok Batangan, Presiden: Untuk Kesehatan Masyarakat | Pifa Net

Larang Penjualan Rokok Batangan, Presiden: Untuk Kesehatan Masyarakat

Berita Nasional, PIFA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang penjualan rokok batangan. Presiden menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menjawab pertanyaan media usai meresmikan Bendungan Sadawarna di Pasar Pujasera, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (27/12/2022) siang. “Itu kan, kan untuk menjaga kesehatan masyarakat kita semuanya,” tegas Presiden Jokowi, dikutip dari laman Setkab RI. Presiden menambahkan bahkan penjualan rokok batangan sudah dilarang di beberapa negara. “Di beberapa negara justru sudah dilarang, tidak boleh, kita kan masih. Tapi untuk yang batangan, tidak. Ya,” tambahnya. Diketahui, belum lama ini Pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2022 Tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023 yang ditetapkan pada tanggal 23 Desember 2022 oleh Presiden Jokowi. Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023 di dalamnya terdapat Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 1O9 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan yang diprakarsai Kementerian Kesehatan. Dasar pembentukannya, yaitu Pasal 116 Undang-Undang Tahun 2009 Nomor 36 tentang Kesehatan. Selain pelarangan penjualan rokok batangan, perubahan pengaturan juga mengenai: Penambahan luas prosentase gambar dan tulisan peringatan kesehatan pada kemasan produk tembakau. Ketentuan rokok elektronik. Pelarangan iklan, promosi, dan sponsorship produk tembakau di media teknologi informasi. Pelarangan penjualan rokok batangan. Pengawasan iklan, promosi, sponsorship produk tembakau di media penyiaran, media dalam dan luar ruang, dan media teknologi informasi. Penegakan dan penindakan. Media teknologi informasi serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Indonesia
| Selasa, 27 Desember 2022

Pifabiz

Foto: Skandal Penipuan dan Penggelapan Uang Guncang Dunia Motivasi: Mario Teguh Dilaporkan ke Polisi! | Pifa Net

Skandal Penipuan dan Penggelapan Uang Guncang Dunia Motivasi: Mario Teguh Dilaporkan ke Polisi!

PIFAbiz - Dunia motivasi dan presentasi terguncang oleh berita yang mengejutkan. Mario Teguh, seorang motivator dan presenter ternama, dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan uang. Laporan yang diajukan oleh Sunyoto Indra Prayitno melalui kuasa hukumnya pada 19 Juni 2023 telah memicu sorotan tajam. Dalam laporan tersebut, Mario Teguh, yang dulu dikenal dengan acara populer "Mario Teguh Golden Ways", diduga merugikan kliennya hingga mencapai Rp 5 miliar. Djamaludin Kadoeboen, kuasa hukum Sunyoto, mengungkapkan alasan di balik pelaporan ini. Mario diduga gagal memenuhi kewajibannya sebagai brand ambassador produk kecantikan, meski telah menerima sejumlah uang dari kliennya. "Memberikan janji bahwa, 'nanti kalau kamu pakai jasa kita, kita punya follower sekian puluh juta'," ujar Djamaludin, dikutip dari Kompas.com. Kronologi yang diungkapkan oleh Djamaludin menyorot pertemuan antara Sunyoto dan Mario di bandara yang kemudian berujung pada hubungan yang semakin dekat. Sunyoto diberi harapan besar oleh Mario bahwa kerjasama mereka akan membawa keuntungan yang melimpah.  Namun, setelah memberikan uang sebesar Rp 5 miliar kepada Mario, Sunyoto menyadari bahwa janji-janji tersebut tak pernah terwujud. Bahkan, demi memenuhi permintaan Mario, Sunyoto harus menjual mobil dan rumahnya. Apa yang diminta MT, bahkan yang di luar kontrak itu pun juga selalu dituruti. Diminta duit untuk ke luar negeri, ke mana-mana. Itu dilakukan semua oleh klien kami," jelas Djamaludin.  "Ada janji yang bersangkutan untuk mempromosikan skin care atau bisnis dari klien kami yang pada akhirnya itu tidak dilakukan. Sehingga klien kami mengalami kerugian cukup besar dan menggelontorkan sejumlah uang kepada yang bersangkutan sejumlah kurang lebih Rp 5 miliar," lanjutnya. Laporan yang diajukan ke Polda Metro Jaya pada 19 Juni 2023 ini menjadikan Mario Teguh dan istrinya, Linna Teguh, tersangka dengan ancaman hukuman penjara hingga 4 tahun berdasarkan Pasal 372 dan 378 KUHP. Skandal ini mengguncang dunia motivasi dan presentasi karena melibatkan salah satu tokoh paling dihormati di bidang tersebut. Mario Teguh, yang dulu dikenal sebagai inspirator yang menggerakkan jutaan orang, kini berada di bawah sorotan hukum atas tuduhan serius ini. Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya transparansi dan integritas dalam dunia bisnis dan motivasi. (hs)

Indonesia
| Sabtu, 15 Juli 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5