Foto: Kompass

Foto: Kompass

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPandji Pragiwaksono Jalani Sanksi Adat Toraja, Dihukum 1 Babi dan 5 Ayam

Pandji Pragiwaksono Jalani Sanksi Adat Toraja, Dihukum 1 Babi dan 5 Ayam

Nasional | Rabu, 11 Februari 2026

PIFA, Nasional - Komika Pandji Pragiwaksono resmi menjalani prosesi sanksi adat di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, setelah materi stand‑up‑nya dinilai menyinggung ritual adat Rambu Solo masyarakat Toraja. Dalam sidang adat yang digelar di Tongkonan Layuk Kaero, Pandji dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman berupa penyediaan satu ekor babi serta lima ekor ayam sebagai bentuk denda adat.
Sidang adat ini diikuti 32 perwakilan wilayah adat Toraja dan berlangsung dengan tata tertib yang ketat, termasuk larangan dokumentasi dan siaran langsung selama prosesi berlangsung. Tokoh adat Lewaran Rantelabi menjelaskan, “Disanksi 5 ayam dan 1 babi, bentuk sandi adat yang kami berikan kepada Pandji,” dilansir dari kumparan. Para pemangku adat menegaskan bahwa sanksi ini bukan sekadar hukuman, melainkan upaya memulihkan keseimbangan sosial dan menjaga marwah adat Toraja.

Dalam prosesi yang berlangsung formal, Pandji menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para pemangku adat dan perwakilan masyarakat Toraja. Ia juga menjalani mekanisme tanya jawab adat khusus yang dikenal sebagai Ma Buak Burun Mangkaloi Oto, sebuah rangkaian prosesi untuk mengembalikan hubungan yang sempat retak akibat candaan yang dinilai merendahkan ritual pemakaman Rambu Solo.

Sebelumnya, lembaga adat Tongkonan Adat Sang Torayan (TAST) sempat mengusulkan sanksi yang jauh lebih berat, berupa denda Rp 2 miliar dan pengorbanan puluhan kerbau serta babi. Namun, dalam perundingan lanjutan dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Toraja, sanksi tersebut kemudian diringankan setelah Pandji menyatakan kesediaannya datang langsung ke Toraja dan meminta maaf.
Salah satu hakim adat Toraja, Sam Barumbun, mengatakan bahwa ketidaktahuan Pandji terhadap makna mendalam ritual Rambu Solo menjadi salah satu pertimbangan meringankan sanksi. “Ini adalah mekanisme hukum adat untuk memulihkan relasi, martabat, dan keseimbangan sosial yang sempat terganggu,” ujarnya.

Prosesi sanksi adat ini juga menjadi sorotan publik sebagai contoh bagaimana masyarakat adat di Indonesia masih memegang teguh nilai‑nilai hukum tradisional, meski berhadapan dengan figur publik dari dunia hiburan nasional. Di satu sisi, banyak pihak memandang langkah Pandji untuk datang dan menjalani sidang adat sebagai bentuk tanggung jawab, sementara di sisi lain, kasus ini memicu diskusi luas soal batas humor dan penghormatan terhadap budaya lokal.

Dengan dijatuhkannya sanksi satu babi dan lima ayam, prosesi adat di Toraja diharapkan dapat menutup konflik secara simbolis dan mengembalikan kedamaian hubungan antara komika nasional itu dengan masyarakat Toraja. Bagi masyarakat adat setempat, ini bukan sekadar soal denda, melainkan bagian dari menjaga keutuhan nilai adat yang telah diwariskan turun‑temurun.

Rekomendasi

Foto: Usulan Trump Soal Relokasi Warga Gaza Menuai Kecaman Global | Pifa Net

Usulan Trump Soal Relokasi Warga Gaza Menuai Kecaman Global

Indonesia
| Minggu, 9 Februari 2025
Foto: Ketua MPR Ahmad Muzani Hormati Proses Penyidikan KPK soal Dugaan Gratifikasi Rp17 Miliar | Pifa Net

Ketua MPR Ahmad Muzani Hormati Proses Penyidikan KPK soal Dugaan Gratifikasi Rp17 Miliar

Politik
| Kamis, 26 Juni 2025
Foto: Hajar Como 2-1, Brace Kolo Muani Jadi Penentu Kemenangan Juventus | Pifa Net

Hajar Como 2-1, Brace Kolo Muani Jadi Penentu Kemenangan Juventus

Italia
| Sabtu, 8 Februari 2025
Foto: Prabowo soal Efisiensi Anggaran: Ada yang Melawan Saya, Merasa Sudah jadi Raja Kecil | Pifa Net

Prabowo soal Efisiensi Anggaran: Ada yang Melawan Saya, Merasa Sudah jadi Raja Kecil

Indonesia
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Pede Tatap Laga Indonesia vs Australia di Sydney, Prof Thome: Kami Ingin Menang! | Pifa Net

Pede Tatap Laga Indonesia vs Australia di Sydney, Prof Thome: Kami Ingin Menang!

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Tontonan Crime Thriller untuk Gen Z yang Suka Analisis dan Teka-teki | Pifa Net

Tontonan Crime Thriller untuk Gen Z yang Suka Analisis dan Teka-teki

Pifabiz
| Selasa, 18 November 2025
Foto: Jennie BLACKPINK Ungkap Makna Lagu “like JENNIE”: Simbol Kepercayaan Diri untuk Semua Orang | Pifa Net

Jennie BLACKPINK Ungkap Makna Lagu “like JENNIE”: Simbol Kepercayaan Diri untuk Semua Orang

Pifabiz
| Kamis, 24 Juli 2025
Foto: Statistik dan Keunggulan Tiga Pemain Baru Timnas Indonesia: Kiper, Gelandang, dan Bek | Pifa Net

Statistik dan Keunggulan Tiga Pemain Baru Timnas Indonesia: Kiper, Gelandang, dan Bek

Indonesia
| Selasa, 11 Maret 2025
Foto: Kim Soo Hyun Hadapi Penyitaan Apartemen Imbas Skandal Kontroversial | Pifa Net

Kim Soo Hyun Hadapi Penyitaan Apartemen Imbas Skandal Kontroversial

Pifabiz
| Jumat, 13 Juni 2025
Foto: Ahok Tanggapi Skandal Korupsi Pertamina Rp193 Triliun: Saya Gak Bisa Apa-apa | Pifa Net

Ahok Tanggapi Skandal Korupsi Pertamina Rp193 Triliun: Saya Gak Bisa Apa-apa

Indonesia
| Sabtu, 1 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Tutup Festival Budaya Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan Ingatkan Saling Toleransi Meski Beragam Budaya | Pifa Net

Tutup Festival Budaya Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan Ingatkan Saling Toleransi Meski Beragam Budaya

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H. menutup Festival Budaya Kapuas Hulu ke II di GOR Uncak Kapuas, Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (24/6/2024). Acara tersebut berlangsung meriah dan animo masyarakat terlihat sangat besar. Bupati Kapuas Hulu menyampaikan bahwa keragaman budaya adalah kelebihan yang ada di Kapuas Hulu. Kebudayaan mampu menarik perhatian masyarakat luar dan wisatawan. "Kita harus toleransi satu dengan yang lain, budaya boleh berbeda tapi inilah Kapuas Hulu, kita semua satu kesatuan. Selama ini Kapuas Hulu memiliki citra yang sangat positif di luar daerah, budayanya beragam dan rukun," ucapnya. Bupati Kapuas Hulu juga menerangkan Festival Budaya menjadi wadah mengembangkan kebudayaan, sebab anak-anak muda ambil bagian dalam kegiatan ini. Dia juga berharap FBKH bisa diadakan setiap tahun. "Agar generasi muda kita tidak ketinggalan zaman namun tetap erat dengan budayanya dan Saya minta suku-suku lain dilibatkan, baik itu Sunda, Batak, Jawa dan Flores, Papua dan lainnya," tegas Bupati. FBKH memberi dampak ekonomis ke pelaku UMKM, yang ada di sekitar lokasi kegiatan. "Seputaran GOR Uncak Kapuas banyak UMKM dan mereka dikunjungi masyarakat yang hadir untuk menyaksikan FBKH, inilah dampak ekonomis yang dirasakan pelaku UMKM," kata Bupati. Bupati Kapuas Hulu juga mengapresiasi pihak kecamatan se Kapuas Hulu, karena semuanya terlibat dalam FBKH. "Terima kasih seluruh kecamatan yang terlibat, terima kasih Camat kawal kontingennya, semoga ini bisa terus dipertahankan," tuntas Fransiskus. Penutupan FBKH turut dihadiri jajaran Forkopimda Kapuas Hulu, Sekda Kab. Kapuas Hulu Mohd. Zaini, Ketua DAD Kapuas Hulu, Yanto SP, para Kepala OPD Kapuas Hulu, jajaran BUMN dan BUMD. (yd)

Kapuas Hulu
| Rabu, 26 Juni 2024

Pifabiz

Foto: Hindia Rilis Mixtape Doves, ‘25 on Blank Canvas | Pifa Net

Hindia Rilis Mixtape Doves, ‘25 on Blank Canvas

PIFAbiz - Penyanyi dan penulis lagu Baskara Putra, atau lebih dikenal dengan nama panggung Hindia, merilis mixtape terbaru bertajuk Doves, ‘25 on Blank Canvas. Mixtape yang berisi 16 lagu ini sudah tersedia di berbagai layanan musik digital, lengkap dengan format video lirik yang dapat disaksikan melalui saluran YouTube resmi Hindia. Selain itu, medium fisiknya juga dapat dibeli melalui situs resmi via SDY.Hindia mengungkapkan bahwa Doves, ‘25 on Blank Canvas merupakan reaksi natural dan spontan terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di penghujung 2024. “Saya terpantik dengan gejolak yang terjadi di Indonesia beberapa waktu belakangan, rasanya sulit untuk sama sekali tidak menanggapi hal-hal tersebut. Ada prasangka kuat bahwa karya ini harus rilis sekarang, tidak lebih cepat, tidak lebih lama,” ujar Hindia dalam keterangannya di Jakarta, Senin.Mixtape ini menawarkan kebebasan eksplorasi musik dengan memadukan unsur gitar dan elektronik. Selain itu, Hindia juga mengombinasikan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam liriknya, serta merespons atau menyisipkan karya musisi lain dalam lagu-lagunya.Dalam proses pengerjaan mixtape ini, Hindia menggandeng sejumlah musisi kenamaan sebagai produser, di antaranya Iga Massardi, Lafa Pratomo, Enrico Octaviano, Kareem ‘BAP.’ Soenharjo, Luth ‘Mellonz’ Adianto (Cosmicburp), Adrian Mahendra Putra (Blue Valley Radio), Kusuma ‘Utha’ Widhiana (Blue Valley Radio), Kevin ueency, BF-131131525, dan Emir Agung Mahendra. Emir Agung Mahendra juga turut berkolaborasi di lagu “betty” sebagai bagian dari entitas duo pop-nya, White Chorus.“Secara musik, keseluruhan mixtape banyak terpengaruh oleh berbagai musisi yang saya dengar selama beberapa bulan terakhir. Jadi semuanya dikerjakan secara spontan,” tambah Hindia.Sebagai bagian dari perayaan perilisan mixtape ini, tim Hindia, Sepuluh Dua Empat (1024), bekerja sama dengan Jabba Connection untuk menggelar konser peluncuran bertajuk Bali, ‘25 on Blank Canvas. Konser ini akan diadakan di Gianyar, Bali, pada 22 Maret mendatang. Tiket kategori Early Bird dijual dengan harga Rp275.000 (di luar pajak) dan sudah tersedia di loket.com hingga 27 Februari.Dengan dirilisnya Doves, ‘25 on Blank Canvas, Hindia kembali membuktikan eksistensinya dalam dunia musik Tanah Air melalui karya-karya yang menggugah dan penuh eksplorasi.

Indonesia
| Selasa, 25 Februari 2025

Lokal

Foto: Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Tinjau Gedung Sekolah di Desa Nanga Payang | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Tinjau Gedung Sekolah di Desa Nanga Payang

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meninjau gedung Sekolah Dasar Negeri 13 dan SMPN 6 Satap di Desa Nanga Payang, Kecamatan Bunut Hulu, Selasa (11/4/2023). Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dalam keterangannya mengatakan bahwa peninjauan tersebut dilakukan secara mendadak. Dalam peninjauan tersebut, dirinya menemukan bangunan SMPN 6 dalam kondisi tidak baik. "Kita tidak ada rencana ke sekolah tapi saya tertarik, SD nya masih layak tapi yang parah SMP nya, ini menjadi catatan kami," kata Fransiskus Diaan, Selasa. Mengetahui kondisi tersebut, Fransiskus pun segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Hulu untuk mengupayakan pembangunan SMPN 6. "Mudah-mudahan tahun ini bisa dibangun, saya sudah hubungi kepala Dinas Pendidikan untuk mengupayakan," terang Bupati Sis-sapaan akrabnya. Pada kesempatan tersebut, Fransiskus Diaan menyempatkan diri memberi semangat kepada para murid. "Selalu semangat untuk anak SD dan SMP, jangan sampai putus sekolah walaupun kondisinya begini," pesannya. 

Kapuas Hulu
| Selasa, 11 April 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5