Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memberikan pengarahan kepada wartawan tentang prioritasnya untuk tahun 2026 di New York (29/1/2026). (ANTARA/HO-media.un.org/pri.)

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memberikan pengarahan kepada wartawan tentang prioritasnya untuk tahun 2026 di New York (29/1/2026). (ANTARA/HO-media.un.org/pri.)

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalPBB Hadapi Krisis Likuiditas, Guterres Peringatkan Ancaman Keruntuhan Keuangan

PBB Hadapi Krisis Likuiditas, Guterres Peringatkan Ancaman Keruntuhan Keuangan

Internasional | Sabtu, 31 Januari 2026

PIFA, Internasional – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan kondisi keuangan organisasi dunia tersebut yang kian mengkhawatirkan akibat banyaknya negara anggota yang tidak membayar iuran wajib.

Dalam surat yang dikirimkan kepada negara-negara anggota dan dilihat Anadolu pada Jumat (30/1), Guterres menegaskan bahwa situasi keuangan PBB saat ini berada pada tingkat yang serius dan berbeda dari krisis sebelumnya.

“Keputusan untuk tidak menghormati iuran wajib yang membiayai sebagian besar anggaran reguler yang disetujui kini telah diumumkan secara resmi,” tulis Guterres. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang “tidak dapat dipertahankan.”

Guterres mengungkapkan, PBB kini dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama sulit. Pertama, negara-negara anggota harus menyepakati perombakan aturan keuangan organisasi. Kedua, menerima risiko nyata terjadinya keruntuhan keuangan PBB.

“Dengan kata lain, kita terjebak dalam siklus Kafkaesque; diharapkan untuk mengembalikan uang tunai yang tidak ada,” tegasnya.

Ia menilai manajemen likuiditas PBB saat ini sudah tidak lagi layak. Menurutnya, berdasarkan aturan keuangan yang berlaku, semakin besar penghematan yang dilakukan, justru semakin besar pula sanksi yang diterima organisasi.

“Krisis semakin memburuk, mengancam pelaksanaan program dan berisiko menyebabkan keruntuhan keuangan. Situasi ini akan semakin buruk dalam waktu dekat,” kata Guterres.

Dalam surat tersebut, Guterres juga mengungkapkan bahwa PBB menutup tahun 2025 dengan tunggakan iuran mencapai 1,568 miliar dolar AS atau sekitar Rp23,6 triliun, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tanpa peningkatan drastis dalam pengumpulan dana, ia memperingatkan PBB tidak akan mampu sepenuhnya melaksanakan anggaran program 2026 yang telah disetujui pada Desember lalu. Bahkan, berdasarkan tren historis, dana anggaran reguler berpotensi habis pada Juli 2026.

Sebagai dampak lanjutan, PBB juga telah mengurangi operasi penjaga perdamaian untuk periode 2025–2026 sebesar 15 persen.

Guterres pun mendesak adanya upaya bersama dari seluruh negara anggota untuk memutus “siklus setan” tersebut. Menurutnya, hanya ada dua jalan keluar, yakni seluruh negara anggota memenuhi kewajiban pembayaran iuran secara penuh dan tepat waktu, atau dilakukan perombakan mendasar terhadap aturan keuangan PBB.

Sementara itu, Juru Bicara Sekjen PBB Farhan Haq membenarkan isi surat tersebut dan menegaskan bahwa PBB saat ini menghadapi krisis likuiditas yang nyata.

“Poin kuncinya adalah untuk menggarisbawahi keseriusan situasi keuangan yang dihadapi Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Haq dalam konferensi pers.

Ia menyebut tunggakan iuran yang belum dibayarkan telah mencapai sekitar 1,56 miliar dolar AS, sehingga PBB berada dalam bahaya nyata kehabisan dana operasional.

Menurut Haq, PBB kini tidak lagi memiliki cadangan kas dan likuiditas yang memadai untuk terus berfungsi seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menanggapi kemungkinan perubahan aturan anggaran dengan menekankan peran negara anggota.

“Negara-negara anggota dapat mengubah peraturan mereka, tetapi kami mengandalkan mereka untuk memahami beratnya situasi yang kita hadapi dan mengambil tindakan yang tepat,” katanya.

Rekomendasi

Foto: Psikolog UI: Orang Tua Perlu Bangun Komunikasi Terbuka untuk Cegah Anak Merokok | Pifa Net

Psikolog UI: Orang Tua Perlu Bangun Komunikasi Terbuka untuk Cegah Anak Merokok

Lifestyle
| Selasa, 12 Agustus 2025
Foto: ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran | Pifa Net

ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Empat Ribu Masyarakat Riau Padati Yamaha Cup Race, Pembalap Tuan Rumah Juara Kelas Bergengsi | Pifa Net

Empat Ribu Masyarakat Riau Padati Yamaha Cup Race, Pembalap Tuan Rumah Juara Kelas Bergengsi

Indonesia
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Tergiur Upah Rp 5 Juta, Polisi Gagalkan Aksi Pasutri Kirim Sabu ke Sidoarjo | Pifa Net

Tergiur Upah Rp 5 Juta, Polisi Gagalkan Aksi Pasutri Kirim Sabu ke Sidoarjo

Pontianak
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Prabowo Ultimatum Pejabat Korup: Siap Tindak Tegas Penghambat Kemakmuran Rakyat | Pifa Net

Prabowo Ultimatum Pejabat Korup: Siap Tindak Tegas Penghambat Kemakmuran Rakyat

Indonesia
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto: Deddy Corbuzier Dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan | Pifa Net

Deddy Corbuzier Dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Indonesia
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa Melonjak, Geser Gibran di Bursa Cawapres 2029 | Pifa Net

Elektabilitas Purbaya Yudhi Sadewa Melonjak, Geser Gibran di Bursa Cawapres 2029

Politik
| Rabu, 29 Oktober 2025
Foto: Real Madrid Lolos ke 16 Besar Copa del Rey Usai Tekuk Deportivo Minera 5-0 | Pifa Net

Real Madrid Lolos ke 16 Besar Copa del Rey Usai Tekuk Deportivo Minera 5-0

Spanyol
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Warga Temukan Kepingan yang Diduga Material Pesawat di Pantai Selimpai Sambas | Pifa Net

Warga Temukan Kepingan yang Diduga Material Pesawat di Pantai Selimpai Sambas

Sambas
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Jokowi: Saya Ngalah Terus Lho, Tapi Ada Batasnya | Pifa Net

Jokowi: Saya Ngalah Terus Lho, Tapi Ada Batasnya

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Yamaha Grand Filano Hybrid Hadirkan Warna Terbaru, Siap Jadi Skutik Andalan Anak Muda Kalcer | Pifa Net

Yamaha Grand Filano Hybrid Hadirkan Warna Terbaru, Siap Jadi Skutik Andalan Anak Muda Kalcer

PIFA, Otomotif – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membuka awal tahun 2026 dengan menghadirkan penyegaran warna terbaru untuk skutik Grand Filano Hybrid. Pembaruan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan anak muda yang menjadikan sepeda motor bukan sekadar alat mobilitas, tetapi juga bagian dari ekspresi karakter, kreativitas, dan gaya hidup yang mengikuti tren kekinian. Mengusung semangat “It’s Time To Ride The Kalcer”, Yamaha menegaskan posisi Grand Filano Hybrid sebagai skutik yang lekat dengan gaya anak muda masa kini. Desain ikonik dengan ciri khas Diamond Shape, lampu Full LED, serta tampilan modern dan premium menjadi daya tarik utama yang semakin diperkuat melalui pilihan warna baru yang lebih eye catchy. “Melalui penyegaran warna Grand Filano Hybrid, kami ingin menghadirkan pilihan yang semakin relevan dengan karakter anak muda saat ini yang kreatif, kalcer, dan selalu ingin tampil berbeda. Grand Filano Hybrid bukan hanya menawarkan desain stylish, tetapi juga fitur praktis yang mendukung aktivitas dan gaya berkendara sehari-hari,” ujar Rifki Maulana, Manager PR, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. Dalam penyegaran kali ini, Yamaha menghadirkan warna baru sekaligus pembaruan pada warna yang sudah ada. Untuk varian Hybrid Lux, hadir warna Royal Iron yang menonjolkan aura elegan dan premium dengan nuansa silver kebiruan serta finishing matte. Warna ini menjadi spesial karena menjadikan Grand Filano Hybrid sebagai skutik Yamaha pertama yang menggunakan warna Royal Iron. Sementara itu, varian Hybrid Neo mendapatkan beberapa pilihan warna baru. Prime Gray tampil dengan nuansa abu-abu lembut berfinishing satin yang memberikan kesan minimalis dan clean look. Warna ini juga menjadi debut perdana Yamaha Indonesia untuk lini Grand Filano Hybrid. Selain itu, terdapat warna Greenish Gray dengan sentuhan hijau ikonik berfinishing matte yang menghadirkan kesan fresh dan kekinian, cocok bagi anak muda yang berani tampil beda. Dua warna lain, Pink Mauve dan Essential White, turut mendapat sentuhan penyegaran agar terlihat lebih selaras dan premium. Pembaruan tersebut berupa aksen list abu-abu pada bagian dasi di fascia depan serta cover headlamp, sehingga memberikan kesan timeless yang cocok untuk berbagai karakter pengendara. Seluruh pilihan warna ini dipadukan dengan fitur unggulan Grand Filano Hybrid, seperti mesin Blue Core Hybrid 125cc yang irit dan responsif, digital speedometer dengan TFT Sub Display, serta bagasi berkapasitas 27 liter yang dilengkapi lampu LED. Kepraktisan juga ditunjang dengan pengisian bahan bakar di bagian depan dan tapak kaki yang lebar, mendukung gaya hidup anak muda yang aktif dan kreatif. Untuk harga, Yamaha memasarkan Grand Filano Hybrid Hybrid Lux warna Royal Iron dengan banderol Rp 28.795.000, sedangkan varian Hybrid Neo dengan pilihan warna Prime Gray, Greenish Gray, Pink Mauve, dan Essential White dibanderol Rp 28.315.000. Harga tersebut berstatus on the road dan dapat berbeda di tiap wilayah. Dengan pembaruan ini, Yamaha optimistis Grand Filano Hybrid akan terus menjadi skutik idaman anak muda yang ingin tampil kalcer, stylish, dan relevan dengan tren masa kini.

Otomotif
| Sabtu, 24 Januari 2026

Lokal

Foto: 25 Desa di Kubu Raya Laksanakan Pemilihan Kepala Desa, Partisipasi Warga Capai 80 Persen | Pifa Net

25 Desa di Kubu Raya Laksanakan Pemilihan Kepala Desa, Partisipasi Warga Capai 80 Persen

PIFA, Lokal - Kabupaten Kubu Raya menyaksikan momen demokrasi yang mengesankan ketika 25 desa di wilayah tersebut menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada hari Selasa (17/10). Termasuk dalam daftar ini adalah lima desa baru yang terbentuk, yaitu Rengas Kapuas di Kecamatan Sungai Kakap, Parit Keladi di Kecamatan Sungai Kakap, Padi Jaya di Kecamatan Kuala Mandor B, Sukalanting di Kecamatan Sungai Raya, dan Permata Jaya di Kecamatan Sungai Raya. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menyatakan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan Pilkades telah berjalan dengan baik. Dalam tinjauannya di tiga desa, yakni Parit Baru di Kecamatan Sungai Raya, Sungai Raya Dalam di Kecamatan Sungai Raya, dan Parit Keladi di Kecamatan Sungai Kakap, pada pagi hari Selasa, Bupati Muda meyakini bahwa Panitia Pemilihan Kepala Desa dan warga pemilik hak suara telah mengambil bagian dengan penuh pengalaman dan kesadaran politik yang matang. Partisipasi warga pada Pilkades serentak tahun ini mencapai angka yang membanggakan, melampaui 80 persen. Bupati Muda memuji kecerdasan masyarakat Kubu Raya yang dinilainya luar biasa. Baginya, hasil ini mencerminkan perkembangan positif yang telah dicapai dalam program-program pembangunan desa dan menunjukkan peningkatan kualitas demokrasi serta partisipasi masyarakat dalam proses politik lokal. “Saya yakin potret desa-desa di Kubu Raya juga sudah sangat baik melalui program yang sudah dijalankan selama ini dan mampu meningkatkan kualitasnya. Termasuk kualitas demokrasi yang menjadi potret sumber daya manusia di masing-masing desa,” ucapnya. Proses pelaksanaan Pilkades di 25 desa tersebut berjalan lancar, tidak hanya karena partisipasi yang tinggi, tetapi juga karena koordinasi yang baik antara pihak panitia dan warga. Bupati Muda menegaskan bahwa ini adalah langkah penting menuju masyarakat desa yang lebih inklusif dan demokratis di Kubu Raya. Dengan semangat positif ini, masyarakat setempat menunjukkan bahwa mereka siap memimpin dan mengelola desa-desa mereka dengan bijaksana, membawa kemajuan bagi wilayah Kubu Raya. (hs)

Kubu Raya
| Rabu, 18 Oktober 2023

Pifabiz

Foto: Berharap Rezeki Lancar, Warga Bantul Rugi Rp17 Juta Gegara Nekat Beli Jenglot | Pifa Net

Berharap Rezeki Lancar, Warga Bantul Rugi Rp17 Juta Gegara Nekat Beli Jenglot

PIFAbiz - SR, seorang warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baru-baru ini menjadi korban penipuan dalam kasus pembelian jenglot palsu senilai Rp 17 juta. Korban disebut tergiur oleh janji uang gaib. Musibah ini bermula ketika SR memutuskan untuk membeli jenglot seharga Rp 17 juta dari seorang pria berinisial HH (49). HH berhasil memikat SR dengan janji bahwa jenglot tersebut memiliki kemampuan khusus untuk menarik uang gaib dan membuka pintu rezeki. Namun, berdasarkan keterangan pihak kepolisian, janji-janji tersebut ternyata hanyalah tipuan semata. "Korban ditawari pelaku supaya membeli barang gaib jenglot seharga Rp 17 juta dengan iming-iming bahwa jenglot itu bisa digunakan untuk menarik uang gaib dan melancarkan rezeki," ungkap Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry pada Rabu (16/8/23). Ketika korban menyadari bahwa janji-janji tersebut tidak terbukti, ia akhirnya melapor ke Polsek Kretek. Langkah ini mengarah pada pengungkapan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh HH. Polisi berhasil mengamankan HH dan mengidentifikasi bahwa perbuatan tersebut melanggar Pasal 378 KUHP. Selama penyelidikan, pihak kepolisian berhasil menyita beberapa barang bukti, termasuk replika boneka jenglot dan bukti transfer uang korban kepada pelaku. HH mengaku bahwa jenglot yang dijualnya merupakan barang temuan. HH mengaku bahwa ia menemukan jenglot tersebut secara kebetulan di pinggir Pantai Parangtritis. "Nemu pak, nemu di pasiran pak," kata HH saat diwawancara oleh polisi pada Senin (21/8/2023). "Jadi itu murni menemukan bukan narik (menarik benda gaib), mungkin punya orang lalu dibuang di situ (pinggir pantai Parangtritis)," lanjut HH. HH menjelaskan bahwa ia sebelumnya menemukan dua jenglot, satu dalam kondisi utuh dan satunya patah-patah. Menrutu HH, sejak awal korban yang meminta jenglot tersebut. "Baru dia pak (saya tawarkan jenglot), karena dia juga yang minta," ujarnya. HH juga mengungkapkan bahwa ia tidak pernah menghidupkan jenglot tersebut, dan semua klaim mengenai kemampuan jenglot tersebut hanyalah tipu daya untuk memperdaya korban. Ia mengklaim bahwa uang hasil penjualan jenglot palsu tersebut telah digunakan untuk membayar utang dan kebutuhan sehari-hari. (b)

Yogyakarta
| Jumat, 25 Agustus 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5