Pelaku penyekapan disertai pemerkosaan korban wanita asal Kaltara inisial FR (tengah) meringis kesakitan usai kakinya ditembak saat hendak kabur saat tiba di RS Bayangkara Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelaku penyekapan disertai pemerkosaan korban wanita asal Kaltara inisial FR (tengah) meringis kesakitan usai kakinya ditembak saat hendak kabur saat tiba di RS Bayangkara Makassar, Sulawesi Selatan.

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPelaku Pemerkosaan dan Penyekapan Wanita Asal Kaltara di Makassar Ditembak Polisi Saat Ditangkap

Pelaku Pemerkosaan dan Penyekapan Wanita Asal Kaltara di Makassar Ditembak Polisi Saat Ditangkap

Nasional | Minggu, 17 Mei 2026

Aparat kepolisian akhirnya melumpuhkan IS (30), pelaku pemerkosaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial WA (21) asal Kalimantan Utara, dengan tembakan di bagian kaki saat hendak diamankan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, mengatakan tindakan tegas dan terukur dilakukan karena pelaku berusaha melawan dan melarikan diri usai tiba dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Sabtu malam (16/5).

“Karena memang ada tindakan melawan pada saat pas tiba ke Makassar, maka dilakukan tindakan melumpuhkan kepada si pelaku ini,” ujar Arya, Minggu.

Pelaku sebelumnya kabur setelah diduga memperkosa dan menyekap korban selama tiga hari sejak Jumat (8/5) di sebuah rumah kontrakan kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Barombong, Makassar.

Polisi sempat menduga pelaku melarikan diri ke Sumatera. Namun, hasil penyelidikan mengungkap IS kabur ke Surabaya menggunakan kapal laut. Tim gabungan dari Polrestabes Surabaya, Polres KP3 Tanjung Perak, dan Jatanras Polrestabes Makassar kemudian berhasil membekuknya.

Menurut Arya, kasus bermula saat pelaku membuka lowongan kerja palsu melalui Facebook untuk posisi babysitter atau pengasuh bayi. Korban yang tertarik kemudian menghubungi pelaku dan diminta datang ke rumah kontrakan tersebut.

Sesampainya di lokasi, korban justru diminta bekerja sebagai asisten rumah tangga. Setelah dua hari bekerja, pelaku diduga masuk ke kamar korban sambil mengancam menggunakan cutter sebelum memperkosanya.

“Pelaku mengancam korban agar tidak berteriak dan akhirnya memperkosa korban,” jelas Arya.

Tak hanya itu, pelaku juga diduga mengambil uang, ponsel, serta sepeda motor milik korban yang kemudian dijual. Korban disebut mengalami kekerasan seksual berulang kali dan sempat disekap dengan tangan serta mulut dilakban.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri dan melapor ke polisi. Namun saat aparat melakukan pengejaran, pelaku sudah lebih dulu kabur dari Makassar.

Dari hasil penyelidikan, rumah yang digunakan pelaku ternyata merupakan rumah kontrakan harian dengan biaya sewa Rp300 ribu per hari.

Kini IS telah ditahan di sel Polrestabes Makassar untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Rekomendasi

Foto: Kejuaraan ASEAN Putri U-16 2025 Segera Digelar, Indonesia Hadapi Timor Leste dan Malaysia di Grup A | Pifa Net

Kejuaraan ASEAN Putri U-16 2025 Segera Digelar, Indonesia Hadapi Timor Leste dan Malaysia di Grup A

Timnas
| Rabu, 20 Agustus 2025
Foto:  DJ Bravy Akui Putus dari Erika Carlina karena DM Cewek Lain: “Gue Salah dan Udah Minta Maaf” | Pifa Net

DJ Bravy Akui Putus dari Erika Carlina karena DM Cewek Lain: “Gue Salah dan Udah Minta Maaf”

Pifabiz
| Selasa, 11 November 2025
Foto: Daftar Negara ASEAN Paling Korup & Paling Bersih, RI Nomor Berapa? | Pifa Net

Daftar Negara ASEAN Paling Korup & Paling Bersih, RI Nomor Berapa?

Indonesia
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Kuasa Hukum Minta Publik Hargai Privasi Raisa dan Hamish Daud yang Sedang Jalani Proses Perceraian | Pifa Net

Kuasa Hukum Minta Publik Hargai Privasi Raisa dan Hamish Daud yang Sedang Jalani Proses Perceraian

Pifabiz
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: Apresiasi Perjuangan Timnas U-17 di Piala Asian2025, PSSI Janji Bakal Matangkan Persiapan Menuju Pildun | Pifa Net

Apresiasi Perjuangan Timnas U-17 di Piala Asian2025, PSSI Janji Bakal Matangkan Persiapan Menuju Pildun

Indonesia
| Selasa, 15 April 2025
Foto: PSSI: Transformasi Sepak Bola Indonesia Genjot Peningkatan Peringkat FIFA Timnas | Pifa Net

PSSI: Transformasi Sepak Bola Indonesia Genjot Peningkatan Peringkat FIFA Timnas

Indonesia
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Barcelona Sabet Gelar Piala Super Spanyol 2025 Usai Bekuk Real Madrid 5-2 | Pifa Net

Barcelona Sabet Gelar Piala Super Spanyol 2025 Usai Bekuk Real Madrid 5-2

Spanyol
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Pertahankan Gelar, Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025 | Pifa Net

Pertahankan Gelar, Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: Squid Game Season 2 Gagal Raih Penghargaan Golden Globe ke-82 | Pifa Net

Squid Game Season 2 Gagal Raih Penghargaan Golden Globe ke-82

Dunia
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: Timnas Indonesia Bertolak ke Australia, PSSI: Persiapan Baik, Semoga Lancar | Pifa Net

Timnas Indonesia Bertolak ke Australia, PSSI: Persiapan Baik, Semoga Lancar

Indonesia
| Minggu, 16 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Yusran Minta Warga Kubu Raya Tertib Administrasi Kependudukan | Pifa Net

Yusran Minta Warga Kubu Raya Tertib Administrasi Kependudukan

Berita Lokal, PIFA - Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam menyebut pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi setiap keluarga di daerahnya tersebut. Sebab semua pelayanan dasar mensyaratkan adanya administrasi kependudukan yang genah. Di antara contohnya, layanan kesehatan dan pendidikan.  "Terima kasih dan apresiasi atas pertemuan sosialisasi tertib administrasi kependudukan bagi keluarga kita. Ini sangat penting apalagi bagi kita daerah hinterland yang sangat luar biasa mobilitas penduduknya,” katanya, saat menghadiri Sosialisasi Percepatan Kepemilikan Dokumen Kependudukan Melalui Satuan Pendidikan, Sabtu (17/12/2022), di Aula SMP Negeri 04 Kecamatan Sungai Ambawang.   Yusran menerangkan di sektor pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan sangat dibutuhkan. Satu di antaranya berkaitan dengan pelayanan kesehatan bagi anak-anak yang baru lahir.   “Jika administrasi kependudukannya tidak genah, akhirnya anak baru lahir tidak bisa masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Akibatnya tidak bisa mendapatkan layanan BPJS,” ujarnya.  Begitu juga, lanjut dia, pelayanan kesehatan lainnya juga tidak dapat diberikan jika dokumen administrasi kependudukan tidak lengkap. Misalnya untuk mendapatkan pelayanan gratis di seluruh Puskesmas di wilayah Kubu Raya, maka warga harus memiliki Kartu Tanda Penduduk Kubu Raya.  “Di Kubu Raya pelayanan kesehatan di Puskesmas digratiskan. Syaratnya harus dapat menunjukkan KTP Kubu Raya. Makanya administrasi kependudukan sangat penting karena juga menjadi syarat untuk mendapatkan pelayanan,” tuturnya.  Selain itu di sektor pendidikan, administrasi kependudukan juga menjadi bagian yang tak terpisahkan. Kesinambungan pendidikan mensyaratkan adanya administrasi kependudukan yang tertib.  Lebih jauh menyangkut sektor pendidikan ini, Yusran menyatakan administrasi kependudukan menjadi sebuah hal yang krusial. Karena akan berhubungan dengan upaya menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas khususnya dalam menyambut era bonus demografi pada 2030 mendatang. Terlebih bagi Kubu Raya yang pertumbuhan penduduknya sangat cepat.  “Ada yang dinamakan bonus demografi sebagai implikasi dari pertumbuhan penduduk usia produktif yang sangat tinggi. Artinya, pada saat itu persaingan yang terjadi akan sangat luar biasa," jelasnya. Dia menyambung, karena usia kerja lebih banyak, maka akan terjadi persaingan yang luar biasa. Sehingga yang bisa dipersiapkan untuk anak-anak memasuki persaingan yang sangat ketat yakni melalui pendidikan.  "Tentu ini membutuhkan administrasi kependudukan yang tertib. Anak-anak dilengkapi dengan administrasi kependudukan yang baik,” pungkasnya. (ap) 

Kubu Raya
| Minggu, 18 Desember 2022

Lokal

Foto: Sekretaris IKBM Kalbar Sebut Keributan di Kampung Beting Bukan Terkait Etnis, Tapi Murni karena Perselisihan Pertemanan | Pifa Net

Sekretaris IKBM Kalbar Sebut Keributan di Kampung Beting Bukan Terkait Etnis, Tapi Murni karena Perselisihan Pertemanan

Berita Pontianak, PIFA - Sekretaris IKBM Kalbar, M Fauzie mengatakan, keributan yang terjadi di Kampung Beting murni karena perselisihan antar dua kelompok pertemanan. Peristiwa yang menyebabkan tiga orang dari dua kelompok tersebut mengalami luka-luka itu terjadi di Jalan Tanjung Pulau, Kampung Beting, Pontianak Timur, Minggu (6/2/2022) malam. Fauzie menyebut, persilihan bukan terkait etnis melainkan murni karena perselisihan antar pertemanan. “Tidak ada kaitan sama sekali dengan kelompok atau etnis, ini murni perselisihan antar pertemanan. Jadi tidak ada hubungan etnis sebagaimana isu yang berkembang,” jelasnya seperti dikutip dari SuaraKalbar.co.id, Senin (7/2/2022) pagi. Suarakalbar.co.id memberitakan, pertikaian tersebut menyebabkan tiga orang dari dua kelompok mengalami luka-luka. Kini, mereka sedang menjalani perawatan. Lebih lanjut, Fauzie menegaskan perselisihan ini murni kriminal. Saat ini pihaknya sedang membangun komunikasi dengan para pihak dan keluarga agar bekerjasama. IKBM Kalbar juga turut mengapresiasi jajaran Polresta Pontianak dan Polda Kalbar yang bergerak cepat sehingga perselisihannya tak meluas. “Kami sudah berkomunikasi untuk meminimalisasi isu yang berkembang. Kami juga turut memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta hingga Polda Kalbar sehingga perselisihan tidak meluas,” tambah Fauzie. Fauzie menerangkan, seusai perselisihan dirinya mendatangi langsung persimpangan Tanjung Raya 1 untuk memastikan situasi dan kondisi sekitar. Dia menyebut, situasinya aman karena massa sudah membubarkan diri. “Tadi malam kami memang tidak ke TKP, tapi pergi ke (Pontianak) Utara melihat situasi dan kondisi. Alhamdulillah akses aman. Tadi malam sempat ada kerumunan, tapi kemudian membubarkan diri. Adanya kumpul-kumpul karena warga hanya ingin tahu dan datang,” tuturnya. Terkait video yang sudah tersebar, Fauzie pun mengimbau masyarakat luas agar videonya tidak sebarluaskan lagi, sebab dapat mengandung unsur kekerasan dan tidak ada manfaatnya. “Video yang beredar di masyarakat mohon jangan disebarkan lagi, sebab sudah menjadi domain pihak kepolisian. Dan hasil koordinasi bersama pihak kepolisian, mereka siap memberikan rasa aman dan stand by hingga dini hari,” tutupnya. (yd)

Pontianak
| Senin, 7 Februari 2022

Pifabiz

Foto: 4 Fakta Baru Terkait Kasus Narkoba yang Menjerat Virgoun | Pifa Net

4 Fakta Baru Terkait Kasus Narkoba yang Menjerat Virgoun

PIFAbiz - Virgoun ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba oleh Polres Metro Jakarta Barat pada Senin (24/6). Sebelumnya, vokalis band Last Child ini ditangkap di kamar indekos yang berlokasi di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, pada Kamis (20/6) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Ia ditangkap bersama seorang perempuan berinisial PA. Polisi mengamankan beberapa barang bukti, seperti narkoba jenis sabu hingga alat isap. Berikut fakta-fakta terbaru Virgoun yang ditetapkan jadi tersangka. 1. Virgoun Pernah Menggunakan Narkoba pada 2012 Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan dari hasil pemeriksaan penyidik, Virgoun pernah mengonsumsi narkotika jenis metamfetamin pada 2012. Kemudian mantan suami Inara Rusli ini sempat berhenti menggunakan barang terlarang itu.  2. Beli 1 Gram Sabu Seharga Rp 1,6 Juta Lewat Kru Band Narkotika tersebut didapati Virgoun dari kru band dirinya yang berinisial B. Kru tersebu disuruh oleh Virgoun untuk membeli sabu dari seseorang lewat online. Adapun harga sabu itu ialah Rp 1,6 juta.  3. Menggunakan Narkoba untuk Menurunkan Berat Badan Syahduddi mengungkapkan motif Virgoun mengonsumsi narkoba. Menurut dia, Virgoun memakai narkoba untuk menurunkan berat badan.  4. Virgoun Direhabilitasi 3 Bulan Virgoun, PA, dan B telah menjalani asesmen yang dilakukan oleh tim BNNP DKI Jakarta. Berdasarkan hasil asesmen, ketiganya akan menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta. (ly)

Jakarta
| Rabu, 26 Juni 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5