Pelaku Penembakan Sekolah Thailand Diduga Bunuh Kakek-Nenek Sebelum Beraksi
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
Reuters
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026









Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Rasa frustrasi meliputi Cesc Fabregas setelah tim asuhannya, Como 1907, bermain imbang 1-1 melawan Lazio dalam laga pekan ke-20 Liga Italia 2024-2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico pada Jumat (10/1/2025) atau Sabtu dini hari WIB berakhir tanpa pemenang.Lazio unggul lebih dahulu lewat gol Boulaye Dia pada menit ke-34 sebelum Patrick Cutrone menyamakan kedudukan di menit ke-72. Meski hasil imbang di markas Lazio dianggap sebagai perkembangan dibanding pertemuan sebelumnya, di mana Como kalah telak 1-5 pada Oktober 2024, Fabregas tetap merasa kurang puas.“Ini adalah kisah musim kami, kami menciptakan begitu banyak peluang dan perlu mengonversi lebih banyak peluang menjadi gol. Kami kehilangan banyak poin karena hal tersebut. Kami berkembang secara defensif, saya melihat karakter yang kuat dari tim saya untuk datang ke sini dan bermain seperti ini,” ungkap Fabregas, dikutip oleh Football Italia dari DAZN.Como sebenarnya memiliki peluang besar untuk membawa pulang tiga poin setelah Lazio bermain dengan 10 orang sejak menit ke-58 akibat kartu merah yang diterima Loum Tchaouna. Namun, kesempatan tersebut tidak berhasil dimanfaatkan sepenuhnya oleh tim muda Como.“Kami harus ingat bahwa kami kalah 1-5 dari tim ini di kandang sendiri, jadi untuk menampilkan performa seperti ini sangat mengesankan. Di saat yang sama, kami marah karena dengan penampilan seperti itu, kami layak mendapatkan tiga poin,” lanjut Fabregas.Meski mengakui perkembangan tim, Fabregas menyoroti kurangnya kematangan pemain muda dalam mengontrol tempo permainan di 20 menit terakhir. Hal ini, menurutnya, menjadi salah satu alasan Como gagal memaksimalkan peluang.“Selain mencetak gol dan kami memiliki begitu banyak peluang, kami seharusnya menurunkan tempo sedikit di 20 menit terakhir, tapi ini adalah tim muda dan kurang sedikit kematangan untuk mengalirkan bola, memaksa Lazio keluar dari posisinya,” tambahnya.Saat ini, Como berada di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga Italia dengan 19 poin. Sementara itu, Lazio masih bertahan di posisi empat besar dengan koleksi 36 poin dari 20 pertandingan.Fabregas juga menekankan pentingnya proses dalam membangun tim, terutama dengan banyaknya pemain muda yang sebelumnya bermain di Serie B. “Ini adalah sebuah proses, saya tidak bisa mengharapkan para pemain muda untuk langsung mengetahui semua ini, banyak yang berada di Serie B musim lalu juga. Mereka terus belajar sepanjang waktu dan itu adalah tugas saya sebagai pelatih untuk membantu mereka melakukan hal tersebut,” tutup pelatih asal Spanyol itu.
Sports

PIFA, Sports - Timnas Indonesia memastikan langkah ke final FIFA Series 2025 setelah meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat malam WIB.Bintang kemenangan Garuda adalah Beckham Putra yang mencetak dua gol di babak pertama. Dua gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.Laga ini juga menjadi debut manis bagi pelatih baru Indonesia, John Herdman.Sejak awal pertandingan, Indonesia langsung tampil agresif. Gol pembuka tercipta pada menit ke-15 lewat aksi Beckham Putra yang memanfaatkan umpan terobosan Ole Romeny. Beckham dengan tenang mengecoh kiper Archibald Julani sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.Sepuluh menit berselang, Beckham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan Romeny dari sisi kiri, ia melepaskan sepakan akurat ke pojok gawang yang membawa Indonesia unggul 2-0 hingga jeda.Memasuki babak kedua, tekanan Indonesia tidak mengendur. Kombinasi Dony Tri Pamungkas dan Beckham sempat mengancam, namun masih bisa digagalkan kiper lawan.Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-52. Berawal dari sepak pojok Dony Tri, sundulan Ole Romeny sempat diblok, tetapi bola rebound langsung disambar olehnya menjadi gol.Saint Kitts dan Nevis sempat memberikan ancaman beberapa menit kemudian, namun upaya mereka berhasil digagalkan lini belakang Indonesia yang dikomandoi Rizky Ridho.Pelatih John Herdman kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain pada pertengahan babak kedua, termasuk memasukkan Sandy Walsh, Yakob Sayuri, Ivar Jenner, dan Joey Pelupessy.Perubahan tersebut membuahkan hasil. Pada menit ke-74, Mauro Zijlstra mencetak gol keempat setelah memanfaatkan umpan terobosan Pelupessy dengan tendangan first time, sekaligus memastikan kemenangan telak 4-0.Indonesia sempat mencetak gol tambahan melalui Yakob Sayuri pada menit ke-87, namun dianulir karena offside. Peluang lain dari Eliano Reijnders dan Justin Hubner di sisa waktu juga belum membuahkan hasil.Kemenangan ini memastikan Indonesia melaju ke partai final FIFA Series 2025, di mana mereka akan menghadapi Bulgaria pada Senin pekan depan.