Pj Bupati Kubu Raya Sy Kamaruzaman sebut Pemkab Kubu Raya ingin membangun jembatan di setiap desa. (Dok. Prokopim Kubu Raya)

PIFA, Lokal - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), terus mengupayakan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), di mana upaya untuk membangun jembatan di setiap desa perairan menjadi prioritas.

"Saya sampaikan di Musrenbang kemarin, yaitu mendorong adanya perencanaan jembatan. Jembatan yang menghubungkan Teluk Pakedai apakah itu dari Rasau Jaya ke Pinang, atau Parit Sarim ke Sungai Nipah," ujar Pj Bupati Kubu Raya Sy Kamaruzaman di Teluk Pakedai, Jumat.

Menurut Kamaruzaman, Kecamatan Teluk Pakedai memiliki beberapa kebutuhan mendesak, terutama terkait infrastruktur jalan dan jembatan penghubung. Hal ini menjadi krusial mengingat kecamatan ini terletak di pesisir Kubu Raya, dengan 14 desa, 46 dusun, dan luas wilayah mencapai 291,90 km², yang hampir 4 persen dari total luas wilayah Kabupaten Kubu Raya. Penduduk kecamatan ini hingga paruh pertama tahun 2018 mencapai 21.047 jiwa.

Sementara itu, batas wilayah Kecamatan Teluk Pakedai bersebelahan dengan Kecamatan Sungai Kakap di utara, Kecamatan Kubu di selatan, Laut Natuna di barat, dan Kecamatan Kubu di timur.

Kamaruzaman menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di setiap desa di Kubu Raya.

Untuk itu ia berkeinginan ada pemerataan pembangunan infrastruktur di setiap desa di kecamatan yang ada di Kabupaten Kubu Raya.

Lebih lanjut, Kamaruzaman menyatakan bahwa Kecamatan Teluk Pakedai bukan lagi merupakan daerah tertinggal, mengingat banyaknya akses menuju kecamatan tersebut. Namun, ia juga menyoroti perlunya kerjasama dan perhatian dari masyarakat serta pihak perkebunan sawit di wilayah tersebut untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama akses jalan yang memadai. (ad)

PIFA, Lokal - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), terus mengupayakan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), di mana upaya untuk membangun jembatan di setiap desa perairan menjadi prioritas.

"Saya sampaikan di Musrenbang kemarin, yaitu mendorong adanya perencanaan jembatan. Jembatan yang menghubungkan Teluk Pakedai apakah itu dari Rasau Jaya ke Pinang, atau Parit Sarim ke Sungai Nipah," ujar Pj Bupati Kubu Raya Sy Kamaruzaman di Teluk Pakedai, Jumat.

Menurut Kamaruzaman, Kecamatan Teluk Pakedai memiliki beberapa kebutuhan mendesak, terutama terkait infrastruktur jalan dan jembatan penghubung. Hal ini menjadi krusial mengingat kecamatan ini terletak di pesisir Kubu Raya, dengan 14 desa, 46 dusun, dan luas wilayah mencapai 291,90 km², yang hampir 4 persen dari total luas wilayah Kabupaten Kubu Raya. Penduduk kecamatan ini hingga paruh pertama tahun 2018 mencapai 21.047 jiwa.

Sementara itu, batas wilayah Kecamatan Teluk Pakedai bersebelahan dengan Kecamatan Sungai Kakap di utara, Kecamatan Kubu di selatan, Laut Natuna di barat, dan Kecamatan Kubu di timur.

Kamaruzaman menekankan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di setiap desa di Kubu Raya.

Untuk itu ia berkeinginan ada pemerataan pembangunan infrastruktur di setiap desa di kecamatan yang ada di Kabupaten Kubu Raya.

Lebih lanjut, Kamaruzaman menyatakan bahwa Kecamatan Teluk Pakedai bukan lagi merupakan daerah tertinggal, mengingat banyaknya akses menuju kecamatan tersebut. Namun, ia juga menyoroti perlunya kerjasama dan perhatian dari masyarakat serta pihak perkebunan sawit di wilayah tersebut untuk mendukung pembangunan infrastruktur, terutama akses jalan yang memadai. (ad)

0

0

You can share on :

0 Komentar