Pemkot Jakbar Bongkar Biang Kerok Banjir Parah Turap Dibobol Warga
Toyo | Rabu, 14 Januari 2026
Pemkot Jakbar Bongkar Biang Kerok Banjir Parah Turap Dibobol Warga
Toyo | Rabu, 14 Januari 2026










Sports

Berita Sports, PIFA - Piala AFF 2022 sudah masuk ke laga ketiga. Per Selasa (27/12), ada tiga pemain yang sudah melesatkan 3 gol dan memimpin klasmen top skor, yakni Faisal Halim (Malaysia), Kenshiro Daniels (Filipina), dan Teerasil Dangda (Thailand). Sementara wakil Indonesia, hanya satu orang yang bertengger di klasmen top skor yakni Egy Maula Vikri yang mencetak 2 gol. Hingga Selasa kemarin, muncul dua nama baru yang berpeluang merebut penghargaan sepatu emas turnamen sepak bola se-Asia Tenggara ini. Kedua pemain itu adalah Shawal Anuar dan Nguyen Tien Linh yang memperbaiki posisi di daftar klasmen usai mencetak gol bagi negaranya masing-masing di Grup B, Selasa (27/12). Sebelumnya Teerasil Dangda memimpin posisi puncak top skor setelah mencetak dua gol kala Thailand menumbangkan Filipina dengan skor telak 4-0, pada Senin (26/12). Berikut daftar top skor sementara Piala AFF 2022: 3 Gol: Faisal Halim (Malaysia), Kenshiro Daniels (Filipina), Teerasil Dangda (Thailand) 2 Gol: Reung Bunheing (Kamboja), Egy Maulana Vikri (Indonesia), Maung Maung Lwin (Myanmar), Sebastian Rasmussen (Filipina), Peeradon Chamratsamee (Thailand), Shawal Anuar (Singapura), Nguyen Tien Linh (Vietnam) 1 Gol: 28 pemain
Lokal

PIFA, Lokal - Ratusan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Pontianak menggelar aksi unjuk rasa di kantor KPU dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 28 Februari 2024 siang. Pada aksi itu, ratusan mahasiswa datang dengan beragam spanduk yang berisi ucapan terima kasih kepada penyelenggara Pemilu 2024. "Jangan abaikan KPPS dan PPK, Mereka Telah Banyak Berkorban Nyawa", "KPPS dan PPK, Pahlawan Bagi Masa Depan Indonesia,", "Terima Kasih Pahlawan Demokrasi, KPPS, PPK," adalah sebagian spanduk yang dibawa oleh peserta aksi. Aris Saputra, Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar menyampaikan aksi damai ini merupakan dukungan moril mahasiswa kepanya para penyelenggara pemilu. "Aksi damai ini juga sekaligus aksi penobatan penyelenggara Pemilu seperti KPPS dan PPK sebagai pahlawan Demokrasi, dimana mereka berjuang dari bawah untuk mempertahankan Demokrasi ini," ujarnya. Ia mengatakan, pekerjaan penyelenggara pemilu merupakan tugas yang berat dan menguras tenaga, bahkan ada diantara mereka yang meninggal dunia. Terkait aksi tersebut, Ketua KPU Kalbar Muhammad Syarifuddin Budi mengapresiasi atas aksi yang dilakukan ratusan mahasiswa tersebut. Terkait aksi tersebut, Ketua KPU Kalbar Muhammad Syarifuddin Budi mengapresiasi atas aksi yang dilakukan ratusan mahasiswa tersebut. Ia menilai aksi tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa dalam rangka memastikan Demokrasi berjalan baik di Kalbar. Pada Pemilu 2024 ini, ia mengatakan sebanyak 123 ribu petugas dari KPU berjibaku pada pelaksanaan pemilu. Saat ini ia mengatakan proses rekapitulasi di Kecamatan sebagian besar sudah selesai, dan bahkan ada Kabupaten yang sudah mulai merekapitulasi, ia memastikan sebelum 5 maret 2023 proses rekapitulasi di Kabupaten selesai seluruhnya. "Silahkan para pihak bila ingin hadir di KPU Kabupaten / kota, karana rapat rekapitulasi terbuka, tidak hanya saksi partai politik, pengawas Pemilu, tidak hanya petugas, tetapi masyarakat juga dapat menyaksikan rapat tersebut secara langsung," ujarnya. (ap)
Politik

PIFA, Lokal - Fransiskus Diaan adalah sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi, menjabat sebagai Bupati Kapuas Hulu sejak 26 Februari 2021. Lahir di Lung Linge Hatung pada 14 Agustus 1981, Fransiskus telah menunjukkan komitmen dan kepedulian yang besar terhadap masyarakat Kapuas Hulu. Latar Belakang dan Pendidikan Sejak masa kecilnya, Fransiskus Diaan telah menunjukkan tekad yang kuat dalam menuntut ilmu. Ia memulai pendidikan dasar di SD Negeri 19 Tanjung Karang, Mendalam, dari tahun 1987 hingga 1993. Pendidikan menengah pertama ditempuhnya di SMP Datah Kayaan, Mendalam (1993-1996), dan kemudian melanjutkan ke SMA Karya Budi, Putussibau, dari tahun 1997 hingga 2000. Setelah menyelesaikan pendidikan menengahnya, Fransiskus melanjutkan studi ke jenjang Strata I di Universitas Tanjungpura, Pontianak, yang diselesaikannya pada tahun 2004. Pendidikan formal yang ditempuhnya menjadi landasan kuat bagi Fransiskus dalam menjalani karir politik dan kepemimpinan. Pengalaman dan Kursus Kepemimpinan Untuk memperkuat kapasitas kepemimpinannya, Fransiskus Diaan mengikuti berbagai kursus dan pendidikan kepemimpinan. Pada tahun 2015, ia mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan, khusus untuk calon kepala daerah. Pengalaman ini membekalinya dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memimpin dengan efektif dan bijaksana. Karir Politik Fransiskus Diaan memulai karir politiknya dengan bergabung dalam PDI Perjuangan. Pada tahun 2005, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Landak, posisi yang dipegangnya hingga tahun 2010. Kemudian, ia dipercaya sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat, mulai dari tahun 2010 hingga 2015, dan kembali menjabat posisi yang sama hingga tahun 2020. Dedikasinya dalam partai ini menunjukkan kepercayaan dan integritas yang dimiliki oleh Fransiskus. Karir Profesional Selain berkarir di dunia politik, Fransiskus Diaan juga memiliki pengalaman di dunia bisnis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur PT. Duta Daya Kalimantan dari tahun 2008 hingga 2015. Selain itu, ia juga menjadi Komisaris Utama di PT. Alam Lening (2009-2015) dan Direktur Utama PT. Sumber Inti Sentosa (2011-2015). Pengalaman di berbagai perusahaan ini membekalinya dengan wawasan dan keterampilan manajerial yang sangat berguna dalam mengelola pemerintahan daerah. Visi dan Dedikasi Sebagai Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan memiliki visi untuk membangun daerah yang maju dan sejahtera. Dedikasinya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kapuas Hulu tercermin dalam berbagai program dan kebijakan yang diusungnya. Selama masa jabatannya yang berlangsung dari tahun 2021 hingga 2024, Fransiskus terus berupaya untuk memperbaiki infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di daerahnya. Kehadiran Fransiskus Diaan sebagai Bupati Kapuas Hulu memberikan harapan baru bagi masyarakat. Dengan pengalaman yang luas dan dedikasi yang tinggi, ia diharapkan dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Kabupaten Kapuas Hulu. (ad)