Pemprov Kalbar memastikan bahwa PPPK yang dinyatakan lolos seleksi anggaran 2024 tetap menerima gaji. (Dok. PIFA/Lydia Salsabila)

Pemprov Kalbar memastikan bahwa PPPK yang dinyatakan lolos seleksi anggaran 2024 tetap menerima gaji. (Dok. PIFA/Lydia Salsabila)

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalPemprov Kalbar Pastikan PPPK yang Dinyatakan Lolos Seleksi Tetap Menerima Gaji

Pemprov Kalbar Pastikan PPPK yang Dinyatakan Lolos Seleksi Tetap Menerima Gaji

Pontianak | Senin, 10 Maret 2025

PIFA.CO.ID, LOKAL - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 yang telah dinyatakan lolos seleksi namun pengangkatannya ditunda hingga Maret 2026 tetap dapat menerima gaji.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson usai menerima audensi dari Persatuan Tenaga Kontrak Kalimantan Barat (PTKKB), di Kantor Gubernur Kalbar pada Senin (10/3/2025).

“Pemerintah provinsi tetap menganggarkan gaji bagi P3K yang sudah dinyatakan lolos seleksi. Tidak ada istilah nanti gajinya putus,” ujarnya.

Lebih lanjut Harisson mengatakan gaji yang akan didapatkan oleh P3K tersebut nantinya berasal dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

“Gaji ini dari RAPBD,” tambahnya.

Selain itu, terkait calon PPPK yang sudah mendekati usia 60 tahun, Harisson mengungkapkan bahwa mereka tetap akan diakomodir dan diangkat sebagai pegawai PPPK untuk satu tahun, berdasarkan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kemudin untuk usai (CP3K) yang mendekati 60 tahun sebenarnya sudah ada surat dari BKN mereka tetap di akomodir di angkat seama satu tahun sebagai pegawai P3K,” pungkasnya.

Sebelumnya, ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) yang telah dinyatakan lulus seleksi tahun 2024 menggelar aksi audiensi di Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Senin (10/03/2025).

Aksi tersebut diketahui untuk menolak Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang menunda pengangkatan hingga Oktober 2025 dan Maret 2026 mendatang. Mereka meminta agar pengangkatan CPNS dan CPPPK dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Rekomendasi

Foto: Majelis Hakim Tolak Eksepsi Hasto Kristiyanto, Sidang Dilanjutkan ke Pokok Perkara | Pifa Net

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Hasto Kristiyanto, Sidang Dilanjutkan ke Pokok Perkara

Indonesia
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Perdana Tahun Ini! Seluruh Pengguna Sport Model Saling Sinergi dan Perkuat Solidaritas di Event Yamaha Synergy Ride | Pifa Net

Perdana Tahun Ini! Seluruh Pengguna Sport Model Saling Sinergi dan Perkuat Solidaritas di Event Yamaha Synergy Ride

Indonesia
| Kamis, 24 April 2025
Foto: Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba | Pifa Net

Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: OpenAI Ungkap Ketertarikan Akuisisi Chrome | Pifa Net

OpenAI Ungkap Ketertarikan Akuisisi Chrome

Dunia
| Rabu, 23 April 2025
Foto: Saham Tesla Anjlok Terbesar dalam Sejarah Usai Elon Musk Berseteru dengan Donald Trump | Pifa Net

Saham Tesla Anjlok Terbesar dalam Sejarah Usai Elon Musk Berseteru dengan Donald Trump

Internasional
| Jumat, 6 Juni 2025
Foto: Klasemen Liga Italia: Perebutan Scudetto Menegangkan hingga Laga Terakhir! | Pifa Net

Klasemen Liga Italia: Perebutan Scudetto Menegangkan hingga Laga Terakhir!

Italia
| Senin, 19 Mei 2025
Foto: Kiss of Life Umumkan Konser Perdana di Jakarta dalam Tur Dunia 2025 | Pifa Net

Kiss of Life Umumkan Konser Perdana di Jakarta dalam Tur Dunia 2025

Jakarta
| Senin, 20 Januari 2025
Foto: Manchester United Tantang Lyon di Perempatfinal Liga Europa 2024/2025 | Pifa Net

Manchester United Tantang Lyon di Perempatfinal Liga Europa 2024/2025

Inggris
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Ahli Herbal: Rempah dan Jamu Bantu Redam Efek Makanan Berlemak Saat Iduladha | Pifa Net

Ahli Herbal: Rempah dan Jamu Bantu Redam Efek Makanan Berlemak Saat Iduladha

Indonesia
| Jumat, 23 Mei 2025
Foto: Nita Vior Sibuk sebagai Pengantin Baru, Belajar Masak untuk Vincent Kosasih | Pifa Net

Nita Vior Sibuk sebagai Pengantin Baru, Belajar Masak untuk Vincent Kosasih

Indonesia
| Minggu, 19 Januari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Antusias, Penggemar Meet & Greet dengan Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP di Sirkuit Mandalika | Pifa Net

Antusias, Penggemar Meet & Greet dengan Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP di Sirkuit Mandalika

PIFA, Sports - Para penggemar sangat antusias hadir di sirkuit menjadi bagian dari kemeriahan MotoGP Mandalika yang berlangsung 14-15 Oktober 2023. Tidak hanya menyaksikan langsung keseruan balapan di sirkuit Mandalika, bahkan mereka juga berkesempatan mengikuti Meet & Greet dengan para pembalap MotoGP kenamaan. Kesempatan spesial itu seperti yang diberikan oleh Yamaha Indonesia untuk puluhan konsumen dan media. Sesi istimewa diperoleh karena dapat mengunjungi paddock Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, serta bertemu langsung dan berfoto bersama duo pembalap tim Monster Energy Yamaha MotoGP itu. Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli pun tampak senang menyambut kehadiran konsumen dan media dari Indonesia.  ”Menyenangkan rasanya datang kembali ke Indonesia dalam rangkaian balapan MotoGP Mandalika. Saya menyukai Indonesia, orang-orangnya ramah dan penggemar sangat antusias menyaksikan race. Saya dapat merasakan besarnya passion dari fans dan terimakasih untuk dukungan mereka yang menambah semangat saya buat balapan di sirkuit Mandalika,” ungkap Fabio Quartararo. Sama halnya dengan Franco Morbidelli yang terlihat gembira datang kembali ke Indonesia dan bertemu pecinta Yamaha MotoGP.  ”Ini kali kedua di tahun 2023 ini saya berkunjung ke Indonesia, sebelumnya ke Jakarta untuk event Yamaha Indonesia dan bulan Oktober ini kembali ke sirkuit Mandalika. Selalu ada hal-hal yang menarik di sini dan saya sangat menikmatinya. Fans juga terus memberikan support yang membuat saya terkesan saat datang ke Indonesia, istimewa rasanya balapan dengan dukungan seperti ini di sirkuit Mandalika,” tutur Franco Morbidelli. Meet & Greet dengan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli menjadi pengalaman tak terlupakan. Sambutan hangat dua pembalap tim Monster Energy Yamaha MotoGP itu pun membuat para penggemar makin bahagia. Hal ini jelas memperlihatkan baik pembalap maupun fans juga sangat menikmati kemeriahan rangkaian putaran MotoGP di Indonesia.

Mandalika
| Selasa, 17 Oktober 2023

Politik

Foto: PDIP Ungkap Ridwan Kamil Masuk dalam Daftar Kandidat Cawapres 2024, Bakal Duet Ganjar-RK? | Pifa Net

PDIP Ungkap Ridwan Kamil Masuk dalam Daftar Kandidat Cawapres 2024, Bakal Duet Ganjar-RK?

PIFA, Politik - Petinggi DPP PDIP, Ahmad Basarah, mengatakan bahwa politikus Golkar, Ridwan Kamil (RK), masuk dalam daftar pertimbangan sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang mendampingi Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden 2024. "Saya kira Pak RK sebagai salah satu tokoh kepala daerah yang dinilai juga sukses memimpin Jabar sebagai satu kandidat yang masuk dalam pertimbangan-pertimbangan tersebut," ungkap Basarah di rumah relawan pemenangan Ganjar, Selasa (5/9) kemarin, dikutip dari CNN Indonesia. Namun demikian, Basarah menegaskan bahwa calon cawapres yang sedang dipertimbangkan bersama Ganjar tidak hanya terbatas pada Ridwan Kamil. Basarah menyebut bahwa ada beberapa nama lain yang juga sedang dalam proses evaluasi.  Menarik untuk ditunggu, akankah terealisasi duet Ganjar-RK di Pilpres 2024? Seperti diketahui, Ridwan Kamil adalah wakil ketua umum Partai Golkar. Dalam konteks situasi saat ini, Golkar telah membentuk koalisi dengan Gerindra, PAN, dan PBB untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Mengenai hal ini, Basarah mengatakan bahwa kerja sama dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, tidak hanya antara partai politik. "Tetapi juga bisa saja kerja sama dengan waka calon wakil presiden bukan berasal dari Parpol. Misalnya purnawirawan TNI, tokoh agama, bisa dari profesional, bisa saja anggota kabinetnya Pak Jokowi saat ini," imbuh Basarah. Basarah juga menggarisbawahi bahwa dinamika politik saat ini masih terus berubah dan berkembang, termasuk dalam konteks koalisi politik. Menurutnya, peta koalisi masih bisa mengalami perubahan sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Menurut Basarah, faktor-faktor tersebut merupakan alasan mengapa pengumuman cawapres Ganjar belum dilakukan, karena situasi politik masih terus berubah dan dinamis. Sebelumnya, nama Ridwan Kamil sempat tersingkir dari daftar calon cawapres Ganjar setelah Golkar resmi bergabung dalam koalisi dengan Gerindra. Pada akhir Agustus, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menyebut bahwa ada lima nama yang masih dalam pertimbangan sebagai calon cawapres Ganjar, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, Sandiaga Salahudin Uno, Erick Thohir, dan Andika Perkasa. Petinggi PDIP, Said Abdullah, juga menyebut bahwa Gibran Rakabuming juga sedang dipertimbangkan. (yd)

Indonesia
| Kamis, 7 September 2023

Lokal

Foto: Informasi Geospasial Dasar Kebijakan Pembangunan Kubu Raya | Pifa Net

Informasi Geospasial Dasar Kebijakan Pembangunan Kubu Raya

Berita Lokal, PIFA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan penyelenggaraan Informasi Geospasial melalui simpul jaringan informasi geospasial daerah, diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan daerah serta menavigasi dalam pengambilan kebijakan pembangunan di Kubu Raya.  “Melalui penyelenggaraan informasi geospasial daerah, data dan informasi yang bersifat akurat, mutakhir, terintegrasi, akuntabel dan handal, mudah diakses serta berkelanjutan,” ungkapnya, usai membuka Lokakarya Penguatan Peta Kerja Pembangunan Infrastruktur Informasi Geospasial Daerah Kabupaten Kubu Raya, kemarin.  Muda menambahkan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah dapat dilakukan secara tepat, efektif, efisien, berkeadilan, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.  "Melalui simpul jaringan informasi geospasial daerah, tanggung jawab terhadap data atau informasi geospasial tematik menjadi lebih jelas,” katanya.  Dengan demikian, lanjut Muda, para pemangku kepentingan dalam melaksanakan program pembangunan di daerah dapat mendarat tepat pada sasaran pembangunan secara masif, terukur dan berdampak secara optimal serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. "Untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan informasi geospasial daerah, dikembangkan aplikasi webgis kepong bakul, sebagai instrumen analisa data dan informasi geospasial dalam berbagai data dan informasi geospasial,” lanjutnya.  Dia menambahkan, manfaat lain dari aplikasi geoportal adalah untuk menghindari duplikasi data, sehingga kebijakan satu peta (one map policy) dapat terimplementasi dengan baik.  “Terutama data yang ada dapat disajikan lebih baik dan terintegrasi secara online antar simpul jaringan maupun simpul jaringan informasi geospasial nasional,” ungkapnya. Selain itu, Muda menambahkan, geoportal juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari portal ekosistem data dalam mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI) tingkat daerah Kabupaten Kubu Raya. “Semoga lokakarya penguatan peta kerja pembangunan infrastruktur informasi geospasial daerah Kabupaten Kubu Raya dapat berjalan lancar. Ini demi mewujudkan Kabupaten Kubu Raya yang bahagia, bermartabat, terdepan, berkualitas dan religius. Dari Kubu Raya untuk Indonesia,” tutupnya.  Sementara, Ibnu Sofian, Deputi Bidang Informasi Geospasial melihat pembangunan IKN yang ditempatkan di Pulau Kalimantan, tentu mempengaruhi perekonomian. Perputaran ekonomi sangat tinggi, terutama ekonomi digital akan sangat memiliki dampak yang luas. "Kita ini sudah masuk Industri 4.0, sebetulnya geospasial itu dasar untuk industrinya, tidak hanya dari sisi perencanaan, tetapi investasi sampai ke komersialisasi data tersebut. Contoh aplikasi online, itu ditentukan posisi yang diperoleh data dari geospasial, logistik, penyebaran barang, lokasi warung dan segala macam dan bisa dipantau dengan baik," ucapnya.  Dia melanjutkan, jadi data geospasial adalah jantung dari industri ke depan dan Kubu Raya menjadi pioner untuk masa depan itu untuk pengembangan industri, karena SDMnya di sisi pemerintahan sudah siap dibandingkan dengan daerah lain.  "Meskipun IKN pindah ke Kalimantan, pusat industrinya bisa menyebar, tidak hanya terpusat di pulau jawa. Kita tidak ingin jadi Jawa sentris. Saya berharap, Kubu Raya menjadi presuar jadi titik awal pengembangan industri. Seperti saat ini yang mengembangkan data geospasial ada di daerah Sumedang," ucapanya.

Kubu Raya
| Jumat, 19 Agustus 2022
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5