CNN Indonesia

CNN Indonesia

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPengacara Ungkap Versi Ruben Onsu soal Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar

Pengacara Ungkap Versi Ruben Onsu soal Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar

Nasional | Jumat, 21 Agustus 2026

Pengacara selebritas Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan versi kliennya terkait perkara dugaan penipuan dan penggelapan dana Rp3,5 miliar yang kini ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Sebelumnya, penyidik menetapkan Ruben sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi bisnis.

Namun, menurut Minola, persoalan tersebut bermula dari hubungan pinjam-meminjam uang, bukan investasi. Dalam perkembangannya, hubungan tersebut kemudian berubah menjadi kerja sama bisnis.

"Kalau investasi kan berarti kan Ruben menyuntikkan anggaran, kan begitu ya. Tapi ini kan kerja sama. Kalau menurut cerita Ruben ke saya kan ini kerja sama. Jadi memang niatnya minjam uang," kata Minola, Jumat (21/8), dikutip dari detikHot.

"Pinjam uang, kemudian pinjaman itu dikasih, tapi kemudian ada ide bagaimana kalau kerja sama, Ruben digunakan untuk kepentingan perusahaan itu yang saling menguntungkan. Dan kemudian akan ada imbalan dan kemudian imbalan itu akan diperhitungkan sebagai pembayaran dari kewajiban," sambungnya.

Minola mengatakan kerja sama tersebut kemudian tidak dilanjutkan atas keinginan pihak pemberi pinjaman. Dengan demikian, menurut versi Ruben, yang tersisa adalah kewajiban untuk mengembalikan pinjaman.

Namun, Minola mengaku tidak mengetahui secara detail bagaimana persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi perkara hukum dengan tuduhan penipuan dan penggelapan.

Menurut Minola, Ruben memilih tidak memperdebatkan persoalan mengenai benar atau salahnya perkara tersebut dan ingin fokus menyelesaikannya.

"Nah, namun Ruben bilang bahwa dia yakin bahwa dia dengan pertolongan Tuhan dan juga doa dari teman-teman semuanya, dalam waktu dekat dia bisa menyelesaikan masalah ini karena kan masalahnya kan cuma hanya masalah uang ya, yang lebih kurang Rp3,5 miliar itu yang dikatakan digelapkan dan ditipu sama Ruben," tutur Minola.

"Padahal ini dari versi Ruben adalah berawal dari utang. Nah, dan Ruben gak mau berdebat tentang masalah benar salahnya itu, tapi hanya dia mengatakan, 'saya hanya akan menyelesaikan masalah itu secepat mungkin'," sambungnya.

Kendala Ruben Onsu

Minola mengatakan Ruben mengalami kendala dalam memenuhi kewajiban finansialnya. Salah satunya, menurut dia, kerugian akibat dugaan tindakan karyawan yang dipercaya Ruben.

"Jadi kendalanya ya hanya seperti itu. Yang membuat dia harus ada lubang besar itu, pertama adalah tentu masalah adanya tindakan karyawan kepercayaannya yang menikam dia dari belakang, yang menggelapkan aset-asetnya, menjual aset-asetnya, kartu kreditnya yang kalau ditotal kerugiannya itu hampir mencapai Rp 100 miliar," ungkap Minola.

Selain itu, Ruben disebut memiliki sejumlah kewajiban lain dan persoalan terkait aset.

Minola juga menyebut perceraian Ruben dengan Sarwendah turut memengaruhi kondisi yang dihadapinya.

"Akibatnya, ya karena dia baru mengalami perceraian, tidak fokus, ada anggaran-anggaran yang harus dia siapkan, masalah rumah, masalah lain-lain," sambungnya.

Minola memastikan Ruben tidak menghindari proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, Ruben memilih menjalani proses tersebut dan berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.

Sebelumnya, polisi menetapkan Ruben sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara serta memeriksa saksi dan saksi ahli.

Perkara tersebut dilaporkan pada 22 Agustus 2025 dan naik ke tahap penyidikan pada 25 April 2026. Dalam perkara ini, korban disebut mengalami kerugian sekitar Rp3,5 miliar.

Ruben diduga menawarkan investasi dalam bisnisnya dengan janji keuntungan dalam jangka waktu tertentu. Namun, keuntungan yang dijanjikan disebut tidak diterima dan modal awal juga belum dikembalikan.

Ruben dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Rekomendasi

Foto: Raditya Dika dan Yono Bakrie Gegerkan Dunia Maya dengan Podcast 24 Jam Non-Stop | Pifa Net

Raditya Dika dan Yono Bakrie Gegerkan Dunia Maya dengan Podcast 24 Jam Non-Stop

Pifabiz
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: AC Milan Resmi Rekrut Samuele Ricci dari Torino, Kontrak hingga 2029 | Pifa Net

AC Milan Resmi Rekrut Samuele Ricci dari Torino, Kontrak hingga 2029

Sports
| Minggu, 6 Juli 2025
Foto: Psikoterapis: Menangis Bantu Redakan Stres dan Sehatkan Mental | Pifa Net

Psikoterapis: Menangis Bantu Redakan Stres dan Sehatkan Mental

Lifestyle
| Jumat, 24 Oktober 2025
Foto: Sapu Bersih Kemenangan, Yamaha Dominasi Seri 2 Mandalika Racing Series | Pifa Net

Sapu Bersih Kemenangan, Yamaha Dominasi Seri 2 Mandalika Racing Series

Sports
| Sabtu, 12 Juli 2025
Foto: Borneo FC Bungkam PSIM Yogyakarta 3-1 di Stadion Sultan Agung | Pifa Net

Borneo FC Bungkam PSIM Yogyakarta 3-1 di Stadion Sultan Agung

Sports
| Senin, 15 September 2025
Foto: Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa | Pifa Net

Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa

Nasional
| Kamis, 2 Oktober 2025
Foto: Skuad Garuda Semakin Lengkap di Sydney, Siap Hadapi Tim Kangguru | Pifa Net

Skuad Garuda Semakin Lengkap di Sydney, Siap Hadapi Tim Kangguru

Australia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Tampil Stand-Out, Ratusan Gang Alpha Meriahkan Gelaran We Are Aerox Society di Pontianak & Makassar | Pifa Net

Tampil Stand-Out, Ratusan Gang Alpha Meriahkan Gelaran We Are Aerox Society di Pontianak & Makassar

Pontianak
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Cedera, Mees Hilgers Dipastikan Absen di Laga Indonesia vs Bahrain | Pifa Net

Cedera, Mees Hilgers Dipastikan Absen di Laga Indonesia vs Bahrain

Indonesia
| Minggu, 23 Maret 2025
Foto: Istana Tanggapi Video Monolog Gibran yang Tuai Banyak Kritik dari Publik | Pifa Net

Istana Tanggapi Video Monolog Gibran yang Tuai Banyak Kritik dari Publik

Indonesia
| Senin, 28 April 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Inter Milan Siap Balas Dendam, Incar Tanda Tangan Hugo Lloris dari Tottenham | Pifa Net

Inter Milan Siap Balas Dendam, Incar Tanda Tangan Hugo Lloris dari Tottenham

PIFA, Sports - Inter Milan telah merencanakan sebuah tindakan balas dendam dengan menyiapkan mahar untuk merekrut Hugo Lloris dari Tottenham Hotspur dalam bursa transfer musim panas ini. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Inter Milan sangat serius dalam upaya mendatangkan Hugo Lloris dari Tottenham Hotspur sejak pembukaan jendela transfer pada 1 Juli 2023. Motivasi di balik minat kuat Inter Milan ini adalah antisipasi kehilangan Andre Onana yang terus digoda oleh Manchester United untuk bergabung dengan mereka. Sebelumnya, Inter Milan telah mencoba untuk mendatangkan Guglielmo Vicario dari Empoli sebagai opsi alternatif. Mereka bahkan telah melakukan pertemuan dengan pihak Empoli, Guglielmo Vicario, dan agennya. Namun, situasi berubah ketika Guglielmo Vicario akhirnya memilih untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan. Tottenham Hotspur disebut telah setuju untuk menebus Vicario dengan biaya sebesar 19 juta euro, atau sekitar Rp316 miliar. Kehilangan Guglielmo Vicario telah membuat pintu Inter Milan tertutup rapat untuk merekrutnya. Oleh karena itu, Inter Milan kini sedang menjelajahi opsi lain di pasar transfer, dengan nama Hugo Lloris menjadi sorotan mereka. Selain menyiapkan sejumlah dana yang signifikan, Inter Milan membaca situasi yang menguntungkan terkait kontrak Hugo Lloris dengan Tottenham Hotspur yang akan berakhir pada 30 Juni 2024. Hal ini berarti Tottenham Hotspur akan kehilangan Hugo Lloris secara gratis pada bursa transfer musim panas tahun depan. Dalam situasi ini, Inter Milan melihat peluang yang menguntungkan untuk merekrut Hugo Lloris dengan harga yang lebih terjangkau. Mereka berharap dapat memanfaatkan keadaan ini untuk memperkuat skuad mereka di posisi penjaga gawang. Inter Milan siap melancarkan serangan balas dendam dengan merekrut Hugo Lloris, dan semua mata akan tertuju pada perkembangan transfer ini. (hs)

Italia
| Sabtu, 8 Juli 2023

Lifestyle

Foto: 5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berbarengan Saat Minum Kopi | Pifa Net

5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Berbarengan Saat Minum Kopi

PIFA, Lifestyle - Bagi penikmat kopi tentu belum lengkap rasanya tanpa hidangan seperti pisang goreng hingga aneka kue. Namun, rupanya menurut beberapa pakar ada makanan yang sebaiknya dihindari saat menikmati kopi. Sebab kopi memiliki kandungan yang ternyata dapat memengaruhi penyerapan suatu nutrisi lain dari makanan. Hal ini dapat merusak manfaat makanan yang kamu konsumsi. Berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya kamu hindari berbarengan dengan minum kopi.  1. Buah jeruk atau lemon Minuman kopi campur jeruk atau lemon, sejatinya sekarang ini sudah menjadi tren umum. Tapi rupanya, bagi mereka yang memiliki perut agak sensitif, minum kopi campur lemon atau jeruk bisa menganggu pencernaan. Menurut hasil penelitian dalam jurnal Disease of The Colon and Rectum, kopi dapat merangsang usus besar, yang mana akan meningkatkan risiko buang air besar secara terus-menerus. Tak hanya itu, asamnya kopi dan jeruk juga mampu memicu asam lambung naik hingga maag. 2. Daging merah Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dapat memengaruhi penyerapan nutrisi dalam usus, terutama zat besi. Ini artinya, minum kopi saat makan steak, misalnya, dapat mengurangi penyerapan zat besi dalam tubuh. Padahal, zat besi berperan penting dalam menjaga sirkulasi darah, produksi hormon, dan menjaga imunitas. 3. Gorengan Makan pisang goreng sambil minum kopi, adalah salah satu kebiasaan makan favorit masyarakat Indonesia. Tapi ternyata, hal ini tidak disarankan, lho. Ini karena, penelitian mengungkapkan mengonsumsi gorengan dan kopi memiliki efek samping meningkatkan risiko dislipidemia; yaitu kadar lemak abnormal dalam aliran darah. 4. Sereal Sereal sarapan, terutama yang ditambahkan dengan nutrisi tertentu, seperti mineral, seng, dan vitamin esensial, sebaiknya tidak kamu konsumsi saat tengah minum kopi. Ini lagi-lagi, karena kopi dapat menghambat penyerapan nutrisi-nutrisi tersebut. 5. Makanan tinggi natrium Ahli gizi mengungkapkan sebuah penelitian yang menemukan hubungan antara konsumsi makanan tinggi natrium dengan kopi. Rupanya, makanan tinggi natrium atau garam, saat dikonsumsi berbarengan dengan kopi, sama-sama dapat meningkatkan tekanan darah. Tentunya hal ini tidak baik bagi kesehatan. (ly)

Indonesia
| Selasa, 6 Agustus 2024

Nasional

Foto: Pemerintah Perkuat Surveilans dan Karantina Guna Antisipasi Covid-19 Varian Omicron yang Meningkat Kasus Globalnya | Pifa Net

Pemerintah Perkuat Surveilans dan Karantina Guna Antisipasi Covid-19 Varian Omicron yang Meningkat Kasus Globalnya

Berita Nasional, PIFA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat surveilans dan karantina sebagai upaya untuk mengantisipasi naiknya kasus Covid-19 varian Omicron yang dalam sepekan terakhir ini signifikan peningkatan kasus globalnya. Budi melaporkan, kasus Omicron global meningkat delapan kali lipat, dari yang sebelumnya 7.900 kini menjadi 62.342 kasus.  “Kami dengan bantuan TNI, Polri, dan Kemendagri akan memperkuat proses surveilans dan juga karantina di pintu masuk-pintu masuk laut dan darat,” kata Menkes Budi dalam keterangan pers usai Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (20/12) yang digelar secara virtual.  Menkes menambahkan, tingkat positivity rate pelaku perjalanan yang masuk melalui jalur darat dan laut cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jalur udara. “Dalam seminggu terakhir terjadi peningkatan pelaku perjalanan luar negeri yang cukup tinggi di seluruh pintu masuk. Kita sudah amati, semua kita tes PCR dan genome sequencing, ternyata pintu masuk laut dan pintu masuk darat jauh lebih tinggi positivity rate-nya dibandingkan pintu masuk udara,” ungkapnya.  Selain dengan tes whole genome sequencing (WGS), lanjut Menkes, pihaknya juga menggunakan tes PCR dengan metode S gene target failure (STGF) yang dapat lebih cepat mendeteksi varian COVID-19. “Tes PCR dengan SGTF berfungsi sebagai marker jadi tidak 10 persen seperti WGS tapi kemungkinan besar bisa mendeteksi Omicron dalam waktu 4-6 jam saja, sedangkan WGS membutuhkan 3-5 hari,” terang dia. Terkait kasus Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia, Menkes dalam rilis Setkab RI (21/12) menegaskan bahwa semua kasus tersebut berasal dari luar negeri atau imported case. “Sekarang kita sudah bisa mengonfirmasi bahwa tenaga kebersihan tersebut kenanya pada tanggal 8 Desember berasal dari pelaku perjalanan luar negeri seorang wanita Indonesia yang datang pada tanggal 27 November dari Nigeria. Jadi sudah terbukti bahwa semua kasus yang ada di Indonesia adalah imported case,” lanjutnya.  Lebih lanjut, Budi menuturkan, pengetatan pintu kedatangan negara pun dilakukan pemerintah untuk mencegah adanya kasus imported case terutama varian Omicron. “Perlu kita perketat kedatangan luar negeri kita dan karantina kita agar kasus-kasus yang datang dari Nigeria, yang datang dari London, yang datang dari Guyana, Amerika ini bisa terus kita jaga,” tutupnya. 

Jakarta
| Selasa, 17 Mei 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5