Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA. Instagram

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA. Instagram

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalPenyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Resmi Ditahan Terkait Pemerkosaan Siswi SMA

Belu | Rabu, 11 Maret 2026

PIFA, Belu - Penyanyi yang pernah masuk Top 6 Indonesian Idol 2025, Petrus Yohanes Debrito Armando Jaga Kota alias Piche Kota, resmi ditahan oleh penyidik Polres Belu pada Rabu (11/3) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.

Kapolres Belu I Gede Eka Putra Astawa mengatakan penahanan dilakukan setelah tersangka dinyatakan sehat oleh tim medis di RSUD Gabriel Manek Atambua. Sebelumnya penahanan terhadap Piche sempat dibantarkan karena ia mengalami sakit dan harus menjalani perawatan setelah ditangkap pada Sabtu (28/2).

“Penyidik Satreskrim Polres Belu telah melaksanakan penahanan terhadap tersangka berinisial PK setelah dilakukan penarikan pembantaran dan penahanan lanjutan. Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rutan Polres Belu,” kata Astawa dalam keterangan tertulis.

Piche ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan dari seorang siswi SMA berinisial ACT (16) terkait dugaan pemerkosaan. Dalam kasus ini, dua tersangka lain yakni RM alias Roy dan RS alias Rifle telah lebih dahulu ditahan.

Ketiganya dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pemerkosaan atau persetubuhan terhadap anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Minggu (11/1) di sebuah hotel di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga diperkosa saat berada dalam kondisi tidak sadar setelah pesta minuman keras bersama para tersangka.

Rekomendasi

Foto: Menkomdigi Meutya Hafid Akan Resmikan Regulasi eSIM dalam Dua Pekan | Pifa Net

Menkomdigi Meutya Hafid Akan Resmikan Regulasi eSIM dalam Dua Pekan

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: KPK Akan Pelajari Dokumen dari Menteri UMKM soal Perjalanan Istri ke Eropa | Pifa Net

KPK Akan Pelajari Dokumen dari Menteri UMKM soal Perjalanan Istri ke Eropa

Nasional
| Minggu, 6 Juli 2025
Foto: Bayindir Dipuji Legenda Premier League Usai Jadi Pahlawan MU saat Kalahkan Arsenal di FA Cup | Pifa Net

Bayindir Dipuji Legenda Premier League Usai Jadi Pahlawan MU saat Kalahkan Arsenal di FA Cup

Inggris
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Bahlil: Perang Tarif Bukan Masalah Serius | Pifa Net

Bahlil: Perang Tarif Bukan Masalah Serius

Indonesia
| Kamis, 17 April 2025
Foto:   FC Barcelona Mengakhiri Kontrak Clement Lenglet Lebih Awal | Pifa Net

FC Barcelona Mengakhiri Kontrak Clement Lenglet Lebih Awal

Sports
| Selasa, 10 Juni 2025
Foto: Puluhan Karyawan Dipecat karena Berpura-pura Kerja dengan Keyboard Palsu | Pifa Net

Puluhan Karyawan Dipecat karena Berpura-pura Kerja dengan Keyboard Palsu

Amerika Serikat
| Minggu, 9 Maret 2025
Foto: Disdikbud Kalbar Tegaskan Tidak Ada Pemotongan dalam Penyaluran Dana PIP | Pifa Net

Disdikbud Kalbar Tegaskan Tidak Ada Pemotongan dalam Penyaluran Dana PIP

Kalbar
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Selebrasi 1 Dekade NMAX : Journalist MAXi Community Touring ke Pantai Selatan Jawa | Pifa Net

Selebrasi 1 Dekade NMAX : Journalist MAXi Community Touring ke Pantai Selatan Jawa

Indonesia
| Sabtu, 24 Mei 2025
Foto: Hindari Cedera, Ini 5 Kesalahan Umum Pemula Saat Mulai Latihan di Gym | Pifa Net

Hindari Cedera, Ini 5 Kesalahan Umum Pemula Saat Mulai Latihan di Gym

Indonesia
| Senin, 14 April 2025
Foto: Yamaha Perkuat Edukasi Safety Riding untuk Pelajar Lewat Program Y2C | Pifa Net

Yamaha Perkuat Edukasi Safety Riding untuk Pelajar Lewat Program Y2C

Otomotif
| Selasa, 25 November 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Polisi Tangkap 10 Orang Terduga Pelaku Perusak Tempat Ibadah Jemaah Ahmadiyah Sintang | Pifa Net

Polisi Tangkap 10 Orang Terduga Pelaku Perusak Tempat Ibadah Jemaah Ahmadiyah Sintang

Sintang - Para  terduga perusak Masjid Jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), ditangkap. Kapolda Kalbar dan Kapolres Sintang mengkomfirmasikan saat ini sudah ada 10 orang yang diamankan dan akan ada tindakan pemeriksaan,  Minggu (5/9/2021) Dilansir dari Kompascom, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan, mereka yang telah diamankan masih menjalani pemeriksaan. "Betul. Sampai dengan saat ini, ada 10 orang yang diamankan terkait perusakan masjid Ahmadiyah di Sintang," katanya. Donny tidak menjelaskan lebih jauh langkah hukum yang akan dilakukan. Diberitakan, sejumlah massa mendatangi jemaah Ahmadiyah di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat (3/9/2021) siang yang melakukan perusakan dan pembakaran tempat Ibadah. Dari peristiwa tersebut, bangunan masjid mengalami kerusakan karena dilempar dan bangunan belakang tempat ibadah dibakar massa. “Ada bangunan yang dirusak dan dibakar oleh massa berjumlah 200 orang. Tidak ada korban jiwa. Saat ini gabungan TNI dan Polri berjumlah lebih dari 300 personel sudah berada di lokasi kejadian,” katanya. Donny menerangkan, saat ini aparat keamanan fokus mengamankan jemaah Ahmadiyah yang berjumlah 72 jiwa atau 20 kepala keluarga serta bangunan masjid. “Situasi sudah terkendali, massa sudah kembali,” Tutupya

Tim Redaksi
| Senin, 6 September 2021

Lokal

Foto:   61 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem | Pifa Net

61 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem

PIFA, Lokal — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak mencatat 61 titik panas di wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari terakhir, menandakan masuknya periode krusial yang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Temuan ini menjadi peringatan dini bagi seluruh pihak agar lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran terbuka, terlebih di tengah kondisi cuaca yang masih fluktuatif. "Dengan semakin banyaknya titik panas yang terpantau di Kalbar, kondisi ini menjadi peringatan dini meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," ujar Koordinator Data dan Informasi BMKG Supadio, Sutikno, di Sungai Raya, Senin (14/7/2025). Periode Rawan Karhutla Dimulai BMKG memperkirakan bahwa wilayah Kalbar akan memasuki periode rawan karhutla pada 14–20 Juli 2025, di mana cuaca cenderung lebih kering meski masih terdapat hujan di sejumlah wilayah. Sutikno menyebut, kendati sebagian besar daerah masih mengalami hujan ringan hingga sangat lebat, kondisi tersebut tidak sepenuhnya mengeliminasi potensi kebakaran. "Periode ini harus menjadi perhatian bersama. Terutama agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun, baik untuk membuka lahan maupun membakar sampah," tegasnya. Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Dalam 24 jam terakhir, BMKG mencatat hujan intensitas ringan hingga sangat lebat di beberapa titik. Ke depan, hingga 16 Juli, Kalbar masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari. Cuaca ekstrem ini dapat menimbulkan dampak lanjutan seperti genangan, banjir lokal, bahkan tanah longsor di wilayah rawan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang bisa datang secara tiba-tiba. Kualitas Udara Masih Aman, Tapi Tetap Waspada Sementara itu, kualitas udara di Kalbar per 13 Juli 2025 berdasarkan indeks PM2.5 masih berada dalam kategori baik hingga sedang. Namun, Sutikno memperingatkan bahwa kualitas udara bisa berubah drastis tergantung pada arah angin dan intensitas kebakaran. "Kualitas udara bisa berubah dengan cepat. Karena itu, deteksi dini harus dibarengi dengan upaya pencegahan langsung di lapangan," katanya. Imbauan BMKG untuk Warga Kalbar Sebagai bentuk antisipasi, BMKG Supadio mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat: Tidak melakukan pembakaran terbuka untuk membuka lahan atau membersihkan pekarangan.Mewaspadai hujan lebat, petir, dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari.Mengakses informasi cuaca resmi melalui aplikasi BMKG, media sosial, dan situs web.Melaporkan temuan titik api ke otoritas setempat untuk penanganan cepat. "Karhutla bisa dicegah jika semua pihak, termasuk masyarakat, ikut berperan aktif. Jangan bakar lahan, dan segera laporkan jika melihat potensi api," pungkas Sutikno. BMKG Supadio juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya dalam memantau perkembangan cuaca dan distribusi titik panas untuk meminimalkan risiko bencana di Kalimantan Barat.

Kalbar
| Selasa, 15 Juli 2025

Pifabiz

Foto: Kronologi Anak Selebgram Emy Aghnia Dianiaya Pengasuh, Wajah Penuh Lebam | Pifa Net

Kronologi Anak Selebgram Emy Aghnia Dianiaya Pengasuh, Wajah Penuh Lebam

PIFABiz -  Anak selebgram asal Malang, Emy Aghbia Punjabi menjadi korban kekerasan oleh babysitter berinisial “I”. Kejadian itu dibagikan Emy melalui akun Instagramnya pada, Jumat (30/3/2024). Emy Aghnia membagikan bukti berupa foto dan video anaknya, Cana yang dianiaya oleh babysitter I. Dari unggahan itu terlihat mata kiri Cana mengalami memar hingga lebam dan kesulitan untuk membuka matanya. Selain itu, ada luka di telinga kanan putri Emy. Emy mengaku tak pernah punya masalah dengan babysitter I. Dirinya bahkan menyebut mempercayakan Cana kepada babysitter I karena sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Sehingga ia menitipkan anaknya itu kepada babysitter I selama 2 hari karena ada urusan di Jakarta.  Namun, apa yang seharusnya menjadi penitipan sementara berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka kembali menemukan wajah sang anak mengalami kekerasan fisik penuh lebam, satu mata dan telinga biru. Babysitter I sendiri direkrut dari sebuah yayasan yang cukup tersohor di Surabaya. Namun, Emy tak mau menyebut nama yayasan tersebut.  Saat ini diketahui babysitter I telah yang diduga melakukan penganiayaan itu telah diamankan polisi. (ly)

Jakarta
| Sabtu, 30 Maret 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5