

Peresmian Yamaha Flagship Shop di Bandung. (Dok. Yamaha)
Rekomendasi

Chelsea Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025 Usai Bungkam Esperance 3-0
Sports
| Rabu, 25 Juni 2025

Ifan Seventeen Respons Polemik Penunjukannya sebagai Dirut PFN: Siap Mundur Jika Ada yang Lebih Mampu
Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025

Ahli Peringatkan Risiko Kesehatan dari Penggunaan Headphone Nirkabel
Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025

Jokowi Buka Suara soal Pertemuan Prabowo-Megawati
Jakarta
| Rabu, 9 April 2025

Penelitian Ungkap Beras Merah Mengandung Lebih Banyak Arsenik Karsinogenik Dibandingkan Beras Putih
Indonesia
| Selasa, 15 April 2025

LM Ngaku Hamil 9 Mei 2024 Usai 10 Kali Berhubungan Badan dengan Vadel Badjideh
Pifabiz
| Sabtu, 15 Februari 2025

Prancis Selidiki Dugaan Manipulasi Algoritma oleh Platform X Milik Elon Musk
Tekno
| Senin, 14 Juli 2025

Port FC Juara Piala Presiden 2025 Usai Taklukkan Oxford United 2-1 di Final Dramatis
Sports
| Senin, 14 Juli 2025

Tidak Perlu ke Gym, Olahraga Singkat Ini Ampuh Lawan Efek Duduk Lama di Kantor
Indonesia
| Selasa, 28 Januari 2025

Prabowo akan Luncurkan Badan Pengelola Investasi Danantara pada 24 Februari
Indonesia
| Selasa, 18 Februari 2025
Berita Terkait
Nasional

Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal Dunia
PIFA, Nasional - Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, yang baru-baru ini menjadi terpidana dalam kasus korupsi, meninggal dunia pada hari ini saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letnan Jenderal TNI dr. Albertus Budi Sulistya pada pukul 10.45 WIB. "Benar, (meninggal dunia) pukul 10.45 WIB," ujar Letnan Jenderal Albertus Budi Sulistya di Jakarta, Selasa. Lukas Enembe, yang telah menjabat sebagai Gubernur Papua selama dua periode, beberapa bulan terakhir menjalani persidangan di Jakarta terkait kasus korupsi yang menjerat dirinya. Selama proses hukum, kondisi kesehatannya sempat beberapa kali menurun, dan dia dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Tim hukum Lukas Enembe, termasuk kuasa hukum almarhum, Antonius Eko Nugroho, menginformasikan bahwa jenazah Lukas Enembe rencananya akan dibawa ke Jayapura pada Rabu (27/12) malam. Kasus korupsi yang menimpa Lukas Enembe telah mencapai titik klimaks ketika Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonisnya menjadi pidana penjara selama 10 tahun, denda sebesar Rp1 miliar subsider pidana kurungan empat bulan, serta pembayaran uang pengganti sebesar Rp47,8 miliar. Pada persidangan tingkat pertama, Lukas Enembe divonis 8 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider empat bulan penjara. (ad)
Jakarta
| Selasa, 26 Desember 2023
Lokal

Penggemar Kecewa, Konser Dewa 19 Batal Salah Siapa?
Berita Lokal, PIFA - Konser Dewa 19 di Qubu Resort, Kubu Raya yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (2/12/2022) batal digelar. Hal ini dipicu persoalan perizinan yang belum dipenuhi oleh penyelenggara acara. Pembatalan konser ini menuai reaksi penggemar band legendaris tersebut. Banyak yang kecewa, sebab konser yang merupakan rangkaian 30 tahun Dewa 19 berkarya ini, sudah lama ditunggu. "Kecewe ah" "Apa force majeur nye?" tulis akun @pancaborneofficial mengomentari unggahan video pernyataan pihak penyelenggara acara di akun Pontianak Informasi. Senada, akun @maryawe juga menumpahkan kekecewaannya. Dia bercerita rela meluangkan waktu dan tak kerja hanya untuk pergi ke konser ini dari kampungnya. Namun apes, ketika sudah sampai justru konser batal di ujung waktu penyelenggaraan. "Beli tiket dari hari pertama keluar. Udah datang jauh-jauh dari kampung kamek nij, sampe pontianak batal pula konsernya. Sampe udah atur waktu ndak kerja.. menyedihkan sekali," tulisnya. "Udah beli tiket dari bulan lalu, udah cuti supaya bisa ke Pontianak nonton konser, gataunya gak jadi. Mengsedih," tulis akun @sartikaysrn05 Selain kekecewaan batal nonton konser, warganet juga mempertanyakan proses perizinan yang semestinya sudah dipenuhi oleh penyelenggara. Pasalnya, penjualan tiket dan penentuan schedule sudah dilakukan sejak jauh hari. "Kok bisa sih urusan sepenting perizinan sampe ke skip? Perizinan kann harusnya diurus di awal. Berani bgt ngadain event padahal masalah izin aja belum beres. Event2 sebelumnya aman, trus skrg event sebesar ini malah harus postpone. Tolonglah untuk promotor2 lain jangan sampe mengesampingkan hal penting kaya gini. Masalah uang bisa aja direfund. Tp klo udah ngerugiin waktu tu gmn?" tulis akun @initamii20 di kolom komentar. Kendati demikian, tak sedikit pula yang menyemangati EO penyelenggara event ini, Sagaphoria. Warganet berharap pihak penyelenggara bisa mewujudkan mimpi mereka untuk bertemu band legendaris ini di lain waktu. "Semangat Bg EO," kata akun @derry_richard_pangareho_drp "Yang beli tiket kecewanya biasa saja kok. Yang ndak beli tiket kenapa mencaci maki sumpah serapah ke @sagaphoria hehehe," sambung @niessmaniss. Penyelenggaraan konser band dengan pentolan Ahmad Dhani di Qubu Resort ini mesti ditunda karena terganjal syarat administrasi. Kapolres Kubu Raya, AKBP Jerrold HY Kumontoy mengatakan, konser tidak dapat diselenggarakan karena panitia belum melengkapi syarat perizinan terkait peraturan Satgas Covid-19 yang berlaku. “Ada persyaratan yang belum dapat dipenuhi sampai kemarin. Berkas itu harusnya 3-4 hari lengkap, harusnya bisa segera ajukan ke Polda, tapi sampai saat ini belum dilengkapi,” kata Jerrold. "Kita dari Polres sudah menyepakati untuk tidak memberikan rekomendasi dan meminta EO untuk menunda konser dan segera membongkar tenda," sambung Jerold, Kamis (1/12/2022) petang. Sementara itu, Promotor dari Sagaphoria, Aan Nugroho menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan manajemen Dewa-19 untuk menjadwal ulang konser di Kalbar sambil melengkapi izin dan persyaratan lain. “Arahan Pak Kapolres untuk konser, kita memutuskan untuk postphone atau reschedule. Konser kita tunda dan akan kita laksanakan dalam waktu dekat,” kata Aan. Pihak panitia menyatakan, penonton yang telah membeli tiket dapat merefund atau hold sampai pelaksanaan konser di jadwal ulang. Dan akan diumumkan melalui media sosial Sagaphoria. Sebelumnya, sejumlah konser dan pertunjukan besar digelar dengan lancar di Qubu Resort tanpa adanya hambatan dan pembatalan. Sebut saja event September in Love yang mendatangkan Rizky Febian serta Mahalini. Konser ini dipenuhi sekitar lima ribuan penonton. Selanjutnya event Neon Night yang diisi oleh penampilan Dj Al Ghazali. Pengunjung juga membeludak berpesta pora di Qubu Resort dengan meriah tanpa adanya kendala. Kemudian terakhir, event November In Love yang menghadirkan musisi papan atas skena musik tanah air, mulai dari Budi Do Re Mi hingga Yura Yunita. Sama seperti dua event sebelumnya, acara ini meriah dijejali para penikmat yang ber-euphoria. (ap)
Pontianak
| Jumat, 2 Desember 2022
Teknologi

Fakta-Fakta tentang Pelaku Penembakan Mantan Presiden AS Donald Trump
PIFA, Internasional - Amerika Serikat digemparkan dengan upaya pembunuhan mantan Presiden Donald Trump di Pennsylvania pada Sabtu (13/7) waktu setempat. Insiden ini terjadi saat Trump sedang berbicara di podium kampanye, dan dia selamat meski ditembak dari jarak kurang dari 150 meter. Peluru hanya mengenai telinga kanannya sehingga calon presiden dari Partai Republik itu tidak mengalami luka serius. Namun, seorang peserta kampanye tewas dan dua orang lainnya terluka akibat insiden ini. Secret Service bertindak cepat dan menembak mati pelaku beberapa detik setelah penembakan terjadi. Identitas dan Latar Belakang Pelaku Pelaku diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks, seorang pendukung Republik yang terdaftar sebagai pemilih Partai Republik berdasarkan catatan pemilih negara bagian. Meskipun demikian, Crooks juga tercatat pernah menyumbangkan dana sebesar US$15 atau sekitar Rp241 ribu ke Progressive Turnout Project, sebuah kelompok partisipasi pemilih liberal, pada 20 Januari 2021 melalui platform donasi Demokrat ActBlue. Tanggal sumbangan ini bertepatan dengan pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS, yang merupakan rival Trump dalam pemilu 2020. Profil Pelaku Crooks, yang berusia 20 tahun, bekerja sebagai perawat di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Terampil Bethel Park dan tinggal di pinggiran Pittsburgh, sekitar 56 kilometer dari lokasi kampanye Trump. Mantan teman sekelas dan rekan kerja Crooks mengingatnya sebagai "pria paling manis", pendiam, dan penyendiri. "Dia adalah sosok yang ramah," kata salah satu rekan kerja. "Dia agak kurus, kutu buku, dan sangat pintar. Secara tradisional, dia tidak seperti orang yang paling populer, tetapi dari apa yang saya lihat, saya tidak berpikir bahwa dia adalah orang yang mengintimidasi." Korban Bullying Salah satu teman SMA Crooks, Jason Kohler (21), menyatakan bahwa Crooks pernah dirundung teman-temannya dan sering menyendiri. "Dia bukan anak yang suka berkelompok dan memiliki teman geng, jadi dia selalu menjadi sasaran," papar Kohler kepada CNN. Tak Ada dalam Radar FBI FBI mengungkapkan bahwa Crooks tidak memiliki riwayat kriminal apa pun dan tidak ada dalam pengawasan aparat keamanan. Hal ini menjadikan aparat sulit mengungkap motif Crooks dalam menembak Trump. Penembak Profesional Tiga sumber penegak hukum AS mengonfirmasi bahwa Crooks berada di luar lokasi kampanye Trump saat melancarkan aksinya dari jarak dekat. Crooks melancarkan aksinya dari sebuah atap gedung tak jauh dari podium Trump dengan menggunakan senapan semi-otomatis AR-15. Sejumlah sumber keamanan melaporkan bahwa Crooks juga membawa sejumlah bahan peledak di mobil dan rumahnya. Penembakan terjadi dari posisi "jam tiga" dari podium Trump, dengan tembakan datang dari sisi kanan mantan presiden tersebut. (ad)
Amerika Serikat
| Senin, 15 Juli 2024




















