Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib
Jakarta | Selasa, 7 April 2026
Petugas Damkar Jadi Korban Begal Brutal di Gambir, Motor dan Dua HP Raib. iStock
Jakarta | Selasa, 7 April 2026










Lokal

PIFA, Lokal - Anggota DPRD Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang telah sukses memeriahkan Festival Film Pelajar Khatulistiwa (FFPK) IV. Zulfydar yang juga merupakan Ketua penyelenggara FFPK IV, mengungkapkan bahwa tema festival film pelajar tahun ini memiliki maksud khusus. "Kali ini tema yang diusung adalah sosial politik. Kenapa kita pilih tema demikian supaya adik-adek para peserta, baik-baiknya SMP, SMA, dan mahasiswa, mampu menyesuaikan diri dengan keadaan dan memvisualkan gambar apa yang dihendaki dalam proses membuat film itu sendiri," ujar Zulfydar saat menyampaikan pidato dalam pembukaan Awarding FFPK IV di Untan, Sabtu. Dengan pilihan tema sosial politik, Zulfydar berharap agar para peserta dapat lebih peka terhadap isu-isu yang terjadi di sekitar mereka. Hal ini diharapkan dapat tercermin dalam karya-karya film yang mereka hasilkan. "Kali ini peserta ada 30 lembaga, SMP, SMA, dan mahasiswa. Peserta film yang terkumpul, 39 peserta. Memang cukup menurun, tetapi kualifikasi kualitasnya lebih baik daripada tahun demi tahun, kan ini tahun ke-4. Dan peserta kali ini ada dari luar provinsi Kalimantan Barat, dari Jawa Tengah, kemudian dari DKI Jakarta. Di kabupaten kota yang hadir tentu hampir semua kabupaten kota hadir," sambungnya. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan prestasi luar biasa anak-anak Kalimantan Barat dalam bidang perfilman. Zulfydar memberikan apresiasi khusus untuk kota Pontianak dan seluruh kabupaten kota yang turut berpartisipasi. "Anak-anaknya luar biasa hebatnya punya prestasi, khususnya bidang perfilaman," ujarnya. Menyinggung fenomena perkembangan informasi, Zulfydar mengemukakan bahwa Festival Film Pelajar Khatulistiwa hadir sebagai wadah untuk memindahkan kegiatan yang biasanya dilakukan oleh anak-anak, seperti bermain game, ke dalam bentuk visual gambar. Hal ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang positif dalam mengonsumsi konten. Dalam pidatonya, Zulfydar Zaidar Mochtar mengingatkan bahwa festival film ini bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga sebuah upaya untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada generasi muda akan isu-isu sosial dan politik yang ada di sekitar mereka. Festival Film Pelajar Khatulistiwa IV diharapkan dapat menjadi panggung bagi para sineas muda Kalimantan Barat untuk bersaing di tingkat nasional pada tahun-tahun mendatang. (ad)
Lokal

Berita Lokal, PIFA - Ketua DPRD Kalbar, M Kebing ikut ambil bagian dalam pelepasan rombongan peserta Rally Wisata Bhakti Bhayangkara Khatulistiwa dan Bhakti Bhayangkara Expedition, Jumat (23/9/2022). Pelepasan tersebut dipimpin oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan diikuti Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto serta pejabat daerah lain di halaman Kantor Gubernur Kalbar. "Rombongan peserta ini menuju wisata Temajuk di Sambas," kata Kebing, kemarin. Selain untuk menyalurkan bakat dan hobi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dan pembagian di beberapa titik yang ditentukan. Rute perjalanan tersebut yakni dari Pontianak bertolak ke Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang, mengikuti Aruk Border Creative Festival di wilayah PLBN Aruk serta turut meramaikan Festival Pesona Temajuk. "Meningkatkan potensi pariwisata dan semoga Temajuk semakin dikenal," ujarnya. Sementara itu, Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengungkapkan terima kasih kepada jajaran Polda Kalbar yang telah menginisiasi kegiatan ini. "Selain mendongkrak popularitas dan nilai pariwisata yang ada, juga berbagi sesama sebagai langkah konkret meringankan beban masyarakat terdampak inflasi saat ini," paparnya. Sutarmidji juga berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pantai Temajuk semakin dikenal dan menjadi poros perkembangan pariwisata di Kalbar. Apalagi di sana ada dua penangkaran penyu dengan kontur tanah yang bagus, perbukitan dan pantai indah dan teduh. "Apalagi ini dikaitkan dengan kegiatan sosial. Saat ini perlu kita lakukan, tak lain juga untuk menekan inflasi," katanya. Peserta yang ikut berpartisipasi berasal dari seluruh Komunitas Offroad yang ada di Kalbar. Dengan total 334 peserta yang terdiri dari 59 mobil rally wisata, 120 mobil offroad dan 155 sepeda motor. (ap)
Lokal

Berita Lokal, PIFA - Badan Intelijen Daerah (BINDA) Kalimantan Barat terus mengoptimalkan program vaksinasi COVID-19 di 14 kabupaten dan kota. BINDA Kalbar menargetkan lima ribu dosis per hari, agar masyarakat aman dari penularan COVID-19 yang mulai naik lagi kasusnya. “Sementara ini baru empat daerah yang melaksanakan vaksinasi, yakni Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah dan Sambas. Daerah lain akan menyusul dalam waktu dekat,” kata Kabinda Kalbar Brigjen Pol Rudi Tranggono S.St, M.K, Kamis (23/6/2022) di Pontianak, demikian dikutip dari rilis yang diterima PIFA. Kabinda menyebut pihaknya telah memasang target sebanyak lima ribu vaksinasi per hari. Jika target tersebut terpenuhi, maka peningkatan capaian vaksinasi Covid-19 di Kalbar akan terlaksana dengan baik. “Kita gencarkan vaksinasi ini untuk meningkatkan capaian vaksi dikalangan anak-anak, masyarakat umum, lansia dan dosis booster. Mudah-mudahan target harian tersebut bisa ditercapai,” harapnya. Lebih jauh, Kabinda mengatakan kegiatan vaksinasi di 14 kabupaten dan kota itu diperluas. Dirinya mengintruksikan titik-titik vaksin agar disebar ke seluruh lapisan masyarakat. Terutama pada wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. “Lokasi vaksin diperluas hingga ke pelosok desa, daerah terpencil hingga pulau-pulau yang selama ini sulit terjangkau hingga kurang mendapatkan pelayanan. Maka kita prioritaskan daerah terpencil, terdalam, terluar dan terjauh (4T),” bebernya. Untuk itu, Kabinda mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder masyarakat agar mensukseskan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan BINDA Kalbar. “Kami menghimbau dan mengajak masyarakat agar berpartisipasi dengan hadir ke lokasi-lokasi vaksin untuk mendapatkan suntikan vaksin. Mari kita sukseskan program vaksinasi Covid-19 di Kalbar. Indonesia Sehat, Indonesia Hebat,” tandasnya. Sementara itu, masyarakat penerima vaksin Riani mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan BINDA Kalbar. Menurut dia, masyarakat sangat membutuhkan vaksinasi untuk menangkal penularan dan penyebaran Covid-19. “Saya pribadi sangat berterima kasih kepada BINDA Kalbar dan jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini. Karena sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” singkatnya.