Pilot Malaysia Airlines Ditangkap Bawa Narkoba ke RI Ternyata Sedang Cuti
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
Sutterstock
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026










Pifabiz

PIFAbiz - Kabar mengejutkan dari dunia industri musik, Liam Payne, mantan personel boygrup One Direction ditemukan meninggal dunia usai terjatuh dari lantai 3 hotel Buenos Aires, Argentina, pada Rabu malam (16/10/24). Pelantun lagu Get Low itu meninggal di usia 31 tahun.Kabar kematian Liam ini sontak mengejutkan para penggemar. Sebab, sebelum kejadian tragis ini, Liam Payne menghadiri konser di Argentina yang dibawakan oleh mantan rekan satu grupnya di One Direction, Niall Horan, pada awal bulan ini.Liam Payne menjadi terkenal sebagai anggota One Direction, yang juga terdiri dari Harry Styles, Louis Tomlinson, Niall Horan, dan Zayn Malik.Mereka merupakan boyband yang sangat digandrungi, dengan empat album nomor satu di Inggris dan empat single nomor satu, serta berhasil menduduki puncak tangga lagu di seluruh dunia sebelum mengumumkan hiatus pada tahun 2015. (ly)
Lokal

Berita Kalbar, PIFA - Forum Komunikasi Mahasiswa Alawiyin (FOKMA) menggelar tasyakuran kepengurusan ketiga dan sharing session mengusung tema "Tantangan mahasiswa Alawiyin dalam menghadapi politik masa kini" di caffee Arabian, Jl. Tanjung Raya II Pontianak Timur, Selasa (27/12/2021) malam. Wakil ketua II DPRD Prov Kalbar, Syarif Amin Muhammad mengatakan organisasi FOKMA adalah perkumpulan etnis Alawiyin atau sebutan golongan peranakan Arab dengan tujuan agar lebih maju, kedepanya tidak hanya respek agama juga respek dalam birokrasi dan pendidikan juga tidak kalah saing dengan organisasi etnis mahasiswa lainya yang ada di Kalbar. "Memang hari ini tasyakuran dalam terpilih kepengurusan baru pada priode 2021-2022, dan sharing season untuk memupuk kader-kader lebih lebih baik, baik bidang politik, akademisi tidak hanya agama, agar FOKMA bisa bersaing dengan organisasi Mahasiswa lainya," ujarnya kepada PIFA. Lanjutnya, dalam kepengurusan oraganisasi FOKMA ketiga masih perlu perbaikan-perbaikan tata tertib organinasi dilapangan dan internal. Kegiatan tersebut mengusung tema "Tantangan mahasiswa Alawiyin dalam menghadapi politik masa kini" sesuai isu-isu yang berkembang di Pontianak bahwa 2024 ada Pilkada dan Pileg, mereka ingin tahu. Karena Kota Pontianak juga didirikan Sultan Syarif Abdurahman Alkadrie, dari mereka ada keturannya berkecimpung di pilkada 2024 mendatang. "Memang saat ini belum ada figur, dipersilahkan kepada yang lain, siapa saja yang diusung mereka untuk pemimpin Kota Pontianak yang penting baik tidak menjadi masalah, kalau ingin kebanggaan dari keturanan itu sendiri dan mendiskripsikan orang lain," katanya. Syarif Amin Muhammad berharap adanya kepengurusan baru FOKMA untuk berpikir positif, walaupun organisasi internal Alawiyin jangan menjadi menjadi Eklusif, terus berbaur dan menyumbang ide-ide yang positif membangun Kota Pontianak pada khususnya dan Kalbar pada umumnya. "Tidak hanya eklusif seakan-akan yang lain tidak dipandang, tetapi mereka mereka ingin diakui tidak hanya bidang agama, politik dan dibidanng lainya yang ada di Kalbar," paparnya. Ketua Umum FOKMA, Syarif Maulana Assegaff menyampaikan beberapa poin hasil narasumber Syarif Amin Muhammad politik untuk pemuda-pemudi harus bersatu jangan ada perpecahan agar tidak terbaginya suara-suara untuk orang-orang yang benar-benar layak dipilih. Kemudian dapat membentuk karakter seorang pemimpin atau seseorang yang bergelut di bidang politik, karena karakter harus dibentuk dari sejak saat ini. Dalam kepengurusan priode 2021-2022 dirinya akan melatih para kader-kadernya agar bisa berkompeten di luar dan sesama mahasiswa antar kampus lainnya. Karena organisasi FOKMA mencakup keseluruhan yang ada di Kalimantan Barat "Kita sebagai mahasiswa harus mampu berpikir dan mampu untuk memilah pemimpin yang benar-benar bisa bertanggung jawab atas apa yang disampaikannya, serta berpikir kritis kalau pemimpin yang kita pilih bisa memperjuangkan aspirasi aspirasi mahasiswa Kalbar," tutupnya. (RS)
Nasional

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menggunakan dana hasil penghematan sebesar Rp24 triliun untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan dalam pidato perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu."Rp24 triliun terpaksa saya pakai untuk Makan Bergizi Gratis. Rakyat kita, anak-anak kita, tidak boleh kelaparan," ujar Prabowo.Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan penghematan anggaran dalam dua tahap dengan total dana yang dikumpulkan diproyeksikan mencapai Rp608 triliun. Selain itu, dividen dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga menyumbang Rp300 triliun, di mana Rp100 triliun di antaranya dikembalikan untuk modal kerja. Dengan demikian, total dana yang tersedia diperkirakan mencapai Rp750 triliun."Yang lagi ramai penghematan. Penghematan putaran pertama oleh Kementerian Keuangan disisir, dihemat Rp300 triliun. Penghematan putaran kedua Rp308 triliun, dividen BUMN Rp300 triliun, Rp100 triliun dikembalikan, jadi totalnya kita punya Rp750 triliun," jelasnya.Dari total tersebut, Rp24 triliun dialokasikan untuk program MBG guna memastikan anak-anak Indonesia tidak mengalami kelaparan. Prabowo juga menegaskan bahwa program ini ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan."Kalau ada anak orang kaya yang sudah kenyang dan sudah makan enak, nggak apa-apa, jatahmu kasih ke orang lain," tambahnya.Kebijakan penghematan anggaran ini telah ditetapkan dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD 2025 agar dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.Dalam acara tersebut, turut hadir sejumlah elite partai politik dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk perwakilan dari Partai Gerindra, PAN, Partai Demokrat, Partai Golkar, PSI, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, PRIMA, Partai NasDem, PKS, dan PKB.