Polda Metro Jaya Setop Penyidikan Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Kasus Roy Suryo Tetap Berlanjut. (CNN Indonesia)

Polda Metro Jaya Setop Penyidikan Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Kasus Roy Suryo Tetap Berlanjut. (CNN Indonesia)

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikPolda Metro Jaya Setop Penyidikan Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Kasus Roy Suryo Tetap Berlanjut

Polda Metro Jaya Setop Penyidikan Eggi Sudjana dan Damai Lubis, Kasus Roy Suryo Tetap Berlanjut

Politik | Sabtu, 17 Januari 2026

PIFA, Politik – Polda Metro Jaya resmi menghentikan penyidikan terhadap Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL) dalam kasus dugaan fitnah, pencemaran nama baik, serta penghasutan terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kedua tersangka tersebut.

“Benar, penyidik telah menerbitkan SP3 terhadap dua tersangka, yaitu saudara ES dan DHL. Penghentian penyidikan dilakukan demi hukum berdasarkan keadilan restoratif,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (15/1).

Menurut Budi, keputusan penghentian penyidikan diambil setelah dilakukan gelar perkara khusus pada 14 Januari 2026, menyusul adanya permohonan dari para pelapor dan tersangka. Penyidik juga mempertimbangkan terpenuhinya seluruh syarat restorative justice (RJ) sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus Tersangka Lain Tetap Berjalan

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa penghentian penyidikan hanya berlaku bagi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Proses hukum terhadap tersangka lainnya tetap dilanjutkan, termasuk terhadap Roy Suryo dan dua tersangka lain.

“Untuk tersangka yang tidak dihentikan perkaranya, penyidikan tetap dilanjutkan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi, ahli, serta melengkapi berkas perkara guna kepastian hukum,” jelasnya.

Penyidik diketahui telah melimpahkan berkas perkara tersangka Roy Suryo, Rismon Hasiholan, dan Tifauzia Tyassuma kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 13 Januari 2026.

Dua Klaster Kasus

Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi ini terbagi ke dalam dua klaster.
Klaster pertama melibatkan Eggi Sudjana, Kurnia Tri Royani, Muhammad Rizal Fadillah, Rustam Effendi, dan Damai Hari Lubis. Mereka ditetapkan sebagai tersangka pada 7 November 2025 dan dijerat dengan sejumlah pasal KUHP serta Undang-Undang ITE.

Sementara klaster kedua melibatkan Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma. Ketiganya telah diperiksa sebagai tersangka pada 13 November 2025 dan dikenakan pasal berlapis, baik dari KUHP maupun UU ITE.

Permohonan Restorative Justice

Sebelum penghentian penyidikan, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sempat mengajukan permohonan restorative justice kepada penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (14/1). Permohonan tersebut disampaikan usai keduanya bersilaturahmi ke rumah Jokowi di Solo, didampingi kuasa hukum mereka, Elida Netti.

Pertemuan tersebut sempat menuai polemik di masyarakat. Namun Jokowi memilih tidak mempermasalahkan apakah dalam pertemuan itu terdapat permintaan maaf dari Eggi dan Damai.

“Menurut saya ada atau tidak, itu tidak perlu diperdebatkan,” ujar Jokowi.

Dengan diterbitkannya SP3 ini, perkara Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis resmi dihentikan, sementara kasus Roy Suryo dan tersangka lainnya tetap berlanjut di Polda Metro Jaya.

Rekomendasi

Foto: Netflix Umumkan All of Us Are Dead Musim Kedua, Siap Lanjutkan Teror Zombie dengan Karakter Baru dan Cerita Lebih Mencekam | Pifa Net

Netflix Umumkan All of Us Are Dead Musim Kedua, Siap Lanjutkan Teror Zombie dengan Karakter Baru dan Cerita Lebih Mencekam

Lifestyle
| Kamis, 24 Juli 2025
Foto: Liverpool Tersingkir dari Piala FA Usai Dipermalukan Tim Juru Kunci | Pifa Net

Liverpool Tersingkir dari Piala FA Usai Dipermalukan Tim Juru Kunci

Inggris
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Jalani Test di Portimao, El' Dablek Aldi Satya Mahendra Makin Kenal Karakter Yamaha R9 | Pifa Net

Jalani Test di Portimao, El' Dablek Aldi Satya Mahendra Makin Kenal Karakter Yamaha R9

Indonesia
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: TikTok Kembali Beroperasi di AS Setelah Pernyataan Trump | Pifa Net

TikTok Kembali Beroperasi di AS Setelah Pernyataan Trump

Amerika Serikat
| Senin, 20 Januari 2025
Foto: Gary Neville Nilai Manchester United Mulai Bangkit, Prediksi Finis Enam Besar | Pifa Net

Gary Neville Nilai Manchester United Mulai Bangkit, Prediksi Finis Enam Besar

Sports
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto:   61 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem | Pifa Net

61 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar, Masyarakat Diimbau Waspada Karhutla dan Cuaca Ekstrem

Kalbar
| Selasa, 15 Juli 2025
Foto: Amorim Siap Lepas Andre Onana Jika Ada Tawaran | Pifa Net

Amorim Siap Lepas Andre Onana Jika Ada Tawaran

Indonesia
| Kamis, 27 Maret 2025
Foto: Grand Filano Hybrid Jadi Sarana Ekspresi Diri Anak Muda Lewat Modifikasi Anti-Mainstream | Pifa Net

Grand Filano Hybrid Jadi Sarana Ekspresi Diri Anak Muda Lewat Modifikasi Anti-Mainstream

Yamaha
| Senin, 17 November 2025
Foto: Shin Tae-yong Soroti Kekalahan Telak Indonesia dari Australia, Singgung Minimnya Persiapan | Pifa Net

Shin Tae-yong Soroti Kekalahan Telak Indonesia dari Australia, Singgung Minimnya Persiapan

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: PSSI Pecat Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas U-20 | Pifa Net

PSSI Pecat Indra Sjafri dari Kursi Pelatih Timnas U-20

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Pemenang SATU Indonesia Awards 2023 Dorong Digitalisasi Desa Wisata di Indonesia | Pifa Net

Pemenang SATU Indonesia Awards 2023 Dorong Digitalisasi Desa Wisata di Indonesia

PIFA, Jakarta — Desa wisata kini menjadi salah satu pilihan pariwisata alternatif yang kian digandrungi wisatawan. Wisatawan tertarik dengan pengalaman unik dan baru yang ditawarkan oleh desa-desa wisata. Program pengembangan desa wisata di Indonesia merupakan bagian dari upaya pariwisata berkelanjutan. Tidak hanya pemerintah, berbagai komunitas, influencer, dan stakeholder lain juga ikut ambil bagian dalam memajukan potensi desa wisata di berbagai daerah.Salah satu sosok yang berperan aktif dalam pengembangan desa wisata adalah Reza Permadi, Pemenang SATU Indonesia Awards 2023 di bidang Teknologi dari Astra. Reza mendampingi dan bekerja bersama komunitas lokal melalui pembentukan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), serta mendorong produk-produk desa wisata untuk memahami digitalisasi.“Saat ini ada 6.030 desa wisata di seluruh Indonesia dari 80 ribuan desa. Itulah inspirasi awal kami, karena ternyata desa memiliki potensi dan daya tarik wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan,” kata Reza saat menghadiri Local Media Summit 2024 di Hotel Sultan, Jakarta pada Rabu (2/10/2024).Dalam programnya, Reza dan tim memberikan pelatihan dan pendampingan terkait digitalisasi kepada komunitas-komunitas desa wisata. Produk-produk desa wisata kemudian dipasarkan melalui marketplace bernama Aturin. “Aturin inilah yang akhirnya diapresiasi oleh Astra melalui SATU Indonesia Awards tahun lalu. Kami ingin membimbing komunitas agar memahami pentingnya teknologi,” tambahnya.Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi masyarakat desa dalam memahami teknologi. "Pada dasarnya mereka sudah menggunakan smartphone, namun internet lebih banyak dimanfaatkan untuk bermain game. Kami mengarahkan mereka ke tahap berikutnya, yaitu menggunakan teknologi untuk menjual produk atau mempromosikan desanya," ujarnya.Salah satu desa wisata yang mengalami perkembangan pesat berkat program ini adalah Desa Sejahtera Astra (DSA) di Bugisang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Reza mengungkapkan bahwa desa tersebut mampu meningkatkan pendapatan hingga Rp50-60 juta per tahun. “Dulu mereka hanya mengandalkan pasar lokal seperti anak sekolah. Setelah kami hadir, pasar mereka semakin luas dengan kedatangan turis asing dan korporasi yang membeli paket wisata,” jelasnya.Reza juga menyatakan bahwa program yang ia jalankan akan terus berlanjut, terutama dengan kolaborasi antara media lokal dan program Astra di desa-desa wisata. "Peran media sangat sentral. Kami sering berkolaborasi, baik di Aturin maupun dengan Astra, untuk menyebarkan informasi mengenai produk desa wisata agar lebih dikenal. Ini membuka peluang bagi wisatawan, baik domestik maupun internasional, untuk berkunjung," paparnya.Upaya digitalisasi desa wisata ini diharapkan dapat membawa dampak positif, tidak hanya untuk masyarakat lokal, tetapi juga untuk pertumbuhan pariwisata Indonesia secara keseluruhan.

Jakarta
| Sabtu, 5 Oktober 2024

Lokal

Foto: Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Ingatkan soal Percepatan Pelayanan di HUT ke-52 Korpri | Pifa Net

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan Ingatkan soal Percepatan Pelayanan di HUT ke-52 Korpri

PIFA, Lokal – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya pada Rabu (29/11). Dalam sambutannya, Bupati Muda mengajak seluruh anggota Korpri untuk memahami pentingnya percepatan pelayanan di era digitalisasi saat ini. “Percepatan pelayanan jadi ukurannya, bukan hanya formalitas. Ada aplikasi ini dan aplikasi itu, tapi apa dampak manfaat dan bagaimana menjadi satu interoperabilitas,” kata Muda Mahendrawan. Bupati Muda menekankan hak dasar masyarakat sebagai prioritas utama yang harus dijaga. Menurutnya, upaya percepatan pelayanan harus dilakukan agar bisa lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. “Di situlah letaknya ukuran kita mengabdi yang selalu memikirkan generasi. Jadi hak dasar itu yang paling utama,” ucapnya. Muda Mahendrawan juga menegaskan pentingnya Korpri berpikir substansial dan fokus pada hal-hal yang langsung dirasakan oleh rakyat. Ia menyoroti bahwa Korpri harus memiliki fondasi yang kokoh dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya citra permukaan. “Bukan cuma citra dan seperti menara gading yang cantik di permukaan tetapi keropos di bawah. Jadi yang harus kokoh adalah akarnya dan benar-benar dirasakan,” terangnya. Dalam konteks pelayanan, Bupati Muda menegaskan bahwa Korpri harus mencegah pembiaran-pembiaran yang dapat menyebabkan kemiskinan, pengangguran, dan ketidakberdayaan. “Tidak boleh ada kemiskinan baru. Bagaimana Korpri harus melakukan layanan terbaik dan mencegah pembiaran-pembiaran. Itu yang harus kita perankan,” tegasnya. Muda Mahendrawan juga mengingatkan agar Korpri terus fokus pada kewajiban dan tanggung jawabnya. “Jangan kita dulu menuntut. Kita harus menuntut diri sendiri, bagaimana kita sudah melakukan ini dengan benar dan baik. Jadi kesejahteraan muncul ketika kita melakukan hal terbaik,” pungkasnya, mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus berkomitmen pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. (ad)

Kubu Raya
| Jumat, 1 Desember 2023

Lokal

Foto: Bupati Muda Serahkan Alat Bantu Penyandang Disabilitas | Pifa Net

Bupati Muda Serahkan Alat Bantu Penyandang Disabilitas

Kubu Raya - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan secara simbolis Bantuan Alat Bantu Penyandang Disabilitas.  Penyerahan bantuan berupa kaki palsu, kursi roda dan tongkat tunanetra itu dilakukan di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya, senin (6/9/2021). Mengutip laman resmi Pemkab Kubu Raya, Muda mengatakan, pemerintah kabupaten melalui Dinas Sosial terus berusaha mendata disabilitas untuk nantinya disampaikan ke Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat. Hal itu dilakukan, sebagai upaya untuk memenuhi aspirasi dari masyarakat.  “Adanya pendataan ini, untuk melayani dan memberikan peluang bagi penyandang disabilitas, terutama untuk menghargai hak-hak mereka sebagai warga negara dan warga masyarakat. Baik cacat lahir maupun cacat karena kecelakaan,” katanya. Muda menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terkait penyandang disabilitas melalui program geospasial.  Melalui program tersebut, diharapkan semua bisa mulai dari nama, alamat serta titik koordinat, letak rumah, posisi dan lain sebagainya.   “Termasuk untuk menerima program bantu  an sosial dan perlindungann sosial. Terutama  program pemberdayaan, terkait dengan upaya-upaya untuk memperkuat SDM,” katanya.

Tim Redaksi
| Selasa, 7 September 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5