Tangkapan layar video situasi pencegatan keberangkatan santri korban pembakaran di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok Tengah. (Dok Facebook @Pano Theis)

Tangkapan layar video situasi pencegatan keberangkatan santri korban pembakaran di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok Tengah. (Dok Facebook @Pano Theis)

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPolda NTB Jelaskan Alasan Dua Santri Korban Dugaan Pembakaran Gagal Berangkat ke Podcast Denny Sumargo

Polda NTB Jelaskan Alasan Dua Santri Korban Dugaan Pembakaran Gagal Berangkat ke Podcast Denny Sumargo

Nasional | Jumat, 10 Juli 2026

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan penjelasan terkait batalnya keberangkatan dua santri korban dugaan pembakaran di Pondok Pesantren Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, yang hendak memenuhi undangan tampil di podcast milik Denny Sumargo di Jakarta.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah video rombongan korban yang dihentikan saat berada di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Lombok Tengah, pada Rabu (8/7/2026), viral di media sosial.

Rombongan yang sedianya berangkat terdiri atas Ahmad Deven Ramdan (14), keluarga korban Sahid Al Hudri (14), serta beberapa pendamping.

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA-PPO) Polda NTB Kombes Ni Made Pujewati membantah anggapan bahwa polisi melakukan pencegatan.

"Tidak ada dicegat," ujar Pujewati, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, tim dari pihak podcast membawa korban dan keluarganya dari rumah sakit menuju bandara tanpa berkoordinasi dengan pendamping korban maupun kepolisian. Padahal, korban masih menjalani perawatan medis dan dijadwalkan mengikuti pemeriksaan tambahan dalam proses penyidikan.

"Sudah diingatkan tetapi tetap memaksa. Memang tidak ada miskomunikasi dan tidak pernah ada permintaan izin, khususnya kepada pendamping," katanya.

Pujewati menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk melindungi hak-hak korban sekaligus memastikan proses hukum tetap berjalan.

"Karena berita acara kemarin itu sangat penting untuk kepentingan proses lebih lanjut dalam perkara ini," ujarnya.

Ibu korban mengaku sempat diberi tahu sudah ada izin

Ibu Ahmad Deven, Nuraini, menceritakan bahwa seorang kreator konten sempat datang ke rumah sakit dan mengajak mereka berangkat ke Jakarta.

Menurut Nuraini, pihak tersebut menyampaikan bahwa keberangkatan telah mendapatkan izin sehingga dirinya bersedia ikut.

Namun, setelah tiba di Bandara BIZAM, ia baru mengetahui bahwa izin dari Polda NTB ternyata belum ada.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram sekaligus kuasa hukum korban, Joko Jumadi, juga membenarkan keberangkatan itu dibatalkan. Ia menegaskan langkah tersebut bukan pelarangan, melainkan demi menjaga kondisi korban yang masih menjalani pemulihan.

"Jadi gini, tidak dilarang [berangkat]. Ini kasusnya masih proses, korbannya juga masih dirawat lagi pemulihan. Bagaimana anak masih perawatan di rumah sakit tiba-tiba mau dibawa begitu saja ke Jakarta," kata Joko.

Ia menambahkan seluruh kebutuhan korban, mulai dari pengobatan, pendidikan hingga pendampingan psikologis, saat ini terus dipenuhi.

Denny Sumargo minta proses hukum terbuka

Denny Sumargo sebelumnya juga menyampaikan tanggapannya setelah mengetahui para korban batal hadir dalam podcast yang telah dipersiapkan.

Ia mengatakan tujuan mengundang korban adalah untuk mengawal proses hukum kasus yang telah menyita perhatian publik.

"Kenapa mereka sampai tidak jadi berangkat? Apa yang sebenarnya terjadi? Jadi begini, masyarakat itu bukan ingin menyalahkan. Justru karena mereka melihat korban yang sudah hilang begitu banyak, tapi masih kesulitan untuk menyampaikan suaranya. Kalau memang tidak ada yang salah dalam prosesnya, maka keterbukaan itu adalah jawaban terbaik," kata Denny melalui akun Instagramnya.

Denny juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal penanganan kasus tersebut.

Kasus dugaan pembakaran tiga santri di Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy terjadi pada Desember 2025. Insiden itu mengakibatkan satu santri meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat hingga cacat permanen.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Kalingga Rendra Raharja memastikan penyidikan terus berjalan dan menyatakan gelar perkara segera dilakukan untuk menentukan status hukum para terduga pelaku.

Rekomendasi

Foto: Suasana Baru Makam Kesultanan Pontianak Usai Direvitalisasi dengan Biaya APBN Rp 21 Miliar | Pifa Net

Suasana Baru Makam Kesultanan Pontianak Usai Direvitalisasi dengan Biaya APBN Rp 21 Miliar

Pontianak
| Senin, 21 April 2025
Foto: Persib Bandung Imbau Bonek Tak Hadiri Laga di GBLA, Sesuai Aturan Liga 1 dan PSSI | Pifa Net

Persib Bandung Imbau Bonek Tak Hadiri Laga di GBLA, Sesuai Aturan Liga 1 dan PSSI

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi untuk Klub dan Pemain Liga Indonesia | Pifa Net

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi untuk Klub dan Pemain Liga Indonesia

Indonesia
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Prilly Latuconsina mulai Terbuka soal Hubungannya dengan Omara Esteghlal | Pifa Net

Prilly Latuconsina mulai Terbuka soal Hubungannya dengan Omara Esteghlal

Indonesia
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Bahlil Buka Suara soal Larang Pengecer Jual LPG 3 Kg | Pifa Net

Bahlil Buka Suara soal Larang Pengecer Jual LPG 3 Kg

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris | Pifa Net

Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris

Inggris
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Tekuk Juventus 2-1, AC Milan Melaju ke Final Supercoppa Italiana | Pifa Net

Tekuk Juventus 2-1, AC Milan Melaju ke Final Supercoppa Italiana

Italia
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Berita Duka, Ayah Irish Bella Meninggal Dunia | Pifa Net

Berita Duka, Ayah Irish Bella Meninggal Dunia

Pifabiz
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Positif di Awal Musim, Tim Yamaha Racing Indonesia Bertekad Konsisten Podium di ARRC | Pifa Net

Positif di Awal Musim, Tim Yamaha Racing Indonesia Bertekad Konsisten Podium di ARRC

Thailand
| Rabu, 30 April 2025
Foto: Terungkap, Ini Alasan Prabowo Pangkas Anggaran Demi Biayai MBG | Pifa Net

Terungkap, Ini Alasan Prabowo Pangkas Anggaran Demi Biayai MBG

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: KORPRI Cup Kalbar Seri 2, Personel Rutan Pontianak Siap Menangkan Kemenkumham Kalbar FC | Pifa Net

KORPRI Cup Kalbar Seri 2, Personel Rutan Pontianak Siap Menangkan Kemenkumham Kalbar FC

PIFA, Lokal - Tiga petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pontianak siap berikan kemampuan terbaik dalam turnamen futsal KORPRI Cup Kalbar Seri 2 yang akan digelar pada Minggu (10/12) mendatang.  Muhammad Mustaqim, Budiman, dan Binardi Rizi yang tergabung dalam tim futsal Rutan Pontianak FC akan berlaga di bawah panji Kemenkumham Kalbar FC. Kepala Rutan Pontianak, Raja M Ismael Novadiansyah, menyatakan optimisme tinggi bahwa tim futsal Kemenkumham Kalbar FC mampu meraih gelar juara pada turnamen kali ini. Apalagi, turnamen KORPRI Cup Kalbar Seri 2 menjadi sorotan utama bagi para penggemar futsal di kalangan Aparatur Sipil Negara wilayah Kalimantan Barat. "Kami yakin dengan potensi Kemenkumham Kalbar FC akan meraih kemenangan pada KORPRI Cup Kalbar Seri 2. Pemain-pemain telah mempersiapkan diri secara maksimal dan kami berharap dapat memberikan pertandingan terbaik," ujar Raja, Kamis (7/12). Senada, pemain sekaligus kapten tim Kemenkumham Kalbar FC, Muhammad Mustaqim, optimis meraih juara dan berikan strategi khusus jelang pertandingan. “Kami berharap pada turnamen kali ini dapat memberikan kemenangan bagi Kemenkumham Kalbar FC,” harapnya. Tak hanya dari Rutan Pontianak, Kemenkumham Kalbar FC juga diperkuat pemain-pemain dari Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat. Pertandingan yang akan digelar diharapkan menjadi ajang yang penuh semangat bagi petugas Rutan Pontianak dan petugas lainnya untuk berperestasi dalam bidang olahraga dan menjaga kesehatan. (ap)

Pontianak
| Kamis, 7 Desember 2023

Sports

Foto: Erick Thohir Temui FIFA Bahas Status Indonesia sebagai Tuan Rumah Pildun U-20 | Pifa Net

Erick Thohir Temui FIFA Bahas Status Indonesia sebagai Tuan Rumah Pildun U-20

PIFA, Sports - Ketua Umum PSSI sekaligus Ketua Panitia Lokal (LOC) Piala Dunia U-20 2023, Erick Thohir, telah bertolak ke Zurich, Swiss, untuk menemui petinggi FIFA. Pertemuan ini dilakukan menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi untuk membahas status Indonesia sebagai tuan rumah setelah pembatalan pelaksanaan drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali pada 31 Maret 2023. "Saya dapat instruksi untuk segera ke dan berdiplomasi mencari solusi untuk sepak bola Indonesia. Ini hal yang tidak mudah. Saya akan berusaha semaksimal mungkin," ungkap Erick di sela-sela FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Burundi di Stadion Patriot, Bekasi, Selasa (28/3) malam WIB, seperti dikutip dari laman PSSI. "Mohon doa untuk kami semua yang memang ditugaskan untuk bisa mendapatkan hasil yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Saya harap ada doa dari seluruh masyarakat," timpalnya. Erick menegaskan bahwa PSSI belum menerima surat resmi pembatalan dan menolak untuk membahas alasan dibalik pembatalan tersebut sebelum bertemu dengan FIFA.  "Belum ada. Kalau ada pasti tidak mungkin kita tutupi. Ini kan era keterbukaan, profesionalisme di mana kami dari kepengurusan PSSI sangat terbuka sekarang," ujarnya. Sebelumnya, dalam arahannya, Presiden Jokowi juga berpesan kepada Erick agar bekerja sebaik-sebaiknya dan mencari solusi yang terbaik untuk sepak bola indonesia. Nama Indonesia dipertaruhkan jika sampai Piala Dunia U-20 dibatalkan. Dalam keterangannya, Erick Thohir menolak untuk membahas menyangkut alasan kenapa FIFA membatalkan pelaksanaan pengundian ajang yang diikuti 24 negara tersebut, termasuk di antaranya Israel yang mendapat banyak penolakan beberapa pekan belakangan ini. "Tentu saya tidak bisa komentar kalau belum bertemu FIFA. Yang pasti kalau dibilang persiapan kita, seluruh lapangan sudah siap dan sudah disampaikan secara detail kepada FIFA. Cuma mungkin ada hal-hal yang lain yang harus kita berikan jalan keluar untuk semua," tegas Erick yang kini jabat Menteri BUMN. (yd)

Swiss
| Rabu, 29 Maret 2023

Nasional

Foto: Dongkrak Omzetnya, Presiden Jokowi Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Platform Daring | Pifa Net

Dongkrak Omzetnya, Presiden Jokowi Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Platform Daring

Berita Nasional, PIFA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjual produknya dengan memanfaatkan platform daring. Menurutnya, pemanfaatan platform itu untuk agar dapat mendongkrak omzet jualannya. Dorongan disampaikan Presiden usai mendengar cerita sejumlah pengusaha mikro yang sukses meningkatkan usahanya dengan menggunakan berbagai aplikasi daring pada acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseorangan Tahun 2022 di Gedung Olahraga Nanggala Kopassus, Jakarta, Rabu (13/7/2022). Wageningtyas, seorang ibu yang sehari-hari berjualan roti bakar Bandung bercerita bahwa omzet dagangannya saat ini sudah mencapai Rp1 juta per hari. Kepada Presiden Jokowi, dia menceritakan bahwa kunci suksesnya tersebut adalah dengan memanfaatkan berbagai aplikasi daring, terutama di masa pandemi COVID-19. “Omzet sekarang sudah mencapai 1 juta per hari. Berkat online Pak jadi selama pandemi kami usaha ini terbantu dengan aplikasi online,” ujarnya, mengutip laman Setkab RI (14/7). Menjawab cerita Wagenintyas, Presiden pun mendorong pelaku usaha lainnya untuk menggunakan aplikasi dalam pemasarannya. “Jadi yang namanya digitalisasi usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah itu sekarang ini wajib. Jadi Bapak, Ibu, yang belum masuk marketingnya ke dunia online, segera masuk ke aplikasi, apapun platformnya. Ibu jualan online lewat apa?” pungkas Presiden Jokowi. “Ada Gojek, ada Grab, Traveloka Eats, ada Shopee, satu lagi Asia Food Pak, tapi belum beredar,” jawab Wage. Mendengar cerita sukses Wage, Presiden pun meminta para pelaku UMKM yang hadir untuk mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Wage agar kesempatan untuk memasarkan produknya menjadi terbuka lebar. Namun, Kepala Negara mengingatkan agar para pelaku usaha juga turut meningkatkan kesiapan produksinya jika memasarkan produknya lewat aplikasi daring. “Tetapi ingat, kalau sudah yang namanya masuk ke pasar online kesiapan produksi harus betul-betul siap. Jangan sampai kita hanya produksi bisa 100, nanti pesanannya 10 ribu. Ada banyak kejadian seperti itu dan tidak siap. Jadi harus mempersiapkan diri kalau ordernya banyak. Saya kira bagus bisa masuk ke pasar-pasar online,” jelasnya. Ngadimin, seorang penjual mie ayam asal Bojonegoro juga menceritakan kisah suksesnya. Dia berhasil meningkatkan usahanya dengan memanfaatkan aplikasi daring. Amin, demikian ia biasa disapa, menuturkan bahwa ia juga mendapatkan omzet antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta per harinya dan 90 persen di antaranya dihasilkan dari pesanan lewat aplikasi daring. “Omzet sekitar 500rb sampai 1 juta. Alhamdulillah berkat online. Justru omzet saya 90 persen itu online,” ujar Amin saat berdialog dengan Presiden Jokowi. “Hati-hati yang berjualan makanan sekali lagi, gunakan yang namanya platform online. Gunakan. Contoh Pak Amin tadi. Kalau barangnya bagus, rasanya enak, packaging-nya bagus, menjual lewat online itu adalah paling cepat. Apalagi yang dijual ini barangnya khas, punya karakter, seperti tadi cemilan khas Minang. Hal-hal seperti itu yang menjadi pembeda, ada diferensiasinya, itu yang akan cepat,” ungkap Presiden Jokowi. Amin juga bercerita bahwa adanya berbagai platform daring tersebut membuatnya tidak perlu memiliki kios di lokasi yang strategis untuk berjualan. Saat memulai usahanya, Amin berjualan mie ayam dari rumah yang ia sewa. “Awal usaha kan waktu pandemi dua tahun yang lalu, saya awal-awal mikir kalau untuk usaha itu susah karena harus sewa tempat yang strategis itu kan mahal. Berkat ada online Grab, saya jualnya hanya di kontrakan saja, awal buka di kontrakan, begitu peminatnya bagus alhamdulillah akhirnya sekarang bisa sewa kios walaupun kecil. Itu pun 90 persen (pesanan) masih online semua,” tuturnya. “Ya bagus. Semuanya dimulai dari kecil dan kalau sudah pasarnya terbuka akan menjadi masuk ke menengah, masuk ke besar. Semuanya pasti dimulai dari hal-hal yang kecil,” tutur Presiden Jokowi menanggapi Amin. (yd)

Jakarta
| Kamis, 14 Juli 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5