Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPolisi Pastikan Emas 74 Kg yang Disita dari Rumah Febrie Adriansyah Asli

Polisi Pastikan Emas 74 Kg yang Disita dari Rumah Febrie Adriansyah Asli

Nasional | Sabtu, 18 Juli 2026

Polda Metro Jaya memastikan emas seberat 74 kilogram yang disita dari rumah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan emas asli.

Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan pengujian oleh Pegadaian.

"Intinya emas itu asli dari hasil uji oleh Pegadaian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/7).

Selain emas, Budi menyebut uang tunai yang turut disita dalam pecahan dolar Amerika Serikat dan rupiah juga telah dipastikan keasliannya. Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap uang dolar Singapura masih menunggu surat resmi dari laboratorium berwenang.

"United States Secret Service dan FBI menyatakan ada suratnya, genuine, asli. Terus rupiah dari BI juga itu asli. Nah, tinggal surat yang dari lab terkait tentang SGD. Tapi secara umum asli itu," ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret Febrie Adriansyah.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan penerbitan tiga Sprindik tersebut merupakan tindak lanjut atas pengalihan penanganan perkara dari kepolisian.

Tiga perkara yang kini disidik meliputi dugaan korupsi dan TPPU terkait PT Krakatau Steel, pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan pemadaman listrik (blackout), serta perkara PT Asabri.

Dalam kasus tersebut, penyidik telah menetapkan dua tersangka, yakni Febrie Adriansyah dan Don Ritto dari pihak swasta.

Don Ritto diduga melakukan tindak pidana pencucian uang yang berasal dari hasil tindak pidana korupsi. Sementara Febrie diduga terlibat dalam dugaan korupsi dan/atau TPPU dalam proses penanganan hukum terhadap oknum penyelenggara negara pada perkara PT Asabri maupun perkara dugaan korupsi lainnya.

Untuk menangani perkara tersebut, Kejagung juga membentuk tim khusus yang terdiri atas sembilan jaksa senior, sebagian besar merupakan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rekomendasi

Foto: Rem Blong, Truk Pengangkut Kayu Tabrak Tiga Motor dan Terguling di Kubu Raya | Pifa Net

Rem Blong, Truk Pengangkut Kayu Tabrak Tiga Motor dan Terguling di Kubu Raya

Kubu Raya
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Jokowi Tanggapi soal Penggeledahan Rumah Hasto sebagai Dugaan Pengalihan Isu OCCRP | Pifa Net

Jokowi Tanggapi soal Penggeledahan Rumah Hasto sebagai Dugaan Pengalihan Isu OCCRP

Indonesia
| Kamis, 9 Januari 2025
Foto: Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2025 Dibuka di Kota Batu, Berpetualang di Alam Jalibar | Pifa Net

Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2025 Dibuka di Kota Batu, Berpetualang di Alam Jalibar

Otomotif
| Rabu, 4 Juni 2025
Foto: Kepala BNPB Tinjau Operasi Modifikasi Cuaca di Kalbar, Upaya Tekan Risiko Bencana Akibat Hujan | Pifa Net

Kepala BNPB Tinjau Operasi Modifikasi Cuaca di Kalbar, Upaya Tekan Risiko Bencana Akibat Hujan

Kalbar
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto:   Marselino Ferdinan dan Justin Hubner Masuk Nominasi Bintang Masa Depan Favorit AFC | Pifa Net

Marselino Ferdinan dan Justin Hubner Masuk Nominasi Bintang Masa Depan Favorit AFC

Sports
| Jumat, 11 Juli 2025
Foto: AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United | Pifa Net

AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United

Sports
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Park Bom Ungkap Perlakuan Buruk dari YG Entertainment, Gugatan Capai Rp52.000 Triliun | Pifa Net

Park Bom Ungkap Perlakuan Buruk dari YG Entertainment, Gugatan Capai Rp52.000 Triliun

Pifabiz
| Jumat, 24 Oktober 2025
Foto: Sinopsis The Potato Lab: Drama Comeback Kang Tae Oh yang Dinanti Penggemar | Pifa Net

Sinopsis The Potato Lab: Drama Comeback Kang Tae Oh yang Dinanti Penggemar

Indonesia
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Justin Hubner Segera Gabung Fortuna Sittard, Kontrak Dua Tahun Menanti | Pifa Net

Justin Hubner Segera Gabung Fortuna Sittard, Kontrak Dua Tahun Menanti

Sports
| Selasa, 29 Juli 2025
Foto: Rebutan Tijjani Reijnders, Manchester City dan Real Madrid Siap Perang Penawaran | Pifa Net

Rebutan Tijjani Reijnders, Manchester City dan Real Madrid Siap Perang Penawaran

Inggris
| Kamis, 15 Mei 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: Pelaku Penipuan dan Penggelapan Mobil Jessica Iskandar Kabur ke Tiga Negara, Berhasil Ditangkap di Thailand | Pifa Net

Pelaku Penipuan dan Penggelapan Mobil Jessica Iskandar Kabur ke Tiga Negara, Berhasil Ditangkap di Thailand

PIFAbiz - Kabagjatinter Set NCB Divisi Humas Polri Kombes Audie S Latuheru mengumumkan bahwa Christoper Steffanus Budianto (CSB), tersangka penipuan dan penggelapan sewa mobil yang merugikan artis Jessica Iskandar (Jedar), akhirnya berhasil ditangkap setelah menjadi buron selama 1,5 tahun. Menurut Kombes Audie, CSB diketahui telah melarikan diri dan berpindah-pindah ke tiga negara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand. "Dia keluar dari Bali, ke Singapura, Malaysia, Singapura, dan selanjutnya, begitu pula kembali ke Singapura, Malaysia, dengan berakhir di Bangkok, Thailand," ucap Kombes Audie di Tangerang pada hari Selasa. Proses penangkapan pelaku yang berlangsung selama 1,5 tahun melibatkan kerjasama antara Polisi Indonesia dan pihak keamanan negara setempat. "Kita melakukan pencarian, Div Hubinter Polri melacak yang bersangkutan keluar dari Indonesia bulan Mei. Baru kita mencari dia keluarnya ternyata dia pergi ke beberapa negara itu yang membuat membutuhkan waktu untuk menangkapnya," terangnya. Kombes Audie juga menjelaskan bahwa penjemputan tersangka dilakukan melalui proses police-to-police dan melibatkan diplomasi Polisi Indonesia. "Kemudian kita melalui proses police-to-police dan akhirnya menangkap yang bersangkutan dan kita jemput dengan Krimum PMJ," ujarnya. Sebelumnya, Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti menyebutkan bahwa penangkapan CSB dilakukan di Thailand pada Senin, 20 November 2023. (b)

Indonesia
| Kamis, 23 November 2023

Lokal

Foto: Beberapa Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir, BPBD Imbau Masyarakat Tetap Siaga | Pifa Net

Beberapa Kecamatan di Kapuas Hulu Terendam Banjir, BPBD Imbau Masyarakat Tetap Siaga

Berita Kapuas Hulu, PIFA - Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, ada sejumlah kecamatan di wilayah Kapuas Hulu telah terjadi banjir, akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir ini.   Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Hulu, Gunawan menyatakan, informasi sementara di lapangan yang sudah terkena banjir di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu seperti, di Desa Riam Tapang Kecamatan Silat Hulu, dan Desa Nanga Tepuai Kecamatan Hulu Gurung.   “Di desa Nanga Tepuai Kecamatan Hulu Gurung banjirnya disekitar sekolah SMP di setempat, karena memang di lokasi tersebut tidak jauh dari anak sungai. Dimana anak sungai tersebut debet airnya saat ini sedang mengalami ketinggian,” ujarnya, Jumat (11/2/2022).   Gunawan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, agar tetap siaga terhadap bencana alam seperti banjir dan longsor.    “Kita tau bersama bahwa, beberapa hari terakhir ini curah hujan tinggi diwilayah Kapuas Hulu, akan muda membuat debet air di sungai meninggi,” ucapnya.   Hingga saat ini wilayah Kapuas Hulu sedang terjadi hujan ringan, dan debet air di sungai Kapuas sudah meninggi akibat curah hujan daerah perhuluan sungai, sehingga akan rawan terjadi banjir di daerah wilayah rendah.   “Pastinya kalau banjir di daerah perhuluan sungai tidak memakan waktu lama, dan biasanya sore atau hari satunya sudah surut. Namun harus tetap waspada dan berhati-hati,” ungkapnya. (ja) 

Kapuas Hulu
| Jumat, 11 Februari 2022

Lokal

Foto: Petugas KB Diminta Evaluasi Capaian Laporan | Pifa Net

Petugas KB Diminta Evaluasi Capaian Laporan

PIFA, Lokal – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat, Pintauli Romangasi Siregar berharap kepada para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB)  Kabupaten Sambas, agar terus melakukan evaluasi capaian pelaporan petugas pelayanan KB melalui aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Hal itu di maknai agar pelaksanaan tugas dan kewajiban para PKB dan PLKB dapat lebih bertanggungjawab lagi. “Setiap pekerjaan ada tanggungjawab yang harus dilaksanakan, untuk itu para PKB dan PLKB ini laksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab,” tegas Pinta di Sambas, Sabtu September 2023. Pinta menjalaskan, dalam melaksanakan penginputan data dan laporan melalui aplikasi SIGA ini, para PKB dan PLKB di lapangan harus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam melakukan kerja di wilayah masing-masing. “BKKBN menerapkan sistem informasi yang yang lebih kekinian dan akuntabel yaitu aplikasi SIGA. Dimana aplikasi ini, kata Pintauli  akan menjadi data operasional bagi petugas KB dan pihak terkait dalam melakukan intervensi terhadap program BKKBN, khususnya program Bangga Kencana,” ujar Pinta. Dalam kesempatan yang sama Widyaswara Ahli Madya BKKBN Kalbar (Ketua Pokja Latbang) Pranowo Adi, mengatakan ada tata kerja PKB dalam penggarapan program yang merupakan acuan rambu-rambu, prosedur kerja PKB dalam melaksanakan berbagai kegiatan operasional di  lini lapangan, tata kerja PKB yang sering disebut dengan 10 langkah PLKB adalah diantaranya tentang pencatatan dan pelaporan. “Pencatatan dan pelaporan  sangat penting dilakukan  yang merupakan bukti aktivitas kerja di lapangan.  Pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi SIGA,  aplikasi Elsimil atau elektronik siap nikah dan hamil,” jelas Adi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sambas menggelar rapat evaluasi capaian pelaporan petugas Penyuluh KB melalui aplikasi SIGA, yang dinilai pelaporanya minim. (ap)

Kalbar
| Sabtu, 30 September 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5