Polisi Serahkan Jenazah Pengunjung Mal di Medan, Diduga Bunuh Diri. Antara

Polisi Serahkan Jenazah Pengunjung Mal di Medan, Diduga Bunuh Diri. Antara

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPolisi Serahkan Jenazah Pengunjung Mal di Medan, Diduga Bunuh Diri

Polisi Serahkan Jenazah Pengunjung Mal di Medan, Diduga Bunuh Diri

Nasional | Selasa, 24 Maret 2026

Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru menyatakan jenazah pengunjung mal yang diduga melakukan bunuh diri dengan melompat dari lantai empat telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Baru, Fandi, mengatakan korban sebelumnya sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sebelum akhirnya diserahkan.

“Sudah diserahkan ke keluarga,” ujarnya di Medan, Selasa.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan adanya unsur lain yang mencurigakan dalam peristiwa tersebut.

“Negatif ditemukan apa-apa. Murni bunuh diri,” katanya.

Ia menambahkan, setelah jenazah diserahkan dan keluarga menerima dengan ikhlas, penanganan kasus tersebut dinyatakan selesai.

“Selesai semua. Keluarga ikhlas, korban diserahkan malam hari setelah kejadian,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Minggu (22/3), polisi menerima laporan adanya seorang pengunjung mal di Kota Medan yang melompat dari lantai empat sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Medan Baru, Bambang Gunanti Hutabarat, menyebut korban merupakan seorang perempuan berusia sekitar 34 tahun.

Rekomendasi

Foto: Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX Buktikan Kualitasnya Sebagai Skutik Terbaik di Level Tertinggi | Pifa Net

Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX Buktikan Kualitasnya Sebagai Skutik Terbaik di Level Tertinggi

Indonesia
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Viral! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Dicor Pakai Batok dan Sabut Kelapa, Warganet Geram | Pifa Net

Viral! Pondasi Tiang Listrik di Sambas Dicor Pakai Batok dan Sabut Kelapa, Warganet Geram

Sambas
| Rabu, 12 November 2025
Foto: Ifan Seventeen Respons Polemik Penunjukannya sebagai Dirut PFN: Siap Mundur Jika Ada yang Lebih Mampu | Pifa Net

Ifan Seventeen Respons Polemik Penunjukannya sebagai Dirut PFN: Siap Mundur Jika Ada yang Lebih Mampu

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Rizky Ridho Minta Maaf Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Rizky Ridho Minta Maaf Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

Sports
| Senin, 13 Oktober 2025
Foto: Kasus Kanker Kolorektal Meningkat di Kalangan Generasi Muda, Ini Gejala Awal yang Harus Diwaspadai | Pifa Net

Kasus Kanker Kolorektal Meningkat di Kalangan Generasi Muda, Ini Gejala Awal yang Harus Diwaspadai

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: ChatGPT Cetak Rekor Jadi Aplikasi Non-Gim Paling Banyak Diunduh di Dunia Maret 2025 | Pifa Net

ChatGPT Cetak Rekor Jadi Aplikasi Non-Gim Paling Banyak Diunduh di Dunia Maret 2025

Dunia
| Sabtu, 12 April 2025
Foto:   Luis Díaz Siap Gabung Barcelona Tanpa Syarat, Gantikan Nico Williams yang Gagal Didatangkan | Pifa Net

Luis Díaz Siap Gabung Barcelona Tanpa Syarat, Gantikan Nico Williams yang Gagal Didatangkan

Sports
| Selasa, 8 Juli 2025
Foto: Studi: Tiga Menit Aktivitas Ringan Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung | Pifa Net

Studi: Tiga Menit Aktivitas Ringan Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Indonesia
| Selasa, 29 April 2025
Foto: 26 Remaja Pontianak Diamankan Polisi saat Hendak Tawuran, 2 Diantaranya Perempuan | Pifa Net

26 Remaja Pontianak Diamankan Polisi saat Hendak Tawuran, 2 Diantaranya Perempuan

Pontianak
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Harry Kane Dirumorkan Balik ke Liga Inggris, Tapi Bukan Klub Lamanya | Pifa Net

Harry Kane Dirumorkan Balik ke Liga Inggris, Tapi Bukan Klub Lamanya

Inggris
| Senin, 24 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Puji Pelayanan Haji, Syarif Amin Singgung Soal Kuota | Pifa Net

Puji Pelayanan Haji, Syarif Amin Singgung Soal Kuota

Berita Lokal, PIFA – Wakil Ketua DPRD Kalbar, Syarif Amin Muhammad mengapresiasi pelayanan optimal pelaksanaan haji tahun ini. Bahkan dia memuji, pelaksanaan haji kali ini teristimewa. "Istimewa karena aspek pelayanan dari makanan, minuman, administrasi, pengamanan, dan semuanya sangat diperhatikan,” kata Syarif Amin, Selasa (19/7/2022). Amin yang juga melaksanakan ibadah haji ini menceritakan, pengaturan pengamanan dari setiap proses ritual ibadah sangat baik. Sehingga Jemaah tak khawatir akan keselamatan dirinya, mengingat ramainya peserta haji. “Dengan arahan-arahan mereka memecah kerumunan-kerumunan, dan membuat jalan alternatif sehingga kita teratur. Mereka bisa mengatur sampai Jemaah tertib,” jelasnya. Kendati demikian, dia tak menampik masih ada kekurangan-kekurangan. Tapi tidak menjadi persoalan besar sampai menghambat proses ibadah haji itu sendiri, terutama bagi jemaah asal Indonesia.  "Itu biasalah, namanya tahunan dan diikuti oleh jutaan orang dari seluruh dunia,” ujarnya. Meski dinilai sudah cukup baik, Amin tetap berharap pelayanan haji ke depan bisa lebih ditingkatkan kembali. Komunikasi Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia harus intens dalam membahas mulai dari persiapan hingga prosesnya.ap “Kita berharap ke depan, kuota haji ditambah. Tapi tentunya penambahan itu juga ditopang dengan penambahan sarana dan prasarana penunjang lainnya. Sehingga penambahan kuota haji tidak menimbulkan persoalan,” jelasnya. (ap)

Arab Saudi
| Selasa, 19 Juli 2022

Lokal

Foto: Dalam Penerapan SPBE Kabupaten Sekadau Dapatkan Predikat 'Cukup' | Pifa Net

Dalam Penerapan SPBE Kabupaten Sekadau Dapatkan Predikat 'Cukup'

Berita Sekadau, PIFA - Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mendapat predikat “Cukup” dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2021 dengan nilai indeks 2,50.   Diketahui Penerapan SPBE merupakan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada penggunanya. Penerapan SPBE diharapkan dapat memperbaiki tata kelola pemerintahan sehingga bisa mencapai efisiensi, integrasi, dan berbagi pakai.    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sekadau, Matius Jon menyampaikan predikat tersebut didapat setelah penilaian dari Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN dan RB yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1503 Tahun 2021, tentang Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2021.   Diungkapkannya ada 4 domain dan 8 aspek yang menjadi sasaran penilaian, diantaranya, Layanan SPBE yang memperoleh skor penilaian paling tinggi yakni 3,24.   Kebijakan SPBE memperoleh skor nilai 2,80. Tata Kelola SPBE dengan skor nilai 2,00 dan Manajamen SPBE dengan skor nilai 100. Dengan predikat Cukup itu, Matius Jon menilai hal tersebut masih jauh dari kata ideal. Rendahnya predikat itu karena menurut Tim Penilaian, secara umum unsur Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau masih belum matang dalam menerapkan aspek manajemen SPBE.   Terutama yang berkaitan dengan Manajemen Risiko SPBE, Manajemen Keamanan Informasi, Manajemen Aset TIK, Kompetensi SDM, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Perubahan dan Manajemen Layanan SPBE.   "kita belum mampu menunjukkan bukti dukung terhadap pelaksanaan manajemen sebagai mana disebutkan di atas. Dalam pelaksanaan audit TIK, kita dinilai belum memiliki kematangan dalam pelaksanaan audit Infrastruktur SPBE, Aplikasi SPBE dan Keamanan SPBE, dimana kita belum mampu menunjukkan bukti dukung terhadap pelaksanaan proses audit TIK tersebut," ungkapnya.   Matius Jon pun optimis dapat meningkatkan predikat tersebut, walaupun target skor belum ditetapkan. Menurutnya Pemerintah Kabupaten Sekadau pun harus terus berjuang untuk meningkatkan predikat tersebut, setidaknya naik pada kategori "Baik", tentunya dengan komitmen dan tekad yang kuat dari setiap stakeholder dan Perangkat Daerah.   "Kita memiliki SDM muda dari kalangan generasi y (milenial) bahkan generasi z yang sudah familiar dengan teknologi informatika. Tinggal bagaimana kita mendorong dan memberdayakan mereka agar terus-menerus berkreasi dan berani menerapkan berbagai program aplikasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi pemerintahan, demi meningkatkan kualitas layanan publik yang cepat, ekonomis efektif dan efisien," tandas Matius Jon. (ja)

Sekadau
| Rabu, 23 Maret 2022

Lokal

Foto: Kapolda Kalbar Bersama Sekda Prov Kalbar Tinjau Vaksinasi di SD Kristen Immanuel Pontianak | Pifa Net

Kapolda Kalbar Bersama Sekda Prov Kalbar Tinjau Vaksinasi di SD Kristen Immanuel Pontianak

Berita Pontianak, PIFA –  Kepala Kepolisian Daerah Kalbar, Irjen Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M., bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes., menghadiri kegiatan Vicon Vaksinasi Bersama Kapolri dengan Gerakan Vaksinasi Nasional COVID – 19 untuk anak Usia 6-11 Tahun di Sekolah Dasar Kristen Immanuel Pontianak, Rabu (23/2/2022). Polda Kalbar Suryanbodo Asmoro dalam keterangan persnya mengatakan kegiatan akselerasi Vaksinasi di Sekolah Dasar Kristen Immanuel Pontianak Kota menargetkan 800 dosis vaksin untuk anak-anak, orang tua murid, tenaga kesehatan, maupun tenaga pendidik, itu yang diprioritaskan,ada  vaksin dosis 1 dan 2, serta vaksin booster. Menurut Polda Kalbar Suryanbodo Asmoro akselerasi ini sangat penting  supaya dapat mencapai herd immunity.  “Kita ketahui bersama untk kalbar sendiri mulai dari kemarin hasil pemeriksaan pcr maupun antigen sudah ada 700 sekian yang positif, ini sudah banyak sekali lonjakan, dan harus menjadi perhatian kita bersama. Bagi yang belum vaksin, segera vaksin,” ujar Kapolda Kalbar. Sementara itu, dikesempatan yang sama Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes.,menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat beserta jajaranya yang sudah aktif melaksanakan vaksinasi di kalbar. Perlu diketahui bersama,  untuk vaksinasi dosis I (satu) di Kalimantan Barat sudah mencapai 82,68% dan dosis 2 (dua) sudah 59,15%. Vaksinasi 1 dan 2 banyak menggunakan Vaksin AstraZeneca. Sekda Prov Kalbar juga berharap kasus aktif COVID – 19 yang dirawat di rumah sakit tidak begitu banyak dengan terus-menerus melaksanakan vaksinasi. Menurut sekda Kalbar dari penelitian kami, 92% pasien yang dirawat di Rumah Sakit merupakan pasien yang belum divaksin. Untuk itu, masyarakat harus segera mendapatkan vaksinasi. (rs)

Pontianak
| Kamis, 24 Februari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5