Polisi Tangkap Pegawai KPK Gadungan yang Diduga Tipu Ahmad Sahroni Rp300 Juta
Politik | Sabtu, 11 April 2026
Ahmad Sahroni. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi/am.
Politik | Sabtu, 11 April 2026










Lokal

Berita Kapuas Hulu, PIFA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kapuas Hulu berupaya memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang kesehatan, secara khusus untuk profesi Dokter. Tercatat hingga tahun 2021 lalu sudah ada 49 dokter yang dibiayai oleh Pemda Kapuas Hulu, mereka adalah putra putri daerah yang dijaring lewat seleksi khusus. Pemda Kapuas Hulu kembali membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteran Untan Pontianak. Sekda Kapuas Hulu, H. Mohd Zaini melakukan penandatanganan PKS tersebut dengan pihak Fakultas Kedokteran Untan Pontianak. Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat yang menyaksikan penandatanganan PKS tersebut, berharap agar PKS dibuat sesuai aturan. Kemudian dokter yang telah disekolahkan dan selesai dapat mengabdi dengan dedikasi. “Setelah selesai, perlu diarahkan agar pengabdian ke daerah, karena ini di ongkos Pemda Kapuas Hulu. Jangan sampai lupa hal ini,” ungkap Wahyudi Hidayat di ruang rapat Setda Kapuas Hulu, Selasa (31/5/2022). Untuk pelaksanaan seleksi nanti, Wabup menegaskan harus dilakukan terbuka. Laksanakan itu dengan baik dan jujur. “Supaya tidak ada anggapan ini bisa diatur-atur,” tegasnya. Beliau mengatakan kedepan perlu juga diupayakan untuk pemenuhan profesi tenaga kesehatan lain untuk dibiayai pemda, seperti perawat atau bidan dan lainnya. “Ini untuk mengisi pelayanan kesehatan di daerah terpencil Kapuas Hulu. Ini perlu diperhitungkan oleh Dinkes,” ujarnya. Disela penandatanganan PKS antara Pemda Kapuas Hulu dan Fakultas Kedokteran Untan Pontianak dipaparkan data bahwa ada 49 orang dokter yang sudah di didik lewat biaya Pemerintah hingga tahun 2021. Dari jumlah itu ada 21 sudah selesai dan 12 sudah PNS. (ja)
Teknologi

PIFA.CO.ID, TEKNO - Saat mengobrol dengan orang lain di WhatsApp menggunakan bahasa yang berbeda, pengguna terkadang perlu menyalin pesan dan membuka Google Translate. Namun, nantinya pengguna tidak perlu lagi melakukan hal itu karena WhatsApp sedang mengembangkan fitur untuk menerjemahkan chat secara langsung.Hal ini terlihat dalam pembaruan WhatsApp beta terbaru untuk Android 2.24.26.9, di mana perusahaan tengah mengerjakan fitur untuk terjemahan chat obrolan dan pembaruan channel.WhatsApp merancang proses penerjemahan agar dapat dilakukan sepenuhnya di dalam aplikasi tanpa mengirimkan data apa pun ke layanan pihak ketiga. Ini memastikan fitur tersebut tetap mematuhi Mengingat penerjemahan in akan berfungsi secara offline, pengguna dapat mengunduh paket bahasa terlebih dahulu.Setelah diunduh, terjemahan akan diproses secara lokal di perangkat, sehingga terjemahan tetap dapat diproses meskipun koneksi Internet aktif tidak tersedia.Namun, WhatsApp juga menekankan bahwa terjemahan yang dihasilkan menggunakan paket bahasa lokal harus dianggap sebagai indikatif. Pasalnya, karena peneriemahan dilakukan secara offline menggunakan data yang telah diunduh sebelumnya, kesalahan atau ketidakakuratan sesekali dapat terjadi.Oleh karena itu, pengguna juga harus memikirkan hal ini. Meskipun ada potensi ketidakuratan, fitur ini tetap diharapkan dapat membantu meningkatkan komunikasi lintas bahasa yang berbeda.Menurut laporan, fitur yang sedang dalam pengembangan ini akan tersedia dalam pembaruan WhatsApp mendatang.
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menegaskan komitmen pemerintah daerahnya untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dalam wilayahnya. Ia berpendapat bahwa ekonomi kreatif memiliki peran sentral dalam membentuk pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kreativitas, dan inilah yang menjadi faktor utama dalam mengokohkan perkembangan ekonomi lokal. Dalam Seminar Akademik Universitas Terbuka Pontianak yang digelar pada tanggal 30 Agustus 2023, Bupati Muda Mahendrawan menjadi salah satu narasumber. Ia mengungkapkan pandangannya terhadap ekonomi kreatif sebagai hasil dari perubahan zaman, di mana konsep ini menitikberatkan pada era ekonomi baru yang menggandeng informasi, kreativitas, dan bergantung pada gagasan serta pengetahuan yang diperoleh dari sumber daya manusia. “Di sini yang diutamakan adalah mengedepankan kreativitas dan ide serta kekuatan daripada sumber daya manusia sebagai aset yang paling utama. Dan tentu di sini kita berupaya menggerakkan ini menjadi satu hal yang bisa memperkuat kualitas kehidupan setiap rumah tangga,” tegas Muda beberapa waktu lalu. Muda Mahendrawan menekankan pentingnya mengedepankan kreativitas, gagasan, dan kekuatan sumber daya manusia sebagai aset utama dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Hal ini, menurutnya, merupakan landasan yang mendorong peningkatan kualitas kehidupan di setiap rumah tangga. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muda Mahendrawan juga memaparkan upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerahnya dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif, terutama melalui penguatan desa wisata dan melibatkan berbagai aspek pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satu upaya yang diambil adalah memperkuat pengembangan desa wisata dengan melibatkan masyarakat lokal dalam prosesnya. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen untuk memacu perekonomian desa dengan strategi ini. Seminar dengan tema "Bangkit dan Bergerak Meningkatkan Ekonomi Kreatif di Kalimantan Barat" menggarisbawahi peran penting desa wisata dalam mendukung sektor pariwisata daerah. Bupati Muda Mahendrawan berpendapat bahwa desa-desa wisata tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki daya tarik khas lain yang mampu menarik kunjungan wisatawan. Selain itu, ia menyatakan keyakinannya bahwa masyarakat lokal di desa-desa tersebut dapat berkolaborasi untuk menciptakan produk-produk yang mendukung perkembangan ekonomi rumah tangga. Sebagai ilustrasi, Bupati Muda Mahendrawan merujuk pada Desa Jeruju Besar di Kecamatan Sungai Kakap. Di desa ini, warga dengan penuh semangat telah menjadikan rumah-rumah mereka sebagai homestay atau tempat menginap bagi para wisatawan. Motivasi mereka tidak hanya sebatas mendapatkan pendapatan tambahan, tetapi juga untuk membangun citra desa mereka sebagai tempat yang menarik dan ramah untuk dikunjungi. Contoh ini menjadi bukti nyata bagaimana partisipasi dan inisiatif masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan tekad yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan dorongan dari Bupati Muda Mahendrawan, sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat lokal, khususnya melalui pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat. Upaya ini juga diharapkan dapat mengukuhkan Kubu Raya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Barat. (yd)