Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran di Ponpes Lombok yang Tewaskan 1 Santri, Berawal dari Bensin untuk Campuran Cat iStock Photo

Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran di Ponpes Lombok yang Tewaskan 1 Santri, Berawal dari Bensin untuk Campuran Cat iStock Photo

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPolisi Ungkap Kronologi Kebakaran di Ponpes Lombok yang Tewaskan 1 Santri, Berawal dari Bensin untuk Campuran Cat

Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran di Ponpes Lombok yang Tewaskan 1 Santri, Berawal dari Bensin untuk Campuran Cat

Nasional | Kamis, 9 Juli 2026

Polisi mengungkap kronologi kebakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menewaskan seorang santri dan menyebabkan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Kasat Reskrim Polresta Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wita pada 13 Desember 2025. Saat itu, lima santri berinisial MR (15), MYS (14), SS (14), SAH (14), dan ADR (14) berada di kamar untuk beristirahat.

Menurut Punguan, MR yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka atau Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH), meminta SS membeli bensin eceran yang rencananya digunakan sebagai campuran cat untuk mengecat ulang kamar yang dipenuhi coretan.

"Niat awal terlapor anak (MR) menyuruh membeli bahan bakar eceran sebagai bahan campur cat. Di mana kamar terlapor anak akan dilakukan pengecatan ulang karena banyak coretan," kata Punguan saat konferensi pers di Mapolresta Lombok Tengah, Kamis (9/7/2026).

Setelah bensin dibeli, MR menuangkannya ke dalam dua botol air mineral berukuran 600 mililiter. Selanjutnya, MR mengajak MYS dan SAH mencari kayu untuk membuat ketapel di sebuah ruangan kosong di samping kamar mereka.

Agar tidak diketahui pengasuh pondok, para santri menutup pintu ruangan tersebut.

Saat berada di dalam ruangan, MR mencoba membakar kayu dengan menuangkan sebagian bensin ke plastik mika. Namun api justru menyambar sisa bensin di dalam botol hingga menimbulkan semburan api.

"Kemudian terlapor anak mencoba untuk menyalakan api dengan menuangkan sebagian BBM ke salah satu plastik mika dengan tujuan membakar kayu tersebut. Namun, tiba-tiba api menyambar sisa BBM yang ada dalam botol. Sehingga timbul percikan api di dalam botol tersebut," ujar Punguan.

Dalam kondisi panik, MR berusaha memadamkan api dengan memukul kobaran menggunakan botol bekas bensin. Bukannya padam, api justru semakin membesar dan menyambar kasur di dalam ruangan.

"Seluruh anak panik dan mencoba melarikan diri. Ada yang mencoba memadamkan dengan memukul api tersebut, tapi api malah membesar," katanya.

Akibat kobaran api, pakaian tiga santri yang berada di dekat kasur ikut terbakar. Mereka berusaha memadamkan api dengan menggesekkan tubuh ke lemari plastik, sementara MR lebih dulu keluar menyelamatkan diri.

"Terlapor anak (MR) terlebih dahulu menyelamatkan dirinya dengan cara membuka pintu dan salah satu anak yang mengalami luka ringan (MYS) keluar dan selamat terlebih dahulu," jelas Punguan.

Sementara itu, tiga santri lainnya, yakni ADR, SS, dan SAH, sempat terjebak di dalam ruangan karena pintu tidak bisa dibuka dari dalam.

"Tiga anak (ADR, SS, dan SAH) terkunci di dalam ruangan. Terkuncinya ini bukan karena sengaja, tapi pintu tidak bisa dibuka karena tidak ada pengait ke dalam," katanya.

MR bersama MYS kemudian mencari bantuan kepada santri lain. Salah seorang santri akhirnya mendobrak pintu hingga terbuka dan berhasil mengevakuasi para korban.

Ketiga korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pancor Dao. Dalam insiden itu, SS meninggal dunia, sedangkan ADR dan SAH mengalami luka bakar serius.

Polisi Dalami Dugaan Perundungan

Dalam penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa tiga hari sebelum kejadian MR sempat melakukan perundungan terhadap korban SS. Meski demikian, penyidik menyebut tidak menemukan hubungan langsung antara dugaan perundungan tersebut dengan kebakaran yang terjadi.

"Ini anak korban yang menjelaskan bahwa tidak ada hubungan kejadian dengan yang terjadi tiga hari sebelumnya," ujar Punguan.

Polisi mengaku telah dua kali mengonfirmasi kepada para korban mengenai kemungkinan adanya ancaman sebelum kebakaran, namun korban menyatakan tidak ada kaitan antara peristiwa perundungan dan insiden kebakaran tersebut.

Dalam perkara ini, polisi menetapkan dua tersangka, yakni MR (15) dan pimpinan Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Ahmad Muzakki Rahmatullah (AMR).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Mohammad Kholid menjelaskan penyelidikan baru dimulai pada Juni 2026 karena kejadian yang berlangsung pada 13 Desember 2025 itu tidak langsung dilaporkan kepada polisi.

Menurut Kholid, penetapan kedua tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa 20 saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan hasil visum dan rekam medis korban.

Kedua tersangka dijerat Pasal 474 ayat (2) dan ayat (3) KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian dan luka berat, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.

Rekomendasi

Foto: Face Up Hadirkan Skincare Anti-Aging Praktis untuk Perempuan Aktif Indonesia | Pifa Net

Face Up Hadirkan Skincare Anti-Aging Praktis untuk Perempuan Aktif Indonesia

Lifestyle
| Kamis, 3 Juli 2025
Foto: Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris | Pifa Net

Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris

Inggris
| Sabtu, 12 April 2025
Foto:   Manchester City Resmi Gaet Rayan Cherki dari Lyon | Pifa Net

Manchester City Resmi Gaet Rayan Cherki dari Lyon

Sports
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Anak Riza Chalid Didakwa Gunakan Uang Rp176 Miliar untuk Main Golf di Thailand | Pifa Net

Anak Riza Chalid Didakwa Gunakan Uang Rp176 Miliar untuk Main Golf di Thailand

Politik
| Rabu, 15 Oktober 2025
Foto: KPK Jadwalkan Pemeriksaan Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka Hari Ini | Pifa Net

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka Hari Ini

Indonesia
| Senin, 6 Januari 2025
Foto: Rumah Warga di Pontianak Roboh Dihantam Ombak Kapal, Wali Kota Berikan Bantuan Darurat | Pifa Net

Rumah Warga di Pontianak Roboh Dihantam Ombak Kapal, Wali Kota Berikan Bantuan Darurat

Pontianak
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: Lolos ke Perempat Final, Timnas U-17 Siap Ukir Prestasi Lebih Tinggi di Piala Asia! | Pifa Net

Lolos ke Perempat Final, Timnas U-17 Siap Ukir Prestasi Lebih Tinggi di Piala Asia!

Indonesia
| Selasa, 8 April 2025
Foto: Kikil Sapi Lezat dan Kaya Kolagen, Benarkah Tinggi Kolesterol? | Pifa Net

Kikil Sapi Lezat dan Kaya Kolagen, Benarkah Tinggi Kolesterol?

Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025
Foto: Update Klasemen Liga Italia, Inter Milan Pepet Napoli di Puncak | Pifa Net

Update Klasemen Liga Italia, Inter Milan Pepet Napoli di Puncak

Italia
| Senin, 27 Januari 2025
Foto: Jokowi Punya Gagasan Bikin Partai Super Tbk, PKB: Parpol Bukan Perusahaan | Pifa Net

Jokowi Punya Gagasan Bikin Partai Super Tbk, PKB: Parpol Bukan Perusahaan

Indonesia
| Jumat, 7 Maret 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Erick Thohir Pastikan Indonesia Lawan Palestina di FIFA Matchday Juni 2023 | Pifa Net

Erick Thohir Pastikan Indonesia Lawan Palestina di FIFA Matchday Juni 2023

PIFA, Sports - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan bahwa Timnas Indonesia asuhan Coach Shin Tae-yong bakal melawan Palestina di FIFA Matchday bulan Juni mendatang. Hal ini merupakan realisasi dari janjinya Erick Thohir ketika maju di pemilihan Ketum PSSI beberapa waktu lalu. Erick mengatakan, kedepannya PSSI harus bisa merancang dengan negara mana saat digelar FIFA matchday. Sebab, selama ini jadwal FIFA matchday baru ditentukan beberapa hari jelang pertandingan. ‘’Saya sudah komunikasi dengan Presiden Federasi Sepakbola Palestina dan mereka sudah setuju untuk laga FIFA matchday pada tanggal 14 Juni 2023. Mereka juga sudah mengirim surat resmi ke PSSI tentang kesediaan untuk melakukan satu pertandingan laga,’’ ungkap Erick di sela-sela Kongres FIFA yang berlangsung di Kigali, Rwanda. Erick menambahkan, Federasi Sepakbola Palestina melalui Sekjen Firas Abu Hilal sudah mengirimkan surat balasan ke PSSI tentang kesediaan mereka melakukan laga FIFA matchday pada 14 Juni. Surat tersebut dikirimkan ke PSSI, kemarin FIFA matchday edisi 2023 tinggal menyisakan laga pada 12 hingga 20 Juni, 4-12 September, setelah itu 9-17 Oktober, dan terakhir 13-21 November. ‘’Jadi PSSI jauh-jauh hari sudah merencanakan untuk menjalani laga FIFA matchday. Ini yang benar. Nah komunikasi terus dilakukan oleh kesekretariatan PSSI untuk laga-laga selanjutnya. Jika sudah ada update pada laga lainnya, kami akan beritahukan,’’ tegas Erick. Untuk diketahui, saat ini Palestina menduduki ranking 93 dunia. Sedangkan Indonesia berada di posisi 151. Sebelum melawan Palestina, timnas Indonesia lebih dulu melawan Burundi di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 25 dan 28 Maret mendatang.

Indonesia
| Kamis, 16 Maret 2023

Politik

Foto: Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih | Pifa Net

Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih

PIFA, Politik – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tidak ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. Pernyataan itu disampaikan Prasetyo menanggapi isu yang beredar di kalangan wartawan mengenai kemungkinan Presiden RI Prabowo Subianto merombak sejumlah menteri pada pekan ini. “Gak ada reshuffle,” kata Prasetyo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, usai menghadiri peluncuran stimulus ekonomi untuk periode triwulan I tahun 2026. Prasetyo kembali menegaskan bahwa Presiden tidak akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Ia menyebut pemerintah saat ini fokus menghadapi momentum Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran dengan memastikan masyarakat dapat menjalani kedua momen tersebut dengan baik. “Enggak ada (reshuffle). Kita menjelang Bulan Suci Ramadhan, menjelang Lebaran, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan stimulus ekonomi. Ini kan bagaimana pemerintah bekerja keras supaya seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Menurut Prasetyo, fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo adalah mencari solusi untuk meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok ekonomi terbawah. “Kita berpikir terus-menerus bagaimana meringankan beban saudara-saudara kita, terutama di desil-1 hingga desil-4,” katanya. Prasetyo yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai bentuk stimulus pada triwulan pertama 2026 sebagai langkah mendorong pergerakan ekonomi. “Semua semata-mata untuk kita membantu meringankan semua masyarakat dan harapan kita dengan seperti itu maka ekonomi akan tumbuh, ekonomi akan bergerak di triwulan pertama,” jelasnya. Selain membahas isu reshuffle, Prasetyo juga menyoroti persoalan jalan berlubang yang menyebabkan korban di beberapa daerah. Ia menyebut Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut, terutama di tengah musim hujan. “Kita terus-menerus berkoordinasi untuk memastikan kelayakan jalan-jalan yang sekarang dengan musim hujan ini banyak juga yang terjadi lubang, bahkan di beberapa tempat sempat jatuh korban,” kata Prasetyo. Ia menegaskan pemerintah prihatin terhadap kejadian tersebut dan terus mengingatkan seluruh jajaran agar memperhatikan hal-hal kecil yang berpotensi menimbulkan dampak fatal. “Itu semangat yang ingin kita bangun,” pungkasnya.

Politik
| Rabu, 11 Februari 2026

Lokal

Foto: Pria di Kubu Raya Gelapkan Uang Rp 50 Juta, Hasil Jual 3 Motor | Pifa Net

Pria di Kubu Raya Gelapkan Uang Rp 50 Juta, Hasil Jual 3 Motor

PIFA, Lokal - Seorang pria berinisial YG di Kubu Raya, Kalbar ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polsek Sungai Raya atas dugaan penggelapan uang hasil penjualan tiga unit sepeda motor. Total uang yang digelapkan pria 31 tahun ini mencapai Rp50 juta. Korban yang merasa kesal karena uang hasil penjualan sepeda motornya tak kunjung diberikan, melaporkan YG ke Polsek Sungai Raya pada Senin (10/6). Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto, melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya, AIPTU Ade mengungkapkan, YG, yang bekerja di salah satu percetakan batako di Kecamatan Sungai Kakap, memanfaatkan kepercayaan korban dengan meminta STNK dan BPKB asli untuk melancarkan aksinya.  “Setelah menerima uang dari pembeli dan menyerahkan tiga kendaraan sepeda motor beserta kelengkapan surat kendaraan tersebut, uang hasil penjualan tidak diberikan kepada korban," ungkap AIPTU Ade pada Selasa, (2/7/2024). Ade bilang, saat ini YG sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana penggelapan dan dijerat dengan Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman empat tahun penjara. Berkaitan dengan kasus tersebut, Ade mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam mempercayai pihak lain. Selain itu, penting untuk tidak menyerahkan dokumen-dokumen penting seperti STNK dan BPKB asli sebelum transaksi selesai dan uang hasil penjualan diterima. “STNK dan BPKB asli adalah dokumen penting yang seharusnya tidak diberikan sebelum pembayaran diterima. Pastikan semua transaksi dilakukan secara transparan dan dengan bukti yang lengkap,” tegasnya. 

Kubu Raya
| Selasa, 2 Juli 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5