Polisi Ungkap Motif Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Diduga karena Hubungan Tak Direstui. iStockphoto

Polisi Ungkap Motif Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Diduga karena Hubungan Tak Direstui. iStockphoto

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalPolisi Ungkap Motif Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Diduga karena Hubungan Tak Direstui

Polisi Ungkap Motif Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Diduga karena Hubungan Tak Direstui

Lokal | Sabtu, 18 Juli 2026

Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan pria berinisial GT atau Gatot Tri Wahyu (52) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Korban diduga dibunuh oleh anak perempuan angkatnya, DM (19), bersama kekasihnya, NJ (28), lalu jasadnya dikuburkan di pekarangan rumah korban.

Wakapolres Nganjuk Kompol Didid Wahyu Agustyawan mengatakan DM nekat menghabisi nyawa ayah angkatnya karena sakit hati dan tidak mendapat restu menjalin hubungan dengan sang kekasih.

"Korban mengaku mendapat pola asuh keras, baik secara fisik dan verbal dari sang ayah. Emosi itu semakin memuncak, ketika mengetahui bahwa DM adalah anak angkat," kata Didid, Jumat (17/7).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menyebut pembunuhan tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya.

"Ini adalah pembunuhan berencana. Jadi, sebelum mengeksekusi sudah direncanakan," ujar Sukaca.

Menurutnya, DM merupakan otak utama di balik aksi tersebut. Rencana pembunuhan mulai disusun sejak Sabtu (11/7).

"Yang punya ide, inisiatif, merencanakan, tersangka DM sehingga otaknya tersangka DM," katanya.

Polisi menjelaskan eksekusi dilakukan pada Senin (13/7) sore di rumah korban. Aksi bermula ketika korban dibekap dan dijegal hingga terjatuh.

Saat korban tidak berdaya, DM diduga memukul kepala korban menggunakan palu sebanyak tiga kali, sementara NJ memegang kaki korban.

Setelah itu, DM diduga menusuk perut dan menyayat leher korban hingga meninggal dunia. Jasad korban kemudian dipindahkan dan dikuburkan di samping rumah.

Keberadaan jasad Gatot baru terungkap pada Rabu (15/7), ketika warga bersama perangkat desa mencari korban yang beberapa hari tidak terlihat. Jasad ditemukan terkubur di bawah gundukan tanah di pekarangan rumahnya.

Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, polisi menangkap kedua tersangka di Jalan Jenderal S. Parman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (16/7) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain cangkul, sepeda motor, telepon genggam, pakaian milik tersangka, terpal, pakaian korban, serta beberapa utas tali.

Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolres Nganjuk. Mereka dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Rekomendasi

Foto: Psikolog: Anak Bisa Alami Kecemasan Usai Libur Panjang, Waspadai Post Holiday Blues | Pifa Net

Psikolog: Anak Bisa Alami Kecemasan Usai Libur Panjang, Waspadai Post Holiday Blues

Indonesia
| Senin, 7 April 2025
Foto: Modifikasi Fazzio Hybrid Gaya Zee Sukses Gambarkan Gaya Trendy dan Personal Anak Muda | Pifa Net

Modifikasi Fazzio Hybrid Gaya Zee Sukses Gambarkan Gaya Trendy dan Personal Anak Muda

Nasional
| Sabtu, 7 Juni 2025
Foto: Ledakan di Pamulang Hancurkan Tiga Rumah, Empat Warga Luka-Luka | Pifa Net

Ledakan di Pamulang Hancurkan Tiga Rumah, Empat Warga Luka-Luka

Nasional
| Jumat, 12 September 2025
Foto: Mulai dari Navigasi Canggih Sampai Notifikasi Malfungsi, Ini Dia Aneka Keunggulan Y-Connect pada MAXi Yamaha | Pifa Net

Mulai dari Navigasi Canggih Sampai Notifikasi Malfungsi, Ini Dia Aneka Keunggulan Y-Connect pada MAXi Yamaha

Indonesia
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Menteri Maman Minta Masyarakat Sebut ‘Pelaku UMKM’ menjadi Pengusaha | Pifa Net

Menteri Maman Minta Masyarakat Sebut ‘Pelaku UMKM’ menjadi Pengusaha

Pontianak
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Lutesha Curi Perhatian di Aksi Tolak Revisi UU TNI di Monas | Pifa Net

Lutesha Curi Perhatian di Aksi Tolak Revisi UU TNI di Monas

Jakarta
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa | Pifa Net

Sidang Kasus Bocah Digorok di Kolaka Ricuh, Keluarga Protes Tuntutan Ringan Jaksa

Nasional
| Kamis, 2 Oktober 2025
Foto: Deddy Corbuzier Kembali Geregetan soal Makan Bergizi Gratis hingga Dituding jadi Buzzer Pemerintah | Pifa Net

Deddy Corbuzier Kembali Geregetan soal Makan Bergizi Gratis hingga Dituding jadi Buzzer Pemerintah

Pifabiz
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Rekontruksi Tawuran Remaja di Pontianak Utara, Korban Disabet dengan Celurit Sepanjang 180cm | Pifa Net

Rekontruksi Tawuran Remaja di Pontianak Utara, Korban Disabet dengan Celurit Sepanjang 180cm

Pontianak
| Jumat, 17 Januari 2025
Foto: 39 Naga Bersinar Meriahkan Puncak Cap Go Meh di Pontianak  | Pifa Net

39 Naga Bersinar Meriahkan Puncak Cap Go Meh di Pontianak

Pontianak
| Kamis, 13 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Kompolnas Sebut Korban Masih Trauma, akan Kawal Kasus Oknum DPRD Singkawang Sampai ke Pengadilan | Pifa Net

Kompolnas Sebut Korban Masih Trauma, akan Kawal Kasus Oknum DPRD Singkawang Sampai ke Pengadilan

PIFA, Lokal – Kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Singkawnag, Kalimantan Barat masih terus berlanjut. Ketua Harian Kompolnas, Irjen (Purn) Benny Mamoto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga ke pengadilan.Hal ini disampaikan Benny setelah melakukan kunjungan ke Polda Kalbar untuk memantau perkembangan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum DPRD Singkawang terhadap anak di bawah umur pada Senin (30/9/2024).“Kami telah menerima laporan hasil gelar perkara dari Kasatreskrim dan berdiskusi bersama mengenai bagaimana kasus ini dapat diselesaikan. Kami juga berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri. Dari yang kami pantau, proses ini berjalan baik dan cepat. Kita semua berharap kasus ini dapat segera dituntaskan, sehingga publik dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” jelas Benny kepada awak media.Benny menambahkan bahwa para penyidik telah bekerja keras untuk menyelesaikan kasus ini. Pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga selesai, bahkan hingga ke tahap pengadilan.“Dari gelar perkara yang disampaikan tadi, ada beberapa kemajuan signifikan dalam pembuktian. Menurut kami, sudah cukup bukti untuk membawa kasus ini ke pengadilan,” ungkapnya.Benny juga menyampaikan bahwa kondisi korban saat ini masih mengalami trauma dan stres. Menurutnya, korban memerlukan pendampingan dari psikolog untuk mempersiapkan diri menghadapi persidangan, mengingat korban masih berusia 13 tahun.“Kami juga berkesempatan bertemu dengan korban. Kami sangat prihatin melihat kondisinya yang masih trauma dan stres. Korban membutuhkan pendampingan psikologis agar dapat menghadapi persidangan dengan lebih kuat,” tuturnya.Terkait penetapan tersangka, Benny memastikan bahwa bukti yang telah dikumpulkan penyidik sudah cukup kuat untuk dibawa ke pengadilan. “Sudah cukup bukti untuk melanjutkan proses hukum di pengadilan,” pungkasnya. (ly)

Singkawang
| Selasa, 1 Oktober 2024

Sports

Foto: Marselino Ferdinan Diharapkan Secepatnya Gabung TC Timnas U-20 Indonesia | Pifa Net

Marselino Ferdinan Diharapkan Secepatnya Gabung TC Timnas U-20 Indonesia

PIFA, Sports - Marselino Ferdinan diharapkan segera pulang ke Tanah Air untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-20 meski baru pindah ke klub barunya di Belgia, KMSK Deinze. Permintaan tersebut diutarakan oleh Asisten Pelatih Timnas U-20 Nova Arianto kepada wartawan, Rabu (8/2/2023). "Kami masih melihat situasi Marselino di Belgia. Tapi, kami berharap Marselino bisa secepatnya bergabung ke Timnas Indonesia U-20 karena Piala Asia U-20 bakal segera dimulai," ujarnya, dikutip PIFA dari detiksports. Saat ini Skuad Garuda Muda besutan Coach Shin Tae-yong ini tengah menjalani TC di Jakarta pada 1-28 Februari 2023. TC tersebut digelar untuk persiapan Piala Asia U-20 2023 pada 1-18 Maret mendatang. Sebelumnya, Nova menegaskan bahwa kehadiran Marselino sangat dibutuhkan Timnas U-20 dalam proses persiapan. PSSI pun sudah mengirim surat resmi kepada klub Marselino untuk melepasnya ke Timnas U-20. "Kami masih menunggu update dari klub Marselino karena PSSI sudah berkirim surat ke klubnya. Surat PSSI itu pastinya berisikan pemanggilan Marselino ke Timnas Indonesia U-20," ungkapnya. Dia menambahkan, hingga saat ini, yang sudah bergabung dengan Timnas Indonesia U-20 ada 20 pemain. Terdapat sejumlah nama baru dipanggil seperti Brandon Scheunemann (PSIS), Hugo Samir (Persis) dan Ahmad Raia (Persik). Selain itu juga terdapat pemain dari tim U-16 tahun lalu yakni Arkhan Kaka (Persis) dan Sulthan Zaky (PSM).  Berikut Daftar 30 Pemain di Pemusatan Latihan Tim U-20 Indonesia: 1. Arkhan Fikri - Arema FC 2. Dimas Juliano Pamungkas - Bhayangkara FC 3. Frezy Al Hudaifi - Bhayangkara FC 4. Daffa Fasya Sukawijaya - Borneo FC 5. Rabbani Tasnim Siddiq - Borneo FC 6. Ronaldo Joybera R. Junior Kwateh - Madura United 7. Marselino Ferdinan - Persebaya Surabaya 8. Aditya Arya Nugraha - Persebaya Surabaya 9. Ferdiansyah - Persib Bandung 10. Kakang Rudianto - Persib Bandung 11. Robi Darwis - Persib Bandung 12. Achmad Maulana Syarif - Persija Jakarta 13. Alfriyanto Nico Saputro - Persija Jakarta 14. Cahya Supriadi - Persija Jakarta 15. Doni Tri Pamungkas - Persija Jakarta 16. Frengky Deaner Missa - Persija Jakarta 17. Ginanjar Wahyu Ramadhani - Persija Jakarta 18. Muhammad Ferarri - Persija Jakarta 19. Resa Aditya Nugraha - Persija Jakarta 20. Barnabas Sobor - Persija Jakarta 21. Ahmad Raia Irvanza Arditian - Persik Kediri 22. Arkhan Kaka Putra Purwanto - Persis Solo 23. Erlangga Setyo Dwi Saputra - Persis Solo 24. Hugo Samir - Persis Solo 25. Marcell Januar Putra - Persis Solo 26. Zanadin Faris - Persis Solo 27. Brandon Marsel Scheunemann - PSIS Semarang 28. Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi - PSM Makassar 29. Sulthan Zaky Pramana Putra Razaq - PSM Makassar 30. Hokky Caraka Bintang Brilliant - PSS Sleman (yd)

Belgia
| Rabu, 8 Februari 2023

Politik

Foto: Prabowo Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas dalam Perjanjian Dagang RI-AS | Pifa Net

Prabowo Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas dalam Perjanjian Dagang RI-AS

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan kepentingan nasional dalam setiap pengambilan kebijakan, termasuk dalam kesepakatan dagang Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam tayangan “Prabowo Menjawab” yang dirilis Badan Komunikasi Pemerintah RI, Presiden menekankan bahwa kepentingan rakyat Indonesia menjadi prioritas utama dalam setiap perjanjian internasional. “Saudara harus percaya bahwa saya mengutamakan kepentingan nasional Indonesia. Jika saya menilai kepentingan nasional kita terancam oleh perjanjian apa pun, maka kita bisa meninggalkannya,” ujar Prabowo. Menurut Presiden, seluruh isi kesepakatan telah melalui pertimbangan matang sebelum disepakati. Salah satu poin utama dalam kerja sama tersebut adalah penurunan tarif perdagangan dari 32 persen menjadi 19 persen. Prabowo juga mengungkapkan bahwa dalam perjanjian itu, Indonesia mendapatkan perlakuan khusus dari Presiden AS Donald Trump. Salah satunya berupa klausul penyesuaian yang memungkinkan kedua negara melakukan negosiasi ulang jika terdapat poin yang dinilai merugikan. “Dalam perjanjian kemarin, kita sepakat bahwa jika ada hal-hal yang belum berkenan bagi kedua pihak atau bertentangan dengan kepentingan kita, maka akan dibuat klausul penyesuaian,” jelasnya. Ia menambahkan, klausul tersebut tidak dimiliki negara lain dalam perjanjian serupa dengan Amerika Serikat, sehingga memberikan fleksibilitas bagi Indonesia untuk menjaga kedaulatan ekonomi. Dari sisi manfaat, Indonesia disebut memperoleh keuntungan besar. Sebanyak 1.819 komoditas strategis nasional kini mendapatkan akses pasar dengan tarif nol persen ke Amerika Serikat. Produk unggulan seperti kopi dan minyak sawit termasuk dalam daftar komoditas yang mendapatkan fasilitas tersebut. Penghapusan hambatan tarif ini diyakini akan meningkatkan daya saing serta membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi pelaku usaha nasional. Terkait perbandingan dengan negara lain, Presiden menegaskan Indonesia akan tetap bersikap rasional dalam mengambil keputusan dan tidak serta-merta mengikuti langkah negara lain seperti Malaysia dalam membatalkan perjanjian dagang tanpa perhitungan matang. Prabowo memastikan setiap kebijakan diplomasi ekonomi yang diambil pemerintah akan selalu didasarkan pada kalkulasi yang menguntungkan rakyat Indonesia serta menjaga kepentingan nasional dalam jangka panjang.

Politik
| Minggu, 22 Maret 2026
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5