Polres Blitar Kota saat rilis kasus pencurian kendaraan bermotor di Mapolres Blitar Kota, Jawa Timur, Kamis (23/4/2026). ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota

Polres Blitar Kota saat rilis kasus pencurian kendaraan bermotor di Mapolres Blitar Kota, Jawa Timur, Kamis (23/4/2026). ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalPolres Blitar Kota Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, Dua Tersangka Ditangkap

Polres Blitar Kota Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, Dua Tersangka Ditangkap

Surabaya | Kamis, 23 April 2026

Blitar – Aparat Polres Blitar Kota berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) lintas wilayah yang meresahkan warga dan kerap beraksi di area persawahan. Dua tersangka berinisial FA (45) dan DAP (34) diamankan dalam kasus tersebut.

Kapolres Blitar Kota, Kalfaris Triwijaya Lalo, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan kehilangan sepeda motor yang masuk ke kepolisian. Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan dua tersangka yang diketahui berasal dari wilayah Kediri dan Blitar.

“Kami lakukan penyelidikan dan penggalian informasi dan ditetapkan dua orang tersangka yakni FA dan DAP. Dari hasil pengembangan kedua tersangka melakukan aksinya kurang lebih 11 TKP,” katanya di Blitar, Kamis.

Dari total 11 tempat kejadian perkara (TKP), enam di antaranya berada di wilayah Blitar Kota, sementara sisanya terjadi di Kediri. Aksi pencurian tersebut dilakukan dalam rentang waktu September 2025 hingga April 2026.

Kapolres menjelaskan, kedua tersangka memiliki peran berbeda. FA bertindak sebagai eksekutor yang mulai dari mencari target, melakukan pencurian menggunakan kunci T, hingga menjual hasil curian. Sementara DAP, warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, berperan menyediakan tempat untuk merencanakan aksi serta memantau dan mengawal saat FA beraksi.

Modus operandi yang digunakan pelaku yakni berkeliling di sekitar lokasi target, kemudian setelah kondisi dianggap aman, mereka mencuri sepeda motor yang diparkir di jalan maupun area persawahan menggunakan kunci T.

“Hasil penjualan mereka bagi dua. Untuk motif aksinya guna kepentingan pribadi,” ujarnya.

Polisi menyebut para pelaku tergolong berpengalaman, bahkan salah satunya merupakan residivis. Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon seluler, dua mata kunci berbentuk T, satu pegangan kunci T, serta empat unit sepeda motor hasil curian.

Kedua tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat memarkir kendaraan, terutama tidak meninggalkan kunci di kendaraan serta memilih lokasi parkir yang aman.

“Kami imbau agar lebih hati-hati dalam menempatkan kendaraan, walaupun hanya sebentar misal ke warung jangan menempatkan posisi kunci tertinggal atau hidup,” kata Kapolres.

Rekomendasi

Foto: Timnas Indonesia Mulai TC di Bali, Kluivert Fokus Bangun Kekompakan Jelang Hadapi China | Pifa Net

Timnas Indonesia Mulai TC di Bali, Kluivert Fokus Bangun Kekompakan Jelang Hadapi China

Timnas Indonesia
| Selasa, 27 Mei 2025
Foto: Sekda Kapuas Hulu Hadiri Rapat Paripurna, Tiga Raperda Disetujui Bersama DPRD | Pifa Net

Sekda Kapuas Hulu Hadiri Rapat Paripurna, Tiga Raperda Disetujui Bersama DPRD

Kapuas Hulu
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Begini Kondisi Vadel Badjideh Usai 20 Hari Ditahan Atas Dugaan Persetubuhan dan Aborsi | Pifa Net

Begini Kondisi Vadel Badjideh Usai 20 Hari Ditahan Atas Dugaan Persetubuhan dan Aborsi

Jakarta
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Diduga Korsleting Listrik, 2 Ruko Terbakar di Sungai Raya | Pifa Net

Diduga Korsleting Listrik, 2 Ruko Terbakar di Sungai Raya

Kubu Raya
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Teknologi AI Bantu Pasangan Ini Punya Anak Setelah 19 Tahun Penantian, Ini Kisahnya | Pifa Net

Teknologi AI Bantu Pasangan Ini Punya Anak Setelah 19 Tahun Penantian, Ini Kisahnya

Teknologi
| Minggu, 6 Juli 2025
Foto: Padati Ruas-ruas Jalan Arteri, Ratusan “Gang Alpha” Sambut Kemeriahan Penutupan Event We Are Aerox Society Lampung & Palembang | Pifa Net

Padati Ruas-ruas Jalan Arteri, Ratusan “Gang Alpha” Sambut Kemeriahan Penutupan Event We Are Aerox Society Lampung & Palembang

Indonesia
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Bawa Spirit Momen Sejarah Juara Dunia di Jerez, Aldi Satya Mahendra Raih Prestasi Cemerlang di FIM Intercontinental Games 2024 | Pifa Net

Bawa Spirit Momen Sejarah Juara Dunia di Jerez, Aldi Satya Mahendra Raih Prestasi Cemerlang di FIM Intercontinental Games 2024

Indonesia
| Senin, 3 Februari 2025
Foto: Yamaha Edukasi Konsumen Lewat Program “Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube”, Waspadai Oli Palsu! | Pifa Net

Yamaha Edukasi Konsumen Lewat Program “Gebyar Hadiah Sobek Label Yamalube”, Waspadai Oli Palsu!

Otomotif
| Kamis, 10 Juli 2025
Foto: PDIP Tegaskan Dukungan ke Prabowo, Tapi Tidak untuk Gibran? | Pifa Net

PDIP Tegaskan Dukungan ke Prabowo, Tapi Tidak untuk Gibran?

Medan
| Minggu, 16 Maret 2025
Foto: Tagar #BoikotTrans7 Menggema, Santri dan Alumni Pesantren Desak Permintaan Maaf atas Tayangan Xpose | Pifa Net

Tagar #BoikotTrans7 Menggema, Santri dan Alumni Pesantren Desak Permintaan Maaf atas Tayangan Xpose

Nasional
| Selasa, 14 Oktober 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Sekolah Swasta Penerima Bantuan Pemprov Kalbar Dilarang Naikkan Iuran | Pifa Net

Sekolah Swasta Penerima Bantuan Pemprov Kalbar Dilarang Naikkan Iuran

PIFA, Lokal - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita, menegaskan larangan bagi sekolah swasta penerima bantuan pendidikan dari Pemprov Kalbar untuk menaikkan iuran sekolah. "Kami menghimbau agar sekolah-sekolah swasta yang menerima bantuan biaya pendidikan dari Pemprov Kalbar menggunakan dana tersebut sesuai peruntukan dan tidak menaikkan biaya iuran sekolah. Jumlah iuran tetap harus mengacu pada yang selama ini dibayarkan siswa," ujar Rita di Pontianak, Senin (9/6). Rita menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat guna memastikan tidak ada penambahan biaya sepihak dari pihak sekolah. "Kami akan melakukan pengawasan terhadap besaran iuran yang dibayarkan siswa agar sesuai dengan data awal yang sudah kami miliki," tegasnya. Program Beasiswa Pendidikan (PBP) 2025 menyasar 277 sekolah swasta jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Kalbar, dengan total penerima manfaat mencapai 21.000 siswa. Kota Pontianak menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak karena banyaknya sekolah swasta di wilayah tersebut. Bantuan ini bertujuan meringankan beban biaya pendidikan siswa serta mendukung operasional sekolah, termasuk honor guru dan kebutuhan infrastruktur. Namun, Rita mengingatkan bahwa bantuan ini bersifat parsial, sehingga masih ada selisih iuran yang harus ditanggung siswa. "Harapannya, beasiswa ini bisa benar-benar membantu siswa dan tidak membebani lebih lanjut," katanya. Rita juga berharap semua sekolah mematuhi aturan penggunaan dana dan bersama-sama mendukung upaya pemerintah menciptakan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas di Kalimantan Barat. (Antara)

Pontianak
| Selasa, 10 Juni 2025

Lokal

Foto: Tim SAR Gabungan Evakuasi Satu Crew Pasca Terbakarnya KMP Bukit Raya di Muara Jungkat | Pifa Net

Tim SAR Gabungan Evakuasi Satu Crew Pasca Terbakarnya KMP Bukit Raya di Muara Jungkat

PIFA, Lokal - Kapal penumpang KM Bukit Raya tujuan Pontianak mengalami kebakaran di daerah muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (25/4/2024). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu awak kapal mengalami sesak nafas pasca terbakarnya kapal tersebut. Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra mengatakan bahwa setelah terbakarnya KMP. Bukit Raya tim SAR gabungan langsung menuju lokasi dan berhasil melakukan evakuasi medis terhadap seorang awak kapal tersebut.  ”Sore hari tim SAR gabungan berhasil melakukan evakuasi medis terhadap awak kapal yang mengalami sesak nafas, korban merupakan remaja wanita,” ungkapnya. Ia melanjutkan bahwa pada saat itu korban perlu mendapatkan perawatan medis lanjutan. Korban pun kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Antonius Pontianak. ”Sebelum terjadinya evakuasi medis tim SAR gabungan telah melakukan pertolongan pertama terhadap sesak nafas yang dialami korban, akan tetapi setelah diberikan pertolongan kondisi korban belum membaik sepenuhnya oleh sebab itu korban perlu mendapatkan penanganan medis lanjutan. Sehingga korban dibawa menuju RS. Antonius untuk mendapatkan penanganan lanjutan,” jelasnya. Setelah korban berhasil dievakuasi tim SAR gabungan melanjutkan pemantauan terhadap KMP. Bukit Raya sampai Kapal dan seluruh penumpang bersandar di Pelabuhan Dwikora Pontianak. ”Meskipun Kebakaran berhasil dipadamkan  Tim SAR gabungan terus memantau kapal dan penumpang hingga akhirnya bersandar di Pelabuhan Dwikora Pontianak Pukul  22.25 WIB,” tutupnya. Sebelumnya diketahui sebuah KMP Bukit Raya rute Surabaya menuju Pontianak terbakar di bagian anjungan kapal saat berada di perairan Muara Jungkat ( 25/04 ) pukul 14.57 WIB. Sempat terjadi kepanikan sebelum akhirnya api berhasil dipadamkan dan seluruh penumpang berhasil tiba dengan selamat di pelabuhan Dwikora Pontianak. (ly)

Mempawah
| Jumat, 26 April 2024

Lokal

Foto: Bertahan di Laut dengan Papan Kayu, Dua Nelayan Hilang di Ketapang Ditemukan Selamat | Pifa Net

Bertahan di Laut dengan Papan Kayu, Dua Nelayan Hilang di Ketapang Ditemukan Selamat

PIFA.CO.ID, LOKAL - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua dari tiga orang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pantai Celincing, Muara Ketapang. Mereka ditemukan dalam kondisi selamat, bertahan di tengah laut dengan bantuan papan kayu kecil, pada Rabu (11/12/2024) sekitar pukul 12.48 WIB. Koordinator Pos SAR Ketapang, Ayub, mengungkapkan bahwa kedua nelayan yang ditemukan adalah Usdianda (23) dan Suriansyah (39). Sementara nelayan bernama Marham (24) masih belum ditemukan."Keduanya ditemukan mengapung dalam keadaan selamat, mereka dievakuasi ke Puskesmas Kendawangan," kata Ayub.Sebelumnya, pada Selasa (10/12), tiga orang nelayan, Marham (24), Usdianda (23), dan Suriansyah (39) dilaporkan hilang saat melaut di perairan Muara Ketapang, Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong. Ketiganya berangkat dengan perahu lepeh sekitar pukul 03.00 WIB dan seharusnya kembali pada pukul 09.00 atau 10.00 WIB.Menurut Ayub, keluarga korban sudah berusaha menghubungi ketiganya, namun gagal. Tim SAR segera turun ke lokasi, meskipun cuaca buruk menyulitkan pencarian. "Kami menerima laporan sore harinya, dan malam itu langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Celincing serta nelayan setempat untuk merencanakan operasi SAR," ungkap Ayub.Pencarian yang dilakukan hingga malam hari belum membuahkan hasil, namun upaya terus dilanjutkan keesokan paginya. Beruntung, Usdianda dan Suriansyah ditemukan selamat."Satu orang lainnya, atas nama Marham (24) belum ditemukan," ucap Ayub. Tim yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari Pos SAR Ketapang, Polsek Benua Kayong, BPBD Ketapang, Pos AL Ketapang, Puskesmas Benua Kayong, aparat Desa Suka Baru, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Ketapang
| Kamis, 12 Desember 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5