Polda kalbar. Ist

Polda kalbar. Ist

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalPolresta Pontianak Dirikan 9 Pos Pengamanan Selama Nataru, Ini Lokasinya

Polresta Pontianak Dirikan 9 Pos Pengamanan Selama Nataru, Ini Lokasinya

Kalbar | Rabu, 17 Desember 2025

PIFA, Lokal - Menjelang perayaan Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, Polresta Pontianak menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak, Rabu (17/12/2025).

Rapat tersebut dipimpin langsung Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Suyono, dalam rangka persiapan pengamanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kapolresta Pontianak Suyono menyampaikan, Polresta Pontianak akan melaksanakan Operasi Lilin Kapuas 2025 yang berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian akan mendirikan sebanyak 9 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Pontianak.

“Sebanyak 9 pos akan kami dirikan, terdiri dari 8 pos pengamanan dan 1 pos terpadu. Pos-pos tersebut untuk meng-cover pengamanan di seluruh wilayah Kota Pontianak,” ujar Suyono.

Adapun pos pengamanan yang didirikan berada di Pos PAM Flamboyan, Pos PAM Kaisar, Pos PAM Tanjung Raya, Pos PAM Mitra Anda, Pos PAM Ramayana, Pos PAM Pattimura, Pos PAM Gajah Mada, Pos PAM BKPM Kota Baru, serta 1 Pos Terpadu yang berlokasi di Pelabuhan Dwikora Pontianak.

Setiap pos akan diisi personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta unsur organisasi kemasyarakatan (Ormas). Secara keseluruhan, Polresta Pontianak akan menurunkan sekitar 300 personel gabungan dalam pengamanan Nataru tahun ini.

Suyono juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya kejahatan konvensional seperti pencurian, pencurian dengan kekerasan, penyalahgunaan minuman keras, narkoba, dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah saat libur agar memastikan rumah dalam kondisi terkunci dan memperhatikan instalasi listrik guna menghindari kebakaran,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta mengutamakan keselamatan berlalu lintas, mematuhi aturan berkendara, serta menghindari penggunaan petasan atau bahan berbahaya lainnya yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Suyono menegaskan, pihak kepolisian membuka layanan darurat 110 bagi masyarakat yang menemukan atau mencurigai adanya potensi gangguan keamanan.

“Mari kita jadikan perayaan Natal dan Tahun Baru ini sebagai momentum untuk mempererat persatuan, menjaga persaudaraan, serta menciptakan Kota Pontianak yang aman, damai, kondusif, dan sejuk,” tutupnya.

Rekomendasi

Foto: Chanyeol EXO Siap Comeback dengan Mini Album Solo Kedua “Upside Down” | Pifa Net

Chanyeol EXO Siap Comeback dengan Mini Album Solo Kedua “Upside Down”

Pifabiz
| Senin, 4 Agustus 2025
Foto: Yamaha Sediakan Promo Menarik dan Special Treatment Buat Konsumen di Hari Pelanggan Nasional | Pifa Net

Yamaha Sediakan Promo Menarik dan Special Treatment Buat Konsumen di Hari Pelanggan Nasional

Otomotif
| Sabtu, 6 September 2025
Foto: Kemenkes Minta STR Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan di RSHS Dicabut | Pifa Net

Kemenkes Minta STR Dokter PPDS Tersangka Pemerkosaan di RSHS Dicabut

Indonesia
| Kamis, 10 April 2025
Foto: PSSI Dukung Penuh Pemanggilan Skuad Timnas oleh Patrick Kluivert | Pifa Net

PSSI Dukung Penuh Pemanggilan Skuad Timnas oleh Patrick Kluivert

Indonesia
| Minggu, 9 Maret 2025
Foto: BLACKPINK Siap Rilis Lagu Baru JUMP pada 11 Juli 2025, Tampil Perdana di Konser Tur Dunia DEADLINE | Pifa Net

BLACKPINK Siap Rilis Lagu Baru JUMP pada 11 Juli 2025, Tampil Perdana di Konser Tur Dunia DEADLINE

Pifabiz
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Jangan Sepelekan! Ini Alasan Pisang Perlu Dicuci Sebelum Disimpan atau Dimakan | Pifa Net

Jangan Sepelekan! Ini Alasan Pisang Perlu Dicuci Sebelum Disimpan atau Dimakan

Pifabiz
| Rabu, 5 November 2025
Foto: KPK Belum Jadwalkan Pemanggilan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan di Bank BJB | Pifa Net

KPK Belum Jadwalkan Pemanggilan Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan di Bank BJB

Bandung
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: Nova Tegaskan Indonesia U-17 Siap Tempur Hadapi Korea Utara di Perempat Final Piala Asia | Pifa Net

Nova Tegaskan Indonesia U-17 Siap Tempur Hadapi Korea Utara di Perempat Final Piala Asia

Pontianak
| Senin, 14 April 2025
Foto: Resep Ayam Bacem, Menu Sahur Lezat yang Mudah dan Enak! | Pifa Net

Resep Ayam Bacem, Menu Sahur Lezat yang Mudah dan Enak!

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Rayakan HUT ke-70, Yamaha Semakin Dekat dengan Pelanggan dan Siap Menyambut Masa Depan | Pifa Net

Rayakan HUT ke-70, Yamaha Semakin Dekat dengan Pelanggan dan Siap Menyambut Masa Depan

Otomotif
| Rabu, 9 Juli 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Presiden Optimistis Smelter PT AMNT di Sumbawa Barat Selesai Pertengahan 2024 | Pifa Net

Presiden Optimistis Smelter PT AMNT di Sumbawa Barat Selesai Pertengahan 2024

PIFA, Nasional - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung melakukan tinjauan terhadap pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (20/06/2023). Presiden RI Jokowi secara berulang kali menegaskan pentingnya hilirisasi industri untuk mewujudkan visi Indonesia Maju. Presiden Jokowi ingin memastikan kemajuan pembangunan smelter PT AMNT sesuai dengan rencana dan selesai pada pertengahan tahun depan. Hal ini diungkapkan Presiden kepada awak media yang meliput kegiatan tersebut. Pernyataan Presiden didasarkan pada hasil verifikasi terakhir terkait progres pembangunan smelter PT AMNT oleh tim investasi dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah mencapai 51,63 persen. “Insyaallah di pertengahan 2024 sudah selesai,” ucapnya, mengutip laman Setkab RI. PT AMNT diharapkan memiliki kapasitas produksi sebesar 900.000 ton konsentrat. Oleh karena itu, Presiden berharap agar hilirisasi juga dapat dilakukan pada produk turunan dari katoda tembaga yang dihasilkan, sehingga dapat memberikan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin. Presiden juga menekankan bahwa ketika pembangunan smelter selesai dan siap untuk berproduksi, baik dari nikel, tembaga, bauksit, maupun timah, hal itu akan memberikan nilai tambah yang maksimal bagi perekonomian dalam negeri. “Baik berupa nilai ekspornya, juga membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya” bebernya. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Presiden Komisaris PT AMNT Hilmi Panigoro, dan Presiden Direktur PT AMNT Rachmat Makkasau. (yd)

Ntb
| Selasa, 20 Juni 2023

Pifabiz

Foto: Wakili Suara Hati Emak-emak, Mulan Jameela Kritik Kebijakan Kompor Listrik | Pifa Net

Wakili Suara Hati Emak-emak, Mulan Jameela Kritik Kebijakan Kompor Listrik

Pifabiz - Nama Mulan Jameela beberapa waktu ini menyita perhatian netizen usai dianggap mewakili suara emak-emak Indonesia terkait kebijakan pemerintah yang berencana mengonversi LPG 3kg ke kompor listrik. Terkait kebijakan tersebut, Mulan Jameela menilai kompor listrik tak cocok digunakan untuk memasak masakan lokal Indonesia. Anggota Komisi VII DPR RI itu mengaku meski sudah memiliki kompor listrik, tetapi terkadang masih menggunakan kompor gas untuk memasak. "Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai anggota dewan dan sebagai emak-emak. Kami di rumah saja punya kompor listrik tetap tak bisa lepas dari yang gas karena masakan Indonesia ya beda bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran begitu saja," kata Mulan, dikutip dari CNNIndonesia.com pada Minggu (25/9). Selain itu, Mulan juga khawatir kompor listrik akan membuat tagihan membengkak karena kapasitas kompor listrik mencapai 1.000 watt. "Masyarakat yang kekurangan daya listriknya kan 450 VA, ini kebutuhannya 1.200-1.800 watt," kata Mulan. Untuk itu, Istri musisi Ahmad Dhani itu meminta pemerintah mengkaji ulang rencana konversi gas LPG 3 kg ke kompor listrik. Mulan meminta pemerintah untuk tidak menerapkan kebijakan tersebut secara terburu-buru. Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR lainnya, Nasyirul Falah Amru, mengatakan bahwa penggunaan kompor listrik pada tahun ini masih dalam tahap uji coba dan sosialisasi. “Uji coba ini untuk mengetahui, seberapa efektif penggunaan kompor listrik ini dibandingkan elpiji. Lebih bisa menekan impor gas, atau tidak,” ungkapnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/9/2022). Menurutnya, untuk saat ini pemerintah akan memberikan paket kompor listrik gratis kepada 300.000 masyarakat Indonesia yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial serta memiliki listrik. Dirinya mengatakan, ketika penggunaan kompor listrik itu berhasil menekan impor, maka akan memberikan dampak yang lebih baik untuk rakyat. Kemudia, ia juga menilai konversi ke kompor listrik ini tak akan menambah beban rakyat, sebab kompor listrik ini disubsidi pemerintah. (b)

Jakarta
| Minggu, 25 September 2022

Lokal

Foto: Heri Ajak Seluruh Elemen Bersinergi Bangun Kalbar | Pifa Net

Heri Ajak Seluruh Elemen Bersinergi Bangun Kalbar

PIFA, Lokal - Ketua Komisi V DPRD Kalbar, Heri Mustamin menyebutkan komunikasi antar lembaga eksekutif dalam hal ini gubernur dan wakil gubernur dengan legislatif, setahun belakangan terkesan kurang sinergis. Maka itu dia mengajak di tahun 2023 ini, seluruh elemen yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk membangun sinergitas bersama. Ini diperlukan untuk melanjutkan agenda pembangunan daerah. Hal tersebut kata Heri, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa kemitraan pemerintah daerah terdiri dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif.  "Ini harus terus bersinergi. Kemarin mungkin kurang komunikasi. Ini juga dipahami oleh kita semua,” katanya, belum lama ini. Heri menilai, komunikasi antara lembaga eksekutif dan legislatif kurang berjalan dengan baik dalam konteks pemerintahan secara umum. Padahal sinergitas baru bisa terjadi bila komunikasi berjalan dengan baik.  "Komunikasi ini yang perlu ditingkatkan ke depan,” ujarnya. Di sisi lain terkait yudikatif sebagai penegak hukum, peranan lembaga ini dinilai sangat besar dalam membangun kesadaran hukum untuk masyarakat.  "Tak cuma penindakan, tapi terpenting upaya preventif," katanya. Dia meminta tindakan-tindakan melawan hukum misalnya penyalahgunaan kewenangan, jabatan atau menyalahgunakan keuangan daerah, korupsi bisa diselesaikan dengan terukur. "Kita berharap komunikasi lebih optimal. Bersinergi bangun Kalbar. Jika kompak akan lebih baik dan maju,” tandasnya. (ap)

Kalbar
| Senin, 23 Januari 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5