Prabowo Terima Masukan Para Mantan Presiden dalam Diskusi di Istana. Setpres

Prabowo Terima Masukan Para Mantan Presiden dalam Diskusi di Istana. Setpres

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikPrabowo Terima Masukan Para Mantan Presiden dalam Diskusi di Istana

Prabowo Terima Masukan Para Mantan Presiden dalam Diskusi di Istana

Jakarta | Kamis, 5 Maret 2026

PIFA, Politik - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengungkap hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan presiden, wakil presiden, serta tokoh nasional di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (3/3).

Menurut Muzani, Prabowo menerima berbagai pandangan dan masukan dari para tokoh bangsa sebagai referensi dalam mengambil keputusan terkait situasi nasional dan global.

“Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati dan menjadikannya sebagai referensi dalam mengambil keputusan,” ujar Muzani di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3).

Ia mengatakan diskusi berlangsung konstruktif dan penuh suasana kebersamaan. Dalam pertemuan itu, sejumlah tokoh seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla turut menyampaikan pandangan mereka.

Selain menerima masukan, Prabowo juga memaparkan pandangannya terkait perkembangan geopolitik global. Beragam pandangan yang muncul dalam diskusi disebut ada yang kritis, tajam, maupun berupa saran dan pemikiran.

Muzani menegaskan, Prabowo juga menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil pemerintah bertujuan untuk kepentingan bangsa dan negara serta meminta seluruh elemen bangsa tetap menjaga persatuan.

Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam, dari pukul 19.30 hingga 23.30 WIB itu digelar di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Sejumlah tokoh lain yang hadir antara lain Wakil Presiden ke-11 Boediono dan Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin.

Rekomendasi

Foto: ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran | Pifa Net

ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Yamaha Racing Indonesia Tampil Gemilang di ARRC Motegi: Wahyu Nugroho dan Candra Hermawan Raih Podium | Pifa Net

Yamaha Racing Indonesia Tampil Gemilang di ARRC Motegi: Wahyu Nugroho dan Candra Hermawan Raih Podium

Sports
| Rabu, 6 Agustus 2025
Foto: Ketua KPK Setyo Budiyanto Sebut Tak akan Ambil Honor di Kepengurusan BPI Danantara | Pifa Net

Ketua KPK Setyo Budiyanto Sebut Tak akan Ambil Honor di Kepengurusan BPI Danantara

Indonesia
| Selasa, 15 April 2025
Foto: Dokter: Paparan Gawai Berlebihan Bisa Picu Gejala Autisme Virtual pada Anak Usia Dini | Pifa Net

Dokter: Paparan Gawai Berlebihan Bisa Picu Gejala Autisme Virtual pada Anak Usia Dini

Indonesia
| Jumat, 18 April 2025
Foto: Indonesia Tembus Semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 Usai Tekuk Jepang 1-0 | Pifa Net

Indonesia Tembus Semifinal IFCPF Asia Oceania Cup 2025 Usai Tekuk Jepang 1-0

Timnas
| Senin, 17 November 2025
Foto: Promosi, Sassuolo Kembali ke Serie A Usai Bungkam Modena 3-1 | Pifa Net

Promosi, Sassuolo Kembali ke Serie A Usai Bungkam Modena 3-1

Italia
| Rabu, 16 April 2025
Foto: Hacker Pro-Israel Retas Bursa Kripto Iran Nobitex, Curi Aset Rp1,4 Triliun | Pifa Net

Hacker Pro-Israel Retas Bursa Kripto Iran Nobitex, Curi Aset Rp1,4 Triliun

Teknologi
| Kamis, 19 Juni 2025
Foto: John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia | Pifa Net

John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

Sports
| Selasa, 2 Desember 2025
Foto: Airlangga Hartarto Tegaskan Kabinet Prabowo-Gibran Bukan ‘Kabinet Gemuk’ | Pifa Net

Airlangga Hartarto Tegaskan Kabinet Prabowo-Gibran Bukan ‘Kabinet Gemuk’

Indonesia
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Remaja 21 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Warga Setelah 19 Kali Curi Rumah Kosong | Pifa Net

Remaja 21 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Warga Setelah 19 Kali Curi Rumah Kosong

Kubu Raya
| Jumat, 24 Oktober 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Muda Mahendrawan Tegaskan Pentingnya Sistem dan Data untuk Kelola Perikanan di Kubu Raya | Pifa Net

Muda Mahendrawan Tegaskan Pentingnya Sistem dan Data untuk Kelola Perikanan di Kubu Raya

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, dengan tegas menggarisbawahi pentingnya sistem data dalam pengelolaan sumber daya ikan untuk meningkatkan produksi hasil perikanan di Kubu Raya. Pernyataan ini disampaikannya saat ia menyerahkan bantuan kepada 38 kelompok nelayan di wilayah tersebut pada hari Selasa, 19 September 2023, di Hotel Gardenia Kubu Raya. Wilayah Kubu Raya memiliki posisi strategis sebagai penyangga ibu kota provinsi dan bagian dari Pontianak Metro Area, sehingga memiliki peluang pasar yang besar dan potensi untuk menghasilkan produk-produk perikanan yang berkualitas. Bupati Muda Mahendrawan menggarisbawahi kompleksitas mata rantai dalam industri perikanan, termasuk perikanan, pengolahan, dan pemasaran. Ia menekankan pentingnya memiliki sistem data yang baik sebagai landasan untuk mengoptimalkan potensi ini. Menurutnya, menyusun data yang akurat dan terukur adalah langkah awal untuk mengembangkan sektor perikanan. “Bicara perikanan, pengolahan, dan pemasaran itu mata rantainya sangat luas. Kita melihatnya dari sisi bagaimana agar semua ini bisa mendapatkan peluang yang baik. Nah, terkait hal itu kita di Kubu Raya selalu berupaya dengan menyusun data secara lebih baik. Ini semua dimulai dengan suatu sistem data yang bisa memberikan kecepatan dan membuat kerja-kerja bisa terukur,” terang Bupati Muda. Dalam penyaluran bantuan kepada 38 kelompok nelayan, terdapat 27 kelompok nelayan yang bergerak di bidang perikanan budi daya dan 11 kelompok nelayan perikanan tangkap. Bantuan yang diberikan kepada nelayan budi daya mencakup paket sarana budi daya dan paket pakan ikan, sementara nelayan tangkap menerima paket lengkap perahu bermotor dan paket alat penangkapan ikan. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya, Hefmi Rizal, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi hasil perikanan di wilayah tersebut, termasuk perikanan budi daya, perikanan tangkap, pengolahan, dan pemasaran hasil perikanan. Ia juga menyoroti pertumbuhan produksi perikanan yang signifikan di Kubu Raya dari tahun 2019 hingga 2022, serta peningkatan konsumsi ikan setiap tahunnya. Muda Mahendrawan juga menekankan bahwa sistem data yang baik mendukung upaya pemberian bantuan yang tepat sasaran, yang meliputi pembudi daya ikan, nelayan, pengolah, dan pemasar hasil perikanan. Sistem informasi data berbasis geospasial yang dimiliki oleh Kubu Raya dianggap sebagai aset berharga untuk mendukung pembangunan sektor perikanan. Ia menyimpulkan bahwa pemerintah pusat semakin memperhatikan daerah yang memiliki sistem data yang baik karena dapat menjamin ketepatan sasaran dalam pelaksanaan program pembangunan. Dengan data yang akurat, sektor perikanan di Kubu Raya diharapkan akan terus berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut yang saat ini mencatat tingkat pertumbuhan tertinggi di Kalimantan Barat.

Kubu Raya
| Kamis, 21 September 2023

Pifabiz

Foto: Selain Instagram, Konten Youtube Sandra Dewi juga Menghilang | Pifa Net

Selain Instagram, Konten Youtube Sandra Dewi juga Menghilang

PIFAbiz - Setelah akun instagram hilang, seluruh konten video di akun channel YouTube milik Sandra Dewi juga menghilang. Tak ada satupun konten video di akun @/sandradewiofficial dengan jumlah subscribers sebanyak 39.4 ribu itu. Berdasarkan pantauan PIFA, Senin (22/4/2024), YouTube Sandra Dewi hanya menyisakan foto profil keluarga, yaitu Sandra Dewi, Harvey Moeis, dan dua anaknya, Raphael dan Mikha Moeis. Tak ada menyisahkan video apapun. Beberapa akun media sosial Sandra Dewi yakni Instagram dan YouTube mulai menghilang setelah ia mendatangi Kejaksaan Agung pada 4 April lalu. Kedatangan Sandra untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus korupsi timah yang menjerat suaminya, Harvey Moeis. Sampai saat ini, belum diketahui penyebab hilangnya akun YouTube dan Instagram Sandra Dewi. (ly) 

Indonesia
| Senin, 22 April 2024

Nasional

Foto: RUU TPKS Disahkan Jadi UU, Gemuruh Tepuk Tangan  Menggebu di DPR  | Pifa Net

RUU TPKS Disahkan Jadi UU, Gemuruh Tepuk Tangan  Menggebu di DPR 

Berita Nasional, PIFA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan secara resmi Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang dalam rapat paripurna DPR, pada Selasa (12/4/2022). Rapat paripurna DPR ke-19 masa sidang IV tahun sidang 2021-2022 pembahasan pengesahan RUU TPKS dipimpin Ketua DPR Puan Maharani, yang dihadiri total 311 anggota dewan, dengan rincian 51 orang hadir secara fisik dan 225 orang hadir secara virtual. Sedangkan, sebanyak 51 orang tak hadir izin. “Apakah RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual disahkan menjadi undang-undang?" ujar Puan dan dijawab setuju serentak oleh peserta rapat. Suara tepuk tangan itu berasal dari para anggota Dewan dan masyarakat umum yang hadir di area balkon. Puan pun tampak melambaikan tangannya menyambut sambutan meriah tersebut.  Dalam laporannya, Ketua Panja RUU TPKS Willy Aditya menyampaikan, RUU ini merupakan aturan yang berpihak kepada korban serta memberikan payung hukum bagi aparat penegak hukum yang selama ini belum ada untuk menangani kasus kekerasan seksual.  "Ini adalah kehadiran negara, bagaimana memberikan rasa keadilan dan perlindungan kepada korban kekerasan seksual yang selama ini kita sebut dalam fenomena gunung es," ujar Willy. Menurut Willy, pengesahan RUU TPKS merupakan hadiah menjelang peringatan Hari Kartini, sosok yang selama ini dikenal sebagai pejuang emansipasi perempuan.  Sebelumnya, dalam pembahasan tingkat pertama, delapan dari sembilan fraksi di DPR setuju agar RUU TPKS disahkan, hanya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolaknya. (ja)

Jakarta
| Selasa, 12 April 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5