Pramono Mulai Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Hari Ini
Toyo | Rabu, 14 Januari 2026
Pramono Mulai Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Hari Ini
Toyo | Rabu, 14 Januari 2026










Lokal

PIFAbiz - Band Merahjingga asal Pontianak, sukses menggelar mini showcase tajuk “Mendengar Sebelum Terdengar” untuk album terbaru mereka “Ma Arus” di The Paws pada Sabtu malam (7/12/24)Acara ini dihadiri oleh para penggemar setia, penikmat musik, serta tamu undangan yang ingin mendengarkan warna baru dalam perjalanan musikal Merahjingga secara perdana sebelum resmi dirilis pada 12 Desember 2024 di platform digital.Album Ma Arus, yang memiliki makna "Doa Ibu," lahir dari perjalanan panjang dan ketekunan Merahjingga sejak 2016 terbentuk. Ma Arus tidak hanya menggambarkan semangat untuk terus maju, tetapi juga refleksi tentang kekuatan doa ibu yang selalu mengiringi setiap langkah Merahjingga."Kami percaya semua orang memiliki ibu, dan tidak ada ibu yang memberikan doa buruk untuk anak-anaknya. Doa ibu selalu menyertai setiap langkah kami," ungkap Atuy. "Album ini ibarat ibu dan lagu-lagu di dalamnya adalah anak-anaknya, yang lahir dari perjalanan bermusik kami."Selain itu, Ma Arus juga merupakan plesetan akronim dari marus, yang berarti “maju terus.” Makna ini mencerminkan semangat Merahjingga untuk terus melangkah meski perjalanan mereka tidak mudah, terutama sebagai band yang lahir dan berkembang di Kalimantan Barat dengan ekosistem musik yang belum sepenuhnya terindustrialisasi.“Album ini adalah titik balik dan mula bagi kami, tidak hanya dari segi musikalitas tetapi juga secara emosional. Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih kepada para pendengar,” ungkap Anci. Lagu-lagu dalam Ma Arus menawarkan nuansa yang lebih matang dan reflektif dibandingkan karya-karya sebelumnya. Lagu yang ada di album ini antara lain Sudut Pandang, Lunar, Belantika, Thani, Huru-Hara, Gita Puja Bara, Api Berhala, Anomalia, dan Dikandung Badan.Dengan perpaduan aransemen musik akustik dan elemen elektronik minimalis, setiap lagu diramu dengan nuansa musik khas Merahjingga yang menggabungkan lirik mendalam tentang permasalahan sosial dan personal dengan aransemen yang lebih eksploratif.Acara berlangsung hangat dan intim, diawali dengan sambutan dari personel Merahjingga yang berbagi cerita di balik proses kreatif Ma Arus. Suasana santai dan penuh energi membuat acara ini tidak hanya menjadi momen mendengarkan musik, tetapi juga sebuah perayaan akan ketekunan, semangat, dan rasa syukur yang membawa Merahjingga sampai pada titik ini.Ma Arus akan tersedia di berbagai platform musik digital mulai 12 Desember 2024, dengan sembilan lagu dalam album ini, Merahjingga berharap dapat tetap berkarya, terdengar, dan mensyiarkan hal yang positif lewat Album ini.
Lokal

Berita Lokal, PIFA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan menyalurkan 15 ribu paket bahan pangan ke seluruh daerah di Kalbar. Penyaluran bantuan ini, ditargetkan tuntas pada akhir September, guna menekan inflasi. “Jika ditemukan gejala inflasi, maka akan ada tahapan bantuan tertentu yang akan diberikan lagi,” kata Gubernur Kalbar, Sutarmidji, kemarin. Midji menerangkan, untuk mengetahui tingkat inflasi, dia menginstruksikan untuk memantau di Kota Pontianak, Kota Singkawang dan Kabupaten Sintang. Agar Pemprov Kalbar bisa segera mengadakan operasi pasar ketika ditemukan kenaikan harga bahan pangan dengan jenis apa pun. Minimal, satu kali operasi pasar menjual beberapa jenis bahan pangan. “Kita lihat harga cabai naik karena rata-rata kuliner sekarang memakai cabai, seperti bakso yang bisa menggunakan cabai hingga sekilo. Nah, hal seperti ini yang biasanya menyebabkan inflasi naik. Sedangkan stok Kalbar tidak cukup. Sepertinya saat ini baru cabai yang kelihatan, sehingga kita mungkin perlu datangkan dari daerah penghasil cabai,” paparnya. Di sisi lain, dia dan Wagub Ria Norsan juga akan melakukan kunjungan kerja untuk turun langsung memantau penyerahan bantuan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Daerah target adalah Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, dan Kabupaten Bengkayang. Setelah itu Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Ketapang, hingga ke Kabupaten Kapuas Hulu. “Kemudian akan dilakukan evaluasi. Misal, ketika angka inflasi mengkhawatirkan, kami berikan bantuan yang sama, ditambah dengan operasi pasar yang sudah di pasar Flamboyan, Teratai, dan pasar-pasar lainnya. Kami akan melihat komoditi apa yang harganya sedang naik sesuai situasi di lokasi tersebut," tutupnya. (ap)
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan, mengingatkan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan air pasang di daerah ini. Pernyataan ini disampaikan Bupati Muda Mahendrawan saat berada di Sungai Raya pada hari Jumat. "Saya mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya banjir dan air pasang. Untuk itu, seluruh lapisan masyarakat agar memperhatikan perkembangan cuaca dan mempersiapkan langkah-langkah preventif," ucap Bupati Muda Mahendrawan. Selain itu, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap keamanan listrik di rumah-rumah warga. Ia menekankan perlunya masyarakat memeriksa dan memastikan kabel listrik di rumah tidak terendam air. "Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menghindari potensi bahaya kebakaran atau kerusakan pada peralatan listrik. Bersama-sama kita perlu waspada dan proaktif dalam menghadapi potensi bencana," tambahnya. Bupati Muda Mahendrawan mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan keluarga dan properti mereka dengan memastikan bahwa kabel listrik tidak terkena air. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan respons terhadap potensi bencana alam. "Kami bekerja sama dengan BPBD dan instansi terkait lainnya untuk menghadapi situasi ini. Namun, peran serta aktif dari masyarakat juga sangat diperlukan," ujar Bupati Muda. Bupati Muda Mahendrawan berharap agar masyarakat Kubu Raya dapat saling mendukung dan bertindak secara bijaksana dalam menghadapi kondisi darurat ini. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan informasi terkini terkait perkembangan cuaca dan anjuran keselamatan kepada masyarakat. "Dengan peringatan ini diharapkan masyarakat Kubu Raya dapat lebih siap menghadapi potensi bencana alam dan tetap menjaga keselamatan diri dan keluarga," pungkasnya. (ad)