Prancis Jadi Tim Pertama ke Semifinal Piala Dunia 2026, Mbappe dan Dembele Tumbangkan Maroko
Sports | Jumat, 10 Juli 2026
Mbappe. Reuters
Sports | Jumat, 10 Juli 2026










Lokal

Berita Lokal, PIFA - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pontianak Raya menggelar peringatan Dirgahayu yang ke-4. Acara yang berlangsung di Hotel Mahkota Pontianak ini mengusung tema “SDM Unggul 2024 Gemilang”, melalui rangkaian kaderisasi yang berkelanjutan, Jumat (28/10/2022). Pada kesempatan tersebut, digelar juga Pelantikan Pengurus Cabang Periode 2022/2023. Jamalludin selaku Ketua PC PMII Pontianak Raya turut mengucapkan terima kasih kepada senior yang selalu membersamai selama 4 tahun ini. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada media partner yang telah mensupport kegiatannya. “Kepada pengurus PC yang sudah resmi dilantik bahwasanya kita telah mengucapkan janji, kita telah mengatakan sumpah. Saya berharap selama satu priode kita benar-benar bisa mempertanggung jawabkan sumpah dan janji yang telah kita ucapkan, kita benar-benar menjadi pengurus yang mengurusi anggota dan kader dari PMII Cabang Pontianak Raya,” ucapnya. "Kepada Para jajaran pengurus rayon jajaran pengurus Komisariat maupun pengurus cabang, kita hari ini sebagai pengurus jangan sampai lemah dan jangan sampai banyak takutnya dikarenakan apa yang kita hadapi hari ini sebagai gambaran bagaiman menghadapi persoalan-persoalan yang lebih besar di kemudian hari, Kepada Para jajaran pengurus rayon jajaran pengurus Komisariat maupun pengurus cabang jangan berfikir aku mampu atau tidak mampu, aku bisa atau tidak bisa tapi fikirkan gimana aku mau atau tidak mau, agar ketika kita sudah menyatakan sikap aku mau, maka bisa dan mampu akan beriringan," tambah Jamalludin. Sementara itu senior sekaligus pembimbing PMII Pontianak Raya, Nasir Wahab mengatakan bahwa moment peringatan Dirgahayu ini merupakan moment yang paling di nanti-nanti. Dia menjelaskan bahwa Kader PMII beserta senior yang hadir perlu berbicara tentang visioner dan mimpi-mimpi besar terhadap sistem kaderisaisi yang ada di Pmii Cabang Pontianak Raya. "Hari jalan dan ruang sudah ada, saya tidak punya cita-cita yang besar selain membersamai kader Pontianak Raya. Hari ini kita ingin menegaskan kita tidak punya masalah tentang jaringan ke depan, jadi manfaatkan jaringan tersebut dan dilaksanakan semaksimal mungkin,” tegasnya. Pada acara ini, diadakan Pemotongan Tumpeng, serta dihibur oleh Lembaga Semi Otonom Syubbanul Harokah dan Akar Rumput. Turut hadir senior dan kader PMII Pontianak Raya yang berjumlah ratusan kader PMII Pontianak Raya.
Politik

PIFA, Politik - Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, menilai wacana pengiriman personel Tentara Nasional Indonesia ke Gaza, Palestina, dalam misi perdamaian berpotensi memberikan manfaat strategis bagi peningkatan kapasitas prajurit TNI, khususnya dalam menjalankan operasi nontempur di wilayah konflik. Menurut dia, keterlibatan langsung di lapangan akan memperkaya pengalaman prajurit dalam koordinasi multinasional serta penanganan krisis kemanusiaan. Tantangan keamanan global ke depan, kata dia, tidak selalu berbentuk perang konvensional. “Banyak situasi yang membutuhkan kehadiran pasukan untuk menjaga stabilitas tanpa terlibat dalam operasi tempur,” kata Nurul di Jakarta, Selasa. Ia menegaskan, peran aktif Indonesia di kawasan konflik internasional harus tetap berpijak pada prinsip konstitusi, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nurul menyebut stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama bagi proses rekonstruksi dan pemulihan sosial di Gaza. Tanpa jaminan keamanan yang memadai, distribusi bantuan kemanusiaan dan pembangunan kembali infrastruktur akan sulit dilakukan secara optimal. Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah agar memastikan mandat yang jelas serta komunikasi yang terbuka kepada publik terkait rencana tersebut. Kejelasan aturan keterlibatan dan jaminan perlindungan bagi personel Indonesia, menurutnya, harus menjadi prioritas utama. “Selama mandatnya tegas, fokus pada perlindungan sipil dan kemanusiaan, serta tidak bergeser ke operasi militer, saya melihat ini sebagai langkah yang konstruktif,” katanya. Selain itu, Nurul menilai partisipasi Indonesia dalam misi perdamaian di Gaza juga berpotensi memperkuat posisi Indonesia di forum internasional sebagai negara yang konsisten dan aktif dalam menjaga perdamaian dunia. Rekam jejak Indonesia dalam berbagai misi penjaga perdamaian internasional, lanjutnya, menjadi modal penting untuk menjalankan peran tersebut secara profesional. “Ketika ada ruang untuk berkontribusi secara langsung dalam menjaga stabilitas dan membantu masyarakat sipil, tentu itu menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan politik kita,” tutup Nurul.
Nasional

PIFA.CO.ID, NASIONAL - Propam Polres Serdang Bedagai (Sergai) sedang memeriksa seorang oknum polisi yang viral karena mengancam menembak seorang karyawan toko di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, Iptu Mulyono, mengonfirmasi bahwa pria dalam video viral tersebut adalah anggota polisi yang bertugas di Polres Sergai."Menindaklanjuti terkait adanya video yang beredar luas di masyarakat di salah satu toko di Tebing Tinggi. Personel polisi tersebut bertugas di Polres Sergai," ujar Mulyono pada Rabu (18/12).Namun, Mulyono belum memberikan rincian terkait kronologi maupun identitas oknum polisi tersebut. Ia hanya menjelaskan bahwa saat ini oknum tersebut sedang menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Sergai."Dapat kami jelaskan bahwa anggota polisi tersebut saat ini sudah dalam pemeriksaan dan pengawasan Propam Polres Sergai," lanjutnya.Kronologi KejadianSebelumnya, sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan seorang pria mengancam akan menembak karyawan sebuah toko di Kota Tebing Tinggi. Dalam video tersebut, pria berbaju hitam terlihat bersama seorang wanita yang mengenakan seragam dinas pemerintahan di sebuah toko elektronik.Pria itu tampak marah kepada salah satu karyawan toko dan sempat mengucapkan ancaman, "Ku tembak kau," sebelum akhirnya meninggalkan toko. Sebelum pergi, pria tersebut juga terlihat berselisih dengan seseorang yang merekam video.Menurut informasi, insiden tersebut terjadi di Jalan Suprapto, Kota Tebing Tinggi, pada Senin (16/12). Saat ini, kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.