Kaesang. Bloomberg

Kaesang. Bloomberg

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalPSI Minta Kader Pasang Foto Kaesang di Baliho, Ahmad Ali: Siapa Tahu 10 Tahun Lagi Jadi Presiden

PSI Minta Kader Pasang Foto Kaesang di Baliho, Ahmad Ali: Siapa Tahu 10 Tahun Lagi Jadi Presiden

Nasional | Senin, 24 November 2025

PIFA, Nasional - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyatakan bahwa Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berpotensi menjadi presiden di masa mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan Ali saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Jumat (21/11/2025). Ia meminta seluruh kader untuk memasang foto Kaesang dalam setiap baliho kegiatan PSI sebagai bagian dari upaya mengenalkan sang ketua umum ke masyarakat.

“Nanti kalau saya lihat Ketum keliling, begitu masuk perbatasan, bandara, semua gambar Ketum. Siapa tahu Ketum kita ini 10 tahun yang akan datang jadi Presiden kita. Siapa tahu,” kata Ali. Pernyataan itu langsung direspons para peserta dengan seruan “aamiin”.

Ali menegaskan bahwa meski saat ini Kaesang belum menunjukkan minat menjadi presiden, segala kemungkinan bisa terjadi pada waktunya. Ia menekankan bahwa manusia hanya bisa berencana, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan Tuhan. “Hari ini belum tentu mau, dipaksa juga dia tidak mau. Tapi kalau takdir Allah yang menentukan, siapa yang mau tolak?” ujarnya.

Karena itu, Ali meminta semua kader PSI untuk memperkuat sosialisasi Kaesang dan memperkenalkan sosoknya kepada publik. “Jadi sebelum itu, kita sudah harus memperkenalkan kepada masyarakat,” kata Ali.

Rekomendasi

Foto: Resmikan Kopi Asiang Kubu Raya, Sujiwo: Dunia Usaha adalah Asetnya Pemerintah yang Harus Dijaga | Pifa Net

Resmikan Kopi Asiang Kubu Raya, Sujiwo: Dunia Usaha adalah Asetnya Pemerintah yang Harus Dijaga

Kubu Raya
| Jumat, 11 April 2025
Foto:  Chelsea Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025 Usai Bungkam Esperance 3-0 | Pifa Net

Chelsea Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025 Usai Bungkam Esperance 3-0

Sports
| Rabu, 25 Juni 2025
Foto: MU Lanjutkan Efisiensi, Amorim Soroti Dampak Krisis Prestasi | Pifa Net

MU Lanjutkan Efisiensi, Amorim Soroti Dampak Krisis Prestasi

Indonesia
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Anggota DPRD Singkawang Divonis 12 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur | Pifa Net

Anggota DPRD Singkawang Divonis 12 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur

Sambas
| Sabtu, 24 Mei 2025
Foto: Garuda Academy Resmi Diluncurkan, PSSI dan FIFA Cetak Pemimpin Masa Depan Sepak Bola Nasional | Pifa Net

Garuda Academy Resmi Diluncurkan, PSSI dan FIFA Cetak Pemimpin Masa Depan Sepak Bola Nasional

Indonesia
| Rabu, 7 Mei 2025
Foto: Chanyeol EXO Siap Comeback dengan Mini Album Solo Kedua “Upside Down” | Pifa Net

Chanyeol EXO Siap Comeback dengan Mini Album Solo Kedua “Upside Down”

Pifabiz
| Senin, 4 Agustus 2025
Foto: Militer Israel Hancurkan 300 Rumah di Zeitoun, Warga Tewas Terjebak di Reruntuhan | Pifa Net

Militer Israel Hancurkan 300 Rumah di Zeitoun, Warga Tewas Terjebak di Reruntuhan

Internasional
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Viral Video Warga Sanggau Palak Sopir Bus Lewati Banjir, 3 Orang Ditangkap | Pifa Net

Viral Video Warga Sanggau Palak Sopir Bus Lewati Banjir, 3 Orang Ditangkap

Sanggau
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba | Pifa Net

Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Pifabiz
| Jumat, 31 Oktober 2025
Foto: 42 Negara Sudah Pastikan Lolos ke Piala Dunia 2026, Eropa Dominan dalam Gelombang Terbaru | Pifa Net

42 Negara Sudah Pastikan Lolos ke Piala Dunia 2026, Eropa Dominan dalam Gelombang Terbaru

Timnas
| Kamis, 20 November 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Redmi Pad 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Ramah Anak untuk Edukasi dan Hiburan | Pifa Net

Redmi Pad 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Tablet Ramah Anak untuk Edukasi dan Hiburan

PIFA, Tekno – Xiaomi Indonesia resmi meluncurkan tablet Redmi Pad 2 di pasar Indonesia mulai 4 Juli 2025. Tablet ini dirancang tak hanya sebagai perangkat hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendukung produktivitas dan edukasi keluarga, khususnya untuk anak-anak. PR Manager Xiaomi Indonesia, Falencia Naoenz, dalam acara peluncuran di Jakarta pada Kamis (4/7), menyatakan bahwa tren penggunaan tablet kini makin populer di kalangan anak-anak, bukan hanya untuk hiburan semata, tetapi juga untuk kegiatan belajar atau yang dikenal dengan konsep edutainment. "Jadi kami menghadirkan Redmi Pad 2 ini sebagai solusi, di mana bisa dipakai untuk kebutuhan edutainment sudah disesuaikan fiturnya dengan kebutuhan anak-anak," ujar Falencia. Fitur Unggulan Redmi Pad 2 Tablet ini hadir dengan layar 11 inci beresolusi 2.5K dan refresh rate 90Hz, serta dilengkapi empat speaker dengan teknologi Dolby Atmos. Untuk kenyamanan mata, layarnya sudah tersertifikasi TÜV Rheinland, yang memastikan pengalaman penggunaan jangka panjang tetap aman bagi penglihatan. Redmi Pad 2 juga mendukung Wireless Extension Display, fitur yang memungkinkan tablet menjadi layar kedua secara nirkabel untuk laptop atau PC berbasis Windows dan Mac. Fitur ini sangat bermanfaat bagi pekerja maupun pelajar dalam menunjang multitasking. Tablet ini juga mendukung penggunaan stylus, cocok digunakan untuk mencatat hingga menggambar, menjadikannya perangkat yang fleksibel untuk semua anggota keluarga. Performa dan Pengawasan Anak Ditenagai chipset Helio G100 Ultra, tablet ini ditunjang baterai 9.000mAh dan menjalankan sistem operasi Xiaomi HyperOS 2. Dengan performa tersebut, Redmi Pad 2 mampu mengakomodasi berbagai aplikasi, mulai dari platform belajar digital hingga game ringan. Fitur kontrol orang tua (parental control) menjadi nilai tambah bagi para orang tua. Melalui fitur ini, pengguna dewasa bisa mengatur durasi pemakaian aplikasi oleh anak, serta membatasi akses ke aplikasi tertentu melalui sistem yang terintegrasi dengan Google. “Orang tua bisa mengatur berapa lama durasi anak bisa mengakses sebuah aplikasi, dan juga membatasi aplikasi apa saja yang tidak boleh dipasang,” jelas Falencia. Harga dan Ketersediaan Redmi Pad 2 mulai tersedia di Indonesia pada 4 Juli 2025, dengan harga terjangkau mulai dari Rp1.999.000. Dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, tablet ini dinilai sebagai salah satu pilihan ideal untuk keluarga yang mencari perangkat serbaguna, edukatif, dan aman untuk anak.

Teknologi
| Jumat, 4 Juli 2025

Lokal

Foto: Wagub Ria Norsan Ungkap Angka Stunting di Kalbar Turun Dua Persen | Pifa Net

Wagub Ria Norsan Ungkap Angka Stunting di Kalbar Turun Dua Persen

PIFA, Lokal - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., yang juga sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Barat, mengungkapkan bahwa angka stunting di Kalbar tahun 2023 turun dua persen. Kabar baik ini disampaikannya usai menghadiri workshop Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi pada Selasa (23/5/2023). Untuk terus melakukan pencegahan stunting, Wagub pun meminta kepada seluruh stakeholder untuk serius dalam penanganannya. "Alhamdulillah 1 Tahun kita bergerak, kemarin dari 29,7 persen dan sekarang angka stunting di Kalimantan Barat turun 2 persen menjadi 27,9 persen. Penurunan stunting ini sangat penting karena orang yang terkena stunting ini menjadi beban keluarga dan negara, maka dari itu kita harus kerja bersama-sama antara Pemda, TNI, Polri dan seluruh unsur masyarakat," ujar Norsan. Agenda Workshop Percepatan Penurunan Stunting sendiri dibuka oleh Bupati Kabupaten Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dihadiri Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Melawi, diantaranya Klusen, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Pintauli Romangsi Siregar, M.M., Forkopimda Kabupaten Melawi dan Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Wahana Visi Indonesia dan Camat se- Kabupaten Melawi. Seusai menghadiri Workshop Percepatan Penurunan Stunting, Wakil Gubernur Kalimantan Barat didampingi Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Melawi yang juga selaku Wakil Bupati Kabupaten Melawi, Klusen, Kepala Desa Kenual dan Bidan Desa, turun langsung untuk mengunjungi rumah dari anak yang berisiko Stunting. "Kita tadi telah mengadakan workshop Stunting dan langsung berkunjung melihat warga yang dikategorikan stunting di 2 tempat, untuk memastikan betul apa tidak adanya stunting. Untuk yang pertama, kita lihat betul dari ukuran tinggi dan berat badan kurang memenuhi ketentuan, kemudian yang ke 2 ukuran tingginya juga kurang. Jadi anak yang lahir stunting itu ukuran tinggi badannya pada saat lahir tidak sampai 48 cm dan beratnya tidak sampai 2,5 Kg," jelasnya. Dirinya juga berpesan kepada ibu yang usai melahirkan, diharapkan untuk anak yang dilahirkan diberikan asupan gizi berupa ASI (Air Susu Ibu). ASI itu lebih baik dari formula apapun karena ASI mengandung zat yang lengkap dan membantu kekebalan tubuh pada anak. "Kita lihat sampai sekian bulan, kalau pertumbuhannya masih tetap tidak sampai 48 cm, maka itu dikategorikan stunting. Dan kita lihat juga kecerdasan dan kelincahannya, untuk anak yang stunting tinggi dan beratnya kurang kemudian geraknya juga kurang", terangnya. (ap) Seperti diketahui, saat ini stunting di Kabupaten Melawi mencapai 44,1 persen dan target penurunan stunting yang harus dicapai pada tahun 2023 di angka 26,51 persen, adapun penyebab dari anak terkena stunting di Kabupaten Melawi, yakni pernikahan dini, kemudian tercemarnya Mercuri yang disebabkan PETI (Penambangan Emas tanpa Izin), kekurangan air bersih, sanitasi yang tidak memadai dan masih banyak orang yang membuang air besar di lanting. "Tapi kita sudah meminta kepada Ketua TIM TPPS Kabupaten Melawi yang diketuai pak Wakil Bupati kita minta untuk fokus mengecek apa penyebab dari pada Locus Stunting tersebut. Kalau kita sudah tau penyebabnya, baru kita sama-sama selesaikan permasalahannya. Jadi ini bukan pesan lagi, nanti di Tahun 2024 harus di angka 21 koma sekian persen turunnya, jadi ini harus dan wajib diturunkan," tegas Norsan.

Melawi
| Rabu, 24 Mei 2023

Lokal

Foto: Mahasiswa Apresiasi Lomba Orasi yang Diselenggarakan Polda Kalbar | Pifa Net

Mahasiswa Apresiasi Lomba Orasi yang Diselenggarakan Polda Kalbar

Berita Kalbar, PIFA - Ratusan mahasiswa ikut memeriahkan dan berpartisipasi dalam  lomba orasi yang diselenggarakan oleh Kepolisian  Daerah (Polda) Kalimantan Barat yang merupakan bagian dari agenda Hari Bhayangkara. Josner Tadeo salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan ini menyampaikan ada banyak hal yang menjadi pembelajaran dari kegiatan ini khususnya dalam persiapan aksi.  "Dalam kegiatan ini hal yang belum kami ketahui tentang surat-surat administrasi dan persiapan aksi menjadi bahan edukasi untuk kami," ujarnya saat diwawancara PIFA di Auditorium Untan pada Kamis (30/6/2022). Josner yang merupakan bagian dari Tim Fraksi Belakang ini mengatakan  lomba ini tidak banyak aturan namun tetap ada beberapa ketentuan yang harus ditaati. Josner meneranngka timnya menyiapkan  lomba ini sudah hampir satu minggu dan dalam pelaksanaannya lomba ini juga  dijadikan sebagai ajang kritikan. "Lomba ini salah satu bentuk kritikan,  yang dimana  bagus juga untuk bahan evaluasi dan ini yang menjadi catatan penting untuk dilombakan," ujarnya.  Sementara itu, Siti Roningsih dari Tim Digulis Memanggil mengatakan dalam lomba ini mengangkat tema tentang pelanggaran HAM karena masih maraknya pelanggaran HAM yang terjadi di Kalimantan Barat.  "Kita angkat tentang hak asasi manusia karena kita menilai masih maraknya pelanggaran HAM khususnya dalam lingkup pelecehan seksual yang  marak terjadi, baik korbannya orang dewasa maupun anak anak," ujarnya. (ja)

Pontianak
| Kamis, 30 Juni 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5