Ketua DPR RI Puan Maharani meminta data anggotanya yang jodol diungkap. (Dok. DPR RI)

PIFA, Politik - Ketua DPR Puan Maharani dengan tegas meminta agar nama-nama anggota Dewan yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian online diumumkan secara terbuka kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Puan dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan pada Selasa (2/7), sebagai respons terhadap laporan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

MKD sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 60 orang di lingkungan DPR terlibat dalam perjudian online, di mana dua di antaranya adalah anggota DPR. Informasi ini didasarkan pada surat resmi dari Menko Polhukam dan Ketua Satgas Pemberantasan Judi Online, Hadi Tjahjanto.

Ketua MKD DPR, Adang Daradjatun, mengkonfirmasi bahwa telah ada laporan terkait perputaran uang dari aktivitas haram tersebut yang mencapai Rp1,926 miliar. Meskipun demikian, MKD belum mengungkapkan secara spesifik nama-nama anggota DPR yang terlibat.

Puan menekankan pentingnya transparansi dalam menangani kasus ini.

"Ya kalau memang itu ada, ya sebutin namanya. Biar enggak ada fitnah," katanya. (ad)

PIFA, Politik - Ketua DPR Puan Maharani dengan tegas meminta agar nama-nama anggota Dewan yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian online diumumkan secara terbuka kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Puan dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan pada Selasa (2/7), sebagai respons terhadap laporan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

MKD sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 60 orang di lingkungan DPR terlibat dalam perjudian online, di mana dua di antaranya adalah anggota DPR. Informasi ini didasarkan pada surat resmi dari Menko Polhukam dan Ketua Satgas Pemberantasan Judi Online, Hadi Tjahjanto.

Ketua MKD DPR, Adang Daradjatun, mengkonfirmasi bahwa telah ada laporan terkait perputaran uang dari aktivitas haram tersebut yang mencapai Rp1,926 miliar. Meskipun demikian, MKD belum mengungkapkan secara spesifik nama-nama anggota DPR yang terlibat.

Puan menekankan pentingnya transparansi dalam menangani kasus ini.

"Ya kalau memang itu ada, ya sebutin namanya. Biar enggak ada fitnah," katanya. (ad)

0

0

You can share on :

0 Komentar