REUTERS

REUTERS

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalPutin Sebut Ada Peluang Akhiri Perang Ukraina, Kyiv Harap Ada Dinamika Baru

Putin Sebut Ada Peluang Akhiri Perang Ukraina, Kyiv Harap Ada Dinamika Baru

Internasional | Jumat, 4 September 2026

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan masih ada peluang untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang di Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan Putin saat berpidato dalam Eastern Economic Forum (EEF), Kamis (3/9/2026). Di waktu yang sama, Ukraina juga menyatakan berharap ada 'dinamika baru' dalam upaya perdamaian.

Putin mengatakan sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan China, menunjukkan kesiapan untuk mendukung penyelesaian konflik Rusia-Ukraina.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang berusaha berkontribusi pada penyelesaian ini. Apakah ada peluang? Menurut saya, ya, ada," kata Putin.

Meski demikian, Putin menegaskan Rusia dan Ukraina tetap menjadi pihak utama yang harus menyelesaikan konflik tersebut.

"Pada akhirnya, masalah ini harus diselesaikan oleh negara-negara yang terlibat dalam konflik, Rusia dan Ukraina," ujarnya.

Di Kyiv, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha juga menyampaikan optimisme mengenai kemungkinan perkembangan baru dalam proses perdamaian.

Menurut Sybiha, keterlibatan politik dan diplomatik di sejumlah negara mulai kembali aktif.

"Saya yakin bahwa kini kita akan memiliki dinamika baru dalam upaya perdamaian, seiring kembalinya fase aktif keterlibatan politik dan diplomatik di banyak ibu kota di seluruh dunia," kata Sybiha kepada wartawan.

Sybiha tidak merinci perkembangan yang dimaksud dan meminta wartawan mengikuti informasi selanjutnya.

Pernyataan optimistis dari kedua pihak muncul ketika perang Rusia-Ukraina telah berlangsung sekitar empat setengah tahun.

Pertemuan terakhir Rusia dan Ukraina dalam perundingan yang dimediasi Amerika Serikat berlangsung pada Februari. Namun, sejak saat itu, kedua pihak justru meningkatkan serangan jarak jauh ke wilayah masing-masing.

Konflik di laut juga semakin meningkat setelah Rusia dan Ukraina saling menyerang pelabuhan serta kapal dagang. Situasi tersebut turut mendorong kenaikan harga komoditas biji-bijian di pasar global.

Harga kontrak berjangka gandum di Chicago bahkan sempat turun lebih dari 2 persen setelah pernyataan Putin mengenai peluang perdamaian.

Meski menyatakan masih ada peluang kesepakatan, Putin tidak memberikan penjelasan spesifik mengenai kemungkinan kemajuan dalam perundingan. Ia justru menuding sejumlah tindakan Ukraina dapat menghambat proses perdamaian.

Putin menuduh Ukraina melakukan serangan terhadap kapal dagang sipil dan mengancam pesawat sipil. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai 'terorisme negara' yang dapat "memperumit prospek perundingan damai bilateral".

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebelumnya memperingatkan maskapai penerbangan dan perusahaan asuransi bahwa aktivitas drone Ukraina membuat wilayah udara Rusia berbahaya.

Namun, Zelenskyy menegaskan Ukraina hanya menargetkan fasilitas militer Rusia dan tidak bermaksud mengancam penerbangan sipil.

Ukraina juga telah meminta badan penerbangan PBB mendorong negara anggotanya melarang operasi penerbangan di wilayah udara Rusia. Kyiv sendiri menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil internasional sejak invasi Rusia pada 2022.

Putin Sebut Kontak Rusia-Ukraina Masih Berlangsung

Putin juga mengungkapkan bahwa komunikasi antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung, terutama melalui saluran intelijen.

"Sulit bagi saya untuk mengatakan saat ini sejauh mana kontak-kontak ini mengarah pada perjanjian damai, mengingat pernyataan-pernyataan yang baru-baru ini kami dengar dari pimpinan tertinggi Ukraina," kata Putin.

"Namun, kontak tersebut memang ada dan terus berlanjut secara berkelanjutan, sekali lagi, terutama melalui saluran intelijen," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar menyatakan negaranya siap membantu upaya perdamaian Rusia-Ukraina.

"Jika India dapat membantu, dengan cara apa pun, kami siap," ujar Jaishankar.

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya telah meminta Putin mengakhiri perang Ukraina demi alasan kemanusiaan.

Modi juga menegaskan India siap mendukung setiap upaya yang bertujuan menghentikan pertempuran.

Rekomendasi

Foto: Yamaha Rilis Varian dan Warna Terbaru Fazzio Hybrid Series, Skutik Gen Z yang Auto Worth It | Pifa Net

Yamaha Rilis Varian dan Warna Terbaru Fazzio Hybrid Series, Skutik Gen Z yang Auto Worth It

Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Presiden Prabowo: Pemimpin Dunia Ingin Pelajari Program Makan Bergizi Gratis Indonesia | Pifa Net

Presiden Prabowo: Pemimpin Dunia Ingin Pelajari Program Makan Bergizi Gratis Indonesia

Indonesia
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso, Balik Kritik Gatot Nurmantyo Soal Tuduhan Premanisme | Pifa Net

Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso, Balik Kritik Gatot Nurmantyo Soal Tuduhan Premanisme

Indonesia
| Sabtu, 3 Mei 2025
Foto: Timnas U-17 Indonesia Takluk 1-3 dari Zambia di Laga Perdana Piala Dunia U-17 2025 | Pifa Net

Timnas U-17 Indonesia Takluk 1-3 dari Zambia di Laga Perdana Piala Dunia U-17 2025

Timnas Indonesia
| Rabu, 5 November 2025
Foto: 12 Tanda Kecanduan Judi yang Perlu Diwaspadai | Pifa Net

12 Tanda Kecanduan Judi yang Perlu Diwaspadai

Indonesia
| Jumat, 17 Januari 2025
Foto: Partai Perorangan Dinilai Untungkan PSI dan Jokowi | Pifa Net

Partai Perorangan Dinilai Untungkan PSI dan Jokowi

Indonesia
| Selasa, 11 Maret 2025
Foto: Test Pra Musim FIM R3 BLU CRU World Cup, Arai Agaska Masuk 4 Besar Lap Time Terbaik | Pifa Net

Test Pra Musim FIM R3 BLU CRU World Cup, Arai Agaska Masuk 4 Besar Lap Time Terbaik

Italia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Timnas U-20 Intensifkan Latihan Taktik dan Strategi Jelang Piala Asia 2025 | Pifa Net

Timnas U-20 Intensifkan Latihan Taktik dan Strategi Jelang Piala Asia 2025

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: Ahmad Dhani Bocorkan Tanggal Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise | Pifa Net

Ahmad Dhani Bocorkan Tanggal Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise

Jakarta
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Sekda Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah Pasca Pilkada | Pifa Net

Sekda Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah Pasca Pilkada

Kapuas Hulu
| Selasa, 28 Januari 2025

Berita Terkait

Lifestyle

Foto: Pendakian Gunung Gede Pangrango Resmi Dibuka Kembali, Pendaki Wajib Daftar Online | Pifa Net

Pendakian Gunung Gede Pangrango Resmi Dibuka Kembali, Pendaki Wajib Daftar Online

Kabar baik bagi para pecinta alam. Jalur pendakian Gunung Gede dan Gunung Pangrango (Gede Pangrango) resmi dibuka kembali setelah sempat ditutup. Namun, calon pendaki diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring sebelum memulai pendakian. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mengumumkan pembukaan kembali jalur pendakian melalui Surat Edaran Kepala BBTNGGP Nomor 6 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 10 Maret 2026. Dalam surat edaran tersebut, kegiatan pendakian kembali dibuka mulai Senin, 13 April 2026. Bagi calon pendaki yang sebelumnya telah mendaftar untuk jadwal pendakian pada 1-12 April 2026, BBTNGGP meminta mereka menghubungi call center untuk mengajukan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian dana (refund). BBTNGGP juga mengingatkan masyarakat agar hanya melakukan pendaftaran melalui jalur resmi dan tidak tergiur tawaran pendakian ilegal. Selain itu, para pendaki diminta ikut menjaga kelestarian kawasan taman nasional dengan membawa turun kembali seluruh sampah yang dihasilkan selama pendakian. Untuk melakukan pendakian, calon pendaki wajib mendaftar secara online melalui situs resmi booking.gedepangrango.org. Pendaftar harus mengisi formulir, memilih jadwal pendakian, kemudian membayar tarif masuk sesuai ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2024. Setelah seluruh proses selesai, izin pendakian akan diterbitkan. Gunung Gede Pangrango yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, Cianjur, dan Sukabumi menjadi salah satu destinasi favorit pendaki di Jawa Barat. Pengelola berharap pembukaan kembali jalur pendakian tetap diiringi dengan kepatuhan terhadap aturan serta komitmen menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Lifestyle
| Sabtu, 4 April 2026

Teknologi

Foto: Google Siapkan Search Jadi Asisten AI, Bakal Lebih Interaktif dan Canggih? | Pifa Net

Google Siapkan Search Jadi Asisten AI, Bakal Lebih Interaktif dan Canggih?

PIFA.CO.ID, TEKNO - Google berencana mengembangkan mesin pencari Search menjadi asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti yang diungkapkan oleh CEO Google, Sundar Pichai, dalam paparan pendapatan perusahaan."Karena AI terus memperluas cakupan kueri yang dapat ditanyakan orang, 2025 akan menjadi salah satu tahun terbesar untuk inovasi mesin pencarian," kata Pichai, dikutip dari Tech Crunch pada Rabu.Dia menjelaskan bahwa tahap selanjutnya dalam pengembangan fitur AI untuk Search akan melibatkan pemanfaatan teknologi dari platform riset perusahaan, DeepMind. Google Search akan secara bertahap bertransformasi menjadi asisten AI yang tidak hanya membantu pengguna menjelajahi internet, tetapi juga memudahkan dalam melihat halaman web dan menemukan informasi yang relevan.Dalam beberapa tahun terakhir, Google semakin gencar mengadopsi AI ke dalam produk-produknya, terutama setelah kehadiran chatbot AI dari OpenAI, ChatGPT, pada 2022.Ketika ditanya mengenai arah pengembangan AI dan Search di masa depan, Pichai menyoroti sistem AI multimodal DeepMind bernama Project Astra, yang mampu menganalisis video langsung dari kamera atau layar komputer serta memberikan jawaban atas pertanyaan pengguna berdasarkan apa yang ditampilkan sistem secara real-time.Selain itu, Google juga memiliki rencana besar untuk Project Astra di berbagai sektor bisnis lainnya, termasuk penerapan teknologi ini dalam kacamata pintar berbasis augmented reality.Pichai turut menyinggung Gemini Deep Research, sebuah agen AI yang mampu menghasilkan laporan penelitian panjang hanya dalam hitungan menit. Menurutnya, fitur ini berpotensi mengubah cara pengguna memanfaatkan Google Search.Ia juga mengungkapkan bahwa Google kemungkinan akan menghadirkan fitur baru di Search yang memungkinkan pengalaman lebih interaktif dan kemampuan menjawab pertanyaan lanjutan. Meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut, Pichai mengisyaratkan bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan pengembangan Search yang lebih menyerupai chatbot."Saya pikir produk (Search) akan berkembang lebih banyak lagi. Saat Anda mempermudah orang untuk berinteraksi dan mengajukan pertanyaan lanjutan, dan lain-lain," ujar dia.

Dunia
| Kamis, 6 Februari 2025

Lifestyle

Foto: Bisakah Orang Tua Memilih Hamil Anak Perempuan seperti Wacana BKKBN? | Pifa Net

Bisakah Orang Tua Memilih Hamil Anak Perempuan seperti Wacana BKKBN?

PIFA, Lifestyle - Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) mengatakan pihaknya menargetkan tiap pasangan di Indonesia memiliki 1 anak perempuan. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk menjaga regenerasi. Sebab angka kelahiran di Indonesia menurun dan mencapai angka ideal dalam satu dekade terakhir. Wacana itu pun menuai pro kontra oleh masyarkat. Beberapa warganet menilai anjuran tersebut tampak seperti bukan solusi yang tepat.  Pertanyaannya, memangnya bisa menentukan jenis kelamin anak sesuai keinginan kita? Melansir dari suara.com, Dokter spesialis kandungan dr. Andrew Yurius Christian, Sp.OG, mengatakan bahwa secara medis memang memungkinkan untuk memilih jenis kelamin anak, termasuk jika ingin punya anak perempuan, yakni dengan menjalani program bayi tabung. Bahkan tingkat keberhasilannya sangat tinggi. "(Keberhasilannya) bisa 100% dengan pemeriksaan PGT-A (teknologi reproduksi yang dilakukan dengan siklus IVF atau program bayi tabung) dari embrio yang didapat," kata dr. Andrew. Kendati demikian, program bayi tabung memerlukan biaya tinggi. Selain itu, meski tingkat keberhasilannya tinggi dalam menentukan jenis kelamin, proses bayi tabung tidak selalu mudah dan tidak semua orang langsung berhasil. Sementara, untuk menentukan jenis kelamin anak dengan cara atau tips seperti waktu berhubungan seks, hingga makanan yang perlu dikonsumsi pasangan, kata dr. Andrew, belum ada bukti ilmiah yang bisa memastikan hal tersebut. Sebab jenis kelamin anak bergantung pada sperma. Bila sperma Y bertemu sel telur ibu, maka akan menjadi anak laki-laki. Sementara bila sperma X yang berhasil bertemu sel telur, maka akan menjadi anak perempuan. “Karakteristik dari sperma Y adalah bergerak cepat namun lebih rentan sehingga lama hidupnya pendek, diperkirakan tidak lebih dari 24 jam. Sementara sperma X bergerak pelan namun dapat hidup lebih lama di dalam tuba/rahim ibu, diperkirakan hingga 4 hari," ujarnya. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk meningkatkan peluang hamil anak perempuan, Berhubungan intim lebih dari satu hari sebelum ovulasi dan kondisi vagina asam. Atau mengonsumsi makanan yang bersifat asam seperti telur dan daging. (ly)

Indonesia
| Senin, 8 Juli 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5