CNN Indonesia

CNN Indonesia

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikPWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghinaan Wartawan

PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghinaan Wartawan

Politik | Selasa, 21 Juli 2026

Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi melaporkan pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang dianggap menghina profesi wartawan saat konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Laporan tersebut diajukan pada Senin (20/7) dan telah teregister dengan nomor LP/B/5291/VII/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Direktur Anti Kekerasan Wartawan PWI Pusat, Edison Siahaan, mengatakan laporan dibuat karena pernyataan Hotman dinilai melukai dan merendahkan martabat profesi jurnalis.

"Seperti kita ketahui kemarin ada peristiwa yang sebenarnya menyakiti hati sekaligus menyinggung profesi wartawan ya. Jadi untuk itu kita dari PWI Pusat ingin melaporkan orang yang menyebut bahwa wartawan itu 'punya otak enggak' gitu," kata Edison di Polda Metro Jaya.

Ia berharap laporan tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Jadi, dilaporkan di sini inisialnya HP dilaporkan. Dan kita berharap laporan ini bisa ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya," ujarnya.

Permintaan Maaf Diterima, Proses Hukum Tetap Berjalan

Edison mengungkapkan PWI menerima permintaan maaf yang telah disampaikan Hotman Paris melalui video di akun Instagram pribadinya.

"Kita sangat merespon, sangat menerima apa permohonan maaf itu benar. Kita terima dan itu disampaikannya lewat video di Instagramnya," katanya.

Namun, menurut Edison, permintaan maaf tersebut tidak otomatis menghapus dugaan tindak pidana yang telah dilaporkan.

Dalam laporannya, PWI menjerat Hotman dengan dugaan tindak pidana penghinaan sebagaimana diatur dalam Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Permintaan maaf itu secara manusiawi kita terima. Tetapi permintaan maaf yang dilakukan itu tidak mengurangi, lalu menghilangkan tindak pidana yang dibuat," ujar Edison.

Berawal dari Konferensi Pers Kasus Febrie Adriansyah

Pernyataan yang dipersoalkan itu disampaikan Hotman Paris saat memberikan keterangan kepada media sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang kini berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi.

Dalam sesi tanya jawab, Hotman melontarkan sejumlah ucapan yang dinilai merendahkan wartawan, seperti "lu punya otak gak?", meminta wartawan untuk "shut up", menyuruh bertanya kepada "kakek", hingga menyebut jurnalis sebagai "pengecut" apabila tidak berani bertanya kepada Mabes Polri.

Ucapan tersebut memicu kecaman dari berbagai organisasi profesi wartawan di Indonesia.

Hotman Sudah Menyampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi polemik tersebut, Hotman Paris telah mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya.

"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya. Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan 'lo punya otak gak sih?'," kata Hotman.

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut dari Hotman Paris terkait laporan pidana yang diajukan PWI ke Polda Metro Jaya.

Rekomendasi

Foto: POCO Pantau Ketat Dampak Kebijakan Tarif AS di Tengah Komitmen Hadirkan Ponsel Terjangkau | Pifa Net

POCO Pantau Ketat Dampak Kebijakan Tarif AS di Tengah Komitmen Hadirkan Ponsel Terjangkau

Indonesia
| Rabu, 16 April 2025
Foto: Polresta Pontianak akan Tindak Tegas Aksi Debt Collector yang Ancam Konsumen | Pifa Net

Polresta Pontianak akan Tindak Tegas Aksi Debt Collector yang Ancam Konsumen

Pontianak
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: Nikita Mirzani Kapok Bekerja Sama Tanpa Perjanjian Bermaterai Usai Jadi Tersangka | Pifa Net

Nikita Mirzani Kapok Bekerja Sama Tanpa Perjanjian Bermaterai Usai Jadi Tersangka

Pifabiz
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: Shin Tae-yong: Selamat Tahun Baru, Indonesia Jaya Menuju Piala Dunia!   | Pifa Net

Shin Tae-yong: Selamat Tahun Baru, Indonesia Jaya Menuju Piala Dunia!

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Rakyat Bisa Memberhentikan Anggota DPR | Pifa Net

MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Rakyat Bisa Memberhentikan Anggota DPR

Politik
| Jumat, 28 November 2025
Foto: Menteri Satryo Hindari Wartawan Usai Rapat Tertutup 3 Jam di DPR | Pifa Net

Menteri Satryo Hindari Wartawan Usai Rapat Tertutup 3 Jam di DPR

Nasional
| Jumat, 24 Januari 2025
Foto: Gara-gara Makanan, Pria Diduga ODGJ di Sambas Bacok Abang Kandung | Pifa Net

Gara-gara Makanan, Pria Diduga ODGJ di Sambas Bacok Abang Kandung

Sambas
| Sabtu, 18 Januari 2025
Foto: Viral Video Warga Sanggau Palak Sopir Bus Lewati Banjir, 3 Orang Ditangkap | Pifa Net

Viral Video Warga Sanggau Palak Sopir Bus Lewati Banjir, 3 Orang Ditangkap

Sanggau
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Komika Steven Wongso Resmi Mualaf di Penghujung Ramadan 2025 Dibimbing Ustaz Felix Siauw | Pifa Net

Komika Steven Wongso Resmi Mualaf di Penghujung Ramadan 2025 Dibimbing Ustaz Felix Siauw

Pifabiz
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Performance Damper Yamaha Kini Tersedia Terpisah, Bisa Dinikmati Pengguna NMAX “TURBO” dan NEO | Pifa Net

Performance Damper Yamaha Kini Tersedia Terpisah, Bisa Dinikmati Pengguna NMAX “TURBO” dan NEO

Otomotif
| Jumat, 1 Agustus 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Usai Viral, Bea Cukai Bebaskan Bea Masuk Alat Belajar SLB yang Tertahan 2 Tahun | Pifa Net

Usai Viral, Bea Cukai Bebaskan Bea Masuk Alat Belajar SLB yang Tertahan 2 Tahun

PIFA, Nasional - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen Bea Cukai) Bandara Soekarno-Hatta memastikan akan membebaskan bea masuk alat pembelajaran siswa tunanetra untuk SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta. Alat bernama taptilo hibah dari OHFA Tech, Korea Selatan itu sempat tertahan di bea cukai sejak 2022 atau 2 tahun. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soetta Gatot Sugeng Wibowo mengatakan sebelumnya mereka tidak mendapatkan informasi bahwa barang bernama taptilo yang dikirim dari Korea Selatan itu merupakan hibah. Adapun barang yang dikirim berupa keyboard sebanyak 20 buah. Gatot mengungkapkan Bea Cukai Soetta saat ini masih berkoordinasi dengan SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta dalam rangka mengurus fasilitas bebas bea masuk dan pajak. Pihak Bea Cukai juga meminta sejumlah data karena barang impor itu atas hibah. Proses administrasi tersebut juga berkoordinasi dengan dinas terkait dalam Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gatot memastikan pihaknya akan memproses dengan cepat barang tersebut, sehingga dapat segera diterima oleh pemilik. Dia menjanjikan barang hibah dari Korea tersebut dapat dirilis hari ini, Senin (29/4). Sebelumnya viral di media sosial X (dulunya twitter) seorang warganet dengan akun @/ijalzaid mengeluhkan alat pembelajaran siswa tunanetra bernama taptilo ditahan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Padahal terjadi pada 2022 lalu. Rizalz mengaku mempunyai Sekolah Luar Biasa (SLB) yang mendapatkan bantuan alat pembelajaran dari Korea, namun dicekal ketika masuk Tanah Air. Bahkan untuk menerima alat bantu pembelajaran gratis dari Korea tersebut, SLB miliknya diwajibkan membayar ratusan juta, juga dengan biaya gudang yang dihitung per hari. "SLB saya juga dapat bantuan alat belajar untuk tunanetra dari perusahaan Korea. Eh pas mau diambil di Bea Cukai Soetta suruh bayar ratusan juta. Mana denda gudang per hari,” tulis Rizalz dalam laman X nya yang telah mendapatkan 193 ribu penayangan, dikutip Jumat (26/4). Rizal juga menyebut barang bantuan milik SLB yang bernama A Pembina Tingkat Nasional itu, kemudian dibiarkan di gudang milik Bea Cukai Soetta hingga kini. 

Indonesia
| Senin, 29 April 2024

Sports

Foto: Pesta Gol 5-0 ke Gawang Empoli, Atalanta Ramaikan Perburuan Gelar Liga Italia | Pifa Net

Pesta Gol 5-0 ke Gawang Empoli, Atalanta Ramaikan Perburuan Gelar Liga Italia

PIFA.CO.ID, SPORTS - Atalanta semakin menghidupkan persaingan di papan atas Serie A Liga Italia setelah menghancurkan tuan rumah Empoli dengan skor telak 5-0, Senin (24/2/2025) dini hari WIB. Gol kemenangan Atalanta diawali oleh bunuh diri pemain Empoli, Emmanuel Gyasi, pada menit ke-27. Kemudian, Mateo Retegui (33'), Ademola Lookman (43', 55'), dan Davide Zappacosta (74') turut mencatatkan nama di papan skor.Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, menyambut kemenangan ini dengan penuh optimisme. Ia menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang dalam perburuan Scudetto musim ini."Kami bangga dengan posisi dan perjalanan yang telah kami tempuh sejauh ini. Hal ini dapat diartikan dalam banyak hal, tetapi secara pribadi, saya merasa puas," kata Gasperini, dikutip dari Reuters.Gasperini juga menyinggung dampak tersingkirnya Atalanta dari Liga Champions setelah kalah agregat 2-5 dari klub Belgia, Brugge. Menurutnya, situasi ini bisa menjadi keuntungan bagi timnya dalam perburuan gelar liga."Kami berharap demikian, meskipun kami menyesal tidak bisa ikut Liga Champions. Tetapi libur beberapa minggu akan berguna, dan beberapa pemain perlu memulihkan tenaga, berharap bisa meraih hasil akhir yang kuat," tambahnya.Ketika ditanya soal masa depannya di Atalanta, Gasperini memilih untuk tetap fokus menghadapi sisa musim."Kami memiliki 12 pertandingan untuk dimainkan, dan kami harus fokus pada pertandingan tersebut. Segala hal lain, baik sebelum maupun sesudahnya, tidak akan mengubah apa pun," tegasnya.Dengan hasil ini, Atalanta kini bertengger di peringkat ketiga klasemen dengan 54 poin, sementara Empoli harus berjuang keluar dari zona degradasi di posisi ke-18 dengan 21 poin.

Italia
| Senin, 24 Februari 2025

Politik

Foto: Prabowo Terima Masukan Para Mantan Presiden dalam Diskusi di Istana | Pifa Net

Prabowo Terima Masukan Para Mantan Presiden dalam Diskusi di Istana

PIFA, Politik - Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengungkap hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan presiden, wakil presiden, serta tokoh nasional di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (3/3).Menurut Muzani, Prabowo menerima berbagai pandangan dan masukan dari para tokoh bangsa sebagai referensi dalam mengambil keputusan terkait situasi nasional dan global.“Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati dan menjadikannya sebagai referensi dalam mengambil keputusan,” ujar Muzani di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/3).Ia mengatakan diskusi berlangsung konstruktif dan penuh suasana kebersamaan. Dalam pertemuan itu, sejumlah tokoh seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla turut menyampaikan pandangan mereka.Selain menerima masukan, Prabowo juga memaparkan pandangannya terkait perkembangan geopolitik global. Beragam pandangan yang muncul dalam diskusi disebut ada yang kritis, tajam, maupun berupa saran dan pemikiran.Muzani menegaskan, Prabowo juga menyampaikan bahwa setiap langkah yang diambil pemerintah bertujuan untuk kepentingan bangsa dan negara serta meminta seluruh elemen bangsa tetap menjaga persatuan.Pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam, dari pukul 19.30 hingga 23.30 WIB itu digelar di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Sejumlah tokoh lain yang hadir antara lain Wakil Presiden ke-11 Boediono dan Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin.

Jakarta
| Kamis, 5 Maret 2026
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5