Real Madrid vs Manchester City Jadi Bigmatch Liga Champions Saat Sahur Malam Ini
Sports | Rabu, 11 Maret 2026
Dok. Reuters
Sports | Rabu, 11 Maret 2026










Nasional

Berita Nasional, PIFA - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri serta mendengarkan langsung arahan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, kepada Menteri, Kepala Lembaga, Kepala Daerah, dan Badan Usaha Milik Negara tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat (25/3/2022). Dalam sambutan yang disampaikan, Presiden mengaku heran Indonesia masih mengimpor barang-barang yang sebetulnya dapat dibuat di dalam negeri. "Contoh, CCTV dibeli secara impor, padahal banyak memproduksi di dalam negeri. Bahkan, seragam dan sepatu TNI-Polri pun dibeli dari luar. Jangan diteruskan! Benda-benda seperti itu bisa Kita produksi di dalam negeri," tegas Ir. H. Joko Widodo. Selain itu, Presiden juga menyinggung Menteri Kesehatan yang masih membeli alat kesehatan dari luar negeri (impor), seperti tempat tidur untuk rumah sakit. "Saya melihat ada yang memproduksi di Yogyakarta, Bekasi, dan Tangerang. Kenapa harus impor. Saya berpikir, mungkin kita tidak bekerja secara detail dan teliti, sehingga tidak mengetahui bahwa barang yang dibeli adalah barang impor," tutur Kepala Negara. Presiden juga menekankan pengadaan barang dan atau jasa harus dapat menghidupkan kembali perekonomian nasional. Presiden juga merincikan Anggaran Modal Pemerintah Pusat sebesar Rp 526 Triliun, sedangkan Anggaran Modal Pemerintah Daerah sebesar Rp 535 Triliun, dan BUMN sebesar Rp 420 Triliun. Seusai acara, Wakil Gubernur Kalimantan Barat meminta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, para stakeholder di Kalbar maupun di Indonesia, harus menggunakan produk dalam negeri. "Belanja pengadaan barang dan atau jasa di Kalbar sebesar Rp 2,9 Triliun dimana dari nilai tersebut total belanja barang dalam negeri sebesar Rp 700 Miliar. Sedangkan, sisanya sebesar Rp 2 Triliun untuk belanja barang impor," jelas H. Ria Norsan. Wagub berharap Pemprov Kalbar dapat melaksanakan seluruh arahan Presiden, termasuk menggunakan barang lokal Indonesia dalam pengadaan barang dan atau jasa di Kalbar, serta harus bangga dengan produk buatan dalam negeri. "Beberapa contoh barang telah disebutkan Bapak Presiden, seperti tempat tidur rumah sakit, CCTV, dan lain-lain. Penggunaan produk dalam negeri harus diutamakan karena Presiden akan memantau langsung provinsi mana saja yang banyak menggunakan produk dalam negeri dan akan diumumkan. Jika pemda tidak berhasil, dana transfer pusat terancam dikurangi," imbuh Wagub Kalbar. Selanjutnya, Pemprov Kalbar diharapkan dapat melampaui target 40% belanja pengadaan barang dan atau jasa yang ditetapkan Presiden Republik Indonesia. "Untuk kedepannya, belanja pengadaan barang dan atau jasa Pemprov Kalbar bisa mencapai 40% dari total Rp 2,9 Triliun. Harapan saya bisa lebih dari target yang ditetapkan Bapak Presiden, bahkan bisa mencapai 100%," tutup Wagub. (RS)
Lokal

Berita Lokal, PIFA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Kalimantan Barat (BKSDA Kalbar) melepasliarkan sebanyak 30 ekor burung kacer di kaki Gunung Poteng CA Raya Pasi Kota Singkawang. Kepala BKSDA Kalbar, Sadtata Noor Adirahmanta, mengatakan pelepasliaran puluhan burung kacer itu bentuk sedekah alam, diselenggarakan dalam rangka Roadshow Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2022. "Pelepasliaran sebanyak 30 ekor burung kacer (Copsychus Saularis) ini adalah sebagai bentuk 'sedekah alam' dalam rangka Roadshow Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2022," kata Sadtata Noor Adirahmanta pada Minggu (7/8/2022), dikutip dari Antara Kalbar. Menurutnya, pelepasliaran bertujuan untuk memperkaya populasi burung kacer di alam guna menjaga keseimbangan ekosistem yang ada. Sadtata Noor Adirahmanta menerangkan pelepasliaran puluhan burung itu merupakan hasil penangkaran salah satu penangkar binaan BKSDA Kalbar, yakni CV. Enggang. "Terbang bebas dan kembali ke rumahmu di alam," ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Sekda Singkawang, Sumastro mengatakan bahwa keberadaan Cagar Alam Gunung Raya Pasi termasuk Gunung Poteng adalah habitat yang sangat baik untuk pelestarian dan berkembangbiaknya satwa liar khususnya burung. "Oleh karena itu Pemkot Singkawang sangat menyambut baik adanya program melepas kembali ke alam sebanyak 30 burung kacer oleh BKSDA Kalbar," katanya. "Menikmati merdunya kicauan burung-burung yang hidup bebas di alam semestinya, tentunya menjadi perilaku positif masyarakat daripada menangkap dan memelihara di dalam sangkar," imbuhnya. Tampak hadir dalam pelepasliaran 30 burung kacer itu, Camat Singkawang Timur, anggota Polsek Singkawang Timur, Lurah Pajintan, Kepala Binua Garantukng Dayak Salako, mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan mahasiswa magang dari Fakultas MIPA Untan. (yd)
Lokal

Berita Pontianak, PIFA - Musabaqah Tilawatil Quran XXX Tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara mulai digelar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi membuka secara resmi MTQ tersebut di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Rabu (16/3/2022). Sebelumnya MTQ tingkat kecamatan digelar di Kecamatan Pontianak Kota, Pontianak Utara dan Pontianak Barat. Mulyadi mengatakan digelarnya MTQ yang dimulai dari tingkat kecamatan pada saat sebelum Bulan Suci Ramadan dimaksudkan untuk memberikan semangat dan sukacita menyambut kedatangan bulan yang penuh rahmat dan dinanti-nantikan umat Islam. "Mari kita jadikan momentum MTQ ini untuk menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan," ujarnya yang juga selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak. Menurutnya, momentum bulan suci Ramadan menjadi lebih istimewa karena pada bulan tersebut terdapat peringatan saat diturunkannya Al Quran tepatnya 17 Ramadan. Oleh sebab itu, pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara ini juga menjadi ajang untuk mensyiarkan dan menggaungkan kepada masyarakat supaya gemar membaca Al Quran. "Karena jika kita giat membaca Al Quran, maka akan membawa berkah bagi kita dan secara otomatis kita menghadiahkan bagi orang tua kita yang telah meninggal dunia," kata Mulyadi. Selain itu, lanjutnya, MTQ ini juga sebagai ajang melatih dan mensyiarkan Al Quran kepada masyarakat supaya lebih cinta lagi dan membiasakan diri dengan membaca Al-Qur'an di rumah walaupun hanya separuh halaman tetapi dilakukan secara Istiqomah berkelanjutan. "Kita berdoa agar mendapatkan Akhlak Al Quran," tutur dia. Pada MTQ XXX Kecamatan Pontianak Tenggara ini ia berharap muncul wajah-wajah baru yang berprestasi sebagaimana MTQ di Pontianak Barat beberapa waktu lalu. "Untuk itu, saya harapkan seleksi ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Kepada para peserta, pesan saya, tampillah dengan maksimal dan jaga kesehatan," pesannya. (rs)