Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsRizky Ridho Blunder Lagi, Timnas Indonesia Kembali Tersingkir di Fase Grup Piala AFF

Rizky Ridho Blunder Lagi, Timnas Indonesia Kembali Tersingkir di Fase Grup Piala AFF

Timnas Indonesia | Sabtu, 8 Agustus 2026

Kapten Timnas Indonesia Rizky Ridho kembali menjadi sorotan setelah melakukan kesalahan dalam laga krusial Piala AFF 2026. Blunder tersebut turut berkontribusi pada kegagalan Skuad Garuda melaju ke semifinal.

Indonesia sempat unggul 1-0 atas Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8). Namun, keunggulan tersebut sirna setelah tuan rumah mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-66 melalui Ilhan Fandi.

Proses gol Singapura menjadi sorotan karena bermula dari bola lambung yang sebenarnya tidak terlalu membahayakan pertahanan Indonesia.

Rizky Ridho berada dalam posisi yang cukup leluasa untuk melakukan sapuan. Namun, bek Persija Jakarta itu memilih membiarkan bola terlebih dahulu menyentuh tanah.

Ridho kemudian memberikan ruang kepada kiper Cahya Supriadi untuk mengambil bola. Namun, komunikasi antara keduanya tidak berjalan baik hingga terjadi benturan.

Cahya yang berusaha mengamankan situasi justru memukul bola. Bola liar kemudian jatuh ke arah Ilhan Fandi yang langsung memanfaatkannya untuk mencetak gol.

Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.

Kesalahan Ridho dalam laga melawan Singapura bukan kali pertama terjadi pada fase krusial turnamen ini.

Sebelumnya, Ridho juga menjadi sorotan ketika Indonesia menghadapi Vietnam. Gol pertama Vietnam pada pertandingan tersebut berawal dari kesalahan Ridho dalam menguasai bola ketika mendapat tekanan dari pemain lawan.

Kesalahan tersebut kemudian dimanfaatkan Vietnam untuk mencetak gol pada menit keenam.

Indonesia akhirnya kembali harus menerima kenyataan pahit di Piala AFF. Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal untuk dua edisi secara beruntun, setelah sebelumnya juga tersingkir pada fase grup Piala AFF 2024.

Pada Piala AFF 2026, Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin. Vietnam menjadi juara grup dengan 10 poin, sedangkan Singapura berada di posisi kedua dengan delapan poin.

Vietnam dan Singapura pun berhak melanjutkan perjalanan ke semifinal, sementara Indonesia harus mengakhiri kiprahnya di fase grup.

Rekomendasi

Foto: Chelsea Tumbangkan Liverpool 3-1, Perebutan Posisi Lima Besar Semakin Ketat | Pifa Net

Chelsea Tumbangkan Liverpool 3-1, Perebutan Posisi Lima Besar Semakin Ketat

Inggris
| Senin, 5 Mei 2025
Foto: Sambut Era Baru Patrick Kluivert, PSSI: Semoga Dapat Impresi Postif | Pifa Net

Sambut Era Baru Patrick Kluivert, PSSI: Semoga Dapat Impresi Postif

Indonesia
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: Hasil Laga Perdana Piala Asia U-20 2025: Garuda Muda Dibantai Iran 3-0 | Pifa Net

Hasil Laga Perdana Piala Asia U-20 2025: Garuda Muda Dibantai Iran 3-0

China
| Jumat, 14 Februari 2025
Foto: Mendagri Tito: Kepala Daerah yang Tak Ikut Retret di Akmil akan Rugi Sendiri | Pifa Net

Mendagri Tito: Kepala Daerah yang Tak Ikut Retret di Akmil akan Rugi Sendiri

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025
Foto: Taipan Asal Kalimantan Barat Prajogo Pangestu Tetap Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia | Pifa Net

Taipan Asal Kalimantan Barat Prajogo Pangestu Tetap Jadi Orang Terkaya Nomor 1 di Indonesia

Nasional
| Kamis, 6 November 2025
Foto: 5 Makanan Ci Mehong yang Viral di TikTok, Tertarik Coba? | Pifa Net

5 Makanan Ci Mehong yang Viral di TikTok, Tertarik Coba?

Indonesia
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: Sananta Siap Hadapi Persaingan dengan Romeny demi Tempat di Timnas | Pifa Net

Sananta Siap Hadapi Persaingan dengan Romeny demi Tempat di Timnas

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025
Foto: Serangan Balik Jokowi: Babak Baru Ijazah Palsu, Perseteruan Memasuki Jalur Hukum | Pifa Net

Serangan Balik Jokowi: Babak Baru Ijazah Palsu, Perseteruan Memasuki Jalur Hukum

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: Penuhi Panggilan Kejagung, Ahok Siap Berikan Kesaksian dalam Kasus Korupsi Pertamina | Pifa Net

Penuhi Panggilan Kejagung, Ahok Siap Berikan Kesaksian dalam Kasus Korupsi Pertamina

Indonesia
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: Gibran Mendadak Blusukan ke Kampung Malang Tengah, Ada Apa? | Pifa Net

Gibran Mendadak Blusukan ke Kampung Malang Tengah, Ada Apa?

Surabaya
| Rabu, 29 Januari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Arsenal Menggila di AS, Bantai Telak MLS All-Stars 5-0 | Pifa Net

Arsenal Menggila di AS, Bantai Telak MLS All-Stars 5-0

PIFA, Sports - Dalam tur pramusim mereka ke Amerika Serikat, Arsenal menunjukkan performa gemilang dengan mengemas kemenangan pertama mereka. The Gunners menggulung tim MLS All-Star dengan skor telak 5-0 di Audi Field, Washington, Amerika Serikat pada Kamis (20/7/2023) pagi WIB. Arsenal langsung mengambil kendali permainan dengan cepat, hanya dalam waktu lima menit pertandingan dimulai, Gabriel Jesus berhasil menjebol gawang MLS All-Star dengan sepakan lob tak terduga yang tidak mampu diantisipasi oleh kiper Roman Burki. Tak puas dengan satu gol, Arsenal terus menggempur pertahanan lawan. Di menit ke-23, giliran Leandro Trossard yang melepaskan tembakan ciamik dari luar kotak penalti, menggandakan keunggulan menjadi 2-0 hingga jeda. Memasuki babak kedua, Arsenal melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk menghadirkan bintang baru mereka, Kai Havertz. Hasilnya tak butuh waktu lama, Jorginho berhasil mengeksekusi penalti setelah handball dari pemain MLS All-Star, dan skor bertambah menjadi 3-0. Namun, di menit ke-61, terjadi drama VAR yang membuat Arsenal nyaris meraih satu gol lagi melalui penalti, namun wasit menolak untuk memberikan keputusan itu setelah melihat tayangan ulang. Tidak mau berhenti di situ, Arsenal kembali menghidupkan pesta gol mereka. Di menit ke-84, Gabriel Martinelli mencatatkan namanya di papan skor setelah meneruskan umpan terobosan dari Martin Odegaard. Tidak ingin ketinggalan, Kai Havertz yang baru saja masuk lapangan menyempurnakan malam indah bagi Arsenal dengan golnya di menit ke-89, melepaskan tembakan mematikan dari dalam kotak penalti dan mengunci skor menjadi 5-0. Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Arsenal di masa pramusim, setelah sebelumnya mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Nuernberg. Selanjutnya, The Gunners siap menghadapi tantangan berat dari Manchester United di New Jersey pada 22 Juli mendatang. Performa menggila Arsenal di Amerika Serikat telah menarik perhatian dunia sepakbola, dan para penggemar tak sabar menantikan aksi seru mereka di liga musim mendatang. (hs)

As
| Kamis, 20 Juli 2023

Lokal

Foto: Menkes: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Dilaksanakan di Dinas Pendidikan dan Sekolah | Pifa Net

Menkes: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Dilaksanakan di Dinas Pendidikan dan Sekolah

Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak akan dilaksanakan di dinas pendidikan dan sekolah, Senin (5/7/2021). Budi mengungkapkan, keputusan tersebut diambil agar vaksinasi untuk anak-anak tidak bercampur dengan kegiatan vaksinasi orang-orang yang memiliki risiko lebih tinggi. “Vaksinasi ini akan dilakukan di dinas-dinas pendidikan, sekolah, agar tidak bentrok dengan program vaksinasi untuk orang-orang yang jauh lebih berisiko yaitu 18 tahun ke atas,” ucap Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (5/7/2021). Mengutip dari materi paparan Budi, screening, penyuntikan, dan observasi pada vaksinasi bagi anak akan sama seperti vaksinasi bagi orang berusia 18 tahun ke atas. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti vaksinasi anak adalah masyarakat perlu membawa kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan Nomor Induk Kewarganegaraan (NIK) anaknya. Dosis vaksin untuk anak sedikit berbeda dengan dosis vaksin dewasa. Jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Sinovac dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali pemberian. Interval waktu pemberian untuk vaksin keduanya minimal 28 hari. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak dengan rentang usia 12-17 tahun telah dimulai pada Kamis (1/7/2021). Menurut laporan Kementerian Kesehatan, sesuai dengan populasinya, vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun mencakup sekitar 32,6 juta anak.

Admin
| Senin, 5 Juli 2021

Nasional

Foto: Presiden Minta Jajarannya Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem dan Krisis Pangan | Pifa Net

Presiden Minta Jajarannya Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem dan Krisis Pangan

Berita Nasional, PIFA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk memaksimalkan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai peringatan dini dan mitigasi bencana. Hal ini disampaikannya saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) pada Selasa (6/12/2022), di Istana Negara, Jakarta. “Yang pertama, antisipasi bencana, cuaca ekstrem, dan yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintas. Agar kita semuanya memberikan perhatian, memaksimalkan informasi cuaca dari BMKG sebagai peringatan dini dan juga mitigasi bencana di seluruh daerah yang memiliki potensi bencana harus diperhatikan,” ujar Presiden, mengutip Setkab RI (7/12).  Seperti diketahui beberapa waktu ini Indonesia dilanda bencana alam, diantaranya gempa bumi di Cianjur dan erupsi Gunung Semeru. Untuk itu dalam SKP tersebut, Presiden menyampaikan, ia sebagai Kepala Negara ingin memastikan bahwa negara betul-betul hadir dalam penyaluran bantuan dan rekonstruksi bangunan terdampak. Kemudian hal kedua yang disampaikan oleh Presiden Jokowi adalah mengenai kondisi perekonomian tahun 2023. Presiden kembali mengingatkan jajarannya harus tetap hati-hati dan waspada terhadap krisis keuangan, kemungkinan  ekspor yang menurun, hingga krisis pangan. “Hati-hati mengenai ini, karena nanti bisa larinya pada masalah sosial dan politik. Sehingga utamanya yang berkaitan dengan beras betul-betul hitung-hitungannya itu, betul-betul hitung-hitungan lapangan. Jangan sampai perhitungan kita keliru, sehingga kita tidak menyiapkan reserve (cadangan) dan pada suatu titik cadangan kita habis, dilihat oleh pedagang, dan akhirnya harga beras pasti akan naik. Ini supply dan demand pasti akan menyimpulkan itu,” ujarnya. Presiden Jokowi menambahkan, di tengah situasi dunia yang masih tidak baik-baik saja ini, maka kebijakan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak harus di kalkulasi. “Kuncinya, sekali lagi, kolaborasi antara kementerian dan lembaga, dan jangan terjebak pada ego sektoral, melakukan konsolidasi data, konsolidasi policy, dan juga konsolidasi dari pelaksanaan atau implementasi,” tambahnya. Ketiga, Presiden menyinggung soal trategi besar di tengah situasi ekonomi dunia yang sedang bergejolak. “Saya ingin mengingatkan kembali yang berkaitan dengan konsumsi, peningkatan konsumsi, terutama yang berkaitan dengan belanja-belanja dari pemerintah, belanja APBN, belanja APBD, belanja BUMN harus diikuti, dikontrol agar bisa menaikkan konsumsi masyarakat. Sehingga yang namanya pembelian produk-produk dalam negeri itu wajib, tidak bisa ditawar lagi,” katanya. Untuk itu, Presiden Jokowi meminta seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera memulai belanja modal dan belanja sosialnya. Berkaitan dengan inflasi, Kepala Negara sudah menginstruksikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk terus menyampaikan kepada kepala daerah dalam pengendalian inflasi di wilayahnya. “Ini sudah dilakukan, tapi ada beberapa daerah yang belum, tolong diberikan peringatan. Dan, ini kelihatan sekali inflasi dari tiga bulan yang lalu 5,9 lari turun ke 5,7 lari turun ke 5,4. Ini artinya melakukan, daerah sudah melakukan, tetapi bisa masih diberikan peringatan lagi agar semua melakukan dan saya lihat nanti akan turun dan turun lagi,” tuturnya. Presiden menekankan kunci pertumbuhan ekonomi di tahun 2023 selain belanja konsumsi dan pengendalian inflasi, adalah pada peningkatan investasi. “Tidak bisa ditawar-tawar lagi karena ini sangat mempengaruhi growth kita, sehingga yang namanya hilirisasi industri itu konsisten terus akan kita lakukan. Tadi pagi, kita sudah berbicara mengenai, setelah nikel, tadi pagi kita telah berbicara mengenai bauksit. Dan, segera kita putuskan kapan akan kita larang ekspor bahan mentah dari bauksit,” tegasnya. Sementara berkaitan dengan peningkatan ekspor, Presiden Jokowi meminta kementerian terkait untuk melihat peluang pasar yang memiliki permintaan yang sama. “Kalau pasar-pasar besar kita, baik Tiongkok maupun Amerika permintaannya turun, demand-nya agak menurun atau drop, ya mestinya Kementerian Perdagangan bisa menggeser, mengalihkan ke negara-negara lain yang kira-kira memiliki permintaan yang sama,” ucapnya. Presiden menilai, produk-produk Indonesia punya potensi besar di India tetapi belum dilakukan pendekatan ke sana. Hal yang sama juga yang berkaitan dengan wisatawan mancanegara. Kunjungan wisatawan asing harus didorong utamanya untuk destinasi prioritas di Labuan Bajo, Mandalika, maupun Borobudur. Terakhir, Presiden Jokowi meminta agar antisipasi dan mitigasi terhadap penanganan COVID-19 tetap harus dilakukan, meskipun kasus harian sudah mengalami penurunan. “Setelah sampai naik ke 6 ribu bahkan 7 ribu, per 5 Desember kemarin saya melihat sudah kasus hariannya sudah di angka 2.234. Kemudian, percepatan vaksinasi booster tetap harus digerakkan, agar imunitas masyarakat kita menjadi lebih baik,” tutupnya. (yd)

Indonesia
| Rabu, 7 Desember 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5