Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalSafari Ramadhan, Bupati Mempawah Ajak Perbanyak Amal Kebajikan

Safari Ramadhan, Bupati Mempawah Ajak Perbanyak Amal Kebajikan

Mempawah | Rabu, 6 April 2022

Berita Mempawah, PIFA - Melanjutkan kegiatan Safari Ramadan 1443 H, Bupati Mempawah beserta Wakil Bupati Mempawah berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat pada Selasa (5/4/2022). Pada kesempatan tersebut, Erlina turut mengajak jemaah untuk berlomba-lomba melakukan amal kebajikan.

Sejatinya, menurut Erlina, tidak semua orang dapat bertemu kembali dengan bulan penuh berkah. Terlebih Ramadan kali ini tidak seperti tahun lalu saat pandemi Covid 19, maka dari itu Ia juga mengajak untuk memperbanyak amalan ibadah.

"Ayo ramaikan masjid, hidupkan masjid, persiapkan berbagai program Ramadan yang menarik umat untuk melaksanakan amal sholeh," ucapnya mengutip Prokopim Mempawah (6/4).

Sebelumnya dalam sambutannya, Erlina mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah berterimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh pengurus Masjid Nurul Huda serta masyarakat Desa Wajok Hulu dalam kegiatan Safari Ramadan 1443 H. Safari Ramadan, lanjutnya, juga sebagai ajang silahturahmi antara jajaran pemerintahan Kabupaten Mempawah dan masyarakat di Desa Wajok Hulu.

"Kami juga mengajak para Kepala OPD untuk hadir bersama, dengan tujuan silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Mempawah," kata Bupati..

Tak lupa ia meminta masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan dalam meraih ampunan dari Allah SWT.

Ustad H. Achmad Syafi'i dalam tausiyahnya menekankan 2 kebahagiaan orang berpuasa, yakni rasa gembira akan berbuka puasa, serta pertemuan dengan Allah SWT di hari akhir karena ibadah puasanya pada bulan Ramadan.

Ustadz Ahmad Syafi juga menjelaskan beberapa keutamaan Ramadan, ialah Al Qur'an yang diturunkan pada bulan Ramadan.

"Sinarilah rumahmu dengan membaca Al Quran, apalagi di bulan Ramadan ini, khatamkanlah beberapa kali dalam Ramadan," pungkasnya.

Yang kedua, sambung Ustad, adalah shalat sunnah, yaitu shalat Tarawih. Kemudian zakat, dalam zakat ada sedekah, dan Allah limpahkan pahala berlipat ganda selama bulan Ramadan.

"Mari kita gapai berbagai keberkahan yang Allah berikan selama bulan Ramadan ini dan terus berlomba melakukan berbagai amal sholeh," tutupnya.

Kemudian dalam agenda tersebut, diserahkan dana hibah sebesar Rp. 25.000.000 dan tiga gulung sajadah yang diserahkan langsung kepada Perwakilan pengurus Masjid Nurul Huda. Setelah itu, rombongan meneruskan perjalanan dan melaksanakan Salat Tarawih berjamaah diimami oleh Syaikh Muhammad Jamil Imam Madinah.

Tampak hadir dalam acara Safari Ramadhan, Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi, Sekretaris Daerah Ismail, para Kepala OPD, serta Camat Jongkat Reno. (yd)

Rekomendasi

Foto: Garuda Muda Fokus Persiapan untuk Piala Asia U17 di Arab Saudi | Pifa Net

Garuda Muda Fokus Persiapan untuk Piala Asia U17 di Arab Saudi

Indonesia
| Selasa, 21 Januari 2025
Foto: Shayne Pattynama Resmi Gabung Buriram United, Siap Taklukkan Liga Thailand | Pifa Net

Shayne Pattynama Resmi Gabung Buriram United, Siap Taklukkan Liga Thailand

Timnas Indonesia
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Threads Pindah ke Domain Baru, Hadirkan Fitur-Fitur Baru untuk Pengguna | Pifa Net

Threads Pindah ke Domain Baru, Hadirkan Fitur-Fitur Baru untuk Pengguna

Indonesia
| Senin, 28 April 2025
Foto: Pertahankan Gelar, Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025 | Pifa Net

Pertahankan Gelar, Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: OM Lorenza: Bangkitnya Orkes Melayu Dangdut Jadul yang Mengguncang Jateng | Pifa Net

OM Lorenza: Bangkitnya Orkes Melayu Dangdut Jadul yang Mengguncang Jateng

Solo
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: AC Milan Menang Lagi, tapi Masih Tertahan di Peringkat Kesembilan Serie A | Pifa Net

AC Milan Menang Lagi, tapi Masih Tertahan di Peringkat Kesembilan Serie A

Italia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: Operasi Ketupat Kapuas 2025, Polda Kalbar Kerahkan 729 Personel untuk Pengamanan Lebaran | Pifa Net

Operasi Ketupat Kapuas 2025, Polda Kalbar Kerahkan 729 Personel untuk Pengamanan Lebaran

Pontianak
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: PGRI Kalbar Laporkan TikTokers Riezky Kabah ke Polda Usai Viral Video Hina Profesi Guru | Pifa Net

PGRI Kalbar Laporkan TikTokers Riezky Kabah ke Polda Usai Viral Video Hina Profesi Guru

Pontianak
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Chelsea Tumbangkan Liverpool 3-1, Perebutan Posisi Lima Besar Semakin Ketat | Pifa Net

Chelsea Tumbangkan Liverpool 3-1, Perebutan Posisi Lima Besar Semakin Ketat

Inggris
| Senin, 5 Mei 2025
Foto: Disdikbud Kalbar Tegaskan Tidak Ada Pemotongan dalam Penyaluran Dana PIP | Pifa Net

Disdikbud Kalbar Tegaskan Tidak Ada Pemotongan dalam Penyaluran Dana PIP

Kalbar
| Senin, 17 Februari 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Singgung Menteri yang Sibuk Kampanye, Presiden: Saya Minta Fokus Bekerja! | Pifa Net

Singgung Menteri yang Sibuk Kampanye, Presiden: Saya Minta Fokus Bekerja!

Berita Nasional, PIFA - Menanggapi pertanyaan awak media soal menteri yang sibuk kampanye, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun meminta menterinya untuk fokus bekerja. Hal ini disampaikannya seusai menyerahkan bantuan sosial di Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/7/2022). “Saya minta semua menteri fokus bekerja. Kalau Menteri Perdagangan ya urus yang paling penting seperti yang saya tugaskan kemarin bagaimana menurunkan harga minyak goreng,” tegas Presiden, mengutip Setkab RI (13/7). Presiden Jokowi juga berharap harga minyak goreng curah bisa berada di kisaran Rp14 ribu atau di bawahnya. “Tugas dari saya itu, jadi ke pasar-pasar mengecek, karena saya juga sama mengecek minyak goreng utamanya yang kita cek itu minyak curah, jangan sekali-kali lari ke minyak kemasan yang premium,” tambahnya. Presiden mengatakan, dari sejumlah pasar yang ia kunjungi harganya memang sudah berada di kisaran harga tersebut. Di luar Jawa masih ada yang di atas Rp14 ribu "Satu persatu akan kita selesaikan,” lanjut Presiden. Lebih lanjut Presiden juga menekankan agar para menteri, utamanya yang mengurusi bidang energi dan pangan, agar bisa fokus menangani dua hal tersebut. Menurutnya, saat ini situasi dunia sedang terdisrupsi di dua bidang tersebut. “Semuanya harus fokus bekerja utamanya yang berkaitan dengan energi dan pangan, ini penting. Ini saya urus terus urusan yang berkaitan dengan BBM, urusan yang berkaitan dengan energi itu misalnya batu bara semuanya karena dunia terdisrupsi di energi dan pangan sehingga kita harus konsentrasi dan jangan sampai kita terpeleset di dua bidang ini,” tegasnya. (yd)

Jabar
| Rabu, 13 Juli 2022

Lokal

Foto: Vaksinasi Masyarakat Umum di Pontianak Capai 79%, Dinkes Masih Berupaya Mengejar Target Vaksinasi Untuk Lansia | Pifa Net

Vaksinasi Masyarakat Umum di Pontianak Capai 79%, Dinkes Masih Berupaya Mengejar Target Vaksinasi Untuk Lansia

Berita Pontianak, PIFA - Pemerintah Kota Pontianak telah melebihi capaian target vaksinasi yang diintruksikan Pemerintah  melalui Menteri Dalam Negeri dalam Peraturan Nomor 66 tahun 2021.   Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menyampaikan  vaksinasi di Kota Pontianak sudah mencapai angka 79%.   “ Kita awalnya menargetkan minimal vaksinasi itu  70% untuk Kota Pontianak, namun sampai hari kita sudah diposisi  79% dan diakhir Desember 2021 bisa kita capai 80%,” Ujarnya kepada PIFA saat diwawancarai, Kamis (16/12/2021).   Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak ini menyampaikan sejauh ini peran masyarakat dalam mensukseskan vaksinasi sudah cukup baik.   “Peran serta masyarakat sudah cukup bagus Namun demikian masih ada sekian persen masyarakat yang hari ini belum maksimal, terutama pada kelompok sasaran pada lanjut usia ya sampai dengan hari ini masih terus kita tingkatkan dan ada juga masyarakat yang masih sakit sehingga tidak dibolehkan vaksin,” ujarnya.    Dia juga mengungkapkan bahwa target dari lansia itu minimal 60% harus  dikejar, kemudian jika sudah tercapai baru boleh adakan vaksinasi untuk kelompok anak usia 6-11 tahun.    “ Target untuk lansia minimal 60 % dari jumlah lansia sekarang kurang lebih 40000 orang hal ini  menjadi perhatian kita, jika sudah tercapai kelompok lansia kemudian, setelah itu baru kita boleh adakan vaksinasi lanjutan nanti untuk kelompok anak usia 6-11 tahun,” ungkapnya.   Dia juga menargetkan Pemerintah Kota Pontianak akan terus berupaya tahun ini menyelsaikan target vaksinasi untuk lansia, agar tahun depan bisa dilaksanakan vaksinasi untuk anak-anak.   “Saat ini vaksinasi lansia kita masih posisi 47% hampir 48% jadi untuk mencapai angka 60% pada lansia itu masih kurang-kurang sekitar 12%, kita  usahakan sampai dengan akhir tahun 2021 itu bisa tercapai sehingga di Tahun 2022 diharapkan kita sudah bisa melakukan vaksinasi buatlah kelompok anak-anak,” ucapnya.   Dia juga menyampaikan bahwa untuk mensukseskan vaksinasi ini memang banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak.   “Suksesnya vaksinasi  ini memang didukungan semua sektor selain dilaksanakan oleh pemerintah kota Pontianak,  juga TNI, Polri juga ada Badan Intelijen Negara, kemudian seluruh kelompok masyarakat,  organisasi sosial masyarakat juga ikut memobilisasi masyarakat dan  organisasi sosial politik dan lain sebagainya, kemudian dari sisi masyarakatnya tingkat partisipasinya masyarakat mau datang ke fasilitas kesehatan juga tinggi,” ucapnya.   Kemudia dia mengatakan dalam melakukan penangan Covid-19  pemerintah menggunakan beberapa aspek atau yang biasa disebut 3T.   “Dalam penanganan covid-19 ada 3  aspek yang pertama aspek yang harus dilakukan pemerintah itu adalah  Tracing  kita harus menelusuri kemudian kita harus melakukan pemeriksaan atau Testing kemudian selanjutnya kita harus melakukan penganan atau  Treatment,” ujarnya.   Dia juga menghimbau kepada masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru untuk tetap menaati protokol kesehatan apalagi sekarang sudah ada varian baru covid-19 yaitu varian Omicron, serta meminta tim satgas untuk terus mengoptimalkan fungsinya.   “Menjelang  Natal dan Tahun Baru pemerintah Republik Indonesia sudah mengeluarkan peraturan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 tahun 2021, dan instruksi Gubernur, serta  surat edaran Walikota yang intinya hampir sama kita mencegah kerumunan, setiap aktivitas diperbolehkan tetapi mematuhi prokes, dan kepada masing tim satgas dari berbagai komunitas juga harus sigap mengawasi semua aktivitas,” himbaunya.

Pontianak
| Kamis, 16 Desember 2021

Lokal

Foto: DPRD Kalbar Berencana Panggil KSOP Pontianak Minta Penjelasan Bongkar Muat Babi Tanpa Izin | Pifa Net

DPRD Kalbar Berencana Panggil KSOP Pontianak Minta Penjelasan Bongkar Muat Babi Tanpa Izin

PIFA, Lokal - DPRD Kalbar berencana akan memanggil jajaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak terkait polemik bongkar muat 844 ekor babi tanpa izin.  Anggota Komisi IV DPRD Kalbar, Nurdin mengatakan, pemanggilan tersebut untuk mempertanyakan secara langsung terkait kronologi peristiwa. “Kita ingin mendengar langsung dari pihak KSOP bagaimana peristiwa itu terjadi,” kata Nurdin, Jumat (26/1/2024). Selain itu, pihaknya juga akan meminta penjelasan pemberian sanksi teguran kepada agen kapal yang jelas-jelas telah melakukan kesalahan. Lalu, setelah sanksi teguran, bagaimana soal pemasukan negera lewat PNBP, apakah telah dibiarkan saja? “Kenapa KSOP hanya memberi sanksi teguran? Inikan jadi pertanyaan, ada apa antara KSOP dengan agen kapal dan pengusaha babi itu,” ucap Nurdin. Selain itu menyoal investigasi lanjutan yang dilakukan KSOP Pontianak. Dia berharap, hal tersebut jangan cuma isapan jempol belaka. “Kita tunggu janji KSOP tersebut. Benar diwujudkan atau cuma cuap-cuap,” ujar Nurdin. Sebelumnya, Nurdin menyayangkan sikap KSOP Pontianak yang hanya memberi sanksi teguran kepada agen kapal bongkar muat 844 ekor babi.  Menurut Nurdin, patut diduga ada permainan antara pihak pengusaha dengan KSOP ini ada permainan.  “Saya curiga begitu, karena sanksinya hanya teguran. Kalau memang Kepala KSOP tidak mampu, lebih baik pecat atau mundur saja,” kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (24/1/2024).  Nurdin menilai, harusnya KSOP Pontianak berani tegas menindak dan memberi sanksi hukum karena pelanggarannya sudah jelas dan nyata.  “Harusnya jangan cuma teguran dong. Itukan pelanggarannya sudah jelas, mereka mengabaikan fungsi KSOP dengan tidak melaporkan saat mau bersandar,” ujar Nurdin. Selain mengabaikan fungsi KSOP Pontianak, agen kapal dan bahkan pengusaha patut diduga menghilangkan potensi pemasukan negara dari sektor PNBP.  “Setiap kapal yang mau sandar dan bongkar muat itukan mestinya ada hitung-hitungannya. Nah, kalau sudah tidak lapor, pasti mereka tidak bayar. Masak KSOP masih diam?” cecar Nurdin. Nurdin juga menyangsikan komitmen KSOP Pontianak yang mengaku masih melakukan investigasi setelah surat teguran diberikan.  Selain itu, jika seandainya KSOP Pontianak serius melakukan ingestigasi harusnya libatkan DPRD Pontianak.  “Saya tidak yakin KSOP serius melakukan investigasi setelah mengeluarkan surat teguran. Harusnya kan tuntaskan dulu penyelidikan, baru diputuskan sanksinya,” ucap Nurdin.  Sebelumnya, agen kapal KM Intas Mas, PT TLB, yang melakukan bongkar muat 844 ekor babi di sebuah dermaga di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) hanya disanksi teguran peringatan. Kepala Seksi Perencanaan dan Pembangunan KSOP Pontianak, Arif Maulana Hasan mengatakan telah melakukan pemanggilan terhadap agen pelayaran KM Intan Mas, pada Rabu (17/1/2024).  “Pihak agen telah datang memenuhi panggilan. Atas hasil klarifikasi tersebut, maka Kantor KSOP telah mengeluarkan teguran terhadap ketidakpemenuhan penyandaran maupun kegiatan bongkar muat,” kata Arif kepada wartawan, Selasa (23/1/2024). Arif menerangkan, sesuai arahan Penjabat Gubernur Kalbar Harisson, pihaknya masih akan melakukan investigasi lebih mendalam.  “Untuk sanksi hukumnya ini kita masih mendalami unsur lainnya dan kami juga melakukan investigasi  sesuai arahan Penjabat Gubernur Kalbar,” ungkap Arif. Untuk investigasi mendalam, KSOP Pontianak mengaku masih akan mengumpulkan data dan informasi, kemudian nanti dilaporkan ke Penjabat Gubernur. “Ketika sudah didapatkan data dan informasi kita akan melaksanakan sesuai permintaan Penjabat Gubernur. Jadi sampai di sini kita masih mengumpulkan data dan informasi,” ungkap Arif. (ap) 

Kubu Raya
| Jumat, 26 Januari 2024
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5