Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsSalah Antar Mesir Cetak Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia

Salah Antar Mesir Cetak Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia

Sports | Senin, 22 Juni 2026

Timnas Mesir mencatat sejarah baru di ajang Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan pertama mereka di turnamen tersebut. Mesir menundukkan Selandia Baru dengan skor 3-1 dalam laga Grup G yang berlangsung di Stadion BC Place, Senin (22/6).

Mesir sempat tertinggal lebih dahulu setelah Finn Surman mencetak gol untuk Selandia Baru pada menit ke-15. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Mesir tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Mostafa Ziko pada menit ke-58. Momentum kemudian berbalik ke kubu Mesir saat Mohamed Salah mencetak gol pada menit ke-67 untuk membawa timnya unggul 2-1.

Keunggulan Mesir semakin kokoh setelah pemain pengganti Mahmoud Trezeguet mencetak gol ketiga pada menit ke-82. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Mesir. Sepanjang partisipasinya di Piala Dunia sejak debut pada 1934, tim berjuluk The Pharaohs itu belum pernah meraih kemenangan.

Dari total sembilan pertandingan yang telah dijalani di Piala Dunia, Mesir kini mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan. Prestasi terbaik mereka sebelumnya adalah mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 1934.

Hasil positif atas Selandia Baru juga membuka peluang Mesir untuk melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026. Saat ini Mesir memimpin klasemen Grup G dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Mesir unggul atas Iran dan Belgia yang sama-sama mengumpulkan dua poin dari dua hasil imbang, sehingga persaingan memperebutkan tiket ke babak berikutnya masih terbuka lebar.

Rekomendasi

Foto:  Ratusan Yamaha Mio Lintas Generasi Hadir Pada Mio Ride The Hype Jadi Bukti Solidaritas Skutik Legendaris Indonesia | Pifa Net

Ratusan Yamaha Mio Lintas Generasi Hadir Pada Mio Ride The Hype Jadi Bukti Solidaritas Skutik Legendaris Indonesia

Nasional
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Gunung Marapi Erupsi Lagi, Warga Panik Dikejutkan Suara Dentuman di Malam Hari | Pifa Net

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Warga Panik Dikejutkan Suara Dentuman di Malam Hari

Nasional
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: 2 Investor Bodong WNA Pakistan Dideportasi dari Pontianak | Pifa Net

2 Investor Bodong WNA Pakistan Dideportasi dari Pontianak

Pontianak
| Sabtu, 12 Juli 2025
Foto: Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis | Pifa Net

Mbappe Dukung Zidane Gantikan Deschamps sebagai Pelatih Timnas Prancis

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: Festival Bakcang Masuk Kalender Event Pontianak | Pifa Net

Festival Bakcang Masuk Kalender Event Pontianak

Pontianak
| Sabtu, 31 Mei 2025
Foto: ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran | Pifa Net

ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Bukit Kelam: Monolit Raksasa dan Surga Trekking di Kalbar yang Wajib Dikunjungi | Pifa Net

Bukit Kelam: Monolit Raksasa dan Surga Trekking di Kalbar yang Wajib Dikunjungi

Sintang
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Falcon Pictures Siapkan Film Biopik Chairil Anwar, Pujangga Legendaris Indonesia | Pifa Net

Falcon Pictures Siapkan Film Biopik Chairil Anwar, Pujangga Legendaris Indonesia

Pifabiz
| Sabtu, 8 November 2025
Foto: Nikita Mirzani Kapok Bekerja Sama Tanpa Perjanjian Bermaterai Usai Jadi Tersangka | Pifa Net

Nikita Mirzani Kapok Bekerja Sama Tanpa Perjanjian Bermaterai Usai Jadi Tersangka

Pifabiz
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: Dermatolog Ingatkan Risiko Eksfoliasi Berlebihan pada Kulit | Pifa Net

Dermatolog Ingatkan Risiko Eksfoliasi Berlebihan pada Kulit

Lifestyle
| Kamis, 21 Agustus 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Pos Terpadu Gadog Difungsikan sebagai Pusat Penanganan Korban Laka di Jalur Puncak | Pifa Net

Pos Terpadu Gadog Difungsikan sebagai Pusat Penanganan Korban Laka di Jalur Puncak

Kepolisian memfungsikan Pos Terpadu Gadog sebagai pusat penanganan korban kecelakaan lalu lintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Afif Widhi Ananto, mengatakan pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan lalu lintas, tetapi juga sebagai titik layanan darurat bagi masyarakat. “Pos Terpadu Gadog bukan sekadar pusat pengamanan, tetapi juga tempat perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis darurat,” ujarnya di Pos Terpadu Gadog, Senin. Menurutnya, setiap korban kecelakaan di jalur Puncak akan segera dievakuasi ke pos tersebut untuk mendapatkan penanganan awal dari tim medis yang telah disiagakan. Ia menegaskan seluruh personel telah diinstruksikan untuk bertindak cepat dan responsif dalam menangani berbagai situasi darurat, termasuk kecelakaan lalu lintas. Penanganan dilakukan secara terpadu antara personel kepolisian dan tenaga medis guna memastikan korban mendapatkan pertolongan pertama sebelum dirujuk ke rumah sakit apabila diperlukan. Fasilitas yang tersedia di Pos Terpadu Gadog meliputi tenaga medis siaga, ruang perawatan sementara, peralatan pertolongan pertama, serta ambulans untuk evakuasi lanjutan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan wisata Lebaran. Satlantas Polres Bogor juga mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta memanfaatkan pos terpadu untuk beristirahat apabila mengalami kelelahan. Selain itu, pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalur Puncak yang dikenal padat, terutama saat musim libur Lebaran.

Nasional
| Senin, 23 Maret 2026

Lokal

Foto: Harga Cabai di Pasar Flamboyan Tembus Rp 100 Ribu Per Kg Jelang Ramadhan | Pifa Net

Harga Cabai di Pasar Flamboyan Tembus Rp 100 Ribu Per Kg Jelang Ramadhan

PIFA.CO.ID, LOKAL - Menjelang Ramadhan 1446 Hijriah, harga cabai di Passr Flamboyan, Pontianak mulai mengalami peningkatan. Salah satu penjual sayur bernama Mia mengatakan harga cabai saat ini hampir tembus Rp 100.000 per kilogram (kg).“Hampir tiap hari naik. Udah seminggu ini naiknya drastis, dari Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu lebih. Dua hari yang lalu sampai 130 ribu,,” ungkapnya saat ditemui, pada Selasa (25/2/2025).Mia mengatakan, kenaikan harga cabai ini sudah terjadi selama seminggu terakhir. Ia menduga lonjakan harga ini disebabkan oleh banjir yang melanda Kalimantan Barat dan beberapa daerah lainnya, yang menyebabkan pasokan cabai berkurang.“Petani mulai menaikkan harga, apakah itu dari tengkulak atau langsung dari petani, kami belum mengetahui pasti. Sebelumnya harga cabai masih sekitar Rp 70 ribuan,” tambah Mia.Selain cabai, harga tomat juga mengalami kenaikan. Mia menyebutkan bahwa harga tomat kini berada di kisaran harga belasan ribu per kg. Harga yang sebelumnya sekitar Rp 12.000 hingga Rp 13.000, kini melonjak menjadi Rp 15.000 hingga Rp 18.000, bahkan ada yang mencapai Rp 20.000 per kg.“Hari ini udah ada yang Rp 20 ribu. Jadi kita sebagai pengecer tuh udah mau (jual) Rp 25 ribu, Rp 30 ribu pun ada. Harganya mulai naik,” sebutnya.Namun, untuk sayuran daun, Mia menyebutkan bahwa harga masih relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan yang signifikan. “Yang naik ini percabai-cabai aja, tomat, gitu. Kalau sayur-sayuran itu daun itu tidak naik,” tukasnya.

Pontianak
| Selasa, 25 Februari 2025

Lokal

Foto: Dua Warga Siantan yang Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan, Keduanya dalam Kondisi Tak Bernyawa | Pifa Net

Dua Warga Siantan yang Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan, Keduanya dalam Kondisi Tak Bernyawa

Berita Pontianak, PIFA – Dua warga Siantan yang tenggelam di Sungai Kapuas berhasil ditemukan oleh tim penyelam, Jumat (10/12/2021) sekitar Pukul 17.00. Kedua Korban tersebut ditemukan dengan keaadan tidak bernyawa dan langsung dibawa kerumah duka di Jalan Perwasal, Gg. Barokah Kelurahan Siantan Tengah, Pontianak Utara. Diketahui, korban tenggelam akibat mencoba speedboat dengan kecepatan tinggi sehingga speedboat terbalik, karena menghindar dari kayu.  Penumpang speadboat berjumlah empat orang yang tenggelam, kedua korban dapat diselamatkan. Namun, kedua korban tidak dapat diselamatkan dan dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Kejadian ini sempat menghebohkan warga Kota Pontianak dan dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan selama kurang lebih lima jam.  Namun sekitar pukul 16:19 WIB satu korban berhasil ditemukan, kemudian disusul pada korban kedua sekitar pukul 16.55 yang tidak jauh dari lokasi kejadian. (RS)

Pontianak
| Jumat, 10 Desember 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5