Sate kelinci masuk dalam daftar hidangan kelinci terenak di dunia. (Ilustrasi: Dinas Pariwisata Demak)

PIFA, Lifestyle - Kuliner Indonesia kembali mendapat pengakuan secara global. Kali ini, sate kelinci berhasil masuk dalam daftar hidangan kelinci terenak di dunia versi Taste Atlas. 

Informasi tersebut diketahui akun Instagram Taste Atlas, yang merilis daftar 10 hidangan kelinci terbaik di dunia, di mana sate kelinci berhasil masuk dalam daftar tersebut. Dalam dafta tersebut, sate kelinci berhasil menempati peringkat keempat. Posisi pertama ditempati oleh kouneli stifado dari Skiathos, Greece, diikuti oleh fenkata dari Malta di posisi kedua, dan coniglio alla ligure dari Liguria, Italia, di posisi ketiga.

Taste Atlas sendiri merupakan situs yang dikenal menyediakan informasi dan peringkat tentang berbagai jenis makanan dari seluruh dunia.

"Hidangan kelinci terbaik di dunia, pilih favoritmu," tulis akun Instagram @tasteatlas. 

Sate kelinci merupakan masakan tradisional Indonesia yang berasal dari Pulau Jawa. Hidangan ini terdiri dari daging kelinci yang biasanya direndam dengan bumbu, kemudian ditusukkan di atas tusuk bambu dan dipanggang hingga matang sempurna. 

Bumbu yang digunakan sering kali terdiri dari campuran bawang merah, bawang putih, jahe, ketumbar, cabai, gula merah, kecap, dan serai. Setelah direndam dan dipanggang, sate kelinci disajikan dengan kecap asin sebagai pendampingnya, menciptakan harmoni rasa yang lezat dan khas.

Penting untuk dipahami bahwa peringkat Taste Atlas tidak boleh dianggap sebagai kesimpulan mutlak dalam hal makanan di tingkat global. Sebaliknya, tujuan utama situs tersebut adalah untuk mempromosikan makanan lokal yang unggul dari berbagai negara, membangun rasa kebanggaan terhadap hidangan tradisional, dan merangsang rasa ingin tahu tentang hidangan-hidangan yang mungkin belum pernah Anda coba sebelumnya. (ly)

PIFA, Lifestyle - Kuliner Indonesia kembali mendapat pengakuan secara global. Kali ini, sate kelinci berhasil masuk dalam daftar hidangan kelinci terenak di dunia versi Taste Atlas. 

Informasi tersebut diketahui akun Instagram Taste Atlas, yang merilis daftar 10 hidangan kelinci terbaik di dunia, di mana sate kelinci berhasil masuk dalam daftar tersebut. Dalam dafta tersebut, sate kelinci berhasil menempati peringkat keempat. Posisi pertama ditempati oleh kouneli stifado dari Skiathos, Greece, diikuti oleh fenkata dari Malta di posisi kedua, dan coniglio alla ligure dari Liguria, Italia, di posisi ketiga.

Taste Atlas sendiri merupakan situs yang dikenal menyediakan informasi dan peringkat tentang berbagai jenis makanan dari seluruh dunia.

"Hidangan kelinci terbaik di dunia, pilih favoritmu," tulis akun Instagram @tasteatlas. 

Sate kelinci merupakan masakan tradisional Indonesia yang berasal dari Pulau Jawa. Hidangan ini terdiri dari daging kelinci yang biasanya direndam dengan bumbu, kemudian ditusukkan di atas tusuk bambu dan dipanggang hingga matang sempurna. 

Bumbu yang digunakan sering kali terdiri dari campuran bawang merah, bawang putih, jahe, ketumbar, cabai, gula merah, kecap, dan serai. Setelah direndam dan dipanggang, sate kelinci disajikan dengan kecap asin sebagai pendampingnya, menciptakan harmoni rasa yang lezat dan khas.

Penting untuk dipahami bahwa peringkat Taste Atlas tidak boleh dianggap sebagai kesimpulan mutlak dalam hal makanan di tingkat global. Sebaliknya, tujuan utama situs tersebut adalah untuk mempromosikan makanan lokal yang unggul dari berbagai negara, membangun rasa kebanggaan terhadap hidangan tradisional, dan merangsang rasa ingin tahu tentang hidangan-hidangan yang mungkin belum pernah Anda coba sebelumnya. (ly)

0

0

You can share on :

0 Komentar