Save the Children: Lebih dari 21 Ribu Anak Tewas dalam 1.000 Hari Konflik Gaza. Reuters

Save the Children: Lebih dari 21 Ribu Anak Tewas dalam 1.000 Hari Konflik Gaza. Reuters

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalSave the Children: Lebih dari 21 Ribu Anak Tewas dalam 1.000 Hari Konflik Gaza

Save the Children: Lebih dari 21 Ribu Anak Tewas dalam 1.000 Hari Konflik Gaza

Internasional | Jumat, 3 Juli 2026

Organisasi kemanusiaan Save the Children melaporkan sedikitnya 21.000 anak telah tewas selama 1.000 hari konflik di Jalur Gaza. Laporan tersebut dirilis bertepatan dengan hari ke-1.000 sejak pecahnya perang yang melanda wilayah tersebut.

Dalam laporannya, Save the Children menyebut angka korban kemungkinan lebih tinggi karena masih banyak anak yang diyakini terkubur di bawah reruntuhan bangunan akibat serangan.

Direktur Regional Save the Children untuk Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa Timur, Ahmad Alhendawi, mengatakan dunia telah gagal memberikan perlindungan kepada anak-anak Gaza selama konflik berlangsung.

"Setiap hari selama 1.000 hari terakhir, dunia telah mengecewakan satu juta anak di Gaza karena tidak campur tangan untuk menghentikan pembunuhan dan penganiayaan terhadap anak-anak," ujarnya.

Selain korban jiwa, organisasi tersebut mencatat lebih dari 800.000 anak, atau sekitar 80 persen populasi anak di Gaza, telah mengungsi akibat perang. Sementara itu, sekitar 625.000 anak usia sekolah kehilangan akses terhadap pendidikan formal selama tiga tahun terakhir.

Save the Children juga mengungkapkan banyak anak di Gaza hidup dalam ketakutan setiap hari, meski tetap menyimpan harapan akan masa depan yang lebih baik dan kehidupan yang damai.

Di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza, sejumlah aksi protes juga terjadi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.

Salah satu insiden terjadi di sebuah hotel di Cambria, California, ketika dua wisatawan asal Israel terlibat adu argumen dengan seorang pegawai hotel. Dalam video yang beredar di media sosial, pegawai tersebut melontarkan kritik terhadap kebijakan Israel di Gaza dan menanyakan apakah para tamu tersebut mendukung Zionisme atau pernah bertugas di militer Israel.

Insiden tersebut menjadi salah satu contoh meningkatnya ketegangan dan polarisasi opini publik di berbagai negara terkait konflik yang masih berlangsung di Gaza.

Rekomendasi

Foto: KPK Buka Peluang Panggil Cak Imin dan Hanif Dhakiri Terkait Kasus Pemerasan RPTKA | Pifa Net

KPK Buka Peluang Panggil Cak Imin dan Hanif Dhakiri Terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Nasional
| Rabu, 16 Juli 2025
Foto: Viral! Video Fuji Diduga Sindir Aisar Khaled dan Jennifer Coppen, Netizen Berdebat | Pifa Net

Viral! Video Fuji Diduga Sindir Aisar Khaled dan Jennifer Coppen, Netizen Berdebat

Pifabiz
| Jumat, 3 Januari 2025
Foto: Fiersa Besari Ungkap Kronologi Tragedi di Carstensz Pyramid yang Tewaskan Dua Pendaki | Pifa Net

Fiersa Besari Ungkap Kronologi Tragedi di Carstensz Pyramid yang Tewaskan Dua Pendaki

Papua
| Senin, 3 Maret 2025
Foto: Harga Cabai di Pontianak Melambung Tinggi hingga 2 Kali Lipat | Pifa Net

Harga Cabai di Pontianak Melambung Tinggi hingga 2 Kali Lipat

Pontianak
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: PSSI Siapkan Edukasi Suporter Usai Dihukum FIFA karena Diskriminasi | Pifa Net

PSSI Siapkan Edukasi Suporter Usai Dihukum FIFA karena Diskriminasi

Indonesia
| Rabu, 14 Mei 2025
Foto: Gibran Mendadak Blusukan ke Kampung Malang Tengah, Ada Apa? | Pifa Net

Gibran Mendadak Blusukan ke Kampung Malang Tengah, Ada Apa?

Surabaya
| Rabu, 29 Januari 2025
Foto: Huawei Luncurkan Mate X6 di Indonesia, Ponsel Lipat Canggih dengan Durabilitas Tinggi | Pifa Net

Huawei Luncurkan Mate X6 di Indonesia, Ponsel Lipat Canggih dengan Durabilitas Tinggi

Indonesia
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: Pemprov Kalbar Pastikan PPPK yang Dinyatakan Lolos Seleksi Tetap Menerima Gaji | Pifa Net

Pemprov Kalbar Pastikan PPPK yang Dinyatakan Lolos Seleksi Tetap Menerima Gaji

Pontianak
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: Viral Perdebatan Orang Tua Siswa dan Guru SMK di Pontianak Perkara Warna Sepatu | Pifa Net

Viral Perdebatan Orang Tua Siswa dan Guru SMK di Pontianak Perkara Warna Sepatu

Pontianak
| Jumat, 14 Februari 2025
Foto: Septian Bagaskara Dinilai Layak Perkuat Timnas Indonesia, Pengamat Soroti Banyak Kelebihan | Pifa Net

Septian Bagaskara Dinilai Layak Perkuat Timnas Indonesia, Pengamat Soroti Banyak Kelebihan

Indonesia
| Kamis, 22 Mei 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Pemkab Bengakayang Lakukan Pinjaman PEN Rp250 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur | Pifa Net

Pemkab Bengakayang Lakukan Pinjaman PEN Rp250 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur

Berita Bengkayang, PIFA - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat resmi melakukan pinjaman lewat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan infrastruktur daerah tersebut. Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan, pembangunan program PEN masih dalam tahap proses. "Pembangunan infrastruktur melalui program PEN di Kabupaten Bengkayang segera dilakukan bahkan sudah dalam proses," ujar Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis saat dihubungi di Bengkayang dilansir dari Antara, Senin (25/10/2021). Ia menjelaskan bahwa pinjaman yang ada akan dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan. Sehingga diharapkan dapat mendorong pengembangan pada sektor pertanian, perkebunan, dan juga pariwisata di Kabupaten Bengkayang. Tentunya juga diharapkan dapat memajukan daerah atau membangun Indonesia dari pinggiran. "Kesepakatan yang dilakukan oleh PT SMI dengan Pemkab Bengkayang merupakan upaya Pemerintah Pusat dalam menyelamatkan perekonomian daerah yang terdampak COVID-19. Program PEN diluncurkan sebagai stimulus untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional," jelasnya. Ia menambahkan pengerjaan fisik dari pinjaman PEN tersebut dilakukan tahun ini. Dengan program PEN tersebut Darwis berharap dapat memberikan dampak pembangunan di daerah dan mengejar ketertinggalan. "Dengan program PEN ini ketinggalan akan tercapai. Tinggal yang lain kita cari dana ditambah DAU kita. Kita yakin apabila ini didukung oleh semua stakeholder, infrastruktur yang dulu kita tertinggal ini bisa membuka daerah-daerah ekonomi baru dan tujuannya untuk kepentingan masyarakat," katanya. Menurutnya, sesuai regulasi mengenai program PEN harus dilakukan pengawasan untuk ditayangkan dari pihak konsultan untuk beberapa ruas jalan yang hendak dikerjakan. Hal itu karena untuk pembangunan dari dana tersebut, paling tidak kita harus menyerap 50 persen dari anggaran PEN. "Kita perkirakan sampai detik pertama bisa sampai 70 persen. Tahun ini sudah bisa ditayangkan beberapa ruas jalan dan kemungkinan ruas jalan Sungai Pangkalan 1 sampai Capkala yang akan ditayangkan terlebih dahulu," jelasnya. Sementara itu, Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J.Gani mengatakan penandatanganan perjanjian pinjaman PEN ini merupakan salah satu bentuk langkah responsif dan dukungan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan atas dampak dari pandemi COVID-19 yang sangat mempengaruhi perekonomian di daerah. "Dalam pelaksanaannya, PT SMI senantiasa berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan atas penyaluran dana pinjaman PEN ini agar tujuan yang dinyatakan di dalam dokumen teknis dapat tercapai seoptimal mungkin, serta mampu mendorong pemulihan ekonomi dan meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di Kabupaten Bengkayang," ungkapnya. Wakil Ketua DPRD Bengkayang, Esidorus yang sebelumnya turut menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Pemda Bengkayang dengan PT SMI tersebut menegaskan sebagai legislatif tentu akan menjalankan fungsi pengawasan terutama dalam penggunaan anggaran. Sebab kata ia, bentuk dari pinjaman PEN tersebut mutlak kewenangan dari eksekutif, dan legislatif hanya sebatas mengetahui. "Mari kita kontrol pemanfaatan dana pinjamannya. Kita kawal maksimal dana pinjaman tersebut yang tahun ini sudah cair," ucapnya. Penandatanganan perjanjian pemberian pinjaman PEN tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bengkayang dan didampingi oleh Wakil Bupati serta disaksikan oleh pimpinan DPRD dan pejabat terkait belum lama ini di Jakarta.

Bengkayang
| Senin, 25 Oktober 2021

Lokal

Foto: "Sehat Membara" Strategi Jitu Dinkes Kalbar Atasi Anemia | Pifa Net

"Sehat Membara" Strategi Jitu Dinkes Kalbar Atasi Anemia

PIFA, Lokal - Dinas  Kesehatan Kalimantan saat ini masih terus berupaya menekan tingginya prevalensi anemia kalangan remaja putri. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi Tablet Tambah darah. Data Riskesdas menunjukan 2018 semakin meningkatnya prevalensi anemia pada ibu hamil dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Padahal ibu hamil pun yang mengalami anemia beresiko tinggi untuk melahirkan bayi premature, bayi dengan berat lahir rendah juga mengalami kematian   Menyikapi hal tersebut Kepala Kesehatan Provinsi Kalimatan Barat drg.Hary Agung Tjahyadi,M.Kes mengakui penyakit anemia merupakan masalaha  kesehatan di masyarakat. Untuk itu Dinkes Kalbar menerapkan inovasi "Sehat Membara" yang artinya Setiap Hari Jumat Minum Obat Tambah Darah di Sekolah yang diperuntukkan bagi remaja putri. Upaya lain yang saat ini terus dilakukan hal tersebut, pemerintah telah melakukan berbagai upaya melalui kampaye  pendidikan gizi seimbang, fortifikasi pangan melalui Isi Piringku, dan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD).  Suplementasi Table Tambah Darah mulai dilaksanakan pada tahun 2015 dengan minum TTD 1 tablet per minggu sepanjang tahun bagi remaja putri usia 12–18 tahun yang berada di jenjang pendidikan SMP dan SMA sederajat.  Trend Persentase Remaja Putri Mendapatkan Tablet Tambah Darah di Provinsi Kalimantan Barat berdasarkan data Sistem Informasi Gizi Terpadu (Sigizi Terpadu) mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2019 sebesar 12,9%, tahun 2020 sebesar 23,19% dan di Tahun 2021 sebesar 35% dengan target nasional 52%. Remaja adalah periode sensitive kedua untuk pertumbuhan fisik yang cukup pesat. Pada fase ini juga terjadi perubahan psikososial dan emosional yang cukup mendalam serta tercapainya kapasitas intelektual dan kemampuan kognitif. Kelompok usia remaja sangat rentan untuk mengalami masalah gizi kurang maupun gizi lebih. Diperkirakan hampir sepertiga remaja puteri Indonesia akan memasuki fase kehamilan dalam keadaan kurang gizi atau sebagai ibu hamil beresiko tinggi karena kelebihan berat badan (Overweight).

Kalbar
| Minggu, 12 Maret 2023

Sports

Foto: Liga Indonesia All Star Umumkan 55 Calon Pemain untuk Piala Presiden 2025 | Pifa Net

Liga Indonesia All Star Umumkan 55 Calon Pemain untuk Piala Presiden 2025

PIFA, Sports - Sebanyak 55 pemain telah ditetapkan sebagai calon untuk memperkuat tim Liga Indonesia All Star dalam Piala Presiden 2025, menurut pengumuman resmi dari PSSI hari Kamis. Dari jumlah tersebut, dipilih 30 pemain yang akan mewakili tim tersebut pada turnamen yang berlangsung dari 6 hingga 13 Juli mendatang. Proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan menggunakan mekanisme jejak pendapat, yang memungkinkan pencinta sepak bola nasional untuk memberikan suara bagi pemain yang mereka pilih. Persija Jakarta dan Bhayangkara FC menonjol sebagai klub dengan jumlah nominasi terbanyak, masing-masing mengirimkan tujuh nama. Dari Persija Jakarta, nama-nama seperti Andritany Ardhiyasa, Rio Fahmi, Hansamu Yama, Hanif Sjahbandi, Gholy Zahaby, Witan Sulaiman, dan Riko Simanjuntak masuk dalam daftar nominasi. Sementara itu, Bhayangkara FC diwakili oleh Arief Satria, Andi Setyo, Firza Andika, Rizki Sani, Tengku Ichsan, Dendy Sulistyawan, dan Ilija Spasojevic. Piala Presiden 2025 akan diadakan di dua stadion utama, yakni Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan pembuka. Liga Indonesia All Star akan berkompetisi di Grup A bersama Arema FC dan Oxford United, sementara Grup B akan diisi oleh Persib Bandung, Dewa United, dan Port FC.

Sports
| Sabtu, 21 Juni 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5