SBY Optimis Indonesia di Bawah Prabowo Mampu Menjaga Demokrasi
Indonesia | Senin, 10 Maret 2025
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan optimismenya atas kepempimpinan Prabowo. (Suara.com)
Indonesia | Senin, 10 Maret 2025
Nasional
PIFA, Nasional - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) secara tuntas. Dalam keterangan pers di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (8/5/2023), Presiden Jokowi mendorong pembahasan TPPO pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN terutama dalam hal penipuan online. Presiden Jokowi menyatakan bahwa kejahatan perdagangan manusia harus diberantas dari hulu sampai ke hilir. Beliau juga menekankan bahwa pemberantasan TPPO harus dibahas pada KTT ASEAN karena banyak rakyat ASEAN, termasuk WNI, menjadi korban tindak kejahatan ini. “Saya tegaskan bahwa kejahatan perdagangan manusia harus diberantas tuntas dari hulunya sampai ke hilir. Saya ulangi, harus diberantas tuntas,” tegasnya, mengutip laman Setkab RI. Oleh karena itu, KTT ASEAN akan menyepakati kerja sama dalam pemberantasan TPPO dan mengadopsi dokumen kerja sama penanggulangan perdagangan orang yang disebabkan oleh penyalahgunaan teknologi. Presiden Jokowi juga menyebut beberapa kasus TPPO yang berhasil diungkap oleh negara-negara ASEAN, termasuk kasus yang melibatkan 1.048 orang dari 10 negara yang berhasil diselamatkan oleh otoritas Filipina dan perwakilan negara lain, termasuk Indonesia, pada 5 Mei yang lalu. Selain itu, pemerintah Indonesia telah berhasil menyelamatkan 20 WNI korban TPPO di Myanmar meskipun lokasinya berada di wilayah konflik. (yd)per
Sports
PIFA, Sports - Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah bersama Filipina dan Jepang pada pelaksanaan Piala Dunia Basket FIBA 2023 yang digelar tanggal 25 Agustus hingga 10 September mendatang. Usai menyaksikan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Kemenpora RI dengan PP PERBASI untuk pelaksanaan FIBA Basketball World Cup 2023 di Media Center Kemenpora, Jakarta, Rabu (24/5), Menpora Dito berharap melalui even ini menjadi penggerak agar prestasi Timnas Basket Indonesia naik level ke taraf dunia. "Ini momentum yang baik untuk menggerakkan bola basket nasional agar naik level ke taraf dunia," kata Menpora Dito mengutip laman resmi Kemenpora. Menpora Dito menyebut, sebagai tuan rumah Indonesia harus sukses penyelenggaraan. Artinya harus bisa menciptakan atmosfir pertandingan yang menarik. "Kita mendapatkan Grup yang menarik level dunia dari Perancis, Spanyol, Kanada dan lainnya yang akan membuat daya tarik wisatawan mancanegara yang akan datang," sebutnya. Selanjutnya, Dito Ariotedjo meminta Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP PERBASI) dan Panitia Pelaksana Lokal (LOC) mampu meraih tiga sukses, sukses prestasi, administrasi dan penyelenggaraan, dalam pelaksanaan FIBA Basketball World Cup 2023. "Saya ucapkan selamat kepada PP PERBASI dan LOC yang akan menyelenggarakan even Piala Dunia Basket. Di olahraga biasanya ada tiga sukses yang harus diterapkan, yakni sukses prestasi, sukses administrasi dan sukses penyelenggaraan," kata Menpora Dito. Ia menambahkan, pelaksanaan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) antara Kemenpora RI dengan PP PERBASI senilai Rp 135 miliar adalah dukungan untuk pelaksanaan FIBA Basketball World Cup 2023 di Indonesia. "PKS tadi itu bentuknya kita dari Kemenpora mendukung secara pembiayaan senilai Rp 135 miliar. Ini adalah pembiayaan perpaduan antara APBN dan sponsorship," tutupnya. (hs)
Politik
PIFA, Politik - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan singkat terkait isu bahwa dirinya melarang putra bungsunya, Kaesang Pangarep, untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta. Jokowi meminta agar pertanyaan tersebut langsung diajukan kepada Kaesang. "Tanyakan ke yang mempunyai nama, Kaesang Pangarep," ujar Jokowi di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (10/6/2024). Isu mengenai larangan tersebut awalnya diungkapkan oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas). Menurut Zulhas, setelah rapat yang digelar pada Senin (3/6/2024), dirinya sempat menanyakan kepada Jokowi mengenai kemungkinan Kaesang maju sebagai calon wakil gubernur Jakarta. Namun, Jokowi disebutkan merespon dengan tegas agar hal tersebut tidak dilakukan. "Tadi saya tanya sama Bapak (Jokowi) habis rapat, 'Pak, gimana kalau Kaesang maju wagub Jakarta?'. 'Waduh', gitu, 'Jangan Pak Zul', katanya," ujar Zulhas di DPP PAN, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2024). Lebih lanjut, Zulhas mengungkapkan bahwa ia pernah mengusulkan pasangan Kaesang dengan Zita Anjani sekitar setahun yang lalu, dan usulan itu sempat kembali ditanyakan ke Jokowi setelah adanya putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengubah batas usia kepala daerah. Namun, Jokowi tetap melarang. "Kaesang kan anak muda, saya malah sudah pernah ngusulkan dulu, 'Pak saya kan pernah ngusulkan dulu, setahun lalu, gimana Pak kalau Jakarta anak muda saja gitu kan, Kaesang'. Setahun lalu kalau tak salah," jelas Zulhas. Menanggapi isu ini, Kaesang Pangarep mengatakan bahwa cerita tersebut adalah versi dari Zulhas dan mengindikasikan bahwa ia memiliki versi cerita sendiri. Namun, Kaesang tidak mengungkapkan lebih lanjut mengenai versinya dan menyebutnya sebagai rahasia. "Ya itu kan versi ceritanya Pak Zulhas kan. Sudah denger versi cerita saya belum?" tanya Kaesang di kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2024). "Rahasia," jawabnya singkat saat ditanya tentang versinya. Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun ada banyak spekulasi mengenai pencalonan Kaesang, baik Jokowi maupun Kaesang sendiri belum memberikan konfirmasi yang jelas mengenai rencana tersebut. Dengan demikian, publik masih harus menunggu pernyataan resmi dari Kaesang terkait langkah politiknya di masa depan.