Selai Kacang Sebaiknya Disimpan di Kulkas atau Suhu Ruang? Ini Cara yang Tepat
Lifestyle | Jumat, 17 April 2026
Selai kacang menjadi salah satu bahan makanan yang sering tersedia di dapur. Namun, masih banyak orang yang bingung apakah selai kacang harus disimpan di kulkas atau cukup diletakkan di lemari dapur.
Jawabannya bergantung pada jenis selai kacang yang digunakan. Selai kacang alami dan selai kacang konvensional memiliki karakter berbeda sehingga cara penyimpanannya pun tidak sama.
Selai kacang alami wajib lebih diperhatikan
Selai kacang alami biasanya hanya dibuat dari kacang tanah sangrai yang digiling tanpa tambahan pengawet atau bahan penstabil.
Karena tidak mengandung bahan tambahan, selai jenis ini lebih mudah mengalami perubahan kualitas. Ahli keamanan pangan dari Universitas Arizona, Margarethe A. Cooper, menyarankan selai kacang alami disimpan di dalam kulkas agar tetap segar dan minyak alami di dalamnya tidak cepat terpisah.
Jika dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, selai kacang alami dapat mengalami:
- Bau tengik akibat oksidasi minyak.
- Perubahan rasa.
- Perubahan tekstur.
- Risiko pertumbuhan jamur.
Penyimpanan di kulkas membantu memperlambat proses tersebut sehingga kualitas selai lebih terjaga.
Selai kacang konvensional cukup di suhu ruang
Berbeda dengan versi alami, selai kacang konvensional umumnya sudah mengandung bahan tambahan seperti pengawet dan stabilizer yang membantu menjaga tekstur tetap menyatu.
Menurut ahli nutrisi Profesor Lisa Young, kadar air yang rendah pada selai kacang membuat mikroorganisme lebih sulit berkembang. Karena itu, produk ini biasanya cukup disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya.
Meski begitu, menyimpan selai kacang konvensional di kulkas setelah kemasan dibuka tetap diperbolehkan jika ingin memperpanjang masa simpannya.
Berapa lama selai kacang bisa bertahan?
Lama penyimpanan selai kacang bergantung pada jenis dan tempat penyimpanannya.
Selai kacang konvensional:
- Belum dibuka di lemari dapur: sekitar 6–9 bulan.
- Setelah dibuka di suhu ruang: sekitar 2–3 bulan.
- Setelah dibuka di kulkas: sekitar 6–9 bulan.
Selai kacang alami:
- Belum dibuka di kulkas: bisa bertahan hingga sekitar 1 tahun.
- Setelah dibuka: sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 3–4 bulan.
Cara menyimpan agar tetap awet
Agar kualitas selai kacang tetap terjaga, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan sendok yang bersih dan kering saat mengambil selai.
- Tutup rapat kemasan setelah digunakan.
- Hindari menyimpan di tempat yang terkena panas atau sinar matahari langsung.
- Periksa perubahan aroma, warna, dan tekstur sebelum dikonsumsi.
Jadi, tidak semua selai kacang harus masuk kulkas. Selai kacang alami lebih baik disimpan dalam kondisi dingin, sedangkan selai kacang konvensional umumnya aman disimpan di suhu ruang selama berada di tempat yang tepat. Dengan penyimpanan yang benar, selai kacang dapat tetap enak, aman, dan memiliki tekstur yang optimal.


















