Selalu Tampil Maksimal, Amorim Ungkap MU Butuh Lebih Banyak Pemain Seperti Bruno
Inggris | Senin, 10 Maret 2025
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes selalu tampil impresif belakangan ini, hingga dipuji sang pelatih. (ANTARA)
Inggris | Senin, 10 Maret 2025
Nasional
Berita Nasional, PIFA -Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerima 5.099.915 data calon penerima Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) Tahun 2022 dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan data tahap pertama ini dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo dan diterima langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, Selasa (6/9/2022). “Kita sudah menandatangani MoU dengan bank himbara, PT Pos, BSI dan sudah ada penyerahan data tahap pertama dari BPJS Ketenagakerjaan, mudah-mudahan bisa segera kita salurkan dalam minggu ini,” ujar Menaker Ida, seperti dikutip dari keterangan di laman resmi Kemnaker (7/9). Pada kesempatan tersebut, selain serah terima data, dilakukan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama tentang Penyaluran BSU Tahun 2022 antara Kemnaker dengan bank himbara (Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, dan Bank Mandiri), Bank Syariah Indonesia (BSI), serta PT Pos Indonesia. Untuk meningkatkan kinerja penyaluran BSU, tahun ini Kemnaker menggandeng PT Pos Indonesia. “Tahun 2022 ini, untuk mempercepat penyalurannya, di samping kami salurkan melalui bank-bank himbara dan BSI, kami juga menyalurkan melalui PT Pos Indonesia. Pokoknya inginnya cepat saja sampai kepada teman-teman pekerja/buruh,” terangnya. Menaker menambahkan, setelah dilakukan serah terima data, Kemnaker selanjutnya akan melakukan check and screening serta pemadanan data sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh. Adapun syarat penerima BSU 2022 diantaranya: Warga Negara Indonesia (WNI) Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per Juli 2022 Mempunyai gaji/upah paling tinggi Rp3,5 juta (pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota atau provinsi dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh). Melansir laman Kemnaker (7/9), penerima BSU dikecualikan untuk PNS, Polri, dan TNI. Pengecualian lainnya juga diberlakukan bagi pekerja/buruh yang telah menerima bantuan lainnya seperti Kartu Prakerja, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BLUM), dan Program Keluarga Harapan (PKH). (yd)
Lokal
PIFA.CO.ID, KUBU RAYA – Kobaran api melanda sebagian fasilitas milik PT Alas Kusuma yang berlokasi di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (22/5) sore. Menurut laporan Tribatra Polres Kubu Raya, insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 16.10 WIB dan diduga kuat berawal dari dapur turbin boiler. Api kemudian dengan cepat merambat ke kamar wood chip silo yang menyimpan limbah kayu kering.Sebanyak delapan unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna memadamkan api. Di antaranya adalah Damkar Wonodadi, Cempaka, Bhakti Raya, PHM, Wonoyoso, PMI, Teluk Kapuas, dan Damkar Kubu Raya. Setelah berjuang selama hampir dua jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.50 WIB.Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kobaran api sempat memicu kepanikan di area pabrik dan menghanguskan ruang penyimpanan limbah kayu.Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan terjadinya insiden kebakaran tersebut.“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran. Saat ini tim pemadam masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang bisa memicu kebakaran kembali,” ujar Aiptu Ade.Ia juga menambahkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada dapur turbin boiler yang kemudian menyulut ruang penyimpanan limbah kayu. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian.“Diduga api berasal dari dapur turbin boiler, tapi kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui sumber pasti pemicu kebakaran,” sambungnya.Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Sementara itu, nilai kerugian akibat insiden ini belum dapat ditaksir secara pasti.
Lokal
PIFA, Lokal - Anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji-Didi Haryono. Menurutnya, keduanya adalah figur pemimpin yang cerdas dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat.Bebby menekankan bahwa selama memimpin Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, Sutarmidji telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dengan membawa kemajuan signifikan. Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta kebijakan pendidikan gratis menjadi bukti nyata komitmennya dalam memajukan daerah. "Sutarmidji adalah pemimpin yang cerdas dengan rekam jejak yang sangat baik," ujar Bebby saat bertemu warga di Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur, pada Jumat (1/11/2024).Lebih lanjut, Bebby menjelaskan bahwa Sutarmidji, yang memiliki pengalaman lengkap sebagai akademisi, anggota DPRD Kota Pontianak, Wakil Wali Kota, Wali Kota, hingga Gubernur Kalbar, telah berhasil melakukan lompatan pembangunan. Ia mencatat bahwa perhatian Sutarmidji terhadap kebutuhan masyarakat terlihat dari peningkatan PAD Kota Pontianak, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan kesehatan.“Di Kalbar, banyak prestasi yang beliau tunjukkan. PAD Kalbar juga meningkat,” lanjutnya. Bebby juga mencatat komitmen Sutarmidji dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan program sekolah gratis untuk jenjang SMA dan SMK, pembangunan sekolah baru, serta peningkatan infrastruktur.Bebby menggarisbawahi pentingnya keberlanjutan pembangunan di Kalbar dan mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan Sutarmidji-Didi Haryono. "Mereka berdua memiliki konsep pembangunan yang solid dan bekerja berdasarkan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.Didi Haryono, mantan Kapolda Kalbar dan putra kelahiran Sambas, diyakini akan semakin memperkuat visi pembangunan Kalbar ke depan.