Ilustrasi hukuman mati

Ilustrasi hukuman mati

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalSindikat Penipuan Daring Asal China Minta Maaf Sebelum Dieksekusi Mati

Sindikat Penipuan Daring Asal China Minta Maaf Sebelum Dieksekusi Mati

Internasional | Kamis, 12 Februari 2026

PIFA, Internasional - Sindikat penipuan daring asal China yang dikenal sebagai kelompok Ming, yang sebelumnya beroperasi di wilayah Myanmar, menyampaikan permintaan maaf sebelum menjalani eksekusi mati.

Dalam video yang dirilis media pemerintah China CCTV pada Jumat (6/2), tampak cucu pemimpin kelompok Ming, Ming Zhenzhen, hadir di Pengadilan Rakyat Menengah Wenzhou. Ia menyatakan rasa malu dan penyesalan atas keterlibatannya dalam jaringan kriminal yang dijalankan keluarganya.

“Saya sangat sadar akan kesalahan saya dan menyesal atas kebodohan dan ketidaktahuan saya di masa lalu. Saya meminta maaf dan saya siap bertanggung jawab,” ujar Ming Zhenzhen dalam video tersebut.

Permintaan maaf juga disampaikan Bai Yincang, anggota sindikat keluarga Bai, yang berbicara di hadapan Pengadilan Rakyat Menengah Shenzhen. Ia mengaku membenci tindakan kriminal yang telah dilakukannya, karena menyebabkan kehilangan harta benda serta membuat hidupnya penuh ketakutan.

“Saya ingin meminta maaf kepada rakyat China dan pemerintah China atas nama seluruh keluarga saya. Tindakan kami telah menyebabkan kerugian bagi puluhan ribu orang China. Saya sangat menyesal,” ucap Bai Yincang.

Diketahui, keluarga Ming dan Bai mendirikan kompleks penipuan daring di wilayah Kokang, Myanmar. Aktivitas kriminal mereka mencakup pengoperasian kasino, perjudian online, pemerasan, hingga penahanan ilegal.

Selain itu, sindikat keluarga Ming disebut terlibat dalam pembunuhan sengaja terhadap 14 warga China, sementara keluarga Bai terlibat dalam pembunuhan enam warga China.

Perputaran uang ilegal kelompok Ming mencapai 10 miliar RMB atau sekitar Rp24,29 triliun. Sementara kelompok Bai mencapai 29 miliar RMB atau sekitar Rp70,62 triliun, termasuk aktivitas penyelundupan dan produksi 11 ton methamphetamine.

Sebanyak 11 terdakwa dari sindikat Ming dan empat terdakwa dari kelompok Bai divonis hukuman mati pada September dan November 2025. Eksekusi terhadap para terdakwa dilaporkan dilakukan pada akhir Januari 2026.

Di sisi lain, sejumlah warganet di media sosial Weibo mengkritisi permintaan maaf para pelaku. Mereka menilai pernyataan tersebut hanya formalitas dan tidak mencerminkan penyesalan yang tulus. Beberapa komentar juga menyebut para pelaku kemungkinan akan tetap menjalankan kejahatan jika tidak ditangkap aparat.

Sejak Juli 2023, Kementerian Keamanan Publik China meluncurkan operasi khusus untuk menargetkan jaringan penipuan daring di Myanmar utara yang menyasar warga China.

Media pemerintah China menyebut vonis terhadap keluarga Bai masuk dalam daftar 10 kasus penegakan hukum terbesar di China sepanjang tahun 2025.

Rekomendasi

Foto: DPR Panggil Menhut Raja Juli Antoni untuk Bahas Ribuan Kayu Hanyut di Sumatra | Pifa Net

DPR Panggil Menhut Raja Juli Antoni untuk Bahas Ribuan Kayu Hanyut di Sumatra

Nasional
| Senin, 1 Desember 2025
Foto: Warner Bros. Kembangkan Film Baru “Final Destination” Usai Sukses Besar “Bloodlines” | Pifa Net

Warner Bros. Kembangkan Film Baru “Final Destination” Usai Sukses Besar “Bloodlines”

Pifabiz
| Minggu, 10 Agustus 2025
Foto: Tiga Mahasiswa UI Terluka dalam Aksi Tolak Revisi UU TNI di DPR | Pifa Net

Tiga Mahasiswa UI Terluka dalam Aksi Tolak Revisi UU TNI di DPR

Jakarta
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto:   Mensesneg Tegaskan Hadiah Jam Tangan Rolex untuk Timnas dari Dana Pribadi, Bukan Uang Negara | Pifa Net

Mensesneg Tegaskan Hadiah Jam Tangan Rolex untuk Timnas dari Dana Pribadi, Bukan Uang Negara

Nasional
| Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Mudik Gratis Pemprov Kalbar 2025: Ini Tempat dan Cara Mendaftarnya | Pifa Net

Mudik Gratis Pemprov Kalbar 2025: Ini Tempat dan Cara Mendaftarnya

Indonesia
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Kirim Tim Scouting Lagi, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Makin Dilirik Inter Milan | Pifa Net

Kirim Tim Scouting Lagi, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Makin Dilirik Inter Milan

Italia
| Rabu, 9 April 2025
Foto: Rizki Ridho Tak Menyangka Gol Spektakulernya Masuk Nominasi Puskas Award 2025 | Pifa Net

Rizki Ridho Tak Menyangka Gol Spektakulernya Masuk Nominasi Puskas Award 2025

Sports
| Selasa, 25 November 2025
Foto: Leeds United, Timnya Pascal Struijk Pemain Keturunan Indonesia, Promosi ke Premier League | Pifa Net

Leeds United, Timnya Pascal Struijk Pemain Keturunan Indonesia, Promosi ke Premier League

Indonesia
| Selasa, 22 April 2025
Foto: Timnas U22 Indonesia Siap Memulai Misi Pertahankan Emas SEA Games 2025 | Pifa Net

Timnas U22 Indonesia Siap Memulai Misi Pertahankan Emas SEA Games 2025

Sports
| Kamis, 4 Desember 2025
Foto: Jay Idzes Absen, Venezia Hadapi Laga Penentu Lawan Juventus di Pekan Terakhir Serie A | Pifa Net

Jay Idzes Absen, Venezia Hadapi Laga Penentu Lawan Juventus di Pekan Terakhir Serie A

Italia
| Kamis, 22 Mei 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Polsek Sajingan Lakukan Monitoring dan Pengamanan di PLBN Aruk | Pifa Net

Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Polsek Sajingan Lakukan Monitoring dan Pengamanan di PLBN Aruk

Berita Sambas, PIFA - Polsek Sajingan Besar memberikan monitoring dan  pengamanan pelaksanaan Isolasi mandiri bagi PMI (pekerja migran Indonesia)  guna menekan penyebaran virus Covid 19 yang berasalal dari orang datang dari Negara Malaysia yang dilaksanakan oleh GUGUS tugas Covid-19, di Pos Batas Lintas Negara (PLBN) Aruk, Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas. Sabtu (15/01/2022).   Pelaksanaan giat tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Kalbar Nomor :  250 / BPPD / 2021, tentang Pembentukan Satuan Tugas Khusus Penanganan Corona Virus Desiase 2019 (Covid–19) di Perbatasan Provinsi Kalbar. Pelaksanaan Isolasi/karantina ini dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari dari hari kedatangan PMI dan langsung dilaksanakan vaksin setelah PMI akan selesai melaksanakan Isolasi.   Prosedur pemeriksaan yang telah disepakati oleh tim GUGUS TUGAS COVID – 19 KEC SAJINGAN BESAR dengan pemeriksaan kedatangan di PLBN ARUK meliputi 8 (delapan) pemeriksaan ketat yaitu tim 1 (cuci tangan dan disenfeksi barang bawaan), tim 2 (screening suhu badan), tim 3 (screening pendataan bagi PMI yang sakit), tim 4 (screening pendataan bagi PMI yang sehat), tim 5 (screening dan pengambilan sampel swab), tim 6 (pendampingan PMI menuju Wisma Indonesia), tim 7 (karantina selama 5 hari) dan tim 8 (rujukan ke RSUD Kab. Sambas yang mengalami sakit).   Kapolsek Sajingan Besar IPTU RIO CHARLES HUTAHAEAN, S.H.,M.H menuturkan total yang sudah di isolasikan berjumlah 142 orang.   “Sampai saat ini telah didata PMI dan pendatang yang telah diisolasi di Wisma Indonesia berjumlah total 142 orang terdiri dari 105 orang laki-laki, 35 orang perempuan dan 2 anak .” tuturnya.   Dia juga mengatakan akan meningkatkan sinergi dan kemampuan dalam upaya miningkatkan kinerja pengendalian dan penularan covid-19.   “Kami akan meningkatkan sinergi dan kemampuan serta kesiapan dalam upaya pemantauan, antisipasi penularan dan langkah penanganan lainnya yang dipandang perlu dalam rangka pengendalian dan pencegahan penularan covid -19 di daerah perbatasan khususnya di Kec. Sajingan Besar Kab. Sambas ini,” jelasnya. (ja)

Sambas
| Senin, 7 Februari 2022

Sports

Foto: Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023 Resmi Diluncurkan | Pifa Net

Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023 Resmi Diluncurkan

Berita Sports, PIFA - PSSI dan Kementerian Pemuda Olah Raga meluncurkan maskot Piala Dunia U-20 tahun 2023, bertempat di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (18/9/2022). Melansir laman PSSI, maskot bernama Bacuya (Badak Cula Cahaya) itu terinsipirasi dari Badak Jawa bercula satu, hewan asli dari Indonesia yang kalau bermain sepakbola bersama anak-anak akan gembira dan culanya akan menyala semakin terang. "Saya berterima kasih kepada pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga, bapak Zainudin Amali karena terus mendukung kami hingga saat ini. Hari ini, maskot Piala Dunia U-20 2023 telah resmi diluncurkan. Namanya yaitu Bacuya, Badak Cula Cahaya," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat menyampaikan sambutan, dikutip dari laman PSSI (18/9).  Pada kesempatan tersebut Ketum PSSI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada FIFA karena telah memilih Indonesia menjadi tuan rumah. "Saya juga ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada delegasi FIFA, karena sudah memilih Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 yang sebelumnya akan dilaksanakan tahun 2021, karena pandemi, dimundurkan menjadi tahun 2023, terima kasih," sambungnya. Semulanya Menpora Zainudin Amali, Ketum PSSI Mochamad Iriawan, dan rombongan berencana ikut mobil golf yang sudah disediakan panitia, namun mereka memilih untuk berjalan kaki yang dikawal panitia agar lebih dekat dengan masyarakat Indonesia yang antusias turut meramaikan acara tersebut. Dalam lamannya PSSI menyebut, ini bagian dari semangat car free day setiap hari Minggu di mana sepanjang jalan Sudirman dan MH Thamrin kendaraan bermotor dilarang melintas mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Kemudian ada juga drum band yang turut mengiringi pawai maskot Piala Dunia U-20 2023 dengan alunan musik khas daerah Indonesia sehingga sepanjang ruas jalanan dipadati para pejalan kaki. "Hari ini saya dan kita semua telah melihat maskot untuk Piala Dunia U-20 tahun 2023 yang bernama Bacuya, saya berharap kita semua bisa menyukseskan gelaran ini, agar FIFA semakin yakin dan percaya Indonesia akan menjadi tuan rumah yang baik, mungkin saja nanti Piala Dunia Senior akan diselenggarakan di sini, karena menurut survei sekitar 70% masyarakat Indonesia menyukai sepakbola dan sangat antusias dengan olah raga ini," kata Menpora Zainudin Amali. Sementara itu, perwakilan FIFA yang hadir, Direktur Turnamen FIFA, Jaime Yarza mengatakan Piala Dunia U-20 2023 akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang berlangsung di Indonesia, peluncuran logo resmi merupakan tonggak sejarah yang menarik dalam perjalanan ini. Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Komite Eksekutif Endri Erawan dan Vivin Sungkono, Direktur Utama Liga Indonesia Baru Ahmad Hadian Lukita, Direktur Operasional Liga Indonesia Baru Sudjarno, dll. Tampak hadir juga utusan perwakilan dari FIFA, Jaime Yarza sebagai FIFA Tournament Director dan Christian Schmolzer sebagai FIFA U-20 Project Lead. (yd)

Jakarta
| Minggu, 18 September 2022

Lokal

Foto: Pemprov Raih Penghargaan Kepatuhan Penyelenggaraan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI | Pifa Net

Pemprov Raih Penghargaan Kepatuhan Penyelenggaraan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Berita Lokal, PIFA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berhasil memperoleh penghargaan dari Ombudsman RI dari terkait Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 dengan perolehan nilai 84,19 (Zona Hijau) dan meraih Opini "Kualitas Tinggi". Anugerah penghargaan itu diserahkan pada Kamis (22/12/2022) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Dilansir dari laman resmi Pemprov Kalbar, penilaian mencakup pada 25 kementerian, 14 lembaga, 34 pemerintah provinsi, 98 pemerintah kota, dan 415 pemerintah kabupaten, Dibandingkan dengan tahun 2021, jumlah instansi yang masuk zonasi hijau meningkat di tahun 2022 ini.   Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih menjelaskan, peningkatan jumlah instansi yang masuk zonasi hijau di tahun 2022 sebesar 52,96% dibanding tahun 2021. Ia menyebutkan, di tahun 2021, jumlah instansi yang masuk zonasi hijau sebanyak 179 instansi, naik menjadi 272 instansi di tahun 2022. Sementara zonasi kuning mengalami penurunan dari 316 instansi di tahun 2021 menjadi 250 instansi di tahun 2022. Kemudian zonasi merah juga mengalami penurunan, dari 92 instansi di tahun 2021 menjadi 64 instansi di tahun 2022. “Hal ini dapat disebabkan karena adanya komitmen dari pimpinan di kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk berubah menjadi lebih baik. Sehingga pelayanan publik di setiap unit layanannya dilakukan upaya peningkatan kualitas dengan memenuhi standar pelayanan dan menjalankan pengelolaan pengaduan dengan baik,” ungkap Mokh. Najih dalam sambutan pembukanya, mengutip laman Pemprov Kalbar. Sebagai bentuk inovasi pengawasan pelayanan publik, pada tahun 2022 Ombudsman telah melakukan penyempurnaan penilaian penyelenggaraan pelayanan publik.  “Pada tahun ini, penilaian diperluas kepada pengukuran kompetensi penyelenggara, pemenuhan sarana dan prasarana, standar pelayanan serta pengelolaan pengaduan. Dengan demikian, penilaian ini diharapkan dapat menjadi lebih komprehensif dalam menakar mutu pelayanan publik yang dicermati dalam dimensi input dan proses hingga output dan dampak,” jelas Najih.   Ia menambahkan, bagi Ombudsman, perbaikan konsep penilaian tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pengawasan Ombudsman untuk pencegahan maladministrasi. Penilaian kepatuhan standar pelayanan publik ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui pengumpulan data berupa wawancara kepada penyelenggara layanan, wawancara masyarakat, observasi ketampakan fisik (tangible) dan pembuktian dokumen pendukung standar pelayanan. Penilaian dilakukan pada kurun waktu Agustus-November 2022.   Hasil penilaian kepatuhan merupakan penggabungan atas hasil kinerja empat dimensi penilaian dengan kategorisasi penilaian. Zonasi hijau dengan kategori kualitas tertinggi dan tinggi, zonasi kuning dengan kategori kualitas sedang dan zonasi merah dengan kategori kualitas rendah dan terendah.   Najih menerangkan, secara keseluruhan, hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun ini adalah, dari 586 Instansi yang dinilai, yang masuk ke zona hijau sebanyak 272 instansi (46,42), zona kuning sebanyak 250 Instansi (42,66%), dan zona merah sebanyak 64 Instansi (10,92%). Pada tingkat kementerian, hasil penilaian terhadap 25 Kementerian dengan capaian 21 Kementerian (84%)  pada zonasi hijau, 4 kementerian (16%) pada zonasi kuning, dan tidak terdapat kementerian masuk zonasi merah. Sedangkan di tingkat lembaga, hasil penilaian terhadap 14 lembaga dengan capaian 9 lembaga (64,29%) pada zonasi hijau, 5 lembaga (35,71%) pada zonasi kuning, dan tidak terdapat lembaga masuk zonasi merah. Sebagai informasi pada tingkat pemprov, dari 34 pemprov yang dinilai, 19 pemprov (55,88%) masuk zonasi hijau, 13 pemprov (38,24%) masuk zonasi kuning, dan 2 pemprov (5,88%) pada zonasi merah. Kemudian di tingkat kota, dari 98 pemkot yang dinilai, 53 pemkot (54,08%) masuk zonasi hijau, 42 pemkot (42,86%) masuk zonasi kuning, dan 3 pemkot (3,06%) masuk zonasi merah. Terakhir, di tingkat kabupaten, dari 415 pemkab yang dinilai, 170 pemkab (40,96%) pada zonasi hijau, 186 pemkab (44,82%) pada zonasi kuning, dan 59 pemkab (14,22%) pada zonasi merah. Najih menuturkan, atas hasil penilaian kepatuhan tahun 2022, Ombudsman RI memberikan saran perbaikan kebijakan dan tata kelola bagi penguatan sistem layanan publik dan pencegahan maladministrasi. Kepada Presiden, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Menteri Dalam Negeri, agar mendorong setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan dan memahami standar pelayanan publik serta pemenuhan unit pengelolaan pengaduan di setiap instansi pelayanan publik.   Kedua, agar melakukan evaluasi dan pengawasan kepada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.   Kemudian, Ombudsman juga menyarankan kepada para menteri, kepala lembaga, gubernur, walikota dan bupati, agar memberikan apresiasi kepada pimpinan unit layanan yang mendapatkan zona hijau. Selain itu juga perlu memberikan teguran dan memberikan atensi terhadap komponen standar pelayanan serta pemenuhan unit pengelola pengaduan kepada para pimpinan unit pelayanan publik yang mendapatkan zona merah dan zona kuning.    Terakhir, para pimpinan instansi diminta untuk memantau konsistensi peningkatan kepatuhan dalam pemenuhan standar pelayanan publik dimana setiap unit pelayanan wajib menyusun, menetapkan dan menerapkan standar pelayanan publik sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.

Jakarta
| Sabtu, 24 Desember 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5