Sinopsis Positively Yours, Kisah Romantis Dua Orang yang Sama-sama Menolak Pernikahan
Pifabiz | Senin, 19 Januari 2026
Sinopsis Positively Yours, Kisah Romantis Dua Orang yang Sama-sama Menolak Pernikahan. Chanel
Pifabiz | Senin, 19 Januari 2026










Lokal

PIFA, Lokal - Sejumlah lahan gambut di wilayah Kabupaten Kubu Raya mulai terbakar, Rabu (18/1/2023) siang. Kebakaran lahan terjadi setelah di lokasi itu lebih dari sepekan tidak turun hujan. Setidaknya terdapat dua kecamatan di Kubu Raya terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni Kecamatan Sungai Raya dan Kecamatan Batu Ampar, dengan total lahan terbakar 4 hektare. Ketua Satuan Tugas Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Daniel mengatakan, tim patroli darat tengah melakukan pemblokiran api agar tidak menjalar ke area lain. "Lahan yang terbakar adalah lahan gambut," katanya, kemarin. Penanganan Karhutla di Kecamatan Batu Ampar terkendala keterbatasan sumber air. Namun kondisi itu tak menyurutkan semangat petugas memadamkan api. "Kodisi tidak menguntungkan, karena sumber air mengering dan lokasi sangat jauh sehingga susah mendapatkan air," kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade. Dalam keterangan tertulisnya, Ade menyebutkan pihaknya bersama masyarakat melakukan pemadaman api dengan alat seadanya untuk mencegah karhutla tidak meluas. Api yang muncul itu dipukul dengan ranting dan tanah yang lembab mengandung air. Kemudian menguruk di atas bara api dan membawa air dengan menggunakan ember dengan jarak kurang lebih 2 kilometer. Dia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membakar hutan dalam membuka lahan bercocok tanam. Pasalnya, selain merusak ekosistem, asap yang dihasilkan dapat menimbulka keterbatasan pandangan udara, laut dan darat. "Sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi, ekologis, dan kesehatan. Dia menambahkan, Kapolres Kubu Raya juga telah memerintakan seluruh jajaran melakukan koordinasi intensif dalam monitoring titik api. (ap)
Nasional

PIFA, Nasional - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian dan pertolongan korban ambruknya gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari kesembilan pelaksanaan, Selasa (7/10/2025). Penutupan dilakukan setelah seluruh area reruntuhan dinyatakan bersih dan tidak ditemukan lagi korban di bawah puing-puing bangunan. Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menyebutkan total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 171 orang. Dari jumlah itu, 104 orang dinyatakan selamat, sementara 67 lainnya meninggal dunia — termasuk delapan bagian tubuh (body part) yang masih menunggu hasil identifikasi tim DVI Polri. “Sampai dengan hari ke-9, Selasa 7 Oktober 2025, kami telah mengumpulkan 67 pack dengan rincian delapan body part. Terakhir, temuan kami pada pukul 21.03 WIB, Senin (6/10),” kata Yudhi di Posko Tanggap Darurat Sidoarjo. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa seluruh material bangunan telah berhasil diangkat dan lokasi kini rata dengan tanah. “Kegiatan yang telah dilaksanakan sejak 29 September hingga hari ke-9 ini telah tuntas sepenuhnya. Semua material bangunan yang runtuh sudah dipindahkan,” ujarnya dalam apel penutupan operasi di halaman ponpes, Selasa sore. Penutupan operasi tersebut ditandai dengan apel personel gabungan serta pemberian penghargaan dari Kepala Basarnas kepada seluruh unsur SAR yang terlibat — mulai dari TNI, Polri, BPBD, relawan, hingga unsur masyarakat. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan data sedikit berbeda. Menurut Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, hingga kini ditemukan 61 jenazah dan tujuh body part. Dari perhitungan sementara, total korban tewas diperkirakan mencapai 63 orang, sambil menunggu hasil identifikasi DVI untuk memastikan apakah potongan tubuh tersebut merupakan bagian dari jenazah yang sama atau korban lain. “Kita telah temukan seluruh jenazah yang hilang. Lokasi sudah bersih dan rata dengan tanah, dan kecil kemungkinan masih ada korban tertinggal,” kata Budi dalam konferensi pers. Dengan berakhirnya operasi Basarnas, tanggung jawab penanganan pascakejadian kini sepenuhnya diserahkan kepada BNPB dan pemerintah daerah setempat. Syafii menegaskan bahwa penutupan ini hanya berlaku untuk sektor pencarian dan pertolongan, sementara proses pemulihan dan penanganan lanjutan akan terus diawasi. “Pada saat Basarnas selesai melaksanakan tugas di sini, lokasi ini masih dalam supervisi langsung BNPB. Terima kasih atas sinerginya selama sembilan hari penuh. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah bagi seluruh tim di lapangan,” tutup Syafii.
Sports

PIFA, Sports - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Pemerintah akan membangun sebuah pusat latihan atau training center di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pusat latihan untuk yang dibiayai FIFA ini dibangun untuk mendukung persepakbolaan Indonesia. Presiden mengatakan, nantinya akan terdapat delapan lapangan sepak bola di sana. “Lapangan sepak bolanya PSSI ini akan segera dikerjakan dan diharapkan selesai tidak lebih dari satu tahun,” terang Presiden dalam keterangannya saat meninjau Kawasan 1B, Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, seperti dikutip dari laman PSSI pada Jumat (24/2). Kepala Negara menyampaikan bahwa pembangunan lapangan sepakbola tersebut akan dibiayai oleh Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Kepala Negara menilai hal tersebut merupakan bukti kepercayaan internasional terhadap pembangunan IKN. ‘’Terima kasih Pak Presiden, kami bersama dengan Exco PSSI, sebuah kehormatan luar biasa, Bapak sudah memutuskan pembangunan training centre di tengah kota. Kami pastikan akan selesai segera karena dana dari FIFA sudah disiapkan. Kalau berkenan nanti Shin Tae-yong akan kami bawa juga ke sini untuk melihat,’’ ujar Ketum PSSI Erick Thohir. Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN sekaligus Ketum PSSI Erick Thohir , Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe. Sementara perwakilan PSSI, Erick didampingi oleh dua Exco PSSI, yakni Juni Rachman dan Muhammad.