Foto: AFP

Foto: AFP

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalStok Kondom Gratis Ludes di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

Stok Kondom Gratis Ludes di Kampung Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

Internasional | Jumat, 20 Februari 2026

PIFA, Internasional - Persediaan kondom gratis untuk atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 ludes dalam waktu singkat, memicu perhatian dunia. Sebanyak 10.000 kondom yang disediakan panitia habis hanya dalam tiga hari pertama penyelenggaraan, menandakan tingginya aktivitas sosial di perkampungan atlet.

Komite penyelenggara Italia mengonfirmasi bahwa stok kondom di sejumlah Olympic Village sempat terkuras lebih cepat dari perkiraan. "Tambahan persediaan dijadwalkan tiba dan akan didistribusikan ke seluruh perkampungan atlet hingga Senin," ujar perwakilan panitia. Fenomena ini terjadi tepat di sekitar Hari Valentine, yang memperkaya suasana pesta di kampung atlet.

Tradisi menyediakan kondom gratis bagi atlet Olimpiade telah berlangsung selama beberapa dekade sebagai upaya pencegahan penyakit menular seksual. Pada Olimpiade Musim Panas Paris 2024, panitia menyiapkan sekitar 300.000 kondom untuk lebih dari 10.500 atlet, jauh lebih banyak dibandingkan skala Olimpiade Musim Dingin yang hanya melibatkan sekitar 3.000 atlet. Meski jumlahnya lebih sedikit, permintaan di Milano Cortina justru melebihi ekspektasi panitia.

Kasus serupa pernah terjadi di Olimpiade sebelumnya, seperti di Sochi 2014 di mana panitia Rusia mendistribusikan 100.000 kondom untuk 2.800 atlet. "Komite olimpiade ini mengatakan pembagian kondom dimaksudkan agar para atlet terhindar dari virus HIV-AIDS," mengutip dari Huffington Post. Di Olimpiade London 2012, 150.000 kondom disediakan untuk 10.800 atlet, menjadi rekor saat itu.
Tahun ini, pihak penyelenggara Milano Cortina awalnya hanya menyiapkan 10.000 kondom, turun drastis dari Olimpiade Rio 2016 yang menggelontorkan 450.000 unit. Meskipun jumlah atlet musim dingin lebih sedikit, intensitas "aktivitas" di perkampungan atlet tetap tinggi, bahkan menciptakan rekor ludes stok dalam tiga hari. Hal ini menunjukkan bahwa gaya hidup atlet elit tidak kalah dinamis di luar lintasan salju.

Kondom gratis pertama kali diperkenalkan sejak Olimpiade Seoul 1988 untuk mencegah penyebaran HIV di kalangan atlet yang sering berinteraksi intens di desa atlet. Pada Olimpiade Tokyo 2020 (digelar 2021), distribusi sempat ditunda hingga akhir kompetisi demi protokol Covid-19. Tradisi ini terus dipertahankan untuk mendukung kesehatan reproduksi atlet.

Rekomendasi

Foto: 5 Prediksi Tren Diet 2025 yang Bisa Kamu Coba, Ada dengan Bantuan AI | Pifa Net

5 Prediksi Tren Diet 2025 yang Bisa Kamu Coba, Ada dengan Bantuan AI

Indonesia
| Senin, 6 Januari 2025
Foto: Yamaha Indonesia Resmi Luncurkan Gear Ultima 125 Hybrid di Bandung | Pifa Net

Yamaha Indonesia Resmi Luncurkan Gear Ultima 125 Hybrid di Bandung

Bandung
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto: Dukung Megawati, Ribuan Kader PDIP Solo Gelar Aksi Cap Jempol Darah | Pifa Net

Dukung Megawati, Ribuan Kader PDIP Solo Gelar Aksi Cap Jempol Darah

Indonesia
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Film Pendek “Fajar dan Penjelajah Samudera” Karya Sineas Kalbar Wakili Indonesia di Malmo Film Festival | Pifa Net

Film Pendek “Fajar dan Penjelajah Samudera” Karya Sineas Kalbar Wakili Indonesia di Malmo Film Festival

Kalbar
| Minggu, 9 Februari 2025
Foto: Erick Thohir Minta Timnas U-23 Main Habis-Habisan Lawan Korea Selatan | Pifa Net

Erick Thohir Minta Timnas U-23 Main Habis-Habisan Lawan Korea Selatan

Sports
| Senin, 8 September 2025
Foto: Komedian Nurul Qomar Meninggal Dunia, Dimakamkan Hari Ini di TPU Carang Pulang | Pifa Net

Komedian Nurul Qomar Meninggal Dunia, Dimakamkan Hari Ini di TPU Carang Pulang

Indonesia
| Kamis, 9 Januari 2025
Foto: PSSI Umumkan 21 Pemain Timnas U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar | Pifa Net

PSSI Umumkan 21 Pemain Timnas U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar

Timnas
| Jumat, 31 Oktober 2025
Foto: Wali Kota Prabumulih Bantah Isu Mutasi Kepsek SMPN 1 karena Tegur Anak Bawa Mobil | Pifa Net

Wali Kota Prabumulih Bantah Isu Mutasi Kepsek SMPN 1 karena Tegur Anak Bawa Mobil

Politik
| Rabu, 17 September 2025
Foto: Isyana Sarasvati Ungkap Iwan Fals Jadi Inspirasi dalam Bermusik | Pifa Net

Isyana Sarasvati Ungkap Iwan Fals Jadi Inspirasi dalam Bermusik

Pifabiz
| Kamis, 7 Agustus 2025
Foto: Gojek Buka Suara soal Tuntutan THR untuk Driver Ojol | Pifa Net

Gojek Buka Suara soal Tuntutan THR untuk Driver Ojol

Indonesia
| Selasa, 18 Februari 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Korban Tewas Kerusuhan di Dogiyai Papua Ditemukan Terkubur Tak Layak Dalam Tanah | Pifa Net

Korban Tewas Kerusuhan di Dogiyai Papua Ditemukan Terkubur Tak Layak Dalam Tanah

Berita Nasional, PIFA - Kerusuhan di Kabupaten Dogiyai menyebabkan seorang pria bernama Ikbal meninggal dunia dalam keadaan tak layak ketika ditemukan. Kerusuhan ini dipicu oleh insiden sebuah truk yang menabrak Noldi Goo, balita berusia lima tahun hingga meninggal dunia pada Sabtu (12/11), sekira pukul 14.30 WIT di Kampung Ikebo, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan jenazah korban itu ditemukan terkubur dengan tidak layak. "Mayat saudara Ikbal kami temukan di dalam tanah dengan kondisi terkubur secara tak layak," katanya, mengutip CNN Indonesia (15/11).  Kamal menjelaskan, pihaknya menerima informasi bahwa awalnya para pelaku menyerang para pekerja Jalan CV Mandiri Papua dan Fajar Mustika di Dogiyai. Polisi lantas pun kemudian turun melakukan evakuasi terhadap lima pekerja, yakni M Nasir (34), Alif Padang (48), Randa (37), Lukman (21) dan Willy (35). "Pencarian itu berhasil menemukan 5 pekerja," lanjutnya. Kamal mengungkapkan, setelah evakuasi, pihaknya menerima kabar ada korban yang terkubur. Korban berhasil dievakuasi aparat, mayatnya terkubur secara tak layak dalam tanah. "Kami mengetahui hal tersebut (mayat terkubur) juga atas informasi yang diberikan oleh Simon Petrus Pikey," ujar Kamal. Korban lainnya, Lukman dan Willy berhasil selamat setelah dibawa oleh anggota DPRD Simon Petrus Pikey ke Polres Dogiyai. Sebelum diantar ke Polres, keduanya bersusah payah menghindar dari amukan massa. Kamal menambahkan, Lukman dan Willy sebelumnya sempat kabur ke gereja bersama dua rekannya sesama pekerja. Namun karena diikuti oleh massa, seorang pendeta membantu mereka sembunyi di tengah kebun. "Namun karena adanya informasi bahwa massa akan ke gereja, seorang pendeta menyembunyikan mereka di tengah kebun. Akan tetapi ada 2 temannya yang terpisah dari mereka," tambahnya. Setelah situasi dipastikan aman, Lukman dan Willy berlari ke arah Gunung Ugapua dan kembali bersembunyi. Di sana mereka bertemu dengan seorang guru yang kemudian membawa mereka ke seorang anggota DPRD bernama Simon Petrus untuk selanjutnya diantar ke Polres Dogiyai. "Lukman diketahui mengalami kondisi luka bacok dan mengalami patah tulang pada tangannya akibat dilukai oleh salah seorang oknum masyarakat. Sedangkan Willy hingga kini masih mengalami trauma," pungkas Kamal. Melansir detiksulsel (15/11), massa kerusuhan merusak sejumlah bangunan milik pemerintahan dan rumah warga. "Dari pantauan aparat gabungan yang melakukan patroli terdapat 6 bangunan pemerintahan di Jalan Trans Nabire-Enarotali arah Kampung Ekimanida yang dibakar. Kantor BPKAD, Kantor Dinas Pendidikan, Kantor Keuangan, Kantor Inspektorat, Kantor Lingkungan Hidup, dan Kantor Dukcapil," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Minggu (13/11) kemarin. (yd)

Papua
| Selasa, 15 November 2022

Lifestyle

Foto: Es Buah Seroja: dari Kenangan Masa Kecil hingga Jadi Bisnis Segar di Pontianak | Pifa Net

Es Buah Seroja: dari Kenangan Masa Kecil hingga Jadi Bisnis Segar di Pontianak

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Es Buah Seroja yang terletak di Jalan Sultan Abdurrahman, kini menjadi pilihan favorit bagi pecinta minuman segar di Pontianak. Di balik keberhasilan ini, ada kisah inspiratif dari sang pemilik, Ayu, yang memulai perjalanan bisnisnya setelah mengambil keputusan besar untuk resign dari pekerjaannya.Berbeda dari es buah pada umumnya, Es Buah Seroja menyajikan kombinasi tujuh jenis buah segar dalam setiap mangkuknya, yaitu semangka, nanas, melon, longan, buah naga, nangka, dan anggur. Terkadang, mangga juga menjadi pilihan tambahan tergantung musim. Tak hanya buah-buahan, es buah ini dilengkapi dengan tiga jenis jeli yang memberikan sensasi kenikmatan lebih. Yang menjadi ciri khas adalah fla khusus racikan Ayu yang menggunakan pemanis sirup dan susu, menjadikannya begitu istimewa."Es buah ini terdiri dari tujuh buah dan tiga jenis jeli, ditambah fla yang saya racik sendiri. Rasanya unik dan pas di lidah," ujar Ayu saat ditemui, pada Rabu (26/2/27).Nama "Seroja" sendiri memiliki makna khusus bagi Ayu. Ia terinspirasi dari masa kecilnya yang penuh kenangan indah saat sering diajak oleh kakeknya ke Pasar Seroja, sebuah terminal oplet yang pernah menjadi tempat ikonik di daerah tersebut. Warna hijau khas oplet yang sering ia lihat di masa kecil menjadi simbol kenangan yang mendalam bagi Ayu."Nah jadi, waktu saya resign kerja, saya memutuskan pengen buka usaha. Buka usaha yang kayak ngenang masa lalu, pengennya jualan es. Jadi saya kepikiran, sempat terekam di pikiran saya itu es Seroja. Karena kayak ngenang masa lalu, waktu saya masih kecil dulu,” ceritanya.Meskipun memulai usaha ini merupakan tantangan baru, karena Ayu belum memiliki pengalaman di bidang kuliner, ia berhasil menghadapinya dengan semangat dan tekad yang tinggi. Kini, Es Buah Seroja sudah mendapat perhatian dari banyak pelanggan di Pontianak maupun luar kota."Ini adalah usaha pertama saya, dan saya baru benar-benar mengerti bagaimana menangani konsumen dan tantangan dalam menjalankan bisnis ini. Tapi saya sangat bersyukur karena banyak yang mendukung dan menikmati produk saya," ucap Ayu.Selain es buah, Es Buah Seroja juga menawarkan susu es krim durian dan sari kacang sebagai pilihan minuman segar lainnya, serta camilan bakwan yang cocok dinikmati bersama minuman tersebut. Pelanggan juga bisa menyesuaikan tingkat kemanisan sesuai dengan keinginan mereka.Meski baru berusia kurang dari delapan bulan, Es Buah Seroja terus berkembang pesat. Dengan dedikasi dan inovasi yang terus-menerus, Ayu berkomitmen untuk menjaga kualitas dan memberikan pengalaman baru bagi setiap pelanggannya, menjadikan Es Buah Seroja pilihan utama di Pontianak dan sekitarnya.

Pontianak
| Rabu, 26 Februari 2025

Lokal

Foto: Program Kewirausahaan dan Startup FMIPA Untan Jadi Wadah Mahasiswa Gali Potensi Wirausaha | Pifa Net

Program Kewirausahaan dan Startup FMIPA Untan Jadi Wadah Mahasiswa Gali Potensi Wirausaha

Berita Lokal, PIFA - Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura (FMIPA Untan) Dr. Gusrizal, S.Si, M.Si. menyampaikan bahwa Program Kewirausahaan dan Startup Teknologi Informasi FMIPA Untan menjadi wadah mahasiswa untuk menggali potensi wirausahannya. Hal ini disampaikannya dalam peluncuran Produk Kewirausahaan dan Startup Teknologi Informasi FMIPA Untan di Ruang Theater 1 Gedung Konferensi Untan, Rabu (16/11/2022). Doktor dari Prodi Kimia itu menilai, mahasiswa sebagai generasi muda dan penerus cita-cita perjuangan bangsa tentunya dihadapkan pada situasi perekonomian yang cukup menantang saat ini. Mahasiswa pun diharapkan dapat menjadi bagian yang memberikan solusi pada tantangan-tantangan yang dihadapi. "Oleh karenanya mahasiswa perlu diberikan wadah untuk berlatih dan menggali potensi yang ada padanya. Sebagai bagian dari menyiapkan wadah itu, Kami dari Fakultas MIPA memfasilitasinya dengan Program Kewirausahaan untuk menggali ide-ide kreatif, dan sekaligus menantang, serta membentuk karakter wirausaha pada mahasiswa," ujarnya, kemarin. Dia menyebut, apa yang dilakukan oleh pihaknya saat ini ternyata juga dilakukan dunia, seperti halnya di Amerika Serikat.  "Apa yang kami lakukan ini sebenarnya inline dengan yang terjadi di dunia saat ini. Beberapa waktu lalu kami mendapatkan travel grants dari Departement of State Amerika Serikat; dari kunjungan tersebut, di sana ternyata program ini juga sedang berlangsung," tambah dia. Untuk itu kepada pihak universitas, ia juga berharap mereka dapat selalu mendukung kegiatan kemahasiswaan di bidang kewirausahaan. Satu diantara narasumber, Alwa Reriza berkesan bahwa acara tersebut sangatlah berguna untuk menjadi bekal mahasiswa ketika turun langsung ke dunia kewirausahaan. Owner Kibarnesia itu juga menyampaikan sejumlah pesan kepada mahasiswa FMIPA Untan yang hendak fokus dalam entreprenuer. "Untuk-teman-teman FMIPA yang belum ikut Startup ataupun kewirausahaan, saat ini banyak investor yang tengah mencari ide-ide brilian mereka. Bagi yang belum punya ide, cari referensi, bangun sebuah bisnis baru yang nantinya bisa dikompetisikan tahun depan," pesannya. "Untuk yang sudah berkompetisi, sekarang pertajam portofolio bisnis, company profile, dan pertajam bisnis modelnya. Semoga bisnis teman-teman di FMIPA bisa makin berkembang dan menjadi salah satu solusi peningkatan ekonomi masyarakat berbasis kampus," tambah Alwa. Kegiatan yang bertemakan "Penguatan Karakter Jiwa Wirausaha Santis Muda FMIPA" ini dibuka dan dilaunching langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Untan Dr. Ir. Radian, M.S. Sebagai informasi, total ada 13 tim yang mendapatkan pendanaan dan dilaunching produknya hari ini, Rabu (16/11), yakni 3 untuk kategori Startup Teknologi Informasi dan 10 Produk Kewirausahaan. Menurut keterangan Ketua Pelaksana Program Kewirausahaan Uray Ristian, S.Kom., M.Kom., total ada 78 proposal yang masuk untuk lomba kategori Kewirausahaan, selanjutnya diseleksi menjadi 20 untuk masuk ke tahap monitoring dan evaluasi. Dari 20 tim tersebut, hanya 10 tim yang didanai oleh pihak fakultas. Kemudian dipilih 3 tim terbaik yang diberikan hadiahnya hari ini (16/11). Sementara untuk kategori Startup Teknologi Informasi, Ketua Pelaksana Renny Puspita Sari, ST., MT mengatakan hanya dipilih 3 tim terbaik yang didanai dari 10 ide yang di-pitching. (yd)

Pontianak
| Kamis, 17 November 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5