Studi Ungkap Main Gim Lebih dari 10 Jam Seminggu Tingkatkan Risiko Gangguan Tidur dan Obesitas
Teknologi | Selasa, 20 Januari 2026
PIFA, Tekno - Sebuah studi terbaru mengungkap adanya keterkaitan antara durasi bermain gim yang berlebihan dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan, khususnya gangguan tidur dan masalah berat badan pada kalangan muda.
Menurut laporan New York Post, Minggu (18/1), studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition tersebut menemukan bahwa bermain video game lebih dari 10 jam per minggu dapat berdampak signifikan terhadap pola makan, kualitas tidur, dan indeks massa tubuh.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 300 mahasiswa di Australia dengan usia rata-rata 20 tahun. Para responden dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan durasi bermain gim, yakni pemain gim rendah dengan waktu bermain nol hingga lima jam per minggu, pemain gim sedang yang bermain lima hingga 10 jam per minggu, serta pemain gim tinggi yang menghabiskan waktu bermain lebih dari 10 jam per minggu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan pemain gim rendah dan sedang relatif serupa. Namun, penurunan kondisi kesehatan terlihat secara drastis pada kelompok pemain gim tinggi.
Kelompok pemain gim dengan durasi tinggi dilaporkan mengalami penurunan kualitas pola makan serta peningkatan indeks massa tubuh rata-rata hingga 26,3, yang sudah masuk dalam kategori obesitas. Selain itu, meski seluruh kelompok melaporkan kualitas tidur yang memburuk, skor kualitas tidur pada pemain gim sedang dan tinggi tercatat lebih buruk dibandingkan kelompok pemain gim rendah.
Profesor Mario Siervo dari Curtin School of Population Health, selaku pimpinan penelitian, mengingatkan pentingnya mengontrol waktu bermain gim. Ia menyebutkan bahwa bermain gim secara berlebihan berpotensi berkaitan dengan meningkatnya berbagai faktor risiko kesehatan, sehingga perlu mendapat perhatian, terutama di kalangan anak muda.




















