Cindy Novita

Cindy Novita

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleSuka Nonton Ulang Serial yang Sama? Ini 6 Karakter Kepribadian yang Mungkin Kamu Miliki

Suka Nonton Ulang Serial yang Sama? Ini 6 Karakter Kepribadian yang Mungkin Kamu Miliki

Lifestyle | Sabtu, 11 Juli 2026

Pernah menyelesaikan sebuah serial favorit, tetapi bukannya mencari tontonan baru malah memilih menontonnya kembali dari awal? Bagi sebagian orang, kebiasaan ini mungkin terasa aneh. Namun, ternyata ada alasan psikologis di balik kegemaran menonton ulang cerita yang sama.

Bahkan, ada orang yang sudah berkali-kali menonton serial favorit hingga hafal dialog para karakter tanpa perlu melihat subtitle.

Menurut psikolog Danielle Roeske, kebiasaan rewatch sering berkaitan dengan kebutuhan manusia terhadap rasa nyaman dan kepastian.

"Memilih sesuatu yang baru membutuhkan kerja otak karena kita tidak mengenal karakter, alur cerita, atau nuansanya dan kita tidak yakin apakah kita akan menikmatinya. Acara yang sudah familiar menghilangkan semua ketidakpastian itu," jelas Roeske dikutip dari Parade.

Lalu, seperti apa karakter orang yang suka menonton ulang serial favorit?

1. Memiliki empati tinggi

Orang yang sering menonton ulang serial tertentu cenderung memiliki hubungan emosional yang kuat dengan karakter dalam cerita.

Mereka tidak hanya mengikuti alur, tetapi juga ikut merasakan emosi para tokoh, mulai dari kebahagiaan, kesedihan, hingga perjuangan yang dialami karakter tersebut.

Kedekatan emosional inilah yang membuat pengalaman menonton ulang tetap terasa menarik meski ceritanya sudah diketahui.

2. Memiliki kesadaran diri yang baik

Menonton ulang serial favorit bukan berarti seseorang tidak mau mencoba hal baru. Dalam banyak kasus, hal ini menunjukkan bahwa seseorang memahami apa yang membuat dirinya merasa nyaman.

Menurut Roeske, orang seperti ini biasanya mengetahui kebutuhan emosionalnya dan mampu memilih aktivitas yang membantu menjaga suasana hatinya.

Mereka tahu kapan membutuhkan hiburan ringan, ketenangan, atau sekadar waktu untuk bersantai.

3. Cenderung sensitif

Sebagian orang yang gemar menonton ulang serial yang sama memiliki sifat lebih sensitif atau mudah merasa cemas.

Bagi mereka, cerita yang sudah dikenal memberikan rasa aman karena tidak ada kejutan besar yang harus dihadapi. Kepastian mengenai jalan cerita dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

4. Memperhatikan detail kecil

Menonton ulang memungkinkan seseorang menemukan hal-hal yang sebelumnya terlewat.

Orang dengan karakter ini biasanya lebih teliti memperhatikan detail, seperti ekspresi wajah tokoh, pilihan kata, hubungan antar karakter, hingga simbol tertentu dalam cerita.

Mereka menikmati bukan hanya hasil akhir cerita, tetapi juga proses dan elemen kecil yang membangun sebuah serial.

5. Menyukai rutinitas

Bagi sebagian orang, menonton ulang serial favorit menjadi bagian dari kebiasaan harian.

Misalnya, ada yang selalu menonton episode tertentu saat makan, sebelum tidur, atau ketika ingin melepas penat setelah aktivitas.

Rutinitas seperti ini dapat memberikan struktur dan rasa nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

6. Cenderung loyal

Kegemaran kembali pada serial yang sama juga bisa mencerminkan sifat loyal.

Karakter ini tidak hanya terlihat dalam tontonan, tetapi juga bisa muncul dalam pilihan lain, seperti sering kembali ke restoran favorit, kafe langganan, atau tempat liburan yang sama.

Mereka merasa nyaman dengan sesuatu yang sudah terbukti memberikan pengalaman positif.

Jadi, apakah sering nonton ulang itu buruk?

Tidak selalu. Menonton ulang serial favorit bisa menjadi cara seseorang mendapatkan hiburan, mengurangi stres, atau mencari kenyamanan emosional.

Selama tidak mengganggu aktivitas sehari-hari dan tetap terbuka terhadap pengalaman baru, kebiasaan ini merupakan bagian normal dari cara seseorang menikmati hiburan.

Bisa jadi, bagi sebagian orang, kembali ke cerita lama bukan karena kehabisan pilihan, tetapi karena ada rasa nyaman yang sulit ditemukan dari cerita baru.

Rekomendasi

Foto: Ridwan Kamil Laporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri atas Dugaan Pencemaran Nama Baik | Pifa Net

Ridwan Kamil Laporkan Lisa Mariana ke Bareskrim Polri atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Indonesia
| Sabtu, 19 April 2025
Foto: Astronaut Shenzhou-19 Ucapkan Tahun Baru Imlek dari Luar Angkasa | Pifa Net

Astronaut Shenzhou-19 Ucapkan Tahun Baru Imlek dari Luar Angkasa

Indonesia
| Rabu, 29 Januari 2025
Foto: Yamaha Suguhkan Pengalaman Balap Istimewa di Mandalika Bersama Aerox Alpha, R25, dan MT-25 | Pifa Net

Yamaha Suguhkan Pengalaman Balap Istimewa di Mandalika Bersama Aerox Alpha, R25, dan MT-25

Otomotif
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto:  Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo | Pifa Net

Feri Amsari Singgung Nuansa Mencurigakan di Balik Pemusnahan Arsip Pencalonan Jokowi oleh KPU Solo

Nasional
| Rabu, 19 November 2025
Foto: Karhutla di Kalbar, Krisantus Ingatkan APH Tangani Peladang Bakar Lahan dengan Cara Preventif | Pifa Net

Karhutla di Kalbar, Krisantus Ingatkan APH Tangani Peladang Bakar Lahan dengan Cara Preventif

Pontianak
| Kamis, 12 Juni 2025
Foto: Mengenal Carmen, Idol K-Pop Indonesia Pertama yang Gabung SM Entertainment | Pifa Net

Mengenal Carmen, Idol K-Pop Indonesia Pertama yang Gabung SM Entertainment

Indonesia
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: Sinopsis Film Komang: Kisah Nyata Raim Laode dan Istri yang Menyentuh Hati | Pifa Net

Sinopsis Film Komang: Kisah Nyata Raim Laode dan Istri yang Menyentuh Hati

Indonesia
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: Hadir dengan Konsep Outdoor Culture, Modifikasi Yamaha GEAR ULTIMA Siap Bawa Keluarga Indonesia Hebat, Kuat, dan No Debat | Pifa Net

Hadir dengan Konsep Outdoor Culture, Modifikasi Yamaha GEAR ULTIMA Siap Bawa Keluarga Indonesia Hebat, Kuat, dan No Debat

Indonesia
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan | Pifa Net

Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Rapat Bahas Nasib Patrick Kluivert Tunggu Erick Thohir Selesai Hajatan Keluarga | Pifa Net

Rapat Bahas Nasib Patrick Kluivert Tunggu Erick Thohir Selesai Hajatan Keluarga

PIFA, Sports – Wakil Ketua Umum PSSI I Zainuddin Amali mengungkapkan bahwa rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk membahas masa depan pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert belum akan digelar dalam waktu dekat. Menurut Amali, rapat tersebut menunggu waktu yang tepat karena Ketua Umum PSSI Erick Thohir masih memiliki acara keluarga, yakni menikahkan putrinya pada 18 dan 19 Oktober 2025. “Oh iya tunggu Ketua Umum, kan beliau masih ada acara pernikahan. Mau menikahkan putrinya. Pernikahannya tanggal 18 dan 19 Oktober,” kata Amali di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (13/10/2025). Sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus manajer timnas Indonesia, Sumardji, menyatakan nasib Kluivert dan staf kepelatihannya akan dibahas dalam rapat Exco PSSI. Keputusan ini diambil menyusul gagalnya timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada putaran keempat. Amali menegaskan bahwa PSSI akan terlebih dahulu menunggu laporan lengkap dari Ketua BTN sebelum mengambil keputusan apa pun. “Kita tunggu dulu laporan dari Ketua BTN sekaligus manajer. Baru kita ambil sikap. Kan kita belum tahu laporan seperti apa,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa keputusan terkait masa depan Kluivert tidak bisa diambil secara sepihak, meskipun ada tekanan dari publik agar pelatih asal Belanda itu segera diberhentikan. “Enggaklah. Ini kan organisasi. Kita harus mengambil keputusan bersama-sama. Dasar kita mengambil keputusan dalam rapat Exco itu adalah laporan Ketua BTN sekaligus manajer timnas,” kata Amali. Terkait waktu pelaksanaan rapat Exco, Amali menegaskan tidak ada tenggat waktu khusus. “Tidak ada lambat-lambatnya. Ini sesiapnya,” ujarnya. Saat ditanya mengenai alasan Kluivert dan stafnya langsung pulang ke Belanda setelah dua kekalahan di Jeddah, Amali mengaku belum mengetahui. “Tanya dia, tidak tahu kita,” ujarnya singkat.

Sports
| Selasa, 14 Oktober 2025

Nasional

Foto: Seorang Pria Ditangkap Usai Nekat Serang Rumah Dinas Kapolri | Pifa Net

Seorang Pria Ditangkap Usai Nekat Serang Rumah Dinas Kapolri

PIFA, Nasional - Seorang pria tidak dikenal berinisial JPP telah ditangkap oleh petugas Kepolisian setelah melakukan penyerangan terhadap penjaga rumah dinas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kejadian penyerangan terhadap anggota penjaga tersebut terjadi pada hari Kamis sekitar pukul 10.30 WIB. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. "Ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya, masih dalam tahap pendalaman," ungkap Trunoyudo saat dihubungi di Jakarta pada Kamis. Trunoyudo tidak memberikan detail kronologi penyerangan yang dilakukan oleh pelaku, termasuk identitas anggota yang diserang. Namun, ia menyatakan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku. "Selanjutnya Ditreskrimum akan melakukan cek kejiwaannya terhadap yang bersangkutan," tambahnya. Belum diketahui motif atau alasan di balik penyerangan tersebut, dan pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta terkait insiden ini. (ad)

Jakarta
| Jumat, 15 Desember 2023

Teknologi

Foto: Waspada! Kenali 4 Modus Penipuan Melalui Pesan WhatsApp yang Bisa Bikin Kosong Isi Rekening | Pifa Net

Waspada! Kenali 4 Modus Penipuan Melalui Pesan WhatsApp yang Bisa Bikin Kosong Isi Rekening

PIFA, Tekno  - Di era digital ini, berbagai modus penipuan online terus berkembang dan semakin mengintai kita. Salah satu metode yang sering digunakan oleh para penipu adalah trik social engineering melalui aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp (WA) dan Telegram. Ancaman ini masih nyata, dan jika tidak berhati-hati, rekening korban bisa terkuras habis. Salah satu bentuk penipuan yang merajalela adalah penggunaan file dengan format .apk (Application Package File) yang biasanya tidak tersedia di toko aplikasi resmi seperti Google Play Store. Format ini digunakan untuk mendistribusikan dan memasang software serta middleware pada perangkat berbasis sistem operasi Android. Beberapa modus penipuan online yang perlu diwaspadai agar rekening kita tidak terkuras adalah sebagai berikut: Modus Kurir: Penipu berpura-pura menjadi kurir dan mengirimkan file dengan nama 'LIHAT Foto Paket' kepada korban. Tidak curiga, korban kemudian mengklik file tersebut dan mengunduhnya. Namun, sebenarnya file ini adalah apk berbahaya yang dapat mengakses data korban, termasuk akun perbankan, dan menyebabkan saldo mobile banking habis. Modus Undangan Nikah: Penipu mencoba trik serupa dengan mengirimkan apk berjudul 'Surat Undangan Pernikahan Digital'. Dengan pesan "Kami harap kehadirannya," penipu mengajak korban untuk mengunduh file tersebut. Dengan dalih bahwa itu adalah undangan pernikahan, penipu mencoba memancing korban untuk membuka dan menginstal apk berbahaya. Modus Surat Tilang: Modus penipuan ini menggunakan pesan berkedok surat tilang. Penipu mengaku sebagai kepolisian dan mengirimkan pesan kepada korban yang disertai file 'Surat Tilang-1.0.apk'. Korban yang terkecoh kemudian membuka file tersebut, tanpa menyadari bahwa itu adalah file apk yang berbahaya. Mencatut MyTelkomsel: Penipu mengambil kesempatan dengan mengatasnamakan MyTelkomsel, aplikasi dari operator seluler Telkomsel. Mereka mengirimkan pesan kepada korban untuk mengunduh file apk. Setelah diinstal, apk ini meminta izin akses ke berbagai aplikasi, termasuk akun perbankan digital. Hal ini membuka pintu bagi penipu untuk mencuri informasi rahasia korban. Penting bagi kita semua untuk tetap waspada terhadap modus-modus penipuan seperti di atas. Hindari mengunduh atau membuka file apk yang mencurigakan, terutama jika diterima dari sumber yang tidak dikenal. Jika ada pesan atau tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, selalu lakukan pengecekan lebih lanjut sebelum mengambil tindakan. Selain itu, selalu pastikan untuk mendapatkan aplikasi melalui toko aplikasi resmi seperti Google Play Store. Jika kita merasa dirugikan oleh modus penipuan semacam ini, segera laporkan kepada pihak berwenang atau platform yang bersangkutan. Ingat, kehati-hatian adalah kunci untuk melindungi diri kita dari ancaman penipuan online. Jangan sampai rekening kita terkuras habis oleh para penjahat siber yang tak kenal ampun. (ad)

Indonesia
| Selasa, 15 Agustus 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5