Sutradara Jelaskan Makna Judul Film Dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Harianjatimcom

Sutradara Jelaskan Makna Judul Film Dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Harianjatimcom

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-PifabizSutradara Jelaskan Makna Judul Film Dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

Sutradara Jelaskan Makna Judul Film Dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita

Pifabiz | Sabtu, 16 Mei 2026

Cypri Paju Dale buka suara terkait makna judul film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita yang belakangan memicu perdebatan publik.

Menurut Cypri, penggunaan istilah “kolonialisme” dalam judul film bukan dipilih secara sembarangan, melainkan menjadi bagian dari kerangka analisis untuk memahami situasi masyarakat adat di Papua secara menyeluruh.

"Barangkali sumber keberatan atas film ini adalah karena di dalamnya kami memakai istilah kolonialisme pada judul dan kepada seluruh rangka analisis yang dirajut dalam keseluruhan cerita film," ujar Cypri dalam video yang diunggah akun Instagram Ekspedisi Indonesia Baru.

Ia menjelaskan film tersebut dibuat berdasarkan penelitian sejarah dan antropologi yang dipadukan dengan investigasi jurnalistik serta analisis kebijakan.

Menurutnya, istilah seperti konflik, pelanggaran HAM, deforestasi, dan militerisme belum cukup menjelaskan kompleksitas persoalan yang terjadi di Papua.

"Kolonialisme sebagai sebuah rangka berpikir atau rangka analisis berhasil merangkum semua masalah itu," katanya.

Cypri menyebut istilah kolonialisme telah lama digunakan oleh sebagian masyarakat Papua untuk menggambarkan pengalaman mereka dalam relasi dengan Indonesia maupun pihak lain.

Ia juga menilai film tersebut sengaja dibuat agar publik luas dapat memahami kondisi masyarakat adat Papua secara lebih mendalam.

"Film ini memang sedang dicegah oleh sejumlah pihak untuk sampai kepada penonton yang luas," ujarnya.

Menurut Cypri, isi film memang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan, termasuk bagi masyarakat yang selama ini merasa telah bersolidaritas dengan Papua.

Ia mengatakan film itu mengajak publik menjawab pertanyaan sensitif mengenai relasi Indonesia dan Papua.

"Apakah Indonesia memang melakukan penjajahan di Papua? Ini pertanyaan sederhana namun sulit," kata Cypri.

Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita diproduksi oleh Ekspedisi Indonesia Baru yang digawangi sejumlah jurnalis senior, termasuk Dandhy Laksono dan Farid Gaban.

Film dokumenter tersebut mengangkat isu masyarakat adat Papua, konflik perebutan lahan, hingga dampak proyek strategis nasional terhadap lingkungan dan hak masyarakat adat di Papua Selatan.

Sementara itu, Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak melarang kegiatan pemutaran maupun diskusi terkait film tersebut.

Menurut Yusril, masyarakat justru perlu diberikan ruang untuk menonton dan mendiskusikan isi film secara terbuka.

"Biarkan saja masyarakat menonton, lalu setelah itu silakan gelar diskusi dan debat," ujar Yusril.

Rekomendasi

Foto: Napoli Ambil Alih Puncak Serie A, Persaingan Tiket Eropa Semakin Memanas | Pifa Net

Napoli Ambil Alih Puncak Serie A, Persaingan Tiket Eropa Semakin Memanas

Italia
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Persaingan Ketat di Daftar Top Skor Liga Champions Asia Elite 2024/2025 | Pifa Net

Persaingan Ketat di Daftar Top Skor Liga Champions Asia Elite 2024/2025

Asia
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Jadi Kapten Lagi, Bek Timnas Indonesia Kokoh di Lini Belakang Venezia saat Imbang vs Lazio | Pifa Net

Jadi Kapten Lagi, Bek Timnas Indonesia Kokoh di Lini Belakang Venezia saat Imbang vs Lazio

Italia
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: PSSI Umumkan 21 Pemain Timnas U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar | Pifa Net

PSSI Umumkan 21 Pemain Timnas U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar

Timnas
| Jumat, 31 Oktober 2025
Foto: Feyenoord Kalahkan AC Milan di De Kuip, Gol Cepat Paixao Jadi Pembeda | Pifa Net

Feyenoord Kalahkan AC Milan di De Kuip, Gol Cepat Paixao Jadi Pembeda

Italia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Pelanggan Setia, Bakir Ghozali Tak Menyangka Dapat Hadiah Motor saat Gebyar Sobek Label Yamalube di Fortuna Jaya Motor Sintang  | Pifa Net

Pelanggan Setia, Bakir Ghozali Tak Menyangka Dapat Hadiah Motor saat Gebyar Sobek Label Yamalube di Fortuna Jaya Motor Sintang

Sintang
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Haaland Akui Kehadiran Anak Pertama Bikin Dirinya Lebih Tajam | Pifa Net

Haaland Akui Kehadiran Anak Pertama Bikin Dirinya Lebih Tajam

Sports
| Selasa, 7 Oktober 2025
Foto: Waspadai Efek Samping, Ini Batas Aman Konsumsi Kurma Saat Ramadan | Pifa Net

Waspadai Efek Samping, Ini Batas Aman Konsumsi Kurma Saat Ramadan

Indonesia
| Sabtu, 15 Maret 2025
Foto: Bikin Auto Pangling, Modifikator Ini Bawa Nuansa Nostalgia Balap Legendaris di Modifikasi NMAX “TURBO” | Pifa Net

Bikin Auto Pangling, Modifikator Ini Bawa Nuansa Nostalgia Balap Legendaris di Modifikasi NMAX “TURBO”

Otomotif
| Jumat, 5 Desember 2025
Foto: Garuda Muda Siap Tempur di Piala Asia U-20 2025 | Pifa Net

Garuda Muda Siap Tempur di Piala Asia U-20 2025

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Lagu Pesan Mendunia Inspirasi Anak Muda Berkarya | Pifa Net

Lagu Pesan Mendunia Inspirasi Anak Muda Berkarya

Berita Lokal, PIFA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi acara Friday Night Show Lagu Pesan Mendunia yang digelar di Borneo Night Market Kompleks Pergudangan Modern Borneo Business Icon Sungai Ambawang pada Jumat (30/12) malam.  Sebab acara tersebut membuka peluang bagi penguatan UMKM sehingga diharapkan bisa semakin berkembang.  “Sebuah apresiasi, karena pelaku-pelaku usaha akan banyak peluangnya. Mulai dari Kubu Raya, Pontianak, dan sejumlah daerah juga mendapat kesempatan yang baik," kata Muda Mahendrawan saat menghadiri acara Friday Night Show tersebut.  Terkait lagu Pesan Mendunia itu sendiri, lebih jauh Muda mengatakan tembang yang ia ciptakan itu diharapkan bisa memotivasi generasi muda untuk berkarya khususnya dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif di Kubu Raya.  "Proses rekaman lagu ini sudah selesai dan sudah bisa diakses di semua platform digital," ujarnya.  Muda menambahkan, lagu Pesan Mendunia nantinya juga dibuat dalam versi karaoke. Sehingga dapat dinyanyikan secara luas di rumah-rumah warga.  “Lagu ini telah diperluas liriknya karena banyak dari berbagai daerah yang senang dengan lagu ini sebab enak dan nyaman didengar. Bahkan juga telah dikembangkan di sekolah-sekolah," ungkapnya.  Selain dinyanyikan dalam bahasa Indonesia dan daerah, Muda menerangkan lagu Pesan Mendunia nantinya juga akan berlirik bahasa Inggris dan sejumlah versi lainnya.   “Banyak sekali permintaan agar dikembangkan terus," ungkapnya. (ap)

Kubu Raya
| Minggu, 1 Januari 2023

Lokal

Foto: Fransiskus Diaan Melantik Langsung Pejabat Fungsional Kapuas Hulu | Pifa Net

Fransiskus Diaan Melantik Langsung Pejabat Fungsional Kapuas Hulu

Berita Kapuas Hulu, PIFA - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H. menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Penyetaraan Jabatan Pengawas ke dalam Jabatan Fungsional Kegiatan yang bertempat di Gedung Volley Indoor Putussibau itu turut dihadiri Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat, S.T., Sekda Kab. Kapuas Hulu Drs. H. Mohd Zaini, M.M. , Forkompida, dan para Kepala OPD dilingkungan Kab. Kapuas Hulu, Kamis (30/12/2021).   Dalam sambutannya Fransiskus Diaan, mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah.   "Pelaksanaan pelantikan pada hari ini merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah tersebut yang didasari oleh surat Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 800/8660/OTDA tanggal 28 Desember 2021 hal persetujuan penyetaraan jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu,” ujarnya.   “Yang selanjutnya wajib dilantik dan diangkat sumpah ke dalam jabatan fungsional sesuai dengan agama dan kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 junto Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil Pasal 87,” tambahnya.   Ia juga meminta bagi Pejabat Fungsional yang dilantik pada hari ini tidak hanya semata-mata murni melaksanakan peran dan fungsi sebagai pejabat fungsional.   “Pejabat Fungsional yang dilantik hari ini akan tetap membantu menjalankan tugas dan fungsi manajerial yang selama ini dilaksanakan dalam rangka membantu unit organisasinya menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan. Karena peran dan fungsi manajerial yang  telah Bapak Ibu miliki selama ini akan tetap dibutuhkan dalam menghadapi dinamika roda pemerintahan ke depan yang semakin dinamis,” pintanya.   Bupati Kapuas Hulu yang akrab disapa Bang Sis berpesan kepada para pejabat yang dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan jabatan yang baru, tingkatkan kinerja dan terus kembangkan kompetensi yang dimiliki.    “Sehingga Bapak Ibu dapat menjadi bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan yang semakin dinamis sekarang ini, serta diharapkan dengan adanya implementasi penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Kapuas Hulu Hebat,” pesannya. (ja)

Kapuas Hulu
| Kamis, 30 Desember 2021

Pifabiz

Foto: Tiket Konser Laris Manis, Aldi Taher Sumbang Keuntungan ke Yayasan Kanker Anak | Pifa Net

Tiket Konser Laris Manis, Aldi Taher Sumbang Keuntungan ke Yayasan Kanker Anak

PIFAbiz - Aldi Taher merasa bersyukur karena tiket konsernya yang bertajuk Aldi Taher Martin Live in Concert - Tribute to Coldplay laris terjual. Dua kategori tiket, yaitu presale seharga Rp120 ribu dan tiket VIP seharga Rp100 juta, berhasil terjual dalam waktu singkat. Sebagai bentuk rasa syukur, Aldi Taher mengungkapkan niatnya untuk mendonasikan sebagian hasil penjualan tiket konser ini kepada Yayasan Kanker Anak. "Insya Allah, sebagian akan disumbangkan ke Yayasan Kanker Anak Indonesia. Insya Allah berkah." kata Aldi Taher seperti dikutip dari CNN, Sabtu (17/6/23). Aldi Taher menjelaskan bahwa keputusannya untuk mendonasikan pendapatan dari penjualan tiket konser ini didasari oleh pengalamannya sebagai seorang penyintas kanker. ""Saya kan penyintas kanker, pejuang kanker. Jadi, saya mau bareng-bareng teman semuanya," kata Aldi. Ia juga mengajak penggemar, termasuk tokoh-tokoh berpengaruh seperti Juragan 99, Bang John LBF, dan Pak CT, untuk membeli tiket konsernya. Aldi berharap bahwa sebagian dari hasil penjualan tiket tersebut akan menjadi sumbangan yang berarti bagi Yayasan Kanker Anak Indonesia. Sebagai infotmasi, pada tahun 2016, Aldi Taher pernah mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 2. Pada tahun 2022, detikHealth melaporkan bahwa Aldi Taher telah menjalani enam kali sesi kemoterapi dalam upayanya melawan kanker tersebut. Setelah menjalani berbagai prosedur medis, akhirnya Aldi dinyatakan sembuh.

Indonesia
| Sabtu, 17 Juni 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5