Terbukti Korupsi HPL Pasir Panjang, Eks Sekda Singkawang Sumastro Divonis 4 Tahun Penjara
Lokal | Sabtu, 20 Desember 2025
Terbukti Korupsi HPL Pasir Panjang, Eks Sekda Singkawang Sumastro Divonis 4 Tahun Penjara. (Freepik)
Lokal | Sabtu, 20 Desember 2025









Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyerahkan hibah dana Rp 500 juta secara simbolis kepada panitia pembangunan Masjid Raya Al-Mukarramah, Kecamatan Silat Hilir, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada kunjungannya ke lokasi pembangunan masjid tersebut, Jumat (20/9/2024)."Masjid Raya Al-Mukarramah Silat Hilir sudah berusia 60 tahun. Sebab itu sebelum tutup anggaran, saya sudah alokasikan Rp 500 juta di tahun 2024, hibahnya akan diberikan di tahun 2025," ucap Bupati yang akrab disapa Bang Sis ini.Pemkab Kapuas Hulu terus berkomitmen mendukung pembangunan rumah ibadah bagi masyarakat, termasuk masjid, gereja, dan tempat ibadah agama lain. "Kami sadari ada keterbatasan umat ketika ingin membangun rumah ibadah, jadi Pemda memberi bantuan dan kita kerjasama," jelasnya.Panitia pembangunan Masjid Raya Al-Mukarramah mengajukan total anggaran sebesar Rp 3 miliar agar proyek ini dapat diselesaikan. Bupati Sis menekankan bahwa beban biaya sebesar ini akan sulit jika sepenuhnya ditanggung masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah daerah sangat diperlukan, termasuk penganggaran tambahan di masa mendatang."Maka Pemda membantu dan kedepan hendaknya masjid ini mendapat dukungan bersama, semoga DPRD juga bisa membantu penganggaran kedepan," ungkapnya.Bupati Sis berharap pembangunan Masjid Raya Al-Mukarramah dapat berjalan lancar sehingga menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi umat Muslim di Kecamatan Silat Hilir.
Sports

Berita Sports, PIFA - FIFA Foundation mendukung penuh program pengembangan sepak bola di tanah air. Kabar dukungan diketahui usai administrator FIFA Foundation menyetujui aplikasi dari implementasi program Football For School (F4S) di Indonesia, setelah meninjau dokumen yang diberikan secara menyeluruh oleh PSSI. Dalam rangka mendukung program tersebut, telah diluncurkan aplikasi F4S yang dapat diunduh di smartphone. Kemudian akan dilakukan pengaturan untuk mengirimkan bola Adidas yang dialokasikan untuk Indonesia sebanyak 250.000 pcs dan dana bantuan satu kali sebesar USD 50.000. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri turut bersyukur dengan bantuan tersebut. "Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dari FIFA melalui program ini. Semoga bantuan ini dapat membantu pengembangan sepak bola Indonesia terutama usia dini," ujar dia mengutip pssi.org (13/7). Sebagai informasi, program F4S adalah hasil kolaborasi antara FIFA Foundation dengan UNESCO yang menggunakan sepakbola sebagai alat untuk mengembangkan kehidupan sosial dengan mendukung sekolah-sekolah lokal untuk meningkatkan kehidupan siswa-siswi diseluruh dunia. Melansir laman PSSI, program ini rencananya akan diluncurkan pada tanggal 28 Oktober mendatang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda bersama dengan FIFA Football Legend, Indonesia Football Legend dan Guru Olahraga & 100 siswa siswa Sekolah Dasar. "Sudah menjadi komitmen PSSI yang dipimpin oleh Ketua Umum Mochamad Iriawan untuk terus memperhatikan pengembangan sepak bola usia dini termasuk menjalankan kompetisi dengan rutin," tutup Indra Sjafri. (yd)
Sports

PIFA, Sports - Asnawi Mangkualam Bahar lahir di Makassar pada 4 Oktober 1999, dan sejak muda sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam sepak bola. Ia memulai karier profesionalnya di PSM Makassar, salah satu klub ternama di Indonesia. Di akademi klub ini, Asnawi berkembang sebagai bek kanan yang memiliki kecepatan, kekuatan fisik, serta kemampuan bertahan yang solid. Tak butuh waktu lama baginya untuk dipromosikan ke tim senior PSM pada usia 17 tahun, menjadikannya salah satu talenta muda yang menjanjikan di kancah sepak bola nasional.Perjalanan ke Timnas IndonesiaBerkat penampilannya yang gemilang di PSM Makassar, Asnawi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di berbagai jenjang usia, mulai dari Timnas U-19 hingga tim senior. Ia menjadi pemain andalan di posisi bek kanan, sering kali membantu serangan dari sisi lapangan dengan pergerakannya yang dinamis. Hingga saat ini, Asnawi telah tampil dalam 42 pertandingan bersama Timnas Indonesia, mencetak 2 gol dan menyumbang 6 assist.Karier Internasional: Port FCKeberhasilan Asnawi di liga domestik dan Timnas Indonesia membuka peluang baginya untuk berkarier di luar negeri. Pada tahun 2021, ia bergabung dengan Ansan Greeners FC di K-League 2, Korea Selatan. Setelah beberapa musim, Asnawi kemudian melanjutkan kariernya di Port FC, salah satu klub papan atas di Thailand. Pengalamannya di liga luar negeri dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas permainannya.Terpuruk vs ChinaMeski memiliki reputasi yang baik, penampilan Asnawi saat Indonesia menghadapi China pada 15 Oktober 2024 memicu kritik tajam. Dalam laga tersebut, Asnawi kembali dipercaya sebagai starter setelah absen di tiga pertandingan sebelumnya, sekaligus mengenakan ban kapten. Namun, penampilannya jauh dari harapan.Asnawi beberapa kali kehilangan bola dan dianggap terlalu individualistis dalam pengambilan keputusan. Dalam hal bertahan, ia juga dinilai kurang solid. Jarak yang terlalu jauh antara Asnawi dan bek tengah Mees Hilgers membuat pertahanan Indonesia rentan, yang akhirnya dimanfaatkan oleh China untuk mencetak gol kedua melalui Zhang Yuning. Hasil buruk ini memicu kecaman dari warganet, yang merasa Asnawi gagal memimpin tim dengan baik sebagai kapten.Meski begitu, Asnawi tetap dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di sepak bola Indonesia. Pengalaman internasionalnya diharapkan dapat terus membantunya berkembang dan memperbaiki performanya di masa depan.