Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleTerowongan Misterius Bandara Denver Akan Dibuka untuk Publik, Akhiri Puluhan Tahun Teori Konspirasi

Terowongan Misterius Bandara Denver Akan Dibuka untuk Publik, Akhiri Puluhan Tahun Teori Konspirasi

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026

DENVER — Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat, membuat pengumuman mengejutkan dengan rencana membuka sebagian sistem terowongan bawah tanah yang selama ini menjadi pusat berbagai teori konspirasi.

Terowongan tersebut nantinya akan diubah menjadi jalur pejalan kaki modern yang menghubungkan tiga area utama bandara, yakni Concourse A, B, dan C.

Selama ini, penumpang yang ingin berpindah terminal hanya dapat menggunakan kereta bawah tanah otomatis. Dengan proyek baru ini, wisatawan akan memiliki pilihan rute alternatif melalui area bawah tanah yang selama puluhan tahun menjadi bahan spekulasi.

Wali Kota Denver Mike Johnston bahkan menyinggung reputasi unik yang melekat pada bandara tersebut. Ia mengatakan pembukaan area ini dapat memberi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung dan membedakan antara fakta serta rumor yang berkembang.

"Mungkin sepanjang perjalanan nanti, para pelancong akhirnya bisa melihat lebih dekat terowongan bawah tanah ini dan memutuskan sendiri mana yang fakta dan mana yang fiksi," ujar Johnston.

Proyek tersebut merupakan bagian dari program ekspansi Vision 100 Bandara Internasional Denver untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang di masa depan.

CEO Bandara Internasional Denver Phil Washington memperkirakan pembangunan proyek ini membutuhkan dana sekitar US$300 juta hingga US$700 juta atau setara Rp5,3 triliun hingga Rp12,4 triliun.

Pengerjaan konstruksi direncanakan dimulai pada 2027 dengan pendanaan berasal dari pendapatan internal bandara, bukan dari pajak masyarakat.

Dari Keterlambatan hingga Teori Konspirasi

Sejak dibuka pada 1995, Bandara Denver memang tidak pernah lepas dari berbagai cerita kontroversial.

Keterlambatan pembangunan yang berlangsung lebih dari satu tahun serta pembengkakan biaya besar menjadi awal munculnya berbagai spekulasi mengenai fasilitas bawah tanah bandara tersebut.

Beberapa teori konspirasi yang paling terkenal antara lain:

  • Bunker rahasia New World Order
    Sebagian orang meyakini terowongan tersebut merupakan fasilitas tersembunyi bagi kelompok elit global untuk menghadapi bencana besar.
  • Sarang manusia kadal atau reptilian
    Teori paling populer menyebut adanya makhluk reptil yang mengendalikan aktivitas bandara dari ruang bawah tanah.
  • Fasilitas militer rahasia
    Ada pula klaim bahwa jaringan terowongan itu terhubung dengan fasilitas militer tersembunyi Amerika Serikat.

Namun, hingga kini tidak ada bukti yang mendukung berbagai teori tersebut. Pihak bandara menyebut area bawah tanah itu merupakan bagian dari sistem operasional dan infrastruktur lama yang berkaitan dengan kebutuhan bandara.

Patung "Blucifer" Ikut Menambah Aura Misterius

Selain terowongan, Bandara Denver juga terkenal karena instalasi seni publiknya yang dianggap menyeramkan.

Salah satunya adalah patung kuda mustang raksasa berwarna biru yang dikenal dengan nama "Blucifer". Patung setinggi sekitar 9,7 meter tersebut memiliki mata merah menyala dan berdiri di area depan bandara.

Keberadaan patung itu selama bertahun-tahun ikut memperkuat citra misterius Bandara Denver.

Rencana pembukaan terowongan pun langsung menarik perhatian warganet. Sebagian pengguna media sosial menyambutnya dengan candaan terkait teori manusia kadal dan legenda Blucifer.

"Siapkan diri untuk melawan manusia kadal dalam perjalanan menuju pesawat," tulis salah satu pengguna.

Di luar teori konspirasi, banyak penumpang justru menyambut positif proyek tersebut karena jalur pejalan kaki baru bisa menjadi alternatif ketika kereta bawah tanah mengalami gangguan atau antrean panjang.

Rekomendasi

Foto: Simon Tahamata Resmi Bergabung sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI, Siap Buru Talenta Garuda ke Seluruh Dunia | Pifa Net

Simon Tahamata Resmi Bergabung sebagai Kepala Pemandu Bakat PSSI, Siap Buru Talenta Garuda ke Seluruh Dunia

Indonesia
| Sabtu, 24 Mei 2025
Foto: Viral Aliran Terindikasi Sesat di Ketapang, MUI Kalbar Imbau Warga Tak Terpengaruh | Pifa Net

Viral Aliran Terindikasi Sesat di Ketapang, MUI Kalbar Imbau Warga Tak Terpengaruh

Ketapang
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Kejagung Ungkap Peran Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi di PT Pertamina Patra Niaga | Pifa Net

Kejagung Ungkap Peran Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi di PT Pertamina Patra Niaga

Jakarta
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Libur Panjang Usai, Waspadai Gejala Post-Holiday Blues | Pifa Net

Libur Panjang Usai, Waspadai Gejala Post-Holiday Blues

Indonesia
| Rabu, 9 April 2025
Foto: Mabuk Lem, Anak di Mempawah Tusuk Ayah Kandung | Pifa Net

Mabuk Lem, Anak di Mempawah Tusuk Ayah Kandung

Mempawah
| Selasa, 15 April 2025
Foto: Panduan Lengkap Puasa Ramadhan: Niat, Waktu hingga Tata Caranya | Pifa Net

Panduan Lengkap Puasa Ramadhan: Niat, Waktu hingga Tata Caranya

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi LNG Pertamina, Ahok: Sudah Lupa, Bukan di Zaman Saya | Pifa Net

Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi LNG Pertamina, Ahok: Sudah Lupa, Bukan di Zaman Saya

Indonesia
| Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Nova Tegaskan Indonesia U-17 Siap Tempur Hadapi Korea Utara di Perempat Final Piala Asia | Pifa Net

Nova Tegaskan Indonesia U-17 Siap Tempur Hadapi Korea Utara di Perempat Final Piala Asia

Pontianak
| Senin, 14 April 2025
Foto: Meta Perketat Aturan, PHK Karyawan yang Terlibat Kebocoran Data | Pifa Net

Meta Perketat Aturan, PHK Karyawan yang Terlibat Kebocoran Data

Amerika Serikat
| Sabtu, 1 Maret 2025
Foto: Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Tampil Solid saat Venezia Tahan Imbang Lecce | Pifa Net

Bek Timnas Indonesia Jay Idzes Tampil Solid saat Venezia Tahan Imbang Lecce

Italia
| Selasa, 8 April 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Pakar: Mencampur BBM Berbeda RON Bisa Merusak Mesin dan Lingkungan | Pifa Net

Pakar: Mencampur BBM Berbeda RON Bisa Merusak Mesin dan Lingkungan

PIFA.CO.ID, TEKNO – Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan bahaya mencampur bahan bakar minyak (BBM) dengan kandungan Research Octane Number (RON) yang berbeda secara sembarangan. Praktik ini tidak hanya berisiko merusak mesin kendaraan tetapi juga berdampak negatif pada lingkungan.“Seperti mencampur RON 90 (Pertalite) dan RON 95 (Pertamax) dapat menimbulkan dampak negatif pada kendaraan dan lingkungan. Secara teknis pencampuran ini jelas dapat mengubah karakteristik pembakaran bahan bakar,” ujar Yannes kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (22/02).Menurut Yannes, pencampuran RON yang berbeda akan menghasilkan nilai oktan rata-rata, namun sifat kimia dan aditif dalam bahan bakar tidak selalu bersifat linier saat dicampur. Hal ini berpotensi menyebabkan knocking atau detonasi yang dapat merusak mesin, terutama pada kendaraan berteknologi tinggi.Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pencampuran yang tidak sesuai kebutuhan mesin dapat menyebabkan ketidakstabilan pembakaran, meningkatkan risiko knocking pada kendaraan dengan mesin beroktan tinggi, serta menurunkan efisiensi termal kendaraan. Selain itu, perbedaan karakteristik aditif antara kedua jenis bahan bakar dapat mempengaruhi kebersihan ruang bakar dan sistem injeksi.“Jika dilakukan secara tidak tepat, pencampuran dapat merusak komponen mesin dan menurunkan performa kendaraan,” tambahnya.Dari sisi ekonomi, praktik mencampur RON 90 dengan RON 95 secara ilegal juga dapat merugikan konsumen karena kualitas bahan bakar menjadi tidak terjamin. Selain itu, kendaraan yang menggunakan campuran bahan bakar yang tidak sesuai standar berpotensi mengalami kerusakan lebih cepat, sehingga meningkatkan biaya perawatan.Yannes pun menyarankan agar pencampuran bahan bakar dilakukan hanya dengan panduan teknis yang jelas dan tidak dilakukan sembarangan untuk menghindari risiko-risiko tersebut.

Indonesia
| Kamis, 27 Februari 2025

Lokal

Foto: Sutarmidji Blusukan di Pasar Tengah Pontianak, Kenang Masa Jualan Koran Era 70-an | Pifa Net

Sutarmidji Blusukan di Pasar Tengah Pontianak, Kenang Masa Jualan Koran Era 70-an

PIFA, LOKAL – Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, melanjutkan rangkaian blusukan dengan mengunjungi Pasar Rakyat Tengah di Kota Pontianak pada Kamis (14/11) pagi. Dalam kunjungannya, Sutarmidji tidak hanya menyapa pedagang dan masyarakat, tetapi juga mengenang masa mudanya saat berjualan koran dan majalah di pasar tersebut pada era 1970-1980-an.Sutarmidji, yang akrab disapa Midji, hadir bersama YouTuber asal Kalbar, Bang Evan dari kanal Hobby Makan. Keduanya mencuri perhatian warga dengan aksi spontan memborong dua gerobak buah segar dan manisan, yang kemudian dibagikan kepada pengunjung pasar. Suasana pasar mendadak heboh, dan hanya dalam hitungan menit, dagangan manisan ludes terjual.Dalam kesempatan itu, Midji juga berbincang dengan para pedagang, terutama mereka yang sudah lama beraktivitas di Pasar Tengah. Banyak pedagang sepuh yang masih mengenali Midji dari masa mudanya.“Dulu, mulai tahun 1972, saya jualan di sini, pas di depan Toko Menara. Saya jualan koran dan majalah sampai tahun 1985. Jadi kalau yang sepuh-sepuh pasti masih kenal saya,” ujarnya dengan penuh nostalgia.Pasar Tengah, yang renovasinya diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2017 pasca kebakaran besar pada 2015, kini menjadi salah satu pasar tradisional yang cukup rapi dan nyaman di Kota Pontianak. Midji menyebut kondisi pasar saat ini sudah cukup baik, tetapi ia berharap adanya pengelolaan lebih lanjut untuk menghidupkan aktivitas hingga malam hari.“Pasar tradisional ini sebenarnya potensial. Aktivitasnya sekarang hanya sampai jam dua atau tiga siang, tapi kalau ditambah kuliner dan hiburan malam, kawasan ini bisa hidup sampai jam sebelas malam atau lebih. Sekarang juga lebih aman dibanding dulu yang rawan copet,” ungkapnya.Sebagai mantan Gubernur Kalbar periode 2018-2023 sekaligus mantan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyatakan bahwa revitalisasi Pasar Tengah harus dilakukan dengan pendekatan yang ramah terhadap pedagang dan masyarakat. Pengelompokan jenis barang, penataan rapi, dan pengembangan aktivitas malam hari diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan ini.“Pasar seperti ini semakin ramai semakin baik, apalagi kalau ada penambahan fasilitas untuk mendukung aktivitas malam hari. Itu akan mendongkrak ekonomi lokal,” tutupnya.Kunjungan ini menjadi salah satu agenda Midji dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga, terutama mereka yang sudah lama mengenal kiprahnya di Pontianak.

Kalbar
| Jumat, 15 November 2024

Lokal

Foto: Rita Hastarita Sidak SMA di Pontianak, Temukan Guru Tidak Hadir di Hari Pertama Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran | Pifa Net

Rita Hastarita Sidak SMA di Pontianak, Temukan Guru Tidak Hadir di Hari Pertama Masuk Sekolah Usai Libur Lebaran

PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah untuk memastikan kehadiran para guru pada hari pertama masuk sekolah usai libur Lebaran, Rabu (9/4/25).Sekolah-sekolah yang dikunjungi oleh Rita antara lain SMA Negeri 2 Pontianak dan SMA Negeri 13 Pontianak. Sementara itu, untuk sekolah lainnya, monitoring dilakukan oleh kepala bidang dan tim Disdik Kalbar.Rita mengatakan bahwa, hasil dari monitoring masih ditemukan beberapa guru tidak hadir pada hari pertama masuk sekolah usai libur lebaran. “Masih ada beberapa guru yang kita dapati belum hadir dan kita akan melakukan tindakan tegas untuk melakukan teguran kepada guru-guru yang belum hadir di sekolah,” ungkapnya.Rita juga menambahkan bahwa pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu alasan ketidakhadiran para guru tersebut.“Akan cek dulu alasan mereka tidak hadir ini, apakah kendala mudik yang mungkin melakukn perjalanan atau lainnya. Tapi initinya proses belajar mengajar di beberap sekolah telah berjalan dengan lancar,” ujarnya.Terkait sanksi, Rita dengan tegas menyatakan bahwa guru-guru dan tenaga pendidik yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas akan diberikan surat peringatan.“Sanksi yang diberikan yakni surat teguran kepada guru-guru dan tenaga pendidikan yang belum masuk hari ini,” tegasnya.Selain memantau kehadiran guru, sidak ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran siswa berjalan dengan baik pada hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.

Pontianak
| Rabu, 9 April 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5