Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalTerungkap! Api Abadi Mrapen Mati Karena Sumur Gas Tertutup Lumpur

Terungkap! Api Abadi Mrapen Mati Karena Sumur Gas Tertutup Lumpur

Jawa Tengah | Rabu, 4 Februari 2026

PIFA, Jateng - Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kembali mencuri perhatian setelah nyala apinya padam sejak awal Januari 2026. Fenomena yang selama puluhan tahun menjadi ikon wisata alam dan simbol semangat kebangsaan itu kini hanya meninggalkan bekas tanah hangat tanpa kobaran api, membuat banyak wisatawan kecewa saat berkunjung ke lokasi. Kondisi ini terjadi setelah aliran gas alam yang menyuplai titik api mengalami hambatan serius di bawah permukaan tanah.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah telah turun langsung meninjau lokasi dan mengungkap penyebab utamanya. Kabid Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Dinas ESDM Jateng, Dwi Suryono, menjelaskan bahwa “prinsipnya, si gas ini tertutup sama media yang namanya lumpur, jadi terhambat jalannya gas itu,” ujarnya di lokasi Api Abadi Mrapen pada Selasa (3/2/2026), dilansir dari detikJateng. Lumpur yang menumpuk di dalam sumur gas menghalangi aliran gas sehingga tekanannya tidak cukup kuat untuk sampai ke permukaan dan menyala.

Meski api tampak padam, pihak ESDM menegaskan bahwa sumber gas penyuplai Api Abadi Mrapen masih cukup melimpah. “Bukan padam sih sebetulnya, masih ada gasnya tapi kecil. Akan kita treatment supaya lebih lancar lagi gasnya supaya kembali ke semula,” kata Dwi. Pihaknya memastikan fenomena ini bukan karena habisnya cadangan gas, melainkan hanya persoalan teknis aliran yang tersumbat.

Untuk mengatasi masalah tersebut, rencananya sumur gas akan dibersihkan melalui proses flushing. “Nanti sumur (gas) itu akan di-flushing, flushing itu dibersihkan kembali supaya lumpur-lumpur yang menyumbat bisa terangkat, gasnya bisa mengalir kembali, bisa sampai ke yang di bagian belakang ini (titik api abadi),” ungkap Dwi. Dwi berharap setelah proses pembersihan, tekanan gas bisa kembali normal dan Api Abadi Mrapen menyala seperti sediakala dalam waktu sekitar satu minggu.

Sebelum benar‑benar padam, pengelola sudah mengamati tanda‑tanda perubahan. Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi, menyebut bahwa sejak akhir Desember 2025, nyala api sudah terlihat mengecil. “Sebelumnya kita sudah laporan tanggal 28 Desember 2025 itu apinya sudah mengecil,” kata Annas. Puncaknya, pada awal Januari 2026, api benar‑benar tidak lagi tampak menyala di permukaan.

Selain persoalan teknis, padamnya Api Abadi Mrapen juga berdampak pada aktivitas wisata. Banyak pengunjung yang datang dari luar kota kecewa karena tidak bisa melihat langsung fenomena api abadi yang menjadi daya tarik utama lokasi tersebut. Namun, pengelola dan pemerintah daerah berupaya menjaga kepercayaan publik dengan terus memberi informasi transparan soal langkah‑langkah perbaikan yang sedang dilakukan.

Kasus padamnya Api Abadi Mrapen ini bukan kejadian pertama; peristiwa serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu, sehingga pihak terkait kini lebih siap dalam menangani gangguan aliran gas. Dengan langkah pembersihan sumur dan pemantauan berkala, diharapkan Api Abadi Mrapen bisa kembali menyala stabil dan tetap menjadi ikon wisata serta simbol semangat kebangsaan yang terus dikenang generasi mendatang.

Rekomendasi

Foto: Prediksi Derby Milan: H2H Duel AC Milan Vs Inter Milan dan Susunan Pemain | Pifa Net

Prediksi Derby Milan: H2H Duel AC Milan Vs Inter Milan dan Susunan Pemain

Italia
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Waspadai Perut Kembung yang Berkepanjangan, Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius | Pifa Net

Waspadai Perut Kembung yang Berkepanjangan, Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Lifestyle
| Kamis, 5 Juni 2025
Foto: Maroon 5 Umumkan Album Baru "Love Is Like", Rilis 15 Agustus | Pifa Net

Maroon 5 Umumkan Album Baru "Love Is Like", Rilis 15 Agustus

Pifabiz
| Selasa, 24 Juni 2025
Foto: Capaian Indra Sjafri Bersama Timnas U-20 di Piala Asia | Pifa Net

Capaian Indra Sjafri Bersama Timnas U-20 di Piala Asia

Indonesia
| Jumat, 21 Februari 2025
Foto: Polres Sanggau Selidiki Dugaan Rudapaksa Anak di Parindu | Pifa Net

Polres Sanggau Selidiki Dugaan Rudapaksa Anak di Parindu

Sanggau
| Minggu, 14 September 2025
Foto: El' Dablek Aldi Satya Mahendra Terpacu Taklukan Sirkuit Cremona di Ajang Dunia World Supersport | Pifa Net

El' Dablek Aldi Satya Mahendra Terpacu Taklukan Sirkuit Cremona di Ajang Dunia World Supersport

Indonesia
| Sabtu, 3 Mei 2025
Foto: Resmi, 23 Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Resmi, 23 Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Kadis Kominfo Kalbar Ditahan Terkait Kasus Korupsi Proyek Serat Optik Rp 6 Miliar | Pifa Net

Kadis Kominfo Kalbar Ditahan Terkait Kasus Korupsi Proyek Serat Optik Rp 6 Miliar

Pontianak
| Rabu, 30 April 2025
Foto: Rekor Baru Starter SHELL BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Jalibar | Pifa Net

Rekor Baru Starter SHELL BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Jalibar

Nasional
| Sabtu, 7 Juni 2025
Foto: Komisi V DPR Lasarus Sebut Dalam Waktu Dekat Status Bandara Supadio Kembali Internasional | Pifa Net

Komisi V DPR Lasarus Sebut Dalam Waktu Dekat Status Bandara Supadio Kembali Internasional

Pontianak
| Jumat, 2 Mei 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Gelar Vaksinasi, Wako Pontianak Apresiasi IWAPI yang Sukses Menarik Antusias Masyarakat | Pifa Net

Gelar Vaksinasi, Wako Pontianak Apresiasi IWAPI yang Sukses Menarik Antusias Masyarakat

Berita Pontianak, PIFA - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalimantan Barat bersama Polda Kalbar yang telah sukses menggelar vaksinasi massal di aula Universitas Muhammadiyah Pontianak Kalbar, Sabtu (13/11/2021). Edi mengapresiasi  kegiatan vasinasi tersebut dengan berhasil menarik antusias dari masayarakat Pontianak. "Saya mengapresiasi IWAPI bersama Polda Kalbar yang telah membuat kegiatan vaksinasi massal, kita saksikan 1000 warga yang datang ini menunjukkan kesuksesan kegiatan yang dilaksanakan oleh IWAPI untuk memobilisasi masyarakat untuk datang vaksin, " ujarnya. Ia berharap dengan adanya pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar oleh berbagai pihak bisa mempermudah dan mempercepat capaian vaksinasi yang ditargetkan 80 persen hingga akhir tahun 2021 ini. "Mudah-mudahan target yang ingin kita capai 80 persen warga di vaksin bisa tercapai dengan cepat," ucapnya. Hingga kini untuk capaian vaksinasi di kota Pontianak sudah 70,7 persen artinya sudah mendekati angka 80 persen. Menurut Edi dengan capaian vaksinasi di atas 70 persen, maka level PPKM bisa turun ke level 1.

Pontianak
| Sabtu, 13 November 2021

Lifestyle

Foto: Sedang Marak, Kenali 6 Penyebab Anjing Terkena Rabies | Pifa Net

Sedang Marak, Kenali 6 Penyebab Anjing Terkena Rabies

PIFA, Lifestyle - Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan yang dapat mempengaruhi berbagai jenis hewan, termasuk anjing. Rabies disebabkan oleh virus rabies yang menyerang sistem saraf pusat hewan. Penyakit ini dapat ditularkan kepada manusia melalui gigitan atau luka yang terkontaminasi dengan air liur hewan yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa penyebab anjing terkena rabies: 1. Paparan dari Hewan Terinfeksi Anjing dapat terkena rabies jika mereka tergigit oleh hewan yang sudah terinfeksi virus rabies, seperti kelelawar, rubah, rakun, atau hewan lain yang terinfeksi. Gigitan dari hewan yang terinfeksi adalah salah satu cara utama penularan rabies pada anjing. 2. Tidak Divaksinasi Vaksin rabies sangat penting dalam mencegah penularan penyakit ini pada anjing. Jika anjing tidak divaksinasi secara tepat dan teratur, mereka menjadi lebih rentan terhadap rabies. Vaksinasi yang rutin dan terjadwal adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan anjing dan mencegah penyebaran penyakit ini. 3. Kontak dengan Hewan Liar Anjing yang memiliki akses ke hewan liar, seperti kelelawar atau hewan lain yang dapat membawa virus rabies, memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini. Kontak langsung atau tidak langsung dengan air liur hewan liar yang terinfeksi dapat menyebabkan penularan rabies. 4. Pemeliharaan yang Buruk dan Pengabaian Anjing yang hidup dalam kondisi yang buruk, seperti tidak memperoleh perawatan kesehatan yang memadai, makanan yang tidak memenuhi kebutuhan nutrisi mereka, atau tidak mendapatkan perhatian dan pemeliharaan yang memadai, dapat menjadi lebih rentan terhadap rabies. Kondisi kelemahan fisik dan sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat membuat anjing lebih rentan terhadap penyakit ini. 5. Tidak Dikarantina setelah Mendapat Gigitan Jika anjing mengalami gigitan dari hewan yang tidak dikenal atau yang dicurigai terinfeksi rabies, penting untuk segera mengisolasi anjing tersebut dan memberikan perawatan medis yang diperlukan.  Tidak melakukan langkah-langkah karantina yang tepat setelah insiden tersebut dapat meningkatkan risiko penyebaran rabies pada anjing. 6. Penularan melalui Transfusi Darah atau Organ Meskipun jarang terjadi, rabies juga dapat ditularkan melalui transfusi darah atau transplantasi organ dari hewan yang terinfeksi kepada anjing. Oleh karena itu, langkah-langkah pengujian dan pemeriksaan yang ketat diperlukan dalam prosedur-prosedur tersebut untuk mencegah penyebaran penyakit. Penting untuk diingat bahwa rabies dapat dicegah dengan vaksinasi yang tepat dan tindakan pencegahan yang baik. Vaksinasi rutin yang diberikan kepada anjing secara teratur merupakan langkah penting dalam melindungi mereka dari penyakit ini. Selain itu, menghindari kontak dengan hewan liar yang dapat membawa virus rabies, memperhatikan kebersihan dan sanitasi lingkungan, serta memberikan perawatan medis yang tepat setelah insiden yang berisiko dapat membantu mengurangi kemungkinan anjing terkena rabies. Dalam kasus terjadi gigitan atau kontak dengan hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, segera hubungi petugas kesehatan hewan atau pihak berwenang setempat untuk mendapatkan bantuan dan informasi lebih lanjut tentang tindakan yang harus diambil. Pemilik hewan peliharaan juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa anjing mereka mendapatkan vaksinasi rabies yang tepat dan mematuhi aturan-aturan yang ditetapkan untuk mencegah penyebaran penyakit ini. (ad)

Indonesia
| Jumat, 23 Juni 2023

Lifestyle

Foto: OctoBEER GTfest Sensai Nikmati Beer, Hotel Golden Tulip Pontianak Jadi Pioner | Pifa Net

OctoBEER GTfest Sensai Nikmati Beer, Hotel Golden Tulip Pontianak Jadi Pioner

PIFA, Lifestyle - Kegembiraan dan semaraknya suatu event ataupun pesta menjadi daya tarik tersendiri bagi kita. Salah satunya ialah festival Oktoberfest. Oktoberfest sendiri merupakan festival tahunan yang diadakan di Munich, Jerman, yang berlangsung selama dua minggu dan berakhir pada hari minggu pertama di Bulan Oktober. Kesempatan kali ini, Hotel Golden Tulip Pontianak menjadi salah satu pioner/satu-satunya hotel pertama di Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak yang mengadakan acara Oktoberfest dengan judul OctoBEER GTfest. Acara minum bir ini menjadi salah satu acara yang dinantikan pengunjung tercinta Hotel Golden Tulip Pontianak. OctoBEER GTfest akan diadakan pada tanggal 26 September hingga 31 Oktober 2024 dari pukul 16.00 sampai 24.00, di Branche Bar & Lounge dan dilayani oleh para pramusaji yang berpakaian khas Deutsch selama event ini berlangsung.OctoBEER GTfest yang terletak di Lantai 1 dengan konsep semi indoor diringi live music setiap malamnya ole Banggama Band. Pada OctoBEER GTfest Hotel Golden Tulip Pontianak memberikan package promo beer. Di antaranya Wonder Package (Mendapatkan 3 botol beer 330ml) Rp. 249.999, dengan pilihan Beer Bintang, Heineken, Carlsberg. Kemudian, Super Package (Mendapatkan 5 botol beer 330ml) Rp. 399.999, dengan pilihan Beer Bintang, Heineken, Carlsberg.Lalu ada juga, Supreme Package (Mendapatkan 10 Botol Beer 330 ml) Rp. 749.999, dengan pilihan Beer Bintang, Heineke, Carisberg. Terakhir Giga Package (Mendapatkan 4 Botol Beer 640 ml) Rp. 599.999, dengan pilihan Beer Bintang, Heineken, Carlsberg, San Miguel.Selain itu juga untuk menu makanan yang menjadi andalan di OctoBEER GIfest menyajikan aneka Pasta Cheese Wheel, yang dibuat langsung di atas keju berukuran besar sebagai daya tarik.Untuk pengunjung yang tertarik ingin berkunjung tapi tidak bisa minum alkohol, tenang saja, Hotel Golden Tulip menyediakan tiga jenis minuman non alkohol.Moment ini dipersembahkan oleh Hotel Golden Tulip Pontianak, sebagai hotel bintang empat Internasional di Kalimantan Barat yang memberi sesuatu baru dalam dunia perhotelan. (Lyd)

Pontianak
| Kamis, 26 September 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5